Trouble Namja [Prolog]

Tittle : Trouble Namja [Prolog]
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :
Choi Ha Mun | Kim Ah Ryung
Kim Hee Chul | Kim Ki Bum

Support Cast :
Shin Je Young | Cho Kyu Hyun
Lee Dong Hae | Park Hae Bin
Choi Si Won | Hwang Yong Mi

Dha’s Speech :
Hai.. masih ingat cerita When I Lost yang baru aja ending, nah, kebetulan aku hadir membawa lanjutannya dengan main cast yang berbeda ^_^

Happy Reading aja deh, dan maaf kalau mulai sekarang aku posting FFnya tidak menentu, sibuk ngurus rumah tangga n baby niiih ^_^

Trouble Namja by Dha Khanzaki 4

====o0o====

Prolog

Malam itu bulan bersinar keperakan di langit malam. Keheningan tidak terasa di salah satu kamar di rumah mewah itu, malah keadaan di sana cenderung ramai karena kelima gadis yang berkumpul untuk merayakan pesta lajang salah satu dari mereka tengah asyik bersenda gurau sambil melakukan perawatan wajah.

“Aku berani bertaruh, setelah aku menikah, kau yang akan menyusulku, Ah Ryung.”

Shin Je Young, tokoh utama pesta lajang itu sekaligus orang pertama yang akan menikah dalam kelompok mereka menggoda sambil meratakan masker yang sedang ia oleskan di pipinya dengan kuas halus. Di kamarnya kini berserakan aneka peralatan make up beserta camilan yang melimpah karena mereka berencana menghabiskan malam tanpa tidur. Besok lusa, Je Young akan menikah dengan kekasihnya Kyu Hyun. Setelah melalui masa pacaran yang lama, akhirnya mereka menikah juga.

“Jangan banyak bicara kalau kau sedang menerapkan masker di wajahmu, atau kau akan mendapati hasil yang buruk nanti.” Park Hae Bin memperingatkan Je Young, ia sendiri sedang asyik menyapukan lotion ke tangannya. “Tapi aku setuju dengan Je Young, kau pasti akan segera menyusul menikah. Casey akan langsung melamarmu saat kau kembali ke Australia nanti.”

Kim Ah Ryung, gadis cantik yang menjadi subjek pembicaraan itu hanya tersenyum menanggapi komentar sahabat-sahabatnya. Ia memang sudah menceritakan mengenai hubungan asmara yang tengah dijalaninya bersama pria bernama Casey. Mereka berkenalan di Australia, saat Ah Ryung tengah menjalani masa kuliahnya.

Hubungan mereka masih terbilang baru, karena itu Ah Ryung belum begitu percaya diri dengan anggapan teman-temannya bahwa Casey akan mengajaknya ke jenjang pernikahan. Namun jalinan kasih mereka sudah masuk ke tahap yang lebih serius sehingga wajar saja jika Je Young dan yang lainnya berpikir Casey akan segera melamarnya.

“Aku benar-benar penasaran dengan sosok Casey-mu. Kau harus mengajaknya ke pernikahanku nanti,” ujar Je Young, masih juga berceloteh meskipun Hae Bin sudah memperingatkannya agar jangan bicara saat wajahnya sudah ditutupi masker.

“Aku yakin dia tampan. Ah, aku juga ingin sekali memiliki pacar bermata biru dan berambut pirang. Pasti menyenangkan.” Hwang Yong Mi mendesah, gadis itu sedang berbaring di samping Choi Ha Mun, yang tengah berkonsentrasi menerapkan cat kuku ke jari kakinya.

Kali ini Ah Ryung kembali tersenyum. Teman-temannya mengira Casey kekasihnya adalah pria berperawakan bule, padahal sebetulnya Casey seratus persen memiliki darah Asia, hanya saja sudah terlalu lama tinggal di Australia. Ah Ryung membiarkan teman-temannya berpikir demikian, ia tidak berniat meralat dugaan mereka.

“Yong Mi ingat, kau sudah punya Myung Soo,” timpal Ha Mun tenang, tanpa mengalihkan perhatiannya. “Kau tidak boleh sampai menduakan laki-laki semanis Myung Soo demi pria bule mana pun.”

Seperti yang diketahui oleh mereka semua, Yong Mi memang dekat dekat Kim Myung Soo sejak lama meskipun hingga saat ini kejelasan status mereka masih dipertanyakan. Baik Yong Mi maupun Myung Soo hanya tersenyum jika ditanya apakah mereka berpacaran atau tidak.

“Memang kau akan menolak jika mendapatkan pacar pria asing? Aku yakin tidak.” Yong Mi balas mencibir, kemudian mengerjap. “Oh tunggu dulu, kau pasti menolak, kau hanya setia pada satu laki-laki, cinta pertamamu itu. Siapa namanya? Ah, Chulppa!”

Raut wajah Ha Mun langsung berubah. Pipinya menjadi merah padam.

“Diamlah, dasar kau mulut besar!” Ha Mun melempar bantal pada Yong Mi. Ia selalu merasa tidak nyaman jika berbicara mengenai cinta pertamanya. Hae Bin, Je Young dan Ah Ryung memandangnya. Sebelum yang lain ikut membahas hal itu, Ha Mun buru-buru mengalihkan topik.

