Tag Archive | Boyfriend

My Girl Is Flower Boy (Part 2 of 2)

Tittle : My Girl Is Flower Boy Part 2 of  2
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Namja)
  • Kim Donghyun (Namja)
  • Lee Jeongmin (Yeoja)
  • No Minwoo (Yeoja)
  • Shim Hyunseong (Namja)

Support Cast :

  • Kyuhyun as Jo Twin’s older brother
  • Heechul as Jo Twin’s mother
  • Kwon Jiyong a.k.a GD

Ini dia FF yang gendrenya rada-rada di luar nalar manusia. FF ini lahir dari lamunan terliar author yang ngebayangin betapa cantiknya Youngmin kalau jadi cewek. Maaf ya buat para fans dari pretty boy ini. Author juga ngefans loh ama dia. makanya terpikir untuk bikin FF ini ^_^

Ini adalah FF spesial valentine. tapi baru diposting sekarang yah, telat banget dong -_-

Oke, tanpa banyak basa-basi, Happy Reading ^_^

cats7

Baca lebih lanjut

Iklan

My Girl Is Flower Boy [Part 1 of 2]

Tittle : My Girl Is Flower Boy Part 1
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : SG, Romance

Main Cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Namja)
  • Kim Donghyun (Namja)

Support Cast :

  • Kyuhyun as Jo Twin’s older brother
  • Heechul as Jo Twin’s Eomma (SG)
  • Kwon Yuri
  • Kwon Jiyong

Haloooo… salam sejahtera bagi pecinta FF sejagat dumay.. Author balik bawa FF bergenre aneh dimana Youngmin jadi cewek di sini *Maaf buat fansnya Youngmin* author gak ada maksud apa-apa. Justru author nge-fans ama Youngmin makanya kepikiran buat bikin FF ini.
Ini sebenernya mau diposting dalam rangka valentine kemaren. tapi karena authornya pikun, jadi baru diposting sebulan kemudian. *telat*

Apa ada yang udah baca FF My Girl Is Flower Boy yang ada di blog ini? FF itu belum selesai tapi kok udah muncul FF ini? Nah, sebenernya itu bukan kesalahan teknis. Melainkan FF ini memang lebih dulu muncul. cuma author postingnya baru sekarang, gitu loh.

Maaf ya kalau banyak typo.dan peringatan dari author, kalau bahasa di FF ini masih bahasa ‘gaul’. jadi gak sesuai EYD alias suka-suka gue. Harap dimaklumi ^^ Happy Reading ^^

My Girl Is Flower Boy By Dha Khanzaki

Baca lebih lanjut

Cherry Blossom Minwoo’s Story (Oneshot)

Tittle : Cherry Blossom Minwoo’s Story
Length : Oneshot
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Park Minwoo
  • Kang Soo Joon

Support Cast :

  • Jeyoung – Kyuhyun Couple

Ekhem *check sound* Tau gak siiih.. ini adalah FF bagian dari FF Cherry Blossom loh.
#reader : tau, kan liat di judulnya *gak nyante*
#Me : Ok ok.. *angkat tangan

pada tau kan Minwoo yang jadi adeknya Jeyoung? Nah,berhubung dia adalah cast kesayangan author.. so, author bikinin deh cerita khusus Minwoo. coz dia sendiri ngambek ampe ngacak-acak kamar Lee Soo Man cuma buat ngerayu author agar mau bikinin FF khusus dia. *diamuk Sooman

Okelah, daripada banyak ngegaje.. Happy Reading

Warning : typo bertebaran

Cherry Blossom Minwoo's Story by Dha Khanzaki

Baca lebih lanjut

Cherry Blossom (Part 5)

Tittle : Cherry Blossom Part 5
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance, Married Life

Main Cast :

  • Park Je Young
  • Cho Kyuhyun

Support Cast :

  • Kim Kibum
  • Lee Donghae
  • Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk
  • Choi Siwon
  • Minwoo

Warning : Bahasa masih kamseupay, banyak typo di mana-mana

Cherry Blossom By Dha Khanzaki1

—-o0o—-

Jeyoung berhenti menangis. Pelukan Kyuhyun memang terasa membawa ketenangan tersendiri. Sejujurnya ia suka pelukan itu dan tidak mau melepaskannya.
“Kyu, teman-teman ku ada di ruang tamu sekarang” ucapan Jeyoung membuat suasana tenang itu terhenti.
Kyuhyun melepaskan pelukannya.
“Teman-temanmu? Ya sudah biar aku yang urus mereka. Kamu ganti baju dulu saja.”

Kyuhyun bergegas menuju ruang tamu. Di sana ia melihat Raeseok dan Eunri sedang asyik mengobrol.
“Loh, mana Jeyoung?” tanya Eunri ketika menyadari kedatangan Kyuhyun.
“Ah, dia sedang ganti baju. Kalian mau minum apa?”
Baru Eunri dan Raeseok akan menjawab, bel pintu dibunyikan lagi. Kyuhyun membukanya.

“HALOO!!” kini Eunhyuk, Siwon dan Kibum datang bersama Nichan juga.
saking kagetnya, Kyuhyun sampai membelalakkan mata “Kalian!!” pekiknya. Tanpa permisi mereka menerobos masuk.
“Ya! Aku kan belum mengizinkan kalian masuk!” protes Kyuhyun.
“Wua.. Rumah anak dari pemilik KANGSAN grup memang beda” ujar Eunhyuk. Yang lainnya tidak berkomentar, hanya termangu menatapi ruangan tempat mereka berada.
Eunhyuk berseru girang ketika melihat ada Yeojachingunya disana.
“Chagiya..” serunya sambil menghampiri Eunri. Yang lain melengos malas melihat Eunhyuk manja-manja pada Eunri.
Lain halnya dengan Raeseok. Ia bingung, kenapa ia tidak melihat Donghae? Apa dia tidak ikut? Kok mendadak ia jadi cemas karena tidak melihatnya. Eh? Raeseok sadar dan segera menepuk kepalanya.
Buat apa aku pikirin si ikan itu. Pikir Rae
“Btw, mau apa kalian kemari?” tanya Kyuhyun agak jengkel.
“Kita kesini untuk merayakan pernikahan kamu sekaligus pindahan rumah!” jelas Kibum.
Kyuhyun mengerutkan keningnya. “MWO? Tapi aku kan belum menyiapkan apapun!” Kyuhyun agak terkesiap. Dia belum belanja dan kulkas dalam keadaan hampir kosong.
“Tenang. Donghae sedang mengambil barang-barang untuk pesta kita bareng siapa sih?” tanya Siwon pada Nichan.
“Mana aku tahu” ucap Nichan sambil mengendikkan bahunya. Kyuhyun yang melihat Nichan masih dengan ekspresi gembira tidak berkomentar apapun.
“Kyu, istrimu mana? Kok aku tidak melihatnya” tanya Nichan.

Ah, dia sepertinya tidak kepikiran masalah kemarin lusa. Padahla Kyuhyun sampai demam.
“O, dia ada. Di dalam. Eh, semuanya kita ke halaman samping saja. Di sana ada tempat untuk BBQ” ajak Kyuhyun. Kali ini ia harus bisa mengabaikan Kae Nichan.
“Come on!” teriak semuanya bersama. Kyuhyun pergi disusul Siwon, Kibum, dan Eunhyuk yang menggandeng Eunri.
Nichan terdiam sesaat melihat Kyuhyun yang biasa saja menanggapinya. Ia kemudian menyusul juga.
Sementara Raeseok, ia terdiam. Mendadak ia memikirkan Donghae. Tadi Siwon bilang Donghae pergi bersama seseorang. Siapa itu? Jangan-jangan Donghae bersama seorang yeoja.

