Show Me Your Love (Part 5)

Tittle : Show Me Your Love Part 5
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Lee Hyukjae a.k.a Eunhyuk
  • Lee Eunri

follow twitter author yuk.. @julianingati23

buat yang belum tahu, ini ‘before story’nya Cherry Blossom dan buat yang belum baca FF CB, silahkan ubek-ubek Library FF di site ini. Gratis kok *winx

Maaf ya kalau bahasanya masih berantakan. Maklumlah FF lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…. Happy reading

Show Me Your Love by Dha Khanzaki

===Part 5===

“Ayolah, ceritakan lagi..” bujuk Kyuhyun dengan ekspresi aegyeo miliknya *aegyeo?-_-*
“Shireo! Tidak ada siaran ulang!” Eunhyuk tetap kekeuh dengan pendiriannya. Kemudian mereka berpapasan dengan Kibum yang sedang bergandengan tangan berjalan di hadapan mereka.
“Aish.. pasangan ini.. pagi-pagi sudah bikin iri..” gerutu Eunhyuk entah kesal atau dia memang iri.
“Oh, hai Hyuk, Kyu..” salam Kibum dengan wajah ceria.
“Annyeong..” sapa Heerin sambil menundukkan kepalanya.
Eunhyuk menunjuk bergantian pasangan yang tak terpisahkan itu. “Kalian berdua bagaimana bisa semesra ini.. membuat mataku panas saja..” ia melihat baju couple yang dipakai Heerin dan Kibum. “Ckckck.. bahkan sampai baju pun sama..”
“Tentu saja. Kalau iri kau bisa meminta Eunri memakai baju yang sama dengamu juga.” Ucap Kibum.

“hei.. kalian berdua..” ucap Kyuhyun.. “Kapan sih kalian putus?” celetuknya
“Ya!! Dasar kau!! Kau ingin kita putus!!” protes Kibum dengan tangan mengepal
Eunhyuk menyeringai, sama seperti seringaian yang sering ditunjukkan Kyuhyun.
“kenapa kau tertawa seperti itu?” tanya Kyuhyun tidak mengerti.
“Ah, bilang saja kau iri karena tidak punya pacar…” ujar Heerin mendahului Eunhyuk.
Kyuhyun tersentak kaget sementara Eunhyuk dan Kibum langsung tergelak.
“Heerin.. kau pintar!! Baru saja aku ingin mengatakannya.. ayo, high five denganku..” Eunhyuk mengangkat tangannya dan ia ber-high five dengan Heerin

Kyuhyun menelan ludahnya jengkel. Kenapa pagi-pagi begini ia jadi sasaran ejekan teman-temannya sendiri? Oh, apakah semalam dia bermimpi buruk?
“Ya! Ya! Ya! Aku tidak punya pacar bukan karena aku ini tidak laku atau semacamnya. Tapi karena aku tidak mau.” Kyuhyun membela dirinya.
“jomblo tetap saja jomblo.” Ucap Kibum
Kyuhyun mendengus sebal. “Ho… kalian boleh sekarang menertawakan aku. Lihat saja.. di antara kalian aku pasti yang akan menikah lebih dulu!!” seru Kyuhyun dengan suara tinggi lalu pergi sambil menghentak-hentakkan kakinya.
“Menikah apanya? Punya Yeojachingu saja tidak!” teriak Eunhyuk
“Ya.. kau tidak takut sudah membuat si evil itu marah? Kau tahu kan dia bisa melakukan apa saja untuk membuktikan kata-katanya.” Ucap Kibum di sela tawanya.
“Biar saja. Sekali-kali dia harus kubuat kesal.”

Eunhyuk dan kibum masih tertawa. Sampai akhirnya Eunhyuk lebih dulu berhenti karena ia melihat Eunri.
“Ah, aku duluan ya.. bye..” Eunhyuk juga pergi meninggalkan Kibum dan Heerin.

“Chagi..” teriak Eunhyuk tiba-tiba lalu memeluk Eunri dari belakang.
“Yaaaa!!” Eunri kaget setengah mati karena mendadak ada orang lancang yang memeluknya.
“Cie.. cie..” seru Jeyoung dan Raeseok yang melihatnya jadi ingin meledek pasangan itu.
“Lee Hyukjae, lepaskan.. ini tempat umum tahu..” Eunri berusaha melepaskan pelukan Eunhyuk yang lumayan erat itu.
“Berarti kalau di tempat sepi aku boleh ya memelukmu seperti ini..” ucap Eunhyuk manja.
“Ya..” Eunri ingin sekali menjitak kepala namja itu tapi jika di dekap seperti itu bagaimana mungkin.
“Ekhem.. kalian lupa yah kalau masih ada kami di sini..” ujar Raeseok.

