Shady Girl Siwon’s Story (Part 4)

Tittle : Shady Girl Siwon’s Story Part 4
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Lee Sun Hee
  • Choi Siwon

Support Cast :

  • Tiffany Hwang
  • Lee Donghae
  • Cho Kyuhyun
  • Lee Hyukjae/Eunhyuk
  • Kim Kibum

Tanpa banyak bergaje, Happy Reading aja. Author udah ngantuuukk..
hati-hati typo aja.

Shady Girl Siwon's Story by DhaKhanzaki

—o0o—

Akhirnya tiba juga di hari yang paling membuatnya gugup. Pesta reuni SMU-nya. Tak salah jika ia meminta Sun Hee menjadi teman pestanya. Toh gadis itu juga alumni di SMU yang sama bukan?

Siwon kembali melirik jamnya. Sudah hampir 15 menit ia menunggu di depan rumah gadis itu sambil menyandar di mobil tapi ia tidak keberatan sedikitpun. Baginya, menunggu 15 menit bukan masalah dibanding apa yang sudah ia lakukan selama ini.

Benaknya kembali merenung. Akhir-akhir ini ia sering melamun. Hanya satu hal yang membuatnya seperti ini. Tiffany Hwang. Satu-satunya alasan mengapa otaknya selalu kacau balau bila memikirkan masalah cinta. Pantaskah ia menyalahkan gadis itu setelah banyak waktu yang ia lewati hanya untuk menantikan hal yang sia-sia? Rasanya tidak benar. Yang harus disalahkan adalah dirinya sendiri. Mengapa mau melakukan tindakan konyol seperti itu?

Oh, tentu saja. bukankah ia menyukai Tiffany Hwang? Baginya menunggu tidak masalah jika pada akhirnya gadis itu mencintainya.

“Siwon-ssi”

Sebuah gumaman lembut membuatnya tersadar dari alam bawah sadar yang diciptakannya sendiri. Kepalanya tertoleh ke arah samping, tepat ke arah sosok cantik dengan gaun malam berdiri di dekatnya.

“Sun Hee” desisnya pelan, nyaris tak terdengar. Alasan kenapa Siwon tercengang seperti ini adalah karena ia terpana melihat penampilan Sun Hee.
Saat ini, di matanya Sun Hee tampak begitu cantik. Gaun malamnya yang panjang selutut berwarna merah muda sangat pas di badan rampingnya itu. Model gaunnya memang tidak meriah. Malah terkesan sederhana. Namun entah kenapa jika Sun Hee yang memakainya terlihat indah dan anggun. Kenapa jantungnya jadi berdebar kencang begini?

“Kenapa? penampilanku aneh ya?”
“Ani” Siwon menggeleng cepat. Segera ia menormalkan irama jantungnya yang berdebar kencang mendadak itu. “Kau..em..sangat cantik.” Kata-kata itu meluncur begitu saja dari bibirnya tanpa sempat dipikir. Begitu sadar, Siwon segera mengatupkan bibirnya.
Aish, mulut ini benar-benar tidak bisa di ajak kerja sama! Sungutnya dalam hati.

Sun Hee mengerjapkan matanya, entah terkejut, senang, atau tak percaya. Tapi ia merasa seperti di terbangkan ke awang-awang. Perasaannya mendadak ringan seperti kapas yang di terbangkan angin. Omo..benarkah yang di katakan Siwon? Dia cantik? Ini adalah kalimat terindah yang pernah ia dengar. Itu artinya, perjuangannya selama ini tidak sia-sia.

“Gomawo..” semburat rona merah menghiasi pipi putih gadis itu. Siwon kembali tertegun. Kali ini ia pun tidak bisa memalingkan pandangannya. Aneh sekali. Apa ia terpesona pada sosok Lee Sun Hee?

Tralila lila..tralilalila..

Siwon tersentak karena dering ponselnya terdengar amat nyaring. Tangannya segera terulur mengambil ponsel yang ia simpan di saku celananya.
“Yeobseo..”
“Ya! Kau kemana Choi Siwon, kenapa belum datang? Apa mungkin kau tidak memiliki pasangan?”
“Aish, jinjja. Haruskah kau mengatakannya? Orang-orang akan salah paham jika mendengar hal itu” dengus Siwon kesal. Sun Hee mengerutkan kening melihat wajah Siwon tampak sebal.
“Arraseo. Aku akan datang segera. Tunggu aku.” Setelah mengatakannya, Siwon segera menyudahi pembicarannya di telepon lalu memasukkan kembali ponselnya ke dalam saku.
“Itu siapa? apa kau di protes seseorang?” tanya Sun Hee hati-hati.