__o0o__

Jeyoung takjub melihat halaman samping dipenuhi orang.
“Wah, ada acara apa ini?” tanya Jeyoung takjub. Ia menghampiri semua orang yang tengah berakrab ria.
“Mau merayakan pernikahanmu, dong” jawab Raeseok. Jeyoung tersenyum pada beberapa teman Kyuhyun yang melambaikan tangan padanya.
Kyuhyun yang sedang mengobrol bersama Siwon langsung bangkit, ia menghampiri istrinya itu.
“Kenapa terus berdiri. Ayo duduk” Kyuhyun menggenggam tngannya lalu menariknya duduk.
“Oh, ne” ucap Jeyoung heran. Sejak kapan Kyuhyun jadi perhatian begini padanya. Aneh. Apa karena ada teman-temannya? Atau karena ada Nichan yang melihat mereka? Mungkin kah demam yang kemarin dideritanya membuat otaknya sedikit aneh?

“HUU” yang lainnya bersorak.
“Aigoo, romantisnya..” ucap Kibum sambil menyikut Kyuhyun ketika sudah duduk disampingnya.
“Ayayay, kita juga bisa. Iya kan chagi” seru Eunhyuk sambil menggandeng lengan Eunri. Ia tidak mau kalah dari pasangan pengantin baru itu.
“Ih, kamu ini. Malu tahu banyak orang!” ucap Eunri jengkel tapi ia membiarkan Eunhyuk menggandeng tangannya.
Yang lainnya tertawa dengan sikap Eunhyuk yang entah kenapa semenjak jadian dengan Eunri jadi manja.
Jeyoung tersipu malu, ia hanya tersenyum. Melihat Jeyoung begitu Kyuhyun jadi mencubit pipinya.
“Kamu lucu” ucapnya gemas.
“Auch Kyu, sakit tau!”

Nichan terdiam melihat kemesraan Kyuhyun dan Jeyoung. Ia terus meyakinkan diri kalau ia tidak akan menyesal dengan keputusannya menolak Kyuhyun. Tapi, kenapa hatinya terasa begitu perih dan sesak?
Siwon bisa melihat Nichan menahan kesakitan dalam dirinya. Ia ingin melakukan sesuatu untuk Nichan. Tapi apa?
“Nih” tiba-tiba Siwon memberikan cokelat pada Nichan. Perhatian Nichan otomatis teralih pada Siwon.
“cokelat bisa menenangkan hati dan pikiran” lanjut Siwon karena Nichan hanya menatapnya tanpa mengambil cokelat itu.
“Gomawo” Nichan akhirnya tersenyum dan mengambil coklat itu.

@@@

“Loh, aku tidak melihat Donghae. Mana dia?” tanya Jeyoung bingung. Dari tadi sosok sahabatnya itu tidak terlihat.
Raeseok langsung bereaksi ketika nama Donghae disebut. Hatinya mendadak gusar.
“Dia pergi mengambil barang-barang buat acara sekarang. Tapi kok lama sih” lagi-lagi Kibum yang menjawab.
“Ah, paling anak itu pacaran dulu. Katanya dia mau jemput seseorang” ucap Siwon
“HA? Donghae punya gebetan baru?” tanya Kyuhyun takjub.
“Terus bagaimana dengan..” Semua orang tanpa sadar menoleh pada Raeseok yang mematung. Raeseok pura-pura sibuk mengutak-atik ponselnya untuk menghindari tatapan orang-orang.
Ah, dasar Donghae babo! Kenapa kamu membuatku gelisah begini sih! Gerutu Raeseok dalam hati.
Jeyoung bangkit, ia duduk di samping Raeseok karena anak itu tampak gugup. Eunri juga melepaskan diri dari Eunhyuk untuk menghibur Raeseok.
“Tenang. Aku kenal Donghae dengan baik. Dia bukan namja yang gampang pindah ke lain hati.” hibur Jeyoung. Tangannya menepuk-nepuk pundak Raeseok.
“Iya. Donghae bukan cowok gampangan.” tambah Eunri.
Hei, kenapa teman-temannya bersikap seolah-olah dia ini sangat takut kehilangan Donghae?
“Kalian ini. Aku tidak apa-apa kok. Terserah dia ingin dengan siapa saja. Aku tidak ada hubungannya!” ucap Raeseok kesal.

“Ho, benar juga. Donghae itu sangat manis, menurutku mendapatkan pacar dalam waktu sehari tidak sulit” Nichan malah memanasi. Tapi dia berkata jujur. Donghae itu prince charming. Mudah baginya meluluhkan hati yeoja-yeoja hanya dengan mengedipkan mata.
“Benar juga” timpal Siwon semakin membuat Raeseok terpojok.
“Iya ya. Fans dia kan meski tidak sebanyak aku, tapi mereka cantik-cantik” ucap Eunhyuk yang langsung mendapat lirikan tajam dari Eunri.
“Donghae juga polos orangnya. Dirayu yeoja cantik sedikit saja langsung luluh.” tambah Kyuhyun.
“Ditambah lagi dia baik pada yeoja.” lanjut Kibum.
“Ah, dia pasti bisa mendapat pacar dengan mudah” ujar KyuSiEunBum bersamaan dengan gaya dramatis.

Raeseok semakin terpuruk. Ah, mereka ini berkomplot untuk membuatnya depresi.

“Akhirnya.. Chingudeul, mianhae aku lama.” Donghae datang dengan wajah ceria tapi lesu. Dia menenteng kantong belanjaan yang besar dan nampak berat.
Yang lain langsung menoleh. Nah, ini dia yang sedang dibicarakan. Raeseok menegang. Ia (yang lainnya juga) menanti dengan tidak sabar siapa yang bersama Donghae.

“Hoi, bukannya kamu bersama seseorang? Mana dia?” tanya Kyuhyun
“Wah, dia pasti istimewa banget ya, seperti apa orangnya?” tanya Eunhyuk sambil menghampiri Donghae.
“Apa sih?” Donghae bingung. Ia menatap orang-orang sejenak, mereka semua tampak penasaran. Terlebih ia melihat ekspresi Raeseok yang tegang. Oh, Donghae paham maksud mereka. Ia tersenyum dalam hati.
“O, iya.” Donghae tersenyum. Ia melihat Raeseok semakin tegang.
“Ho, siapa itu?” tanya Kibum penasaran sambil bangkit.
“Seperti apa orangnya?” Siwon juga penasaran.
“Dia sangat manis” jawab Donghae singkat. Ia bisa melihat Raeseok semakin gugup. Donghae hanya menahan senyum.
“Ah, aku ingin lihat.” Nichan ikut bangkit.
“Tuh, dia disana. Lagi bawa sisa barang kemari” ucap Donghae bikin geregetan.

Semua orang penasaran dan menoleh ke arah yang ditunjuk Donghae. Terutama Raeseok. Secantik apa sih yeoja yang bisa meluluhkan hati Donghae dengan mudah itu.

Sosok itu pun muncul.. Orang-orang tampak tidak sabar dan..