Eunri mengerjap. “Ah, mianhae teman-teman..” ujar Eunri memelas.
“kalau begitu kami pergi duluan yah.. jadi kalian bisa bebas bermesraan” Jeyoung mengedipkan sebelah matanya lalu menarik Raeseok pergi.
“ya.. kalian. Jangan tinggalkan aku..” pinta Eunri setengah merengek.

Tbc————————–

Eunri bisa mendengar Eunhyuk cengengesan di balik tubuhnya. Kini setelah tidak ada teman-temannya Eunri tidak bisa mentolelir perilaku Eunhyuk lagi.
“Lee Hyukjae.. lepaskan aku atau..” Eunri masih menahan kalimatnya dengan harapan Eunhyuk paham maksudnya dan melepaskan pelukannya.
“Apa? Atau aku akan menciummu?” jawab Euhyuk seenaknya. Eunri menggeram, ia memasang ancang-ancang, lalu tanpa aba-aba ia memukul perut Eunhyuk dengan sikutnya.
“Auch.. appo..” reflek Eunhyuk melepaskan pelukannya lalu beralih memegangi perutnya yang terasa begitu sakit akibat pukulan Eunri.
“Rasakan.. coba kau tadi mendengarkan ucapanku..” ujar Eunri puas
“Kau jahat sekali chagi.. kalau aku mati bagaimana..” Eunhyuk memelas dengan wajah kesakitan.
“mana ada namja yang mati hanya karena dipukul seperti itu oleh yeoja.” Eunri lalu berlalu meninggalkan Eunhyuk. Namja itu segera menyusulnya, dan mensejajarkan langkahnya dengan Eunri.
“Chagi..” Eunhyuk mulai bermanja-manja lagi pada Eunri.

Eunri belum menjawab. Sekali lagi Eunhyuk memanggilnya. “chagi..” kini ia sambil merengek seperti anak kecil. Eunri yang kesal menghentikan langkahnya, lalu menatap Eunhyuk agak kesal.
“Kenapa sih kau memanggilku ‘chagi’?” protesnya
“Terserah aku dong. Kau kan yeojachinguku.” Ucap Eunhyuk polos.
“Tapi aku tidak suka.” Tegas Eunri
“Wae? Itu kan romantis”
Eunri menggelengkan kepalanya lalu membalikkan tubuhnya, pergi. Eunhyuk masih belum menyerah juga. Ia kembali menyamai langkahnya dengan Eunri.
“Chagi..”
“Em..” kali ini refleks Eunri menjawab meski dengan gumaman.
“Kita beli sesuatu yang samaan yuk.. seperti pasangan yang lain.” Ucap Eunhyuk. Ia ingin seperti Kibum dan Heerin yang memakai baju sama.
“Hah? Shireo..” tolak Eunri langsung.. Eunhyuk agak terkejut.
“Ayolah.. kan bagus.. kau ingin apa?” tanya Eunhyuk tak mempedulikan penolakan Eunri.
“Baju? Sepatu? Tas? Atau…” Eunhyuk tersenyum manis. “Cincin..”

Kini Eunri berhenti melangkah. Ia menengokkan kepalanya ke arah Eunhyuk.
“Cincin?”
Eunhyuk mengangguk senang. “Iya. Jadi kita seperti pasangan yang sudah bertunangan.”
Bertunangan? Batin Eunri. Oh ayolah.. siapa yang menolak.. tapi..tidak-tidak.. Eunri segera menggelengkan kepalanya. Masa baru beberapa hari berpacaran sudah meminta cincin pasangan.

“tidak usah.” Eunri kembali berjalan.

“Wae? Aku tidak mau tahu. Pokoknya kita cari cincin couple sore nanti. Araso!!” tegas Eunhyuk. Tadi ia sempat merasa Eunri menginginkannya namun kemudian ternyata Eunri kembali menolak.