Siwon mendengus lalu menatap Sun Hee. “Itu tadi kakakmu. Aish, dia ini cerewet sekali. Kau tahu, di kantor kakakmu selalu menyulitkanku.” Tanpa sengaja Siwon malah curhat. Sun Hee terkikik geli.
“Aku tahu. dia memang orang yang seperti itu. tapi…” Sun Hee terdiam sejenak. “Di mataku, dia tetap seorang kakak yang baik dan penyayang.”
Siwon tersenyum tipis. “Arraseo. Sebaiknya kita pergi. aku tidak mau jika kita datang ternyata pestanya sudah selesai.” Ia membukakan sebelah pintu mobilnya dan membiarkan Sun Hee masuk.

Setelah itu, ia berjalan memutar dan duduk di balik kursi kemudi.

Mobil yang di kendarai Siwon mulai berjalan dan berbaur dengan ratusan kendaraan lain di jalan raya, diam-diam Sun Hee melirik ke arah namja itu. sudut bibirnya tertarik membentuk lengkukan senyum yang indah dan tulus. Tangan yang semula ia tumpukan di atas pahanya perlahan naik meraba bagian dadanya, tepat di sebelah jantungnya yang kini berdetak begitu kencang.

Ia tersenyum tipis, matanya berkaca-kaca dengan sendirinya.
Aku bisa merasakannya. Debaran yang kencang namun menyenangkan. Aku bisa merasakannya. Ini tidak sesak dan sakit. Debaran ini membuatku bahagia..

—o0o—

Pesta reuni itu di adakan di sebuah gedung serbaguna yang ada di pusat kota Seoul. Ternyata pesta itu belum mulai. Orang-orang pun banyak yang masih berdatangan. Kebanyakan datang bersama pasangan masing-masing. Ini adalah reuni seluruh angkatan SMU tempat Siwon dan teman-temannya menghabiskan masa remajanya dulu. bisa dipastikan yang menghadiri datang dari berbagai lapisan usia.

Begitu masuk aula pesta, banyak orang dikenali Siwon datang menyapanya. Sun Hee juga bisa melihat banyak teman seangkatannya yang datang. Tapi ia ragu apakah mereka bisa mengenalinya atau tidak. Sun Hee sedikit merapatkan dirinya dengan Siwon.
“Wae?” Siwon menyadari keanehan tingkah Sun Hee. gadis itu tersenyum kikuk.
“Ani. Aku hanya gugup.”
“Kalau begitu, mendekatlah.” Ucapnya. Ia mengulurkan tangannya agar Sun Hee bisa menggenggamnya. Selama beberapa detik ia tertegun memandangi telapak tangan Siwon yang terulur. Ia terharu. Dengan segenap perasaan Sun Hee menggenggamnya.

Dan di sinilah ia, berjalan berdampingan dengan Siwon dan tangan mereka saling bertaut. Kejadian hari ini, tidak akan ia lupakan seumur hidupnya.

“Choi Siwon..lihat siapa yang kau bawa??” seru Eunhyuk takjub. Ia melirik pada gadis yang berada di samping Siwon. Sun Hee makin merapatkan dirinya dengan Siwon. Ia kenal namja di hadapannya ini. Dari dulu sebenarnya Sun Hee agak takut pada Eunhyuk. Ia merasa, Eunhyuk terlalu berbahaya sebagai seorang namja. Tapi Sun Hee tidak pernah berani mengatakannya karena ia tahu Taemin adalah adiknya. Mira—Istri Eunhyuk—yang berdiri di samping Eunhyuk hanya tersenyum lalu memberi salam. Belakangan Kibum, Kyuhyun dan Donghae datang bersama pasangan masing-masing.
“Siapa dia?” tanya Kibum. Di antara teman-temannya, dahulu Kibum-lah yang paling jarang ikut berkumpul karena namja itu sibuk belajar untuk persiapan menjadi dokter.
“Ah, dia..”

Belum sempat Siwon menjawab, Kyuhyun langsung berseru karena ia kenal betul siapa gadis yang bersama Siwon.
“Oh..Lee Sun Hee!!” serunya sambil menunjuk Sun Hee. Donghae memperhatikan lebih seksama lagi dan ia baru sadar bahwa Kyuhyun benar. Gadis yang bersama Siwon itu adiknya. Jadi, Siwon menuruti sarannya mengajak Sun Hee?

Sun Hee mengangkat kepalanya dan ia mengerjap saat melihat Kyuhyun.
“Omo, Kyuhyun Sunbae!” seru Sun Hee. ia menjauhkan dirinya dari Siwon dan agak maju. Wajahnya berseri-seri saat melihat senior yang paling dihormatinya itu. *he?? Tanda tanya besar*
“Huwa..kau benar-benar Sun Hee. lama tak jumpa. Dan wow, kau terlihat incredible..” senyum Kyuhyun melebar. Dia lalu mengangkat tangannya untuk mengajak Sun Hee berhigh-five, seperti yang sering mereka lakukan dulu.
Gadis itu paham lalu berhigh-five ria bersama Kyuhyun. siwon dan yang lainnya melongo melihat tingkah Sun Hee yang ikut ajaib seperti Kyuhyun.
“Dia Sun Hee, adiknya Lee Donghae..” ucap Kyuhyun sebelum yang lainnya bertanya-tanya.