“HEE?!!” Semuanya berseru lebay, dramatis, histeris secara bersamaan.

Semua orang menganga dengan tampang kaget seperti baru menyaksikan hal yang spektakuler.

Orang itu memang manis seperti yang Donghae bilang. Sangat manis malah. Ia melangkah dengan manis dan senyum yang super aegyo.

Dan yang bereaksi pertama kali adalah Jeyoung.
“MINWOO” ucapnya tak percaya sambil bangkit.
“NUNA!!” seru Minwoo girang sambil melambaikan tangan.

GUBRAKK!!
Semua orang langsung kecewa dengan reaksi yang bermacam-macam. Eunhyuk sampai terjatuh saking kecewa ternyata bukan yeoja cantik.
Kibum melongo dengan wajah kyeopta-nya yang rada-rada pudar, Siwon menutup mulut saking gah percayanya. Ia bahkan menggeleng-geleng cepat. Kyuhyun melengos malas mendapati ternyata yang datang si bocah manja.

Eunri hanya tertawa sedangkan Raeseok bersorak dalam hati sambil tetap menahan diri agar tidak berteriak.
“kalian kenapa sih?” Donghae bingung dengan reaksi teman-temannya.
“YA! Aku kira kamu mengajak yeoja kemari. Nyatanya dia yang diajak!” ujar Eunhyuk
“Memang kam pikir siapa. Yeoja? Gak lah?” balas Donghae menahan tawa.
“Nuna!” Minwoo berlari menghampiri Jeyoung.
“Aigoo,” Jeyoung langsung memeluk Minwoo. Kyuhyun berusaha menahan diri untuk tidak menjitak dongsaengnya yang super manja itu.

“Dia siapa?” tanya Nichan penasaran. Ia sedikit takjub melihat namja seaegyeo Minwoo.
“Dia adikku. Minwoo” jawab Jeyoung. Nichan berdiri sambil berseru.
“Ahlele, manis sekali! Donghae saja kalah” seru Nichan sedikit histeris.
Kyuhyun, Siwon dan Donghae menoleh dan memasang expresi tidak terima. Mereka merasa tersindir mendengar ucapan Nichan. Masa mereka kalah manis dari Minwoo?
Minwoo trsenyum manis.
“Aigoo, kamu makin kyeopta aja Minwoo” ujar Eunri.
Kali ini Eunhyuk dan Kibum yang memasang tampang tidak terima. Keduanya juga merasa tersindir sebagai orang yang mengaku menyandang gelar ‘kyeopta’. Minwoo langsung saja bersedekap penuh kebanggaan.
“Nuna, kamu lupa ya kalau ibuku adalah mantan supermodel Korea dan ayahku sutradara terkenal. Tentu saja aku mewarisi kecantikan dan ketampanan mereka” ujar Minwoo narsis.

Ah, muncul narsis no.3 setelah Kyuhyun dan Eunhyuk. Gumam SiHaeBum bersamaan.
“Jeyoung, sabar ya. Punya suami dan adik narsis dua-duanya” ucap Siwon.
Jeyoung dan yang lainnya tertawa.
“YA! Aku tidak mau disamakan dengannya!” teriak Minwoo dan Kyuhyun berbarengan. Tangan mereka bahkan saling menunjuk satu sama lain. Setelah itu keduanya saling berpandangan dengan tatapan tajam.
“ah, sudah-sudah. Yang penting aku sayang kalian berdua” ucap Jeyoung melerai keduanya.
“Dan yang paling penting, Raeseok. Donghae tidak direbut siapa-siapa” ucap Eunri sambil merangkul Raeseok.
Donghae menoleh cepat dan menghampiri Raeseok, berdiri tepat di hadapannya.

“Jadi, tadi kamu takut aku bareng yeoja kemari?” tanya Donghae buru-buru.
Raeseok membeku. Otaknya juga. Donghae tepat ada dihadapannya dan ia tidak bisa berpikir sedikitpun.
“A-aku..” Raeseok terlalu gugup untuk menjawab. Ia hanya menunduk. Melihat Donghae memang membuatnya gembira, tapi juga sekaligus mengingatkannya pada ciuman kemarin.
Donghae tidak sabar menunggu jawaban Raeseok. Tiba-tiba..
“Hyung! Ayo kita mulai pestanya sekarang!” teriak Minwoo sambil menarik Donghae pergi.
Yah..
“Bocah tengil! Tadi lagi penting-pentingnya tahu!” gertak Donghae sambil menjitak kepala Minwoo.
“auch, hyung!” protes Minwoo sambil memegang kepalanya.

Yes! Kyuhyun mengepal tangannya senang. Akhirnya terlaksana juga meski bukan dirinya yang menjitak Minwoo. Gomawo Donghae. Batin Kyuhyun. Sudut bibirnya tertarik membentuk seringaian super evil.
“Kamu kenapa?” Jeyoung heran dengan tingkah Kyuhyun.
“Anii”

Pesta BBQ pun dimulai. Semuanya saling bercanda. Kibum asyik mengobrol dengan Siwon dan Nichan, Eunhyuk manja-manja lagi pada Eunri, Donghae mulai memberanikan diri lagi. Ia mencoba pedekate lagi pada Raeseok meski selalu diganggu Minwoo *bocah tengil!*
Sementara Jeyoung dan Kyuhyun, sang tokoh utamanya diam sambil memandangi teman-temannya. Mereka asyik sendiri dan mendiamkan keduanya.
“Nuna, aku ingin disuapi!” Minwoo mulai manja lagi. Ia duduk di antara Jeyoung dan Kyuhyun. Sengaja.
“YA! Bocah tengil! Ngapain duduk di sini?” protes Kyuhyun sebal.
Minwoo tidak mempedulikan Kyuhyun, ia terus meminta Jeyoung agar menyuapinya. Tentu saja Jeyoung yang pada dasarny suka memanjakan Minwoo langsung meladeninya.

Bocah ini! Kyuhyun geram melihatnya. Ia lantas menarik Minwoo dan menduduki tempat yangg tadi diduduki Minwoo. Namja imut itu menggembungkan pipi kesal.
“Nunamu sekarang sudah jadi milikku. Kalo ingin manja-manja harus minta izin dulu. Oke saengi..” Kyuhyun tersenyum manis *dibuat-buat* sambil mengusap-usap kepala Minwoo.
Jeyoung mengerjap. MILIKKU? Kyuhyun tadi bilang begitu. Apa artinya Kyuhyun mulai menyukainya?
Minwoo cemberut.
“Nuna..” ia merajuk ke arah Eunri lantas memeluknya. Tentu saja Eunhyuk marah. Ia tidak mau membagi Eunri dengan bocah tengil seperti Minwoo.
“Ya! Lepaskan chagiya-ku!”
Minwoo didorong oleh Eunhyuk.
Minwoo sekarang kabur ke dekat Raeseok, tapi belum sampai ia sudah di pelototi oleh Donghae. Ia tidak jadi. Ia merengut sedih.
“Aigoo, sini Nuna saja yang peluk” ujar Nichan tidak tega melihat ekspresi Minwoo. Dengan senang hati Minwoo memeluk Nichan.
“HUU. Bocah itu hanya mencari kesempatan dalam kesempitan!” seru yang melihat. Minwoo meleletkan lidah.
“Weee, sirik aja!”