“Omong-omong, apa nama lengkap pacar Australiamu itu, Ah Ryung?”

Ah Ryung berhenti memasang roll rambut di kepalanya, “Dia..”

Tiba-tiba dering ponsel berbunyi nyaring, memotong kata-kata Ah Ryung. Semua orang mengalihkan perhatian ke arah Hae Bin, yang detik itu panik menyadari ponselnya lah yang berteriak kencang. Ia mencari-cari benda itu di antara tumpukan majalah fashion yang berserakan di dekat kakinya. Setelah menemukan ponselnya, Hae Bin mengerjap karena mendapatkan video call dari Lee Dong Hae, kekasihnya.

“Oh Tuhan, apa yang terjadi padamu?” Hae Bin nyaris memekik melihat kondisi Dong Hae di ujung sana. Kekasihnya itu jelas sedang mabuk karena Hae Bin melihat beberapa botol soju kosong tergeletak di dekat Dong Hae. Dari ekspresi dan rona kemerahan di wajahnya pun membenarkan dugaan Hae Bin. Tapi memang tidak mengherankan, karena malam ini seperti halnya para gadis, Dong Hae pun sedang ikut merayakan pesta lajang Kyu Hyun bersama teman-teman mereka di sebuah bar.

“Hai cantik,” Dong Hae tertawa saat mengatakannya, lalu sendawa kecil. “Aku mencintaimu, Sayang. Apa yang kau lakukan? Kemari dan peluk aku. Aku sangat merindukanmu..” Dong Hae tampak merentangkan sebelah tangannya dan Hae Bin langsung meringis prihatin.

“Berapa botol soju yang kau minum?”

“Aku mencintaimu..”

“Ya Tuhan, pacarmu sudah tidak tertolong lagi.” Ah Ryung menggelengkan kepala. Teman-teman Hae Bin yang lain ikut menonton di belakangnya.

“Suruh Si Won membawanya pulang. Dia tidak bisa dibiarkan dalam kondisi itu lebih lama lagi,” saran Ha Mun, kebetulan sosok Choi Si Won, pria tampan yang merupakan kakak tirinya muncul dari belakang Dong Hae. Hae Bin langsung melambaikan tangannya pada Si Won.

“Choi Si Won, hei..”

Lambaian tangan dan panggilan Hae Bin tak digubris Si Won, mungkin pria itu tidak menyadarinya atau malah tidak mendengar suaranya sama sekali karena keadaan di bar memang sangat berisik. Mungkin juga Dong Hae tidak me-loudspeaker-kan interaksi mereka sekarang ini. Namun kemudian para gadis tahu alasan perhatian Si Won tak tertuju pada Dong Hae yang mabuk padahal tadi pria itu tampak memerhatikan. Ternyata Si Won tengah sibuk menarik seorang wanita berpakaian minim yang terus menempel pada Kyu Hyun sementara Kyu Hyun berusaha melepaskan diri dari wanita itu. Jelas saja pemandangan itu membuat Je Young terbakar emosi.

“Sialan, apa yang sedang dilakukan jalang itu pada calon suamiku! Siapa dia?!”

Segala keanggunan yang sudah susah payah dipelajari Je Young runtuh sudah detik itu. Ia luar biasa marah melihat pria miliknya diusik wanita lain. Teriakan keras Je Young berhasil menarik perhatian Si Won ke arah mereka. Si Won melihat wajah Je Young memenuhi layar ponsel Dong Hae terkesiap panik.

“Tidak, tidak. Ini bukan seperti yang kau lihat. Dia wanita mabuk yang tiba-tiba saja bergabung dengan kami. Aku bersumpah tidak seorang pun dari kami yang mengundangnya.”

Tapi Je Young tidak mendengar penjelasan Si Won. Dengan geram gadis itu turun dari ranjang king size miliknya. “Akan kuremukkan wanita itu dengan tanganku sendiri karena berani menyentuh properti milikku!” geramnya penuh dendam.

Keempat gadis yang lainnya terperangah panik lalu buru-buru menyusul Je Young. Kegaduhan pun menyusul kemudian karena mereka tersadar mereka akan pergi dalam keadaan tak layak.

“Je Young, tunggu! Hapus masker di wajahmu dulu!”

“Aduh, aku tidak menemukan bajuku!”

“Ya Tuhan, cat kukuku belum mengering, aku tak bisa memakai sepatuku!”

“Pakai sandal milikku!”

“Ah Ryung, roll rambutmu harus dicopot juga!”

“Oh Tuhan, merepotkan sekali!”

~~~tbc~~~

154 thoughts on “Trouble Namja [Prolog]

  1. Hahaha kok gue ngakak liat karakternya calon bini nya Kyuhyun. Enggak kebayang gue ekspresi wajah konyol nya Siwon saat melihat layar HP nya Donghae >_<

  2. Kyaaaaaaaaa mau liat lanjutannya..
    Aduuuuhhhhh je~ apa yg bakalan kamu lakuin disana???
    Omo omo!!! Eotte???
    Hahaha tmennya pada ribet dah yakk.. ada yg pake kutek , roll rambut, je juga maskeran 😃
    Paling aman yg pake lotion doang yeee…

    Fighting!!!
    Di tunggu lanjutannya yaaa

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s