Ooo..yang belum mengetahuinya langsung ber-o ria mendengar hal itu.

“Asal kalian tahu, mereka berdua itu sama. Sama-sama maniak game..” desis Donghae pada semuanya.
“Ah, pantas saja.” desah Hyun Jung. Ia tadi sempat curiga kalau Sun Hee adalah ‘cinta masa lalu’nya Kyuhyun.
“Gomawo, Sunbae. Tapi kau juga tampak berbeda.” Ucap Sun Hee. seingatnya dulu Kyuhyun ke pesta pun penampilannya tidak pernah rapi. Tapi sekarang berubah.
“Tentu saja. itu karena cinta..” ujar Haebin sambil melirik Hyun Jung.
“Mwo? Cinta?”

Sun Hee melirik pada gadis yang berdiri di samping Kyuhyun. “Sunbae, kau..” ia terkejut.
“Aku sudah menikah..” bangga Kyuhyun memamerkan cincin pernikahannya. Sun Hee menutup mulutnya karena kaget.
“Omo..Sunbae, kau ternyata suka perempuan juga??? aku kira kau..abnormal..” di akhir kalimat Sun Hee memelankan suaranya. Namun hal itu masih terdengar hingga menimbulkan gelak tawa. Kyuhyun mendengus sebal. Tapi mau bagaimana lagi..memang begitu kenyataannya.

“Aku kira hanya aku saja yang berpikir begitu. Ternyata tidak..” ucap Ja Rin.
“Cho Ja Rin..kau ini benar-benar..” Kyuhyun ingin sekali mencekik adiknya itu. namun yang dilakukannya hanya mengumpat pelan dengan mulut komat-kamit tak jelas.

“Tapi meskipun telat, chukkae atas pernikahanmu Sunbae. Maaf aku tidak bisa datang.” Sun Hee benar-benar menyesal sudah melewatkan banyak moment penting. Tidak menghadiri pesta pernikahan kakaknya, Sungmin—sepupunya—lalu tidak datang menengok saat Appanya sakit, dan yang terakhir ia tidak datang saat kakak iparnya melahirkan. Saudara macam apa itu?

“Gwaenchana. Tapi. Apa yang kau lakukan di Amerika sana? Sekarang baru kembali.” Tanya Kyuhyun. dulu saat di Amerika, ia sempat bertemu beberapa kali di Harvard University saat kuliah di sana. Tapi mereka tidak mengobrol banyak karena Kyuhyun terlalu sibuk belajar dan bekerja.
“Aku merintis karirku sebagai artis dan model.” Aku Sun Hee malu-malu.

Siwon tersentak mendengarnya. Artis..model..bukankah itu adalah dua professi yang juga dilakoni Tiffany? Sial..kenapa ia jadi teringat gadis itu lagi.

“Wah, jinjja? Kenapa aku tidak tahu ya?” Eunhyuk bingung. biasanya orang korea yang terkenal di luar negeri tidak luput dari perhatiannya.
“Tunggu, kau benar-benar jadi artis di sana?” tanya Donghae kaget. Adiknya ini benar-benar sama nekatnya dengan Kyuhyun. rela membantah keputusan orang tua sendiri demi mewujudkan cita-cita.padahal sudah jelas-jelas Appanya melarang. Sun Hee mengangguk.
“Aku menjadi aktris teater dan sering tampil di Broadway.”

“Whua..daebakkk!!” seru yang lain. Sun Hee menunduk malu. Terlebih karena sekarang Siwon sedang tersenyum sambil menatapnya.

“Kau pernah tampil di Broadway???” ucap Ja Rin agak histeris. “Bagaimana bisa??” nada suaranya terdengar tak terima.
“Tentu saja bisa. Aku kan murid Juilliard. Mendapatkan kesempatan tampil di Broadway itu sangat mungkin.” Jelas Sun Hee polos. Ia tidak menyadari raut tercengang Ja Rin.
“Mwo??? Ju-Juilliard!! Akh..kepalaku pusing..” saking terkejutnya Ja Rin sampai merasa kepalanya seperti berputar-putar.
“Kau tidak apa-apa chagi..” Kibum khawatir melihat Ja Rin seperti itu.

“Kau kenapa sih?” tanya Sun Hee bingung. menurutnya reaksi Ja Rin agak berlebihan.