__o0o__

“Bagaimana kalau kita sekarang main ‘jujur atau tantangan’?” usul Kibum. Karena suasana sudah mulai membosankan.
“Ayo. Seru tuh!” jawab Siwon antusias diikuti anggukan yang lain.

Semua orang langsung merapat, mengelilingi meja besar yang ada di sana.
“Oke, aku mulai ya.” ucap Kibum hendak memutar botol.
Botol diputar dan berhenti mengarah ke Siwon! Wua, Siwon kaget. Apalagi semua orang mulai menatapnya dengan pikiran dipenuhi hal-hal gila.
“Mau jujur apa tantangan?” tanya Kibum dengan wajah tenang.

Glek! Siwon menelan ludah.

“Tantangan!” jawab Siwon sambil berharap semoga bukan Kyuhyun yang memberi tugas.
“Oke! Aku tantang kamu untuk memeluk Raeseok lalu bilang ‘saranghae’!” tantang Kyuhyun sebelum di dahului yang lain.
Ah sial! Umpat Siwon dalam hati. Benar kan si Evil itu yang mengajukan tantangan.
Yang lainnya kaget. Terlebih Raeseok dan Donghae. Jeyoung protes.
“Kyuhyun, jangan. Kasihan Donghae!” bisiknya. Kyuhyun tidak menjawab. Hanya tersenyum evil. Donghae ingin protes tapi tidak bisa. Akhirnya ia memilih untuk diam saja.
Raeseok sih senang. Siwon kan namja yang disukainya.

Siwon tidak punya pilihan, ia bangkit dan menghampiri Raeseok.
Yang lainnya tegang. Apalagi Donghae. pikirannya melayang ke mana-mana. Bagaimana jika setelah ini Raeseok benar-benar tidak dapat memalingkan hatinya dari Siwon?
Siwon berdiri di depan Raeseok, mengapit tanganya, lalu membuat Raeseok berdiri. Ia memantapkan hati sejenak sebelum memulai misinya.
“Song Raeseok, saranghae. Bersediakah kamu menjadi pacarku?” ucap Siwon. Yang lain bersorak sementara Donghae cemburu setengah mati. Awas kamu Kyuhyun, lihat pembalasanku! Geram Hae dlm hati.
mendadak ponselnya berbunyi. Ada pesan masuk.

Begitu caranya bodoh! Kamu mengerti kan?
~kyuhyun~

Donghae mengerjap. Jadi ini maksud dari tugas Kyuhyun. Anak itu bermaksud mengajarinya cara mengungkapkan perasaannya pada Raeseok. Hanya saja caranya tidak biasa. Kalau begitu ia tidak perlu cemburu sekarang. Donghae perlahan-lahan mulai tersenyum lega.

Raeseok tersenyum simpul. Tanpa menunggu jawaban, Siwon langsung memeluknya.
“Huu” sorak yang lain. Raeseok terkejut. Hanya terkejut. Tidak lebih. Sementara Donghae menelan ludah melihatnya. Ia tercekat. Meskipun itu pura-pura, ia tetap merasa cemburu.

“selesai. Kamu puas Kyuhyun?” tanya Siwon setelah melepas pelukannya. Kyuhyun mengangkat bahu.
“Not bad” jawabnya santai.
Siwon kembali ke tempatnya. Sekarang giliran dia yang memutar botol. Raeseok masih syok. Dia diam. Dan Donghae, ia terus menatap Donghae tanpa mngalihkan pandangan sedetikpun.

—-
“Ah, sial!” teriak Eunhyuk karena botol mengarah padanya. Ia pasrah saja. Semoga tugasnya mirip-mirip seperti Siwon.
“Aku plih tantangan!” ucap Eunhyuk sebelum ditanya. Ia menatapi teman-temannya. Kira-kira siapa yang akan memberinya tugas?
“Oke Eunhyuk. Aku kasih tugas yang pasti kamu suka. Yaitu mencium selah seorang disini” ucap Nichan. Eunhyuk girang. Senyum lebarnya terbit dengan sempurna.
“Siapa?” tanyanya tidak sabar. Eunri sampai harus mencubitnya.
“Minwoo. Kamu harus cium dia” Nichan menunjuk Minwoo. Yang ditunjuk tentu saja mengerjap kaget.
“Nde!” teriak Eunhyuk tak percaya.

“Nuna! Kenapa harus aku?” protes Minwoo sambil berdiri. Eunhyuk ikut berdiri juga.
“Ya! Kamu pikir aku mau!”
“Wah, berarti kamu pengecut dong” Kyuhyun memanasi. Eunhyuk mendelik tajam kearahnya.
“Gak gentle” tambah Donghae.
“Payah” lanjut Kibum.
“Penakut” timpal Siwon.
Eunhyuk tidak terima diejek begitu.
“Geurae! Heh, bocah. Sini aku cium!” Eunhyuk mendekati Minwoo.
“Aniya, nuna..” Minwoo kabur, ia bersembunyi di belakang Eunri. Eunhyuk tidak takut. Ia tetap mendekati Minwoo, memegang wajah Minwoo bersiap untuk menciumnya. Anak itu sudah ketakutan setengah mati. Eunhyuk benar-benar akan mencium Minwoo.
Jeyoung tidak tega melihat adiknya gemetar takut seperti itu. Jika tidak dicegah, Minwoo akan didera trauma berat.
“Andwae Hyuk! Saengku masih suci!” teriak Jeyoung tidak rela.
Eunhyuk seolah tak ingin mendengar. Ia tidak mau di bilang pengecut. Ia mendekat dan..

Cupp!!

Eh, semuanya melongo. Terlebih Eunri. Karena Eunhyuk bukannya mencium Minwoo malah menciumnya.
“Hehe, mian chagi. Salah sasaran” Eunhyuk cengengesan.
“HUU! Curang! Tidak sah!” teriak yang lain kecewa.
Minwoo menghela napas lega sementara Eunri membatu. Sedetik kemudian ia baru tersadar.
“Ya! Lee Hyukjae! Kamu sengaja kan!” pekik Eunri sambil memukul Eunhyuk. Namja itu hanya terkekeh diikuti gelak tawa yang keluar dari teman-temannya.

Permainan dilanjutkan.
“oke, berikutnya aku harap si evilkyu” Eunhyuk menggulung lengan sweternya bersiap untuk memutar botol. Sesekali ia menatap makhluk paling kejam yang pernah dikenalnya, Kyuhyun. Jika memang benar dia, saatnya membalas semua kejahilan yang pernah Kyuhyun lakukan padanya. Tapi ternyata Tuhan masih melindungi namja jahil itu. Botol berhenti di Kibum.
“Haha, sayang Hyukjae, harapanmu tidak terkabul” ucap Kyuhyun bangga. Ia menyeringai.

Sekarang semua orang memperhatikan Kibum. Namja itu tampak tenang. memang Kibum orang yang seperti itu. Easy going.
“Kibum, pilih jujur atau tantangan” tanya Raeseok.
“Jujur” jawab Kibum cari aman.
“Oke, sekarang aku akan bertanya. Di antara kami berempat, siapa yang paling kamu tidak suka dan kenapa?” tanya Siwon menunjuk pada Donghae, Kyuhyun, Eunhyuk, dan dirinya.
Kibum berpikir sejenak, tidak lama. karena ia langsung menemukan jawabannya.
“Kyuhyun” jawabnya polos serta jujur. Kyuhyun menoleh cepat karena terkejut.
“waeyo?” tanyanya bingung.
“Karena dia terlalu narsis, pintar, evil, jahil dan yang paling penting kenapa dia harus menikah paling dulu padahal dia paling muda” jelas Kibum mengeluarkan semua uneg-unegnya.
“Bener banget. Dia memang paling rese” Donghae setuju karena dia yang sering kena ke-evil-annya Kyuhyu selain Eunhyuk yang kena.
“Kurang ajar memang dia” Eunhyuk ikut-ikutan.
“Haha, bener Kibum. Aku juga berpikir sama” Siwon juga setuju.