@@@

Sore itu Eunhyuk benar-benar ‘menculik’ Eunri ke sebuah departement store besar di Seoul. Eunri sangka Eunhyuk hanya akan membeli cincin couple biasa yang terbuat dari perak. Tapi dugaannya itu salah total. Eunhyuk mengajaknya masuk ke sebuah toko perhiasan. Ya ampun.. apa anak ini sudah gila.. untuk apa membawanya ke tempat seperti ini. Bagaimana jika orang berpikir mereka ke sana untuk membeli cincin pertunangan.

“Ingin cincin seperti apa Tuan?” tanya penjaga toko dengan ramah ketika Eunhyuk dengan serius melihat-lihat berbagai macam cincin di salah satu etalase.
“Em.. bagaimana kalau yang itu?” Eunhyuk menunjuk sebuah cincin dan penjaga toko itu mengambilkannya.
Eunhyuk memperlihatkan cincin yang terbuat dari emas putih itu pada Eunri. “Bagaimana, bagus tidak?”
Jika ditanya bagus atau tidak sudah pasti bagus. Sangat bagus malah. Tapi Eunri merasa ini sedikit berlebihan.
“Itu sangat indah, tapi kau tidak perlu membelinya untukku.” Ucap Eunri tidak enak hati.
“Memang Anda membeli cincin dalam rangka apa, Tuan..?” tanya penjaga toko
“Em.. rangka apa ya? Anggap saja sebentar lagi aku dan yeojachinguku ini akan menikah..” ucap Eunhyuk.
“Ya..” protes Eunri dengan suara pelan.
“Tidak apa-apa, chagi” bisik Eunhyuk menenangkan.

“Bagaimana jika yang ini?” penjaga toko itu menunjukkan cincin yang terbuat dari emas dengan bertatahkan berlian yang dibentuk sedemikian rupa sehingga tampak sangat glamor dan indah.
Eunri terbelalak melihatnya. Ia yakin cincin seperti itu pastilah mahal harganya. Ia menarik-narik lengan baju Eunhyuk agar tidak menerima cincin itu.
“Wah, indah sekali. Chagi, kau suka ini?” tanya Eunhyuk lagi.
Eunri dengan tegas menggeleng. “Bisakah, kita mencari cincin yang lebih sederhana.. sebenarnya kita baru saja menjalin hubungan dan belum memikirkan sampai ke tahap pernikahan.. jadi.. aku ingin cincin yang lebih sederhana” tolak Eunri halus.

Penjaga toko itu tersenyum. “Kalau begitu kami mempunyai satu cincin yang cocok” ia pergi lalu tak lama kembali membawa sebuah kotak berisi sepasang cincin yang lebih sederhana, namun indah.
Eunri maupun Eunhyuk tampak kagum melihatnya.
“Cincin ini dinamakan ‘Premiere’ yang artinya permulaan. Jadi sangat cocok untuk pasangan yang baru menjalin hubungan seperti kalian” jelas sang penjaga toko. *ide ini Author curi dari komik K.I.S.S(Knight Imparadise Special Service) karya mangaka Yagami Chitose. Komiknya so sweet banget. Author suka. Yang udah pernah baca pasti tahu. Jadi anggap aja Eunhyuk itu Takumu n Eunri itu Nao ^_^ #abaikan*

Back to ff
“Aku mau ini..” ucap Eunhyuk langsung, tanpa berpikir lagi.
“Kau ini.. ini pasti harganya mahal..” ucap Eunri ragu.
“Tenang saja. Aku tidak memintamu untuk membayarnya kok.”
Huh.. padahal kan Eunri mencemaskannya yang harus mengeluarkan uang hanya demi cincin ini. Eunhyuk segera mengeluarkan kartu kredit miliknya dan menyerahkannya pada penjaga toko. Eunri hanya bisa menyaksikannya dengan mulut yang hampir menganga.

“Tidak usah dibungkus. Karena kami akan segera memakainya.” Cegah eunhyuk ketika penjaga toko itu akan membungkusnya. Eunhyuk segera mengambil salah satu cincin yang ukurannya sedikit lebih kecil dan memakaikannya ke jari manis Eunri. Dan entah kenapa, Eunri tidak menolak sama sekali.
“Wah.. cantik sekali jika kau yang memakainya..” puji Eunhyuk membuat pipi Eunri memerah. Eunhyuk tersenyum manis pada Eunri.
“Sekarang, pakaikan cincin itu untukku..” pinta Eunhyuk. Eunri mengambil cincin yang satunya lalu memasangkannya pada jari Eunhyuk.
“kalau begini, kita seperti sedang bertunangan sungguhan ya.” Ucap Eunhyuk membuat wajah Eunri semakin memanas.
“Sudah.. kau ini..” gerutu Eunri menahan malunya lalu keluar dari toko. Eunhyuk segera mengejarnya.