“Tentu saja ia syok. Kau tahu Sun Hee, Ja Rin sudah mencoba ikut tes masuk Juilliard sebanyak tiga kali, tapi tidak pernah di terima.” Ujar Kyuhyun malah membuka aib adiknya sendiri.
“Chokobi..kubunuh kau..” Ja Rin melotot tajam pada kakaknya yang tidak pernah bisa membaca situasi itu.
“Tiga kali??” Sun Hee membelalakkan matanya. orang bodoh mana yang mencoba masuk Juilliard tiga kali tapi tak pernah bisa? Omona.. itu artinya orang tersebut tidak memiliki bakat seni.

Ja Rin merajuk pada Kibum. “Chagi, lihat temanmu itu. dia kejam sekali mengataiku. Kepalaku sampai pusing sekarang” Ia mengadu soal Kyuhyun.
Kibum tersenyum manis. “Kau berlebihan sayang..” ia mengusap kepala kekasihnya itu.
“Huh, manja sekali. Sebagai dokter, seharusnya kau bisa sembuhkan sifat manjanya itu, Kibum” sindir Kyuhyun.

Sun Hee agak kaget. Ia menatap Kibum sejenak. “Kau seorang dokter?”
“Ne. Kenapa?”
Gadis itu buru-buru menggeleng. “Nothing. Just curious”

Setelah itu, mereka mengobrol dan saling mengakrabkan diri. Sun Hee juga jadi tahu semua hal tentang teman-teman kakaknya itu. tentu saja ia juga banyak tahu soal Siwon yang dahulu hanya bisa ia kagumi dari jauh saja.

“Omo..ini tidak mungkin!!”
“Tidak salah lagi! Dia Mi Young!!”

Siwon menoleh cepat mendengar suara ribut-ribut di belakangnya. Bukan itu yang membuatnya seterkejut ini. Karena ia mendengar beberapa orang ribut menggunjingkan nama seseorang. Matanya mencari-cari sosok yang belum tampak di antara kerumunan orang yang mengumpul di sekitar pintu masuk aula.

“Apa mungkin..” desis Eunhyuk ikut melirik ke arah pintu masuk.
“Tiffany datang?” sambung Donghae.

Sun Hee merasakan jantungnya berdebar kencang. Ia takut. Sekarang ia merasa sangat takut. Jika gadis itu—gadis pujaan hati Siwon—benar benar datang, ia tidak akan pernah bisa meraih cintanya.
Karena terlalu fokus, Siwon bahkan tidak menyadari saat Sun Hee menggenggam erat tangannya seolah ia tidak ingin Siwon pergi. pandangannya pun tak lepas dari wajah penasaran Siwon.

Orang-orang bertambah ribut saat seseorang memasuki Aula. Siwon merasakan dadanya berdebar kencang menanti dengan tidak sabar.

Satu detik, dua detik, rasanya berlangsung begitu lama hingga akhirnya sosok itu terlihat juga.

Matanya melebar. Perasaan aneh itu berdesir hebat menjalari seluruh tubuhnya begitu indera penglihatannya menangkap sosok cantik yang berjalan anggun sambil menebar senyum hangatnya pada orang-orang. Tidak hanya Siwon yang terkejut, bahkan teman-temannya pun menunjukkan ekspresi tercengang.

Tiffany Hwang benar-benar datang!!

Siwon refleks melepaskan genggaman tangan Sun Hee, membuat gadis itu tercengang dengan tindakannya. Ia mengangkat kepalanya pelan, menatapi wajah namja di depannya.
Sun Hee merasa hatinya terpukul melihat ekspresi Siwon saat ini. Ekspresi bahagia yang membuncah. Bahkan senyum lebar pun menghiasi wajah tampannya. Dadanya sesak dan ia merasakan matanya memanas membuat pandangannya perlahan mengabur.

Dengan ini ia sadar, cintanya memang bertepuk sebelah tangan. Sun Hee mundur perlahan. Bahkan tanpa di sadari Siwon dan yang lainnya, gadis itu berjalan pergi meninggalkan Siwon.

—o0o—

Setelah sekian lama menanti, Siwon tidak percaya akhirnya ia bisa melihat Tiffany hwang kembali. Gadis itu tampak lebih bersinar, cantik, dan anggun. Senyumnya masih seindah dan seramah dulu. memakai gaun berwarna kuning selutut dan rambut kecoklatan membuatnya menjadi pusat perhatian. *Bayangin aja Tiffany di MV All My Love Is For You*
siwon menyadari dirinya tidak bisa mengalihkan pandangan sedetik pun. Ternyata, ia memang masih menyimpan rasa pada gadis itu.

Tiffany sempat memberikan salam pada teman-temannya dulu. saat pandangannya berputar ke arah Siwon, seluruh aliran darah namja itu serasa membeku. Eotte? Apa yang harus ia lakukan?? Apalagi sekarang gadis itu berjalan anggun ke arahnya dengan wajah ceria! Sekarang ia harus bagaimana?