Kyuhyun mengerjapkn mata, kaget. Jadi selama ini teman-temannya sendiri menaruh dendam padanya? Sempurna.
“Haha, terserah deh. Aku memang begini” Kyuhyun malah setuju. Jeyoung tertawa. Kyuhyun melirik tajam. Begitu menyadarinya Jeyoung langsung berhenti. Ia menutup mulutnya cepat.
“Ups” lirihnya. Kyuhyun berkomat-kamit jengkel.

Permainan berlanjut.
“HEE? Aku!” teriak Donghae kaget. Padahal ia berharap botol itu tidak akan mengarah padanya. Sekarang ia pasrah saja.
“Mau jujur atau tantangan?” tanya Eunhyuk penuh misteri.
“Jujur” jawabnya pasrah. Apapun yang akan ditanyakan nanti, semoga bukan sesuatu yang menyudutkannya.

Teman-temannya tersenyum. Banyak yang ingin bertanya, tapi Jeyoung bertanya lebih dulu.
“Jujur ya, sebenarnya sudah berapa kali kamu ‘nembak’ cewek?”
Donghae kaget. Waduh, ia kan tidak pernah ‘nembak’ cewek. Setidaknya setelah ia berusia sebesar ini. Paling-paling dirinya sendiri yang ditembak cewek. Kyuhyun, Siwon, Eunhyuk, Kibum menahan senyum melihat Donghae gugup setengah mati.
“Pernah sekali” jawab Donghae jujur.
Hee!!
KyuSiHyukBum terkesiap, begitu pun yeoja-yeoja.
“Kapan?” tanya semuanya bersamaan. Donghae melirik Raeseok yang menegang sekilas.
Donghae ragu-ragu ketika akan menjawab. Ia melirik Jeyoung gugup.
“Dulu aku kan pernah ‘nembak’ kamu, Young” ucap Donghae. ia mengusap tengkuknya bersiap untuk menerima apapun reaksi yang ditunjukkan teman-temannya.

“MWO?!” Semuanya memekik bersamaan. Teriakan paling keras terdengar dari mulut Kyuhyun.
“YA! Kau,.” Geram Kyuhyun. Ia tidak bisa menerima jawaban Donghae itu. Entah kenapa hatinya langsung saja berapi-api saat mendengarnya. Ia ingin marah tapi tidak jadi karena terpotong ucapan Jeyoung.
“Kapan? Aku tidak ingat.” Jeyoung mengerutkan keningnya.
“Waktu TK dulu” jawab Donghae lagi.

Seketika semua orang tertawa lepas. Yah, kalau waktu TK itu artinya kejadiannya sudah lama sekali.
“Jinjja? Hyung, terus kenapa tidak menyatakann cinta pada Nuna sekarang-sekarang saja. Daripada Kyuhyun Hyung aku lebih setuju Donghae Hyung yang jadi kakak iparku” ujar Minwoo otomatis membuat Kyuhyun jengkel sampai ingin menjitaknya lagi.
Donghae tertawa “Inginnya sih. Tapi aku sudah keduluan oleh Kyuhyun.” Candanya.
Dasar! Kyuhyun menggerutu tidak jelas menanggapinya. Sementara orang lain puas sekali melihat Kyuhyun kesal seperti itu.

“OK, next!” Permainan berlanjut dan berhenti di Kyuhyun.
“Akhirnya, oke aku yang tanya!” Eunhyuk bersorak girang. Ia brsiap untuk mengerjai Kyuhyun. Namja yang akan menjadi sasaran Eunhyuk itu tampak tenang. Kyuhyun tidak terlalu takut.
“Kamu mau jujur atau tantangan?” tanya Eunhyuk. Tapi ia yakin Kyuhyun pasti akan memilih tantangan.
“Tantangan” jawab Kyuhyun santai.
Eunhyuk tersenyum misterius. “Ok, karena aku tidak melihat acara pernikahan kalian, jadi aku ingin kau melamar Jeyoung lalu mencium dia!” ucap Eunhyuk mantap. Ia cengengesan dengan wajah mesum kemudian. *dasar-_-*

Jeyoung terperanjat sementara Kyuhyun tersenyum sinis.
“Eunhyuk, kamu gila!” ujar Jeyoung. Ia tidak suka dengan ide Eunhyuk. Terutama bagian ‘cium dia’.
“Hei, tidak ada yang lebih sulit lagi?” tanya Kyuhyun menantang. Eunhyuk menggeleng.
“Ayo Youngie” Kyuhyun mengajak Jeyoung berdiri. Aish.. haruskah ia melakukannya? Dan sepertinya ia sudah tidak bisa menghindar lagi. Eunhyuk.. kau ini benar-benar.. apa salahnya sampai mendapatkan hal seperti ini.
“Aniyo, aku malu” Jeyoung tetap mencoba untuk mengelak.
“Ayo” paksa Kyuhyun menariknya berdiri.
Suasana menegang ketika Kyuhyun berdiri di hadapan Jeyoung dengan expresi serius. Seperti layaknya orang yang akan melamar.

Nichan tidak sanggup melihatnya. Ia hanya menunduk. Kyuhyun memegang kedua tangan Jeyoung. Menatap matanya tulus. Jeyoung tidak sanggup berkutik lagi. Seolah terkunci oleh tatapan Kyuhyun. Ia terus mengingatkan diri bahwa ini hanyalah sandiwara.
“Park Jeyoung. Ini adalah janjiku sekali seumur hidup. Bersediakah kau menjadi istriku baik di saat aku sedih, senang, sakit, sehat, suka maupun duka?”
Jeyoung mengerjap, ia berdebar-debar. Kyuhyun, seandainya ini nyata dan bukan main-main, tentu aku akan menjadi gadis paling bahagia di dunia ini. Batin Jeyoung

To be continued

My Girl Is Flower Boy (Part 2)

Tittle : My Girl Is Flower Boy Part 2
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : SG, School, Friendship

Main cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Namja)
  • Kim Donghyun (Namja)

Support Cast :

  • No Minwoo (Yeoja)
  • Lee Jeongmin (Yeoja)
  • Shim Hyunseong (Namja)
  • Kim Heechul (Jo Twins’s Eomma)
  • Nickhun (Jo Twins’s Appa)
  • Kyuhyun (Jo Twins’s Older brother)

 

Nah, ini dia FF aku yang gendrenya agak ngaco. Di sini Youngmin berperan sebagai yeoja yang jadi namja. *hah?* gak papa ya.. namanya juga fanfic. jadi apapun jadi. yang biasnya Youngmin maaf ya.. habis Youngmin cantik sih. jadi otak kecilku yang suka ngehayal ini gak sengaja kelintas ide FF ini. so, happy reading ^^

My Girl Is Flower Boy By Dha Khanzaki

——–o0o————

Osaka, Jepang..

