[Drabble] Give Me Time to Loving You

Tittle : Give Me Time to Loving You
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Jeyoung
Genre : Romance, Married Life
Lenght : Drabble
Find me on : @julianingati23

Main Cast :

  • Shin Je Young
  • Cho Kyu Hyun

Author lagi suka bikin cerita super duper pendek nih. Just share apa yang ada di dalam otak, sayang kan khayalan romantis terlintas tapi gak disalurkan.. hehehehe..

Happy reading ^_^

Give me time to loving You by Dha Khanzaki

======Drabble======

Je Young baru tiba di kamar hotel tempatnya menginap ketika ponselnya berdering. Senyumnya terbit saat ia melihat nama suaminya tertera di layar. Je Young duduk di tepi tempat tidur lalu menekan tombol hijau.

“Yeobseo?”

“Yeobo, kau bisa datang ke kamarku sekarang?”

Je Young sempat terkesiap lalu menoleh pada jam dinding. “Sebentar lagi Rae Mi kembali dan dia pasti bertanya-tanya kenapa aku tidak ada di kamar,” ungkapnya sambil mengusap keringat. Tadi ia sengaja pamit lebih dulu dari acara shopping bersama teman satu kantornya itu dan ia yakin Rae Mi pasti heran kalau ia tidak ada di kamarnya.

“Oh ayolah, aku hanya ingin kau menemaniku makan siang,” mohon Kyu Hyun di ujung sana. Je Young tahu ia tidak akan bisa menolak Kyu Hyun yang memintanya dengan suara lirih seperti ini. Ia menghela nafas pelan lalu tersenyum meskipun Kyu Hyun tidak mungkin melihatnya.

“Baik. Tunggu aku sepuluh menit lagi. Aku harus memberitahu Rae Mi lebih dulu.”

“Apa memberi kabar temanmu jauh lebih penting dibanding makan siang bersama suamimu sendiri?” gerutunya.

“Arraseo, Tuan Cho yang tak sabaran. Aku akan datang lima menit lagi.” Je Young menahan senyum mendengar suaminya mulai kekanakan lagi.

Lima menit kemudian, Je Young sudah berdiri di depan kamar hotel suaminya. Sejak mereka memutuskan untuk merahasiakan pernikahan dari orang-orang kantor, mereka sedikit kesulitan jika harus menghabiskan waktu bersama. Seperti kali ini, ingin makan siang berdua saja harus mencuri-curi waktu seperti penjahat. Setelah mengetuk pintu beberapa kali, pintu itu menderit terbuka dan muncullah sosok Kyu Hyun di baliknya.

“Kajja, masuk,” Kyu Hyun tersenyum sambil membuka pintu lebar-lebar. Je Young menyipitkan matanya melihat tingkah Kyu Hyun lalu masuk. Ia melihat kamar tempat Kyu Hyun menginap dengan perasaan yang tak menentu. Ia merasa rindu kamar ini.

“Ah,” sepasang tangan tiba-tiba memeluknya dari belakang, membuatnya terkesiap. Ia menoleh pada Kyu Hyun yang tersenyum penuh arti. “Kau ingat kamar ini?” lirihnya.

“Ya, ini kamar saat kita berbulan madu dulu,” balas Je Young sambil memegang tangan Kyu Hyun yang melingkar di perutnya.

“Ya, dan di sinilah pertama kali kita tidur bersama,” Kyu Hyun mengecup pipi Je Young setelah mengatakannya membuat daerah itu memerah dengan sendirinya. Ia menoleh pada Kyu Hyun.

“Jadi, sebenarnya apa tujuanmu menyuruhku kemari? Bukankah kita akan makan siang bersama?”

“Benarkah aku berkata begitu?” Kyu Hyun membalikkan badan Je Young ke arahnya. Sambil memiringkan kepala ia berkata, “Seingatku aku hanya berkata ingin menghabiskan waktu senggang bersamamu.”

“Ha? Jelas-jelas aku mendengar kau—ah,” ucapan Je Young tersendat karena Kyu Hyun mendorong tubuhnya hingga punggungnya membentur bagian belakang sofa. Ia menatap suaminya dengan mata melebar.

“Aku ingin mengulang momen indah saat bulan madu bersamamu. Sekarang.” Kyu Hyun menatapnya lurus. Ia memainkan rambut panjang Je Young, terselip nada memohon dalam kalimatnya. Je Young merasa berdebar-debar. Ia ingin mengiyakan namun yang keluar justru kalimat lain.

“Aku belum mandi,”

Well, aku juga belum,” ucap Kyu Hyun seraya mengendikkan bahu. Siapa yang peduli dengan hal itu di saat ia sedang dikuasai oleh gairah.

Je Young melingkarkan tangannya di leher Kyu Hyun, “Lalu bagaimana jika Rae Mi mencari-cariku.”

“Siapa peduli. Katakan saja kau baru meeting dengan pak presdir. Dia tidak akan berani bertanya macam-macam.”

Je Young tergelak lalu mencubit pipi Kyu Hyun, “Kau lupa sekarang kita sedang berlibur? Mana ada perusahaan yang meeting pada saat seperti itu.”

“Ya, jangan coba merusak suasana!”

Je Young meleletkan lidahnya. Kyu Hyun mendengus. “Sudah hampir satu minggu kita tidak melakukannya. Aku sangat merindukanmu. Jika kau menolak juga aku akan memecatmu dari kantor!” ancam Kyu Hyun lalu mengecupnya singkat, “Agar kita bisa bermesraan dengan bebas.” Kyu Hyun tersenyum kemudian.

Desisan Je Young menguar, “Ancaman kuno,” sedetik kemudian ia memekik kaget karena tiba-tiba Kyu Hyun mengangkat tubuhnya dari lantai dan membawanya ke arah tempat tidur King Size dengan bed cover warna putih. Kyu Hyun segera menindih tubuhnya dan memenjarakan tangannya agar dia tidak bisa kabur. Pandangan Je Young terkunci oleh sorot mata Kyu Hyun dan ia tidak bisa bergerak.

“Jadi, kau siap mengulang kembali malam pertama kita?”

“haruskah aku menjawabnya? Kau sudah menindih tubuhku seperti ini dan tidak ada jalan lagi bagiku untuk lari darimu, Tuan Cho.”

You’re right, as always,” Kyu Hyun menundukkan wajahnya dan bibir mereka bertemu detik berikutnya.

Jeyoung diam-diam tersenyum. Ia tahu, berbagi cinta dengan Kyu Hyun selalu menjadi kegiatan yang luar biasa menyenangkan.

FIN

254 thoughts on “[Drabble] Give Me Time to Loving You

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s