“Chagiya…” Eunhyuk menahan tangan Eunri, lalu membalikkan badan yeoja itu hingga menghadapnya.
“Apa tidak ada yang ingin kau ucapkan padaku?” tanya Eunhyuk dengan kedua tangannya memegang pundak Eunri.
“Gomawo..” ucap Eunri. Eunhyuk mengangkat alisnya sebelah.
“Hanya itu? Tidak ada kata lain?” tanyanya lagi. Gantian Eunri yang bingung.
“Memang apa lagi yang harus kuucapkan?”
Eunhyuk memamerkan gummy smile khas miliknya lalu mendekatkan wajahnya pada Eunri, membisikkan sesuatu.
“Sa-rang-hae, Lee Hyukjae” bisiknya pelan. Ia lalu kembali memandang Eunri
“Harusnya kan itu yang kau ucapkan padaku.”

Omo.. jantungnya berdebar kencang kali ini.. sangat kencang sampai ia sendiri tidak yakin apa bisa menahannya. Perhatiannya pun kini terpaku pada wajah Eunhyuk yang tersenyum padanya. Senyum yang begitu menenangkan jiwa raganya. Ia seperti terhisap dalam tatapan yang meneduhkan itu. Tuhan.. apa yang harus dilakukannya sekarang.

“Ayo ucapkan, aku ingin mendengarnya.” Pinta Eunhyuk masih menatapnya. Eunri seolah terhipnotis oleh kata-kata Eunhyuk. Kini mulutnya mulai terbuka dan hendak mengucapkan sesuatu. Namun tidak ada satu kata pun yang keluar. Eunri gugup setengah mati. Bahkan otaknya pun seperti lumpuh begitu saja. Dan semua ini karena namja di hadapannya ini.. lee hyukjae..

“Eunhyuk.. sa.. sa..” Eunri merasa bibirnya begitu kaku hingga kata-katanya jadi terbata seperti itu. Eunhyuk menanti dengan sabar kalimat itu terucap dari mulut Eunri. Ia masih menatap intens wajah cantik gadisnya.

“Eunhyuk.. Saranghae..” ucap Eunri akhirnya. Ia sendiri merasa kaget mengapa bisa mengatakannya. Padahal hatinya belum yakin apakah ia benar-benar mencintai namja ini atau tidak. Senyum Eunhyuk makin melebar.
“Aku tahu kau juga menyukaiku. Karena aku juga menyukaimu. Ah, salah.. tapi aku mencintaimu. Benar-benar mencintaimu.. Lee Eunri..” ucap Eunhyuk sungguh-sungguh. Eunri terkesiap melihat ekspresi Eunhyuk yang berbeda dari sebelumnya. Dalam mata Eunhyuk yang jernih itu, Eunri bisa melihat kesungguhan dan ia tidak menemukan kebohongan sedikitpun.

Tanpa di sadarinya, perlahan namun pasti Eunhyuk mulai mendekatkan wajahnya pada Eunri. Dan Eunri tidak menolaknya, ia tidak sanggup. Bahkan di saat Eunhyuk makin mendekatkan dirinya pun Eunri secara perlahan menutup matanya, tahu apa yang akan Eunhyuk lakukan padanya.

Chup~

Akhirnya moment itu tiba juga. Eunri merasakan bibir Eunhyuk yang basah dan lembut itu mengecup bibirnya perlahan. Tidak lama, namun ia mampu merasakan apa yang ingin Eunhyuk sampaikan padanya. Sebuah emosi yang bila diartikan dalam kata-kata ‘aku mencintaimu’..

“kau mempercayaiku kan? Lee Eunri? Kau percaya bahwa semua yang kukatakan tadi itu adalah sungguhan dan bukan suatu kebohongan?” tanya Eunhyuk ketika ia melepaskan ciumannya.
Eunri menunduk, ia ragu apa yang harus dikatakannya.