“Choi Siwon..Long time no see. Nice to meet you.” Salamnya tanpa sadar menggunakan bahasa Inggris. Siwon mendapati suaranya hilang. mulutnya bergetar ketika akan mengucapkan sesuatu.
“Nice to meet you. Bagaimana kabarmu, Tiffany Hwang..” ucapnya setenang mungkin. Gadis itu tersenyum manis.
“Baik. Sangat baik.”
“Kau tidak mengajak partner-mu?”
Tiffany menggeleng. “Kau sendiri? Tidak mengajak partner-mu.”

“Siapa bilang, kenalkan..” Siwon menghentikan kalimatnya karena saat menoleh ke sampingnya ia tidak menemukan sosok Sun Hee. loh, kemana gadis itu? padahal ia berniat memamerkan partner-nya untuk membuat Tiffany syok. Namun jika Sun Hee menghilang, ia harus mengenalkan siapa?

Siwon mengedarkan pandangannya ke sekeliling mencari sosok Sun Hee. namun sejauh mata memandang, ia tidak bisa menemukan sosok itu di manapun.

“jadi, mana partner-mu” ucapan Tiffany membuyarkannya. Siwon menoleh dan bingung harus mengatakan apa. Ia hanya mengusap tengkuknya kikuk.
“Sepertinya ia sedang ke toilet.”
Tiffany menyipitkan matanya. “Kau hebat sekali. Di tinggal pergi olehku rupanya kau sudah mencari gadis lain.” Ucapnya setengah bercanda. Namun rupanya kalimat itu menimbulkan dampak serius bagi Siwon. Namja itu tercengang.

Sesaat kemudian Tiffany tertawa pelan. “Aku bercanda. Jangan anggap serius. Oh, hai teman-teman..” gadis itu beralih menyapa teman-teman Siwon yang sedari tadi hanya menonton saja. ia masih mengenali dengan baik Kibum, Eunhyuk dan Donghae. ia juga dikenalkan pada pasangan masing-masing. Tiffany menoleh kiri kanan mencari seseorang yang menghilang di antara mereka.
“Loh, mana Kyuhyun?”

Hyun Jung yang saat itu ada di samping Haebin mengerjap. Kenapa Tiffany menanyakan suaminya?

Kyuhyun yang baru kembali dari toilet agak terkejut melihat Tiffany berada di sana.
“Tiffany Hwang!!” serunya. Senang sekali bisa bertemu teman lama kembali.
“Cho Kyuhyun” ucap Tiffany. Kyuhyun menghentikan senyumnya. Entah kenapa rasanya ia melihat binar kebahagiaan terpancar dari mata gadis itu kala menatapnya. Atau mungkin hanya perasaannya saja.
“Bagaimana kabarmu?” tanyanya. Anehnya Tiffany tampak tersipu. Hal itu pun bisa di sadari oleh Siwon. Ia merasa tatapan Tiffany terhadap Kyuhyun agak berbeda.
“Baik. Kyuhyun-ssi, ku dengar kau kuliah di Amerika?”
“Oh..iya. tepatnya di Harvard.”

Tiffany mengangguk paham. Kali ini tampak rona kekecewaan terlihat di wajah cantiknya.

Hyun Jung serasa di acuhkan. Ia ingin sekali menarik pergi Kyuhyun tapi tidak mungkin ia lakukan di saat banyak orang di sekitarnya. Pada akhirnya Hyun Jung hanya berdiri mematung menahan emosi dalam dirinya.

“Wah, ada apa ini? Kenapa kau begitu sopan padanya? Ah, jangan bilang kau menyukai pria aneh ini..” ucap Eunhyuk bercanda. Orang-orang menganggap hal itu hanya gurauan lalu tertawa.
“Kau ini ada-ada saja. mana mungkin.” Ucap Kibum memukul pelan pundak Eunhyuk.
“Iya. Tiffany terlalu bagus jika harus jatuh cinta pada pria maniak game.” Tambah Donghae.
“Semoga saja tidak terjadi.” Sambung Siwon.

Namun gurauan itu membuat Tiffany bungkam. “Aku kira itu bukan gurauan lucu.” Ucapnya. Seketika semua orang menghentikan tawa.
“Tiffany-ssi..Apa kau..” Ja Rin agak tercengang. Dalam pikiran mereka berkelebat satu gagasan yang rasanya tidak mungkin. Seorang Tiffany jatuh cinta pada Kyuhyun? sangat tidak masuk akal. Siwon menatap gadis itu dengan ekspresi penuh tanya. Ia tak rela jika memang itu kenyataan.