 

“Shireo!!” teriak Youngmin untuk ke sekian kalinya pagi itu. Ia mendenguskan napasnya berkali-kali dengan gaya kesal. Sambil sesekali merapikan rambut pirangnya yang panjang dan bergelombang.

“Aku menolak, Papa” tegas Youngmin kembali duduk dengan gaya anggun ala putri raja. Baru saja Nickhun Jo, Appanya yang merupakan pengusaha permata kaliber dunia mengatakan tentang pernikahan.

“Jangan menolak, Jo Youngmin! Pria yang Papa jodohkan denganmu bukan pria sembarangan. Dia anak dari pemilik departement store terbesar di Korea sana”

“Aku tidak peduli. Bahkan jika dia seorang pangeran dari Negeri Seribu Satu Malam pun aku menolak! Permisi.” Youngmin dengan anggun sedikit mengangkat Kimono yang dipakainya agar bisa berjalan lebih cepat.

“Jo Youngmin!!!” teriak Nichkhun namun tak digubris oleh putrinya itu.

 

Cukup! Youngmin menolak untuk berdebat lagi. Ia segera menarik dirinya dari perbincangan itu. Kimono yang dipakainya membuat ia kesulitan bergerak. Namun ia tetap bersikeras lari meskipun harus mengangkat kimono itu hingga setinggi lututnya. Hatinya kesal. Sangat kesal. Sudah sampai di sini Sang Papa ikut campur tangan dalam urusan hidupnya. Ia bukan boneka yang bisa diatur sesuka hati. Ataupun robot yang akan menurut dengan mengaturnya lewat remote control.

“Apa Papa lupa, aku ini putrinya!!” dengan rasa kesal yang memuncak Youngmin melempar bantal yang ada di kasurnya ke mana-mana. Membuat seisi kamarnya yang luas dan indah itu berantakan.

 

Youngmin kembali terisak sendirian. Ia menelungkupkan dirinya di atas kasur berseprai motif bunga sakura itu. Perlakuan sang Papa kepadanya sudah sangat keterlaluan. Dahulu, saat ia dilarang bermain basket hanya karena ia yeoja dan takut terluka ia masih bisa memakluminya. Kemudian, secara sengaja Sang Papa memasukannya ke sekolah khusus perempuan hanya karena tidak mau ia dekat dekat namja sembarangan. Dan banyak sekali larangan yang harus ditanggungnya hanya karena ia YEOJA. Youngmin sudah muak dengan semua itu. Ia juga ingin sesekali merasakan hidup seperti perempuan pada umumnya. Bermain sepuasnya, melakukan banyak kegiatan di luar ruangan, dan.. merasakan jatuh cinta pada seorang namja. Tapi apa yang terjadi? Ia justru akan berakhir seperti di cerita dongeng menyedihkan. Dijodohkan dengan namja yang tak dikenalinya.

 

“Tidak. Aku adalah Youngmin. Selamanya hidupku adalah milikku. Aku yang berhak mengaturnya. Bukan orang lain.” Youngmin bertekad sambil memandangi pantulan dirinya di cermin besar setinggi dirinya. Tangannya mengepal kuat dan pandangannya menajam. Maka, detik itu juga. Setelah ia mengumpulkan semua keberanian, ia memutuskan untuk pergi meninggalkan Papanya.

 

Dan negara pertama yang terlintas di benaknya adalah, Korea Selatan. Tempat seharusnya ia berada.  Youngmin membuka seluruh isi tabungannya, mengepak baju seadanya, mengambil paspor, lalu kabur dari rumahnya yang besar seperti istana itu. Penjagaan rumah itu cukup ketat. Namun bukan Jo Youngmin jika tidak bisa mengelabui penjaga-penjaga di sana. Dan akhirnya, ia bisa keluar dari rumah itu dan menghirup udara bebas.

 

#flashback end#

 

Youngmin menunduk takut melihat ekspresi tercengang yang ditunjukkan tiga orang di hadapannya. Ia sudah menceritakan semua penyebab kepulangannya kembali ke Korea. Dan di akhir cerita, ia justru menyaksikan wajah terkejut Umma, Oppa dan dongsaengnya.

“Aku kabur kemari tanpa sepengetahuannya.” Tambahnya membuat Heechul makin menegang.

“Kau gila! Appa bisa membunuh kita jika tahu kau di sini!” teriak Kyuhyun dengan tangan menunjuk Youngmin, menuduhnya bak seorang penjahat teroris.

“Nuna, aku tidak tahu kau senekat ini.” Kwangmin menggelengkan kepalalnya tak percaya.

Tundukkan kepala Youngmin makin dalam. “Aku tahu aku salah. Tapi, tidak ada tempat yang bisa kudatangin selain di sini.” Sesalnya.

 

Heechul bangkit dari tempat duduknya yang berada di seberang Youngmin, beralih duduk di samping putrinya itu. Ia memandang sendu Youngmin sejenak sebelum akhirnya memilih untuk memeluk Youngmin.

“Umma paham. Sudah. Appamu memang sedikit keterlaluan” Heechul mengusap kepala Youngmin dengan penuh kasih sayang. Seperti yang ia sering lakukan ketika dirinya masih kecil dulu.

“Jadi Umma, aku boleh tinggal di sini?” tanya Youngmin takut-takut. Kyuhyun hanya bersedekap melihatnya dan Kwangmin lebih memilih melanjutkan makannya yang tertunda dibandingkan menyaksikan adegan mengharukan itu.

“Tentu saja. Kita bisa menjadi partner yang baik. Kau tahu, Umma bosan hanya ditemani bocah-bocah namja yang manjanya minta ampun.” Heechul melirik Kyuhyun dan Kwangmin saat mengatakannya. Youngmin tidak bisa menahan dirinya untuk tidak tertawa. Ia tertawa puas. Baru kali ini ia bisa tertawa selepas ini.

“Ya! Umma, apa maksud perkataanmu??” seru Kyuhyun jengkel. Ia mendengus lalu bangkit pergi dari ruangan itu.

Heechul mendelik menyaksikan tingkah Kyuhyun. “Kau lihat, Oppamu itu sifatnya mirip sekali dengan Appamu.” Bisiknya.

 

@@@

 

“Maaf ya.. karena kamu tidak mungkin tidur bersama Kwangmin apalagi bersama Kyuhyun, Umma jadi harus memberikanmu kamar di loteng ini. Agak berantakan sih, tapi Umma akan membantumu merapikannya.”

Youngmin tersenyum samar melihat ruangan yang sangat dirindukannya. Dulu, saat masih kecil, ketika bermain petak umpet dengan Kwangmin, ia selalu bersembunyi di loteng ini karena saat itu fungsi ruangan ini adalah sebagai gudang penyimpanan baju-baju rancangan Ummanya. Tapi sekarang, ruangan yang berada di loteng rumahnya itu sudah beralih fungsi menjadi ruang pribadi Kyuhyun dan Kwangmin. Dan sekarang akan diambil alih olehnya.

“Tidak apa-apa Umma. Ini lebih dari cukup.” Ya.. harus diakui, meskipun tidak sebagus kamarnya yang ada di Jepang, namun Youngmin lebih nyaman dengan kamar ini. Youngmin melirik ke arah luar jendela, ia merasa seperti seorang putri yang berada di puncak sebuah menara istana.  Ruangan itu memang berada di lantai teratas rumah itu alias loteng. Sementara kamar Kyuhyun dan Kwangmin ada di lantai 2. Satu-satunya akses ke kamarnya pun hanya berupa tangga kayu semi permanen.