Namun pada akhirnya Eunri mengangguk. Eunhyuk merasa sangat gembira. Ia kemudian menarik Eunri ke dalam dekapannya, menyelubungi seluruh tubuh Eunri dengan kehangatan dan kasih sayang darinya.
“Apapun yang terjadi nanti aku harap kau mempercayaiku..” ucap Eunhyuk sambil tetap memeluk Eunri.
“Ne.. ara..” jawab Eunri, perlahan ia tersenyum. Kini ia bisa merasakan sesuatu yang membuncah dari dalam dirinya. Semacam perasaan bahagia. Namun sedikit berbeda dengan perasaan bahagia yang selalu ia rasakan. Entahlah apa ini.. mungkinkah ini yang namanya cinta?

“Aku sudah membeli couple ring untukku dan Eunri.” Eunhyuk memamerkan cincin yang dipakainya pada Kyuhyun, Siwon, Donghae dan Kibum.
Kyuhyun menanggapinya dengan senyuman sinis. Donghae hanya mengangguk. Sementara Siwon dan Kibum ber’o’ ria.
“Apa maksudnya memamerkan cincin itu pada kami? Kamu ingin pamer ya?” Kyunyun sinis.
Eunhyuk membalasnya dengan seringaian yang tak kalah evil. “Iya. Khususnya pada jomblo sepertimu.” Sindirnya. Kyuhyun melotot mendengarnya.
“Jomblo??” seru Siwon menahan tawa. Kibum dan Donghae juga menahan tawanya. Melihat reaksi teman-temannya seperti itu Kyuhyun makin geram saja.
“Yaa.. kenapa kalian kompak sekali mengejekku seperti itu..” tuduhnya sambil menunjuk satu persatu sahabatnya itu.
“Hei Unyuk, yang jomblo kan bukan hanya aku. Kenapa kau ini malah mengolok-olokku seperti itu.” Protes Kyuhyun seraya bertolak pinggang.
Eunhyuk tidak menjawab. Ia malah sibuk mengelus-elus cincin kesayangannya itu.
“Ah, aku tahu. Kau balas dendam kan padaku?” tebak Kyuhyun. “Baiklah..” dia mengangguk paham.

Teman-temannya yang lain tidak terlalu memusingkan Kyuhyun yang kesal. Siwon beralih memandang Donghae.
“Kau sendiri. Bagaimana dengan Raeseok? Sudah ada kemajuan?”
Donghae mengerjap kaget. Ia lalu tertunduk lesu. “Tidak ada. Dia selalu bersama teman-temannya.” Ucapnya.
“Harusnya kau lebih agresif kawan. Dia tidak akan tahu kau menyukainya kalau tidak didekati secara langsung.” Usul Kibum.
“Ne. Akan aku usahakan.” Donghae mengangguk.
“Ah, kalau begitu, ayo ikut denganku. Sekalian aku ingin bertemu dengan chagiyaku..” ajak Eunhyuk. Tanpa basa-basi tangan Donghae langsung ditarik oleh Eunhyuk pergi.

@@@

Eunri, Raeseok dan Jeyoung sedang duduk di salah satu bangku di kantin. Mereka tampak asyik mengobrol di sela-sela istirahat. Dari kejauhan, Eunhyuk dan Donghae mengintip apapun yang dilakukan mereka bertiga. Eunhyuk sedikit menolehkan kepalanya ke arah Donghae yang berada di belakangnya.
“Kau siap?” tanyanya seperti detektif yang akan memulai misi
“Siap apa?” Donghae gelagapan
“Siap untuk berhadapan dengan yeoja itu, Raeseok” Eunhyuk mendadak sebal jika Donghae sudah keluar polosnya. Donghae melirik sosok Raeseok yang berada jauh di sana. Ia menelan ludahnya. Yakin tidak yakin dia harus yakin.
“Baiklah.” Angguknya. Sebenarnya dalam hati ia takut.
“Ayo. Ikut di belakangku!” perintah Eunhyuk. Namja itu dengan penuh percaya diri melangkah lebih dulu di susul donghae.