Seulas senyum tersungging di bibir gadis itu. “Aku..”
“Hajiman..” potong Kyuhyun mengangkat sebelah tangannya. Tiffany mengalihkan pandangannya ke arah namja itu. “Tiffany-ssi, aku sudah menikah.” Ucapnya polos.
“Nde??” suara Tiffany memang pelan, namun jelas sekali ia kaget. Matanya sampai melebar dan tubuhnya mendadak kaku.
Kyuhyun mengangguk cepat kemudian ia menarik tangan Hyun Jung lalu menunjukkan cincin pernikahannya agar Tiffany percaya. “Dan yeoja ini adalah istriku.”

Pandangan Tiffany bergantian menatap wajah Kyuhyun lalu yeoja di sampingnya. Mendadak lututnya melemas. Ia ingin jatuh tapi di tahannya sekuat tenaga. Ia tampak memaksakan diri tersenyum.
“Begitu ya, chukkae yo” ucapnya kaku. Tiffany menundukkan kepalanya sejenak, lalu kembali mengangkatnya. “Kalau begitu aku permisi. Aku ingin menyapa yang lain.” Gadis itu melenggang pergi tanpa menoleh lagi.

Sesaat keadaan hening mencoba meresapi apa yang baru saja terjadi. Mereka saling melempar pandangan heran dan bertanya. Sementara Siwon, ia terpaku. Mustahil. Ia tidak ingin membenarkan prasangkanya namun ia mengenal dengan baik bagaimana sikap Tiffany Hwang. Dan ini adalah ekspresi berbeda yang ia tunjukkan. Apa mungkin..

“Omo..jangan bilang Tiffany memang menyukaimu..” ucap Kibum. Kyuhyun melayangkan tatapan bingung. pegangannya pada tangan Hyun Jung makin erat. Seolah ia ingin memberitahukan pada istrinya itu bahwa ia sangat mencintainya. Teman-temannya yang lain pun tidak sanggup berkomentar. Mereka lebih memilih diam.

Siwon memandang ke arah Tiffany pergi. sorot matanya meredup dan hatinya seperti tersiram lelehan lava pijar. Rasanya panas, perih dan sakit. ia mendapatkan firasat bahwa kisah cintanya akan berakhir hari ini. Ia sudah mendapatkan jawaban atas pernyataannya dulu.

Tiffany Hwang tidak pernah mencintainya.

Dan mendadak ia teringat satu hal kecil yang dilupakannya. Kemana perginya Sun Hee?

—o0o—

Sun Hee terisak di salah satu bilik toilet. Tangannya meremas baju bagian dadanya. Di sana terasa perih yang menyiksa. Ia tidak suka rasa sakit seperti ini. Kenyataan Siwon masih mencintai Tiffany Hwang adalah kenyataan pahit yang harus ia terima. Ia masih ingat betul bagaimana terkejutnya ia saat Siwon melepaskan tangannya begitu melihat Tiffany masuk ke aula.

Ponselnya bergetar. Sun Hee cepat-cepat menghapus airmatanya. Lalu segera merogoh ponsel yang ia simpan di dalam tas tangannya.
“Yeobseo.”
“Kau kemana Sun Hee? aku mencarimu sejak tadi.” terdengar suara cemas Siwon di ujung sana.
“Naega..” Sun Hee berniat mengatakan bahwa ia ingin pulang lebih dulu namun Tuan Choi Siwon itu kembali memotongnya.
“Kau ada di mana! Kau mencemaskanmu di sini. Cepat kembali sebelum aku terpaksa membuat semua orang ikut mencarimu!” sekarang suara cemas itu bercampur panik. Karena tidak enak hati, akhirnya Sun Hee memilih mengalah. Meskipun dalam hatinya rasa sakit itu belum hilang juga.
“Baiklah, baiklah. Aku akan kembali.” Ia tidak mau membebani Siwon. Segera ia beranjak keluar, setelah ia merapikan riasannya yang hampir berantakan.

“Ah, akhirnya kau kembali juga, Lee Sun Hee. kau tahu aku sangat mengkhawatirkanmu. Jika kau sampai hilang, Tuan Lee akan memecatku segera.” Saat Sun Hee bertemu dengan Siwon di aula, namja itu segera merecokinya dengan sederet kalimat panjang. Sun Hee mendesah.
“Jangan berlebihan. kau membuatku gugup, Siwon-ssi.”
“Baiklah, ayo.”

—o0o—

Sejak kembali tadi Sun Hee lebih banyak diam dan tampak murung. Siwon tidak begitu menyadarinya karena sedari tadi pikirannya terbagi dua. Diam-diam ia melirik Tiffany yang berdiri tak jauh dari tempatnya berdiri. Perasaannya kini bercampur aduk. Namun ia merasa kini ia tidak bisa memandang gadis itu dengan tatapan yang sama seperti dulu lagi.

