[Ficlet] Give Me A Baby, Cho Kyuhyun !!

Judul : Give Me A Baby, Cho Kyuhyun !!
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Jeyoung
Genre : Romance, Married Life
Length : Ficlet
Twitter : @julianingati23

Main Cast :
– Shin Jeyoung
– Cho Kyuhyun

Give me a baby Cho Kyuhyun !! by Dha Khanzaki

Happy Reading ^^

====Ficlet====

Je Young POV

“Aku ingin bercerai denganmu.”

Aku menatap dingin pria yang memandangku dengan wajah tercengangnya. Aku tahu, beberapa detik yang lalu aku baru saja mengucapkan kalimat paling gila. Keputusanku untuk berpisah dengannya sudah bulat. Dan aku tidak mau menundanya lagi.

Kyuhyun sempat terkejut untuk beberapa detik. Namun detik berikutnya pria ini mengeluarkan seringaian licik, khas miliknya.

“Kau yakin? Kau tidak bisa hidup tanpaku.” ujarnya dengan wajah penuh kemenangan. Aku terkesiap. Kalimatnya berhasil meruntuhkan sikap angkuh yang kupasang sejak tadi. Aku tidak bisa hidup tanpanya? Percaya diri sekali dia!

Cho Kyuhyun, kau pria paling percaya diri di dunia! Dan aku membencimu karena kau terlalu percaya diri, tampan, populer dan mempesona!

Aku heran mengapa aku bisa menikah dengannya. Beratus kali aku bertanya pada cermin yang tergantung di kamar. Di sekian banyak gadis yang mengelilinginya mengapa dia memilihku? Aku bahkan tidak secantik Go Hye Sun. Tubuhku tidak tinggi jenjang seperti Sooyoung.

“Aku tidak akan menarik kata-kataku kembali. Kau sungguh pria paling egois sepanjang sejarah!”

Kyuhyun mengulum senyum penuh arti. Ia menggelengkan kepalanya lalu bangkit mendekatiku.

“Shin Je Young.” Lirihnya sambil memamerkan senyum manis dan aku yakin pipiku sudah memanas karenanya. Oh Tuhan, aku tidak ingin jatuh cinta lagi pada pria jahat sepertinya.

Tangannya dengan lancang melingkar di pinggangku. Wajahnya yang menyerupai Dewa Eros itu perlahan mendekat. Tubuhku membeku dalam pelukannya. Kenapa di saat aku meminta berpisah dengannya pria ini justru bersikap manis?

“Berikan satu alasan yang masuk akal kenapa kau ingin bercerai denganku?” bisiknya lembut, membuat seluruh bulu romaku meremang. Tangannya membelai halus pipiku, terkadang menyelipkan helaian rambut yang jatuh ke belakang telinga. Aku gugup. Kutundukkan kepalaku mencoba menghindari tatapan matanya. Kening kami menempel dan bisa kurasakan hembusan napasnya di pipi.

Sial, Cho Kyuhyun selalu pintar membuatku gugup sampai ingin pingsan rasanya.

“Kau—kau terlalu populer. Aku benci melihatmu selalu dikerumuni wanita.” Ungkapku dusta. Aku memang tidak suka melihatnya digilai begitu banyak wanita. Entah itu di kantor, di jalanan, maupun di sekitar kompleks tempat kami tinggal.

Tentu saja itu alasan bodoh dan aku yakin dia tahu. Mana mungkin kutinggalkan dia hanya karena dia tampan. Aku sangat membenci sikapnya yang lebih mementingkan pekerjaan dibanding istrinya sendiri. Aku benci dirinya yang lebih memilih makan malam bersama kliennya dibandingkan candle light dinner bersamaku. Dia bahkan melupakan anniversary kami yang pertama.

“Itu jelas bukan alasan, Nyonya Cho. Bukankah kau sudah tahu resikonya sejak kita menikah?”

Aku mendengus. Itulah penyesalan terbesarku.

Aku sangat menyesal mengapa dahulu, aku begitu terpikat pada sosoknya yang bersinar saat berpidato di atas podium—ketika pembukaan hotel terbaru keluarganya dan aku menjadi event organizer-nya.

Ketika Kyuhyun melamarku, aku merasa menjadi wanita paling beruntung karena bisa mendapatkan pria yang paling diinginkan hampir seluruh wanita di Cho Group—perusahaan yang kini dikelola olehnya.

Awal pernikahan terasa sangat indah hingga tepat dua bulan yang lalu dia mulai berubah. Pekerjaan selalu menjadi prioritas utamanya. Aku hanya menjadi selingkuhannya saja dan sekedar pajangan rumah.

“Je Young..” tangan Kyuhyun mengusap tengkukku, berhasil menarikku kembali ke dunia nyata. Tatapannya menghujam jantungku, membuat kakiku lemas seperti tak bertulang namun kuusahakan untuk tetap berdiri tegak.

“Kau juga tahu jika aku tak bisa hidup tanpamu?”

Jantungku rasanya seperti akan jatuh saat mendengarnya berkata dengan halus dan sungguh-sungguh. Tangan Kyuhyun terangkat menyentuh daguku, dan detik berikutnya kurasakan material lembut menempel di bibirku. Sepersekian detik aku terpaku. Getaran ini masih terasa. Desiran yang membuatku menyadari aku mencintainya, sangat mencintainya. Bagaimana bisa aku berpikir untuk berpisah dengan pria ini?