“Aku akan memulai hidup baru mulai dari detik ini..” gumamnya senang. Entah kenapa, hatinya merasa yakin bahwa setelah ini akan banyak terjadi hal menyenangkan dalam hidupnya. Ia membongkar kopernya, saat menemukan sebuah figura yang di isi oleh foto dirinya bersama Sang Papa, Youngmin tersenyum.

“Maaf, Papa. Tapi aku hanya ingin Papa mengerti. Aku ini sudah dewasa. Sudah saatnya aku menentukan hidupku seperti apa. Bukan hidup yang sudah di atur olehmu.” Youngmin meletakkan foto itu di atas meja yang ada di samping tempat tidur.

 

@@@

 

Rutinitas tetap berjalan seperti hari-hari sebelumnya. Kyuhyun tengah memasukkan laptop beserta alat-alat tulis ke dalam tasnya bersiap untuk pergi kuliah. Ia melirik sejenak adik perempuannya yang sampai hari ini masih asyik dengan kegiatan ‘bermalas-malasan’.

“Youngmin, apa kau tidak bosan seharian diam di depan tv seperti itu?” Kyuhyun memprotes. Ia mendekati Youngmin yang masih asyik duduk di depan tv menonton acara kesayangannya. Youngmin menoleh, dengan mulut penuh cemilan.

“Tidak..” ucapnya sambil menggeleng. Kyuhyun mendengus.

“Setidaknya temukan kegiatan lain yang menarik”

“Oppamu benar..” Heechul yang sudah rapi dengan pakaian rapi, membenarkan ucapan Kyuhyun. Ia juga hendak berangkat bekerja.

“Apa kau akan terus-terusan diam di rumah? Sebaiknya kau juga sekolah seperti Kwangmin.”

“Mwo? Ada apa denganku?” tanya Kwangmin. Ia baru turun dan sudah memakai seragam.

 

Youngmin menoleh, menatap satu persatu anggota keluarganya. Ia juga tahu hal itu. Tapi sepertinya ia masih membutuhkan waktu untuk beristirahat.

“Araseo Umma.. itu akan kupikirkan nanti” ia diam sejenak. “Sepertinya siang ini aku akan berjalan-jalan keliling Seoul. Kalian berangkat saja. Tidak perlu mengkhawatirkanku.”

Heechul menghela napas. “Baiklah. Kalau begitu Umma pergi. jaga rumah baik-baik ya sayang..” Heechul mendekat lalu mengecup singkat kepala Youngmin.

“Hei,  Umma tidak pernah seperti itu padaku.” Protes Kwangmin. Kenapa perlakuan Ummanya terhadap anak laki-laki berbeda.

“Kau juga mau? Kemari..” Heechul lalu mengecup pelan dahi Kwangmin. Sukses membuat Kyuhyun bergidig ngeri melihatnya.

“Aigoo..” ringisnya seperti menyaksikan adegan yang menjijikan.

“Kenapa? Kau juga ingin?” tanya Heechul menggoda.

“Tidak!” tegas Kyuhyun. Ia lalu mengambil tasnya dan berinisiatif meninggalkan orang-orang yang terinfeksi virus gila itu.

 

Setelah semua orang pergi, Youngmin merenung sambil memindahkan sembarangan channel tv. Ya..ia memang harus kembali bersekolah. Bagaimanapun ia tidak mau ketinggalan pelajaran. Lagipula, sekolah di Korea.. adalah salah satu impiannya. Ia hanya berharap Ummanya tidak akan memasukkannya ke sekolah khusus perempuan seperti yang di lakukan Papanya.

 

Hari semakin siang. Youngmin melirik jam dinding. Waktu sudah mendekati tengah hari. Ia mulai bosan.

“Sepertinya aku memang harus pergi rekreasi..” gumamnya. ia beralih ke kamarnya untuk bersiap-siap. Youngmin memilih hotpants berwarna putih dengan atasan kemeja kotak-kotak berwarna pink. Youngmin mengikat rambutnya ala ekor kuda dan juga sepatu sneaker warna senada. Ia memandangi dirinya di cermin.

“Ah, jika Papa melihatku, ia pasti akan membunuhku..” gumamnya. saat di Jepang, Papa melarangnya menggunakan celana. Katanya itu sangat tidak sopan untuk seorang perempuan terhormat. Ada-ada saja.

Setelah siap, Youngmin mematut dirinya sejenak di depan cermin. Ia tersenyum puas melihat penampilannya sendiri. Tinggal di tambah topi, sempurna…

“Tidak akan ada yang mengenaliku..”

 

“Wuah.. kota Seoul memang indaaahh..” serunya sambil merentangkan tangan lebar-lebar. Setelah mengunjungi berbagai tempat yang indah, museum, taman kota, sekarang ia berada di tempat yang paling difavoritkan oleh warga kota Seoul. Namsan Tower. Youngmin mengarahkan kamera DSLRnya ke beberapa sudut yang ia anggap menarik.

 

Saat menyorot ke sebuah sudut, matanya tertarik melihat seorang namja tampan dari kameranya tengah berjalan melewati Namsan Tower. Youngmin menyingkirkan kameranya karena ingin melihat namja itu dengan mata kepalanya sendiri. Namun ternyata namja itu sudah menghilang.

“Loh, kemana dia?”

Youngmin segera menuju kearah namja tadi menghilang. Ia melihat namja itu menyebrang jalan. Entah kenapa Youngmin ingin sekali mengikutinya. Ia pertama kalinya terpesona saat melihat seorang namja.

 

Namja itu berhenti di sebuah lapangan basket. Ia mengambil bola basket yang tergeletak dekat ring. Memainkannya, mendribble, lalu melompat untuk memasukkannya ke dalam ring. Youngmin terpana melihatnya. Tak pernah ia menyaksikan aksi semenawan itu seumur hidupnya. Oh, tentu saja. Memang berapa banyak namja yang ia kenal selama di Jepang? Bisa di hitung dengan jari. Ia sampai tidak mengedipkan matanya sedikitpun. Ia segera mengarahkan kameranya membidik setiap aksi keren namja itu.

 

Saat namja itu membalikkan  badannya, Youngmin segera bersembunyi di balik pohon. Ia mengintip sebentar. Gawat, namja itu bergerak pergi. youngmin segera mengikutinya. Ia berjalan beberapa meter di belakang namja itu di antara kerumunan orang-orang yang lalu lalang di sekitar trotoar area pertokoan itu. Youngmin sampai tidak fokus ketika akan menyebrang.

“Loh, mana namja itu?” ia tidak melihat namja yang sedari tadi ia ikuti. Saat akan menyebrang,…

 

“Kyaaaaa!!!” Youngmin menjerit sekeras-kerasnya. Ia pasrah dengan apa yang akan terjadi setelah ini.

 

 

Namun tak di sangka ada sebuah tangan menariknya ke sisi jalan. Youngmin selamat dari bencana itu. Jantungnya berdetak cepat. Bukan karena ia bersyukur dirinya baik-baik saja. Tapi karena namja yang sudah membuatnya hilang konsentrasi kini berada di hadapannya.

“Gwaenchana?” tanyanya cemas. Youngmin hanya terpaku. Ternyata dari dekat namja ini tampak begitu mempesona. Namja itu tidak bisa melihat dengan jelas wajah Youngmin karena tertutup topi. Ia hanya bisa melihat rambut pirang Youngmin yang terikat dan mulai berantakan.