“Malam ini kita kedatangan 2 tamu istimewa. Mereka sama-sama berhasil mengembangkan karir di luar negeri.”
Suara pembukaan dari MC berhasil membuat semua orang penasaran. Gelombang kasak kusuk pun terdengar saling sahut menyahut memenuhi penjuru aula besar itu.
“Baiklah, sepertinya semua orang penasaran siapa saja mereka.” Jeda sejenak, MC itu tampak menarik napas. “Kita sambut yang pertama..Tiffany Hwang..” seru MC itu dengan gaya atraktif.

Gemuruh tepuk tangan membahana menyambut Tiffany yang tersenyum pada semua orang sambil sesekali menundukkan kepala. Lampu sorot sengaja di arahkan padanya saat ia berjalan menuju panggung. Raut wajahnya tampak kaget mendapatkan kejutan seperti ini.

Siwon bertepuk tangan dengan wajah penuh kekaguman. Sun Hee pun ikut melakukannya meski sebenarnya tak berminat.
“Dan yang kedua, dia adalah..Cheryl Lee..”
Sun Hee terbelalak ketika secara tiba-tiba namanya di sebut bersamaan dengan lampu sorot yang mengarah padanya. Apa maksudnya ini?

Orang-orang menatap Sun Hee dengan berbagai macam ekspresi. Ada yang terkejut, kagum, bingung, dan meremehkan.
“Ayo maju” bisik Haebin. sebenarnya Sun Hee tidak ingin namun melihat tatapn orang lain, ia terpaksa melangkah maju walaupun sebenarnya ia mendapatkan firasat buruk tentang ini.

Sun Hee merasa gugup karena ini pertama kalinya ia tampil di atas panggung di hadapan orang-orang yang dikenalnya. Sementara Tiffany tampak tenang-tenang saja saat MC mengajukan beberapa pertanyaan untuk mereka.
“Pertanyaan terakhir untuk Nona Cheryl” ucap sang MC. “Kudengar dulu kau sangat tomboy. Apa yang membuatmu berubah seperti seekor itik menjadi angsa?”

Deg.

Tubuhnya mendadak kaku. Sun Hee merasakan aliran darahnya seperti terhenti kala kalimat itu sampai di telinganya.
“Aku..” ucapnya gugup. Ia diam lagi. Sesekali pandangannya ia lemparkan ke arah penonton di hadapannya. sorot matanya tampak ragu dan takut. Ekor matanya menjelajah ke seluruh sudut ruangan mencari sosok Siwon. Begitu menemukannya, ia berdehem sejenak. ia harus mengatakannya selagi Siwon memperhatikan.
“Ini karena cinta.” Ucap Sun Hee membuat semua orang tersentak kaget. Ada beberapa orang yang berdecak kagum atas pengakuan Sun Hee. tiffany pun memperhatikannya.
“Cinta?” tanya sang MC penasaran. “Wah, boleh kami tahu siapa orang beruntung itu?”

Sesaat Sun Hee ragu apakah ia harus mengatakannya atau tidak. Matanya menatap sosok Siwon dengan sungguh-sungguh. Tapi ia tahu bahwa ini adalah kesempatannya mengungkapkan apa yang selama ini ia simpan di dalam hati. Katakan sekarang, atau menyesal selamanya.
“Boleh aku mengatakannya?” tanya Sun Hee lagi untuk memastikan. MC mengangguk tegas.

Sun Hee menarik napas sebelum akhirnya ia membuka mulut.
“Choi Siwon.”

Eh..semua orang kembali terkejut. tak terkecuali Tiffany Hwang yang berdiri di sampingnya dan Siwon yang kini tengah di tatap serius oleh Sun Hee.
“A-apa??” Eunhyuk, Kyuhyun dan Kibum pun memekik mendengarnya. Sementara Donghae hanya mendesis pelan. Teman-temannya itu langsung memalingkan wajah ke arah Siwon yang saat ini tercengang.

“Choi Siwon wah, benar-benar kejutan. Ternyata Cheryl-ssi menyukainya.” Ucap MC. Choi Siwon memang terkenal baik di antara teman-teman seangkatannya, juniornya, sampai senior.

Sun Hee mengangguk. Ia terkenang saat-saat perjuangannya dulu. “Jatuh cinta padanya adalah salah satu hal paling menakjubkan yang pernah kurasakan. Pertama kalinya aku berpikir melakukan sesuatu untuk menarik perhatian orang lain. Rasanya menyenangkan.” Sun Hee tertawa pelan.
Orang-orang memperhatikannya dengan tatapan kagum. Mereka seperti terhanyut dalam ekspresi yang ditujukan Sun Hee sekarang.
“Jadi, Siwon-ssi, jangan terbebani karena pernyataanku sekarang. Aku tidak akan memaksamu untuk membalas perasaanku. Meskipun, mungkin kau memiliki orang lain yang di sukai, aku akan diam dan memperhatikanmu dari jauh” Sun Hee menarik napas kembali.
“Jika suatu saat aku di beri kesempatan oleh Tuhan bisa mendapatkan cintanya, saat itu aku akan menjadi wanita paling bahagia.” Ucapnya. Di akhir kalimat, orang-orang kembali bertepuk tangan menyambut kalimat Sun Hee yang mengagumkan. Sementara Siwon yang mendengarkannya dari jauh diam tak bergerak. Mulutnya agak terbuka dan matanya terpaku ke arah panggung. Entah siapa yang ia lihat sekarang. Tiffany Hwang, atau Lee Sun Hee.