“Minwoo-ah.. sudah Nuna bilang. Di asrama kau tidak boleh makan sembarangan.”
Eunri dan Raeseok saling berpandangan mendengar Jeyoung lagi-lagi mengomeli adiknya yang super manja itu di telepon. Jeyoung menghela napas setelah menyudahi pembicaraannya dengan Minwoo, namdongsaengnya.
“Aigoo..Apa Minwoo semanja itu padamu?” tanya Raeseok penasaran.
“Begitulah. Kalian tahu kan. Padahal umurnya sudah 15 tahun. Tapi masih saja manja seperti anak 5 tahun.” Keluh Jeyoung.
Eunri tersenyum manis. “Tapi menurutku dia sangat manis. Kau selalu orang pertama yang dikabarinya jika terjadi sesuatu. Aku yakin dia sangat bergantung padamu daripada pada orangtuamu. Ah, aku jadi iri. Coba aku juga punya dongsaeng se-aegyeo Minwoo.”
“Aish, kau berlebihan.” Ujar Jeyoung.
Raeseok menyikut Eunri ketika matanya menangkap sosok 2 namja mendekati meja mereka.
“Lihat, namjachingumu yang manis itu datang.” Bisik Raeseok setengah meledek. Eunri menoleh ke arah yang dimaksud. Benar saja, Eunhyuk sekarang tengah tersenyum lebar padanya sambil melambaikan tangan.
“Chagiyaa..” teriaknya kencang, membuat seisi kantin menoleh ke arah mereka bersamaan.
“Aish.. apa yang monyet itu lakukan..” desis Eunri menahan malunya. Bocak itu sekarang sudah membuat mereka menjadi pusat perhatian.
“Bogoshipo..” ujar Eunhyuk sambil duduk di samping Eunri. Aish, Raeseok sampai harus pindah tempat duduknya di samping Jeyoung yang ada di seberangnya.
“Na-nado..” jawab Eunri malu-malu. Terlebih karena 2 sahabatnya memperhatikan.
Eunhyuk senyum-senyum memandangi wajah Eunri. Ia sampai melupakan Donghae yang menggembungkan pipinya karena sebal dilupakan namja itu.

“Donghae-ya.. kenapa kau berdiri. Sini duduk.” Ujar Jeyoung menepuk tempat di sebelahnya. Donghae menengok pada Jeyoung. Ah, bukan padanya, tepatnya pada sosok yeoja yang duduk di sebelah Jeyoung. Raeseok. Batinnya mendadak berbunga-bunga melihat bidadarinya duduk manis dan berjarak kurang dari 2 meter dengannya. Tapi sayang, Raeseok sibuk memainkan ponselnya dan tidak menyadari ekspresi gembiranya.
Jeyoung melirik jamnya. “Ah, Mianhae kawan sepertinya aku harus pergi lebih dulu. Aku punya janji dengan Eomma. Bye..” ia pamit pergi.
Eunri dan Raeseok mengangguk. Setelah Jeyoung pergi, Donghae mengambil tempat duduknya. Ia dengan senang hati duduk di sebelah Raeseok.
“Oh, Donghae.. kau ada di sini juga..” ujar Raeseok saat menyadari kehadirannya. Hati Donghae mencelos seketika. Ternyata bagi Raeseok keberadaannya tidak begitu penting.
“Ne..” jawab Donghae sambil menunduk.
“Ah, Donghae-ah.. bagaimana kabar Choi Siwon?” dengan polosnya dan tanpa mengetahui isi hati donghae, Raeseok malah menanyakan Siwon. Membuat Donghae semakin putus asa.
“dia baik-baik saja.” Jawab Donghae seadanya.

Eunhyuk menyadari ketidaknyamanan dirasakan oleh sahabatnya yang paling pemalu dalam urusan asmara itu. Dia pasti sedih karena gadis yang disukainya menanyakan namja lain.
“Chagi, tunggu aku di gerbang kampus ya. Untuk sementara aku ada urusan.” Bisik Eunhyuk pada Eunri. Sebelum Eunri meresponnya, Eunhyuk bangkit lalu mengajak Donghae pergi.
“Heh, ikan. Ayo pergi.” ajaknya paksa. Donghae menurut. Seperti budak yang selalu menurut pada majikannya*poor Hae*