Youngmin mengangguk. Namja itu tersenyum lalu pergi.

 

Youngmin terpaku di tempatnya. Cukup lama sampai ia  tersadar karena ponselnya berbunyi.

 

“Moshi-moshi” jawabnya. Ia terbiasa menjawab dengan bahasa Jepang..

“Ya! Jangan berbicara denganku dalam bahasa Jepang, Nuna!” teriak Kwangmin dari ujung sana. Youngmin menegakkan badannya. Ia berusaha menjawabnya dengan tenang.

“Mianhae. Aku sudah terbiasa. Ada apa?”

“Di mana kau sekarang?”

“Aku?” Youngmin menengadahkan kepalanya ke kiri dan kanan mencari sesuatu yang bisa dijadikan penunjuk. “Di tempat yang penuh dengan toko-toko. Tak jauh dari namsan Tower.”

“Oh, aku tahu. Kita bertemu di depan taman xxx tempatnya tak jauh dari situ. Oke.” Kwangmin segera memutuskan sambungan.

Youngmin mengerutkankeningnya. “Tumben sekali dia. Sejak kapan dia menjadi rajin begini?”

Ah, masa bodoh. Yang penting ia tidak perlu pusing memikirkan jalan pulang.

 

@@@

 

“Sial! Anak itu malah terlambat!!” Youngmin menggerutu karena sudah 10 menit ia menunggu di taman itu namun sosok adiknya tak kunjung muncul juga. Ia baru akan pergi saat ia melihat Kwangmin sedang berbicara dengan seseorang. Eh, tunggu dulu, bukankah itu namja yang menolongnya tadi? Dan ia baru sadar kalau namja itu juga memakai seragam yang sama seperti Kwangmin.

 

“Siapa namja itu?” tanya Youngmin ketika adiknya sudah berada tepat di hadapannya.

“namja mana?” Kwangmin menoleh ke belakang.

“Itu, yang tadi bicara dengannmu. Dia memakai seragam yang sama denganmu.”jelas Youngmin gemas. Uuuhh.. padahal IQ adiknya ini kan tinggi. Tapi kenapa otaknya bekerja sangat lamban?

“Oh, itu, dia sunbae-ku di sekolah. Namanya Kim Donghyun.” Jawabnya. Youngmin mengerjap. Ia memegang erat ke dua bahu Kwangmin.

“Jinjja??? Itu artinya dia satu sekolah denganmu?”

Kwangmin agak meringis karena Youngmin mencengkram bahunya terlalu keras.

“I-iya..”

“Apa itu sekolah campuran?”

“Tentu saja. Seoul of Performing Art School adalah sekolah terbaik di sini.”

 

Youngmin melepaskan pegangannya. Ia membalikkan badannya dengan perasaan senang. Sekarang ia mempunyai alasan baru untuk tinggal lama di Seoul. Ia harus masuk sekolah yang sama dengan Kwangmin!

 

Youngmin tertawa keras seperti orang kerasukan setan. Kwangmin bingung melihat kakaknya mulai aneh lagi.

“Seoul of Performing Art School, I’m Coming!!!” teriaknya

 

To be continued…

Guardian Angel (Part 5) End

Tittle : Guardian Angel Part 5 End
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Fantasy, SG, Romance

Main Cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Yeoja)
  • Kim Donghyun (Namja)

Support Cast :

  • Lee Jeongmin (Namja)
  • Shim Hyunseong (Namja)
  • No Minwoo (Yeoja)
  • Kim Jaejoong (Donghyun’s Appa)
  • Kim Taeyeon (Donghyun’s Eomma)

tiba juga dipart ending ^^ akhirnya… setelah dibiarkan terbengkalai terlalu lama, FF ini bisa diposting juga. nah, tanpa membuang-buang waktu, Happy reading ^^

Guardian Angel By Dha Khanzaki
Baca lebih lanjut

Guardian Angel (Part 4)

Tittle : Guardian Angel Part 4
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Fantasy, Romance, SG

Main Cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Yeoja)
  • Kim Donghyun (Namja)

Support Cast :

  • Lee Jeongmin (Namja)
  • Shim Hyunseong (Namja)
  • No Minwoo (Yeoja)
  • Kim Jaejoong (Donghyun’s Appa)
  • Kim Taeyeon (Donghyun’s Eomma)

FF ini hasil jerih payah setelah memeras otak semaleman. So, check this out..

Guardian Angel By Dha Khanzaki

Baca lebih lanjut

Guardian Angel (Part 3)

Tittle : Guardian Angel Part 3
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Fantasy, SG, Romance

Main Cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Yeoja)
  • Kim Donghyun (Namja)

Support Cast :

  • Lee Jeongmin (Namja)
  • Shim Hyunseong (Namja)
  • No Minwoo (Yeoja)
  • Kim Jaejoong (Donghyun’s Appa)
  • Kim Taeyeon (Donghyun’s Eomma)

akhirnya FF dengan genre aneh terbit juga. Di sini Jo Twins jadi yeoja. gak papa ya.. namanya juga fanfiction. *nyengir kuda*

FF ini murni keluar dari otak kecilku yang suka ngehayal ini. Maaf kalau banyak typo ataupun bahasanya kamseupay gitu. *bow*

Don’t copas without mypermission. This FF is mine. the casts belongs to themselves. arigatou and happy reading ^^

Guardian Angel By Dha Khanzaki
Baca lebih lanjut

Guardian Angel (Part 2)

Tittle : Guardian Angel Part 2
Auhtor : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young

Genre : Switch Gender, Fantasy, School life, Romance

Main Cast :

  • Jo Youngmin (Yeoja)
  • Jo Kwangmin (Yeoja)
  • Kim Donghyun (Namja)

Support Cast :

  • Lee Jeongmin (Namja)
  • Shim Hyunseong (Namja)
  • No Minwoo (Yeoja)
  • Kim Taeyeon (Donghyun’s Eomma)
  • Kim Jaejoong (Donghyun’s Appa)

Aku harap ceritanya gak terlalu gaje gitu. Dan maaf kalau ngawur dan banyak typo.. ditunggu kritik dan sarannya ^^

Guardian Angel By Dha Khanzaki
Baca lebih lanjut

Cherry Blossom (Part 1)

Tittle : Cherry Blossom Part 1
Author: Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre: Romance

Main cast:
Park Jeyoung | Cho Kyuhyun

Jeyoung’s Family :
Park Jungsoo a.k.a Leeteuk as Father | Kim Heechul as Mother | Park Minwoo as Younger brother

Kyuhyun’s Family :
Cho Youngwoon a.k.a Kangin as Father | Lee Sungmin as Mother

Support Cast :

Kae Nichan | Choi Siwon | Lee Eunri | Lee Donghae | Song Raeseok | Lee Hyukjae/ Eunhyuk | Kim Kibum |

Hai hai.. Ketemu lagi ama Author yang selalu bawa cerita gaje, Shin Je young! Kali ini tetep main castnya Cho Kyuhyun, suami author yang cakep ini.. hehe..*dibom Sparkyu*.. author harap readers semua suka ceritanya… udah ah, gak mau banyak cuap-cuap gaje lagi..
Happy reading^_^

Cherry blossom by Dha Khanzaki

Baca lebih lanjut