“Jadi, apa jawabanmu?” goda Kyuhyun menyikut Siwon. Seakan baru tersadar, Siwon seperti kehilangan kata-kata.
“Aku bingung.”
“Aish, bukankah menyenangkan ‘ditembak’ lebih dulu oleh wanita.” Ucap Eunhyuk. Matanya melirik penuh minat.
“Aku bingung.”
“Kupastikan Sun Hee sangat berani mengakuinya di depan umum.” Ucap Kibum.
“….”
“Jika kau mengecewakan adikku, mati kau!” bisik Donghae.
“Ya! Bisakah kalian diam! Kalian tidak mengerti situasi yang kualami sekarang!!” gertak Siwon jengkel. Aish..seandainya mereka yang berada di posisinya saat ini, bisa dipastikan mereka tidak akan merasa tenang. seperti perasaannya sekarang.

Sementara Tiffany, ia menatapi Sun Hee dengan pandangan tajam. Dadanya bergemuruh, entah kenapa. ia baru menyadari satu hal yang tadi sempat dilewatkannya. Ia tahu siapa sebenarnya Cheryl Lee ini. Dia adalah Lee Sun Hee, adik dari Donghae. mengapa ia tidak sadar ya? Matanya menyipit.

Lee Sun Hee, kau yeoja yang serakah. Batinnya.

To be continued…

72 thoughts on “Shady Girl Siwon’s Story (Part 4)

  1. Hah? Serakah darimana??
    Hello!! Dy’a aja yg sok kecakepan smpe” lupain siwon!! Darting saia!!
    Hebat ya sunhee berani bener..

    Next..😉

  2. ya ampun ya ampun sumpah kaget banget baca part ini !
    pertama tiffany suka sama kyuhyun???? *harusnya gak kaget sih, uri kyu emang mempesona #plak tapi tetep aja gak rela tiffany suka sama kyuhyun*
    kedua, omonaaa sun hee berani banget nyatain cinta ke siwon, depan umum pula *oke aku salut luar biasa*
    terakhir kenapa tiffany bilang sun hee serakah?? pasti ada sesuatu !
    authooor kenapa selalu bikin aku gak bisa berhenti buat baca shady girl? huhu
    ngebut baca dari yang eunhyuk ampe yang siwon sekarang makin gak mau berhenti baca
    authoor jjang ^^
    tuh kan curhat lagi, mending lanjut ke part berikutnya next ^^

  3. bener2 kayak pinata… chap ini nggak terduga….
    1. saya nggak nyangka yang disukai sama tiffany itu kyu..
    2. saya nggak nyangka sunhee masih mau balik ke pesta lagi, padahal udah nangis bombay.. kalo saya mah, lebih milih kabur duluan..
    3. saya nggak nyangka sunhee berani nyatain perasaan duluan didepan umum gitu.. >.<
    4. kenapa sunhee dibilang serakah??
    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa~~~~

  4. Jangan2 sun hee dan tiffany di amerika dlu saingan ><*bisa jadi
    Gue nyium gelagat aneh deh di tiffany, Sumpah Sun hee berani banget nyatain perasaan nya di depan banyak orang.
    Bener kata donghae oppa! Awas aja siwon nangisin sun hee! Sun hee berubah demi kamu oppa @,@

  5. justru kamu itu yang bodoh tiffany hwang kenapa kamu nggak sadar sama perasaan siwon selama ini? terus apa yang bikin sun hee serakah? aigoo.. apa gara” suka sama siwon sun hee jadi serakah??

  6. Tiffany suka kyuhyun?! Cowok paling aneh+nyentrik?! Huahahaha… Pesona Cho Kyuhyun😀
    Sun hee serakah?? Apa coba maksudnya ishh…

  7. Apa maksud Tiffany menyebut Sun Hee serakah ? Jangan bilang yg Tiffany sukai itu Kyuhyun & saat tau Kyuhyun sudah menikah,trus ia tahu juga Sun Hee menyukai Siwon ! Dia jadi melupakan Kyuhyun & memilih mendekati siwon agar Sun Hee patah hati >_< #mulai_berakhyal

  8. Sking ptus asanya Sun Hee ampe blak2an nyatain cinta ama Siwon..
    Wah ad ap dgn Tiffany kliatannya dy gk suka ama SunHee ???

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s