@@@

“Loh, kalian kembali?” Siwon heran, baru setengah jam yang lalu mereka pergi sekarang 2 namja itu kembali lagi ke ruangan tempat mereka berkumpul. Kyuhyun dan Kibum menoleh bersamaan.
Eunhyuk tidak mendengarkan ucapan Siwon. Ia sekarang sangat ingin menceramahi Donghae.
“Ya, Lee Donghae, kenapa kau ini. Tadi itu kesempatan bagus. Harusnya kau bisa memenangkan hati Raeseok. Kau malah diam.” Omel Eunhyuk seraya berkacak pinggang. Donghae menunduk. Ia juga tahu hal itu. Dan sekarang ia sangat menyesali tindakannya yang pengecut itu.
“Hei, ada apa ini?” Kibum tidak paham. Atmosfir di antara Eunhyuk dan Donghae tampak tidak bagus.
“Sekarang aku ingin sekali bertanya. Kenapa kau jadi penakut begini? Apa yang membuatmu tidak percaya diri?” niat Eunhyuk sebenarnya baik. Yaitu membantu Donghae. dan ia sangat heran. Sejak ia mengenal Donghae, namja itu terlalu takut untuk ‘pedekate’ pada yeoja yang disukainya. Itu aneh sekali. Padahal secara fisik, Donghae itu tampan dan ia juga anak dari seorang pengusaha kaya di bidang ekspor-impor. Dengan kondisi sempurna seperti itu kenapa Donghae masih tidak percaya diri juga?

To be continued…

26 thoughts on “Show Me Your Love (Part 5)

  1. ia niCh author, kenapa Hae gak percaya diri banget? lihat ajj tuh, tampannya keterlaluan dan kaya pula. Gampang banget dapat yeoja. Gimana Hyuk gak gemes coba? kkkkkk

    Pada tanggal 10/09/13, Dha Khanzaki’s Fanficti

  2. Aiggoo,,,dah bahagia kyk gtu,moga az PDA lupa ama taruhan ny…
    KaSian Eunri nya klo tau tntg taruhan nya dr org lain..
    Sepatut ny Hyukie jjur dr skrg sbelum trlmbt ..

    Ayo Donge!!! Fighting!!!

  3. Ff mu selalu menjadi cerita yg berkesinambungan antara cerita yg satu sama yg lain.sungguh sangat luar biasa,kamu merangkainya dengan indah.aku salut banget sama kamu.kalau menurut qu kamu itu penulis hbt s usia mu yg msh belia.asah terus n semoga suatu hari nanti kamu bisa jadi seorang pwnukis terkenal sngn cerita2 yg luar biasa.

  4. Akhirx eunri ngakuin prasaanx jga ke hyukpa…. cukkaae bwt hyukpa udh menangin htix eunri… mskipun eunri msih agk ragu tp mnding kn… hehe
    Poorr haeppa … fighting bwt dpetin htix raesok…
    Jngn diem aja.

  5. aku juga sukaaa bgt sm komik kiss itu eonni ! takumu kirihara aaargh dia so sweet bgt >< tp aku gabisa bayangin eunhyuk jd takumu eon.. abis takumu kan ga narsis ky hyuk ahaha xD
    ayo haeppa syemangaaaat !

  6. Aigoooo..kasian hae oppa???knp dy koq jd minder gt sich klo dkt” sm cwe..pdhl oppa itu udh pnya sgala’y?????apa ada sesuatu yg bkin dy jd gtu y?????smkin penasaran…

  7. Ciiyyee Ɣªήğ udah jadian,,cuit..cuit.. Kerjaannya ngeledekin Kyu jomblo, kasian khan..Ɣªήğ sabar yah Kyu..
    Ayo dounk abank Donghae, jangan malu-malu githu deh, tar Raeseok nya keburu [d̲̅i̲̅] embat orang..

  8. Elah Nyuk Biasa Aja Kele Ceramahin’a Kasian Kan Uri Fishy >_<
    Tp Sebenarnya Aq Juga Penasaran Kenapa Sih Donghae Itu Selalu Malu-Malu Heebum Untuk Deketin Raesook?!
    Apa Dia Punya Trauma Sm Cewek? Ah Molla Semoga D'part Selanjutnya Akan Di Jelasin Hehehe Next Part Lanjuuttt!!

  9. astaga knp donghae g pd gt..tp raeseok jg krg peka..
    Eunhyuk seriuskn dgn cincin coupleny dgn eunri..mdh2n aja mslh taruhan dgn kyuhyun udh berakhir..

  10. thor taruhan nya ke bongkar gak nih?
    semoga enggak, walaupun kebongkar semoga eunri ngambek nya jgn lama2 ><
    duh bias gue haeppa napa jd gini sih deket sama cewek, bner tuh bangbyang di bilang hyuk

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s