Kyuhyun menjauhkan wajahnya dan saat itulah mata kami bertatapan. Sorot matanya yang tajam membuatku terkejut. Itu bukan sorot mata yang sering dikeluarkan Kyuhyun saat sedang mengintimidasi. Namun sorot mata yang diperlihatkannya ketika ia frustasi dan sedih.

“Jebal, jangan tinggalkan aku.” Lirihnya, nyaris memohon. Bisa kurasakan tangannya yang melingkari tubuhku bergetar halus.

Aku tercekat. Teringat kembali kata-katanya saat memaksaku untuk menikah dengannya satu tahun yang lalu. Kyuhyun mengatakan ‘menikahlah denganku’ dihiasi sorot mata ini. Aku tidak akan pernah tega melihatnya seperti ini. Inilah sisi bodohku. Mudah sekali ditakhlukan kembali olehnya.

“Itu bukan jaminan kau akan berubah.” Ucapku tajam. Kyuhyun menggeleng dan kecupan ringan kembali kurasakan menyentuh permukaan bibirku. Dia bahkan melakukannya berkali-kalli.

“Kau boleh meminta apapun asal jangan bercerai.”

“Bagaimana aku bisa percaya? Kau bahkan seringkali menelantarkanku seorang diri. Kau memandangku sebagai apa? Aku istrimu atau hanya sekedar parfum kamar yang menjadi pelarian jika kau lelah?” aku mengatakannya dengan mata berkaca-kaca. Aku sangat kesal sekaligus bingung bagaimana meluapkan kekecewaanku. Bercerai adalah pilihan terbaik.

“Lepaskan!!” aku berontak dari pelukannya dan bergerak pergi.

“Shin Je Young, aku akan berubah. Aku bernjanji!”

Langkahku terhenti ketika tanganku hampir meraih kenop pintu. Kupalingkan wajah ke arah belakang, menatap Kyuhyun yang berlutut dengan wajah frustasi.

Aku tersenyum. Inilah kalimat yang paling kutunggu sejak dulu. Aku sangat berharap Kyuhyun akan mengatakannya.

“Benarkah? Kau akan memberikannya jika aku meminta? Apapun yang kuinginkan?” tanyaku dengan binar mata gembira.

Kyuhyun mengangguk. Ia lalu bangkit.

“Kalau begitu, berikan aku seorang anak.”

Kulihat iris matanya melebar. Oh, dia terkejut. Tentu saja. Aku tahu menjadi seorang ayah bukan rencananya tahun ini.

“Aku bosan sendirian di rumah. Kau selalu melarangku bekerja ataupun mengunjungi orangtuaku di Incheon. Jadi berikan aku anak agar aku tidak berpikir untuk bunuh diri karena bosan.” Aku menumpahkan seluruh emosiku. Kuharap dia mengerti betapa tersiksanya aku sendirian di rumah.

“Baiklah.” Kyuhyun mendesah lalu mendekatiku dan tangannya perlahan membuka satu persatu kancing bajunya. Aku terbelalak kaget.

“Ke-kenapa kau membuka bajumu!!” aku memekik dengan tangan menunjuk-nunjuknya.

“Bukankah kau menginginkan anak? Ayo kita buat.” Dia berjalan ke arahku setelah membuka seluruh kancing kemejanya. Dia belum mengganti pakaian sepulang kerja tadi.

“A—Cho Kyuhyun, itu tidak harus dilakukan sekarang.”

Kyuhyun tersenyum licik. “Lebih cepat lebih baik. Aku tidak ingin kau meminta cerai karena alasan bodoh seperti ‘bosan’.” aku tersentak saat kedua tangannya mencengkeram erat pundakku kemudian tubuhku ditarik ke pelukannya. Setelah itu aku tidak bisa mengingat apapun lagi karena Kyuhyun mengajakku terbang hingga ke angkasa.

Satu bulan kemudian sejak malam itu, aku hamil.

FIN

419 thoughts on “[Ficlet] Give Me A Baby, Cho Kyuhyun !!

  1. ff nya lucu aku pikir Shin Je Young meminta cerai dari Kyuhyun karna Kyuhyun berselingkuh atau bersikap dingin dengan dirinya tapi ternyata karna dia bosan dirumah sendirian dan nggak ngapangapain

  2. kekekekkeke lucu thor, kurang panjang si, tapi daebakkkk!!! ff eon selalu mengesankan ^-^
    Kyuhyun “Lebih cepat lebih baik. Aku tidak
    ingin kau meminta cerai karena alasan bodoh seperti
    ‘bosan’.” *evilnya keluar*
    suamikuuuuu kyuhyun selalu berkarismaaaa……
    (suamiku?) *celingak celinguk takut dihajar masa*😀

  3. hmm, konsep ceritanya sih menarik tp kurang panjang dan agak kecepetan alurnya.. lucu jg sih ada gitu istri minta cerai krn suaminya terlalu banyak fans ny??HAHA
    tp karakter kyuhyun disitu aku ska, gila kerja tp keliatan bgt klo dia sayang dan cinta mati sama je yong..mungkin sebenernya bisa dipanjangin ceritanya smp keinginan je yong untuk punya anak terpenuhi, gmn kyuhyun bisa ngejaga istrinya yg lg hamil dan ttp fokus sma kerjaan kantor nya..pasti menarik bgt liat kyuhyun kewalahan ngadapin istri yg lg hamil dan ngidam…hehehe
    tp aku ttp suka walaupun ini pendek,, krn ini jg ficlet kan dan biasanya emg ficlet pendek hahahaa

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s