Shady Girl Eunhyuk’s Story (Part 2)

Tittle : Shady Girl Eunhyuk’s Story Part 2
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Kim Mira
  • Eunhyuk a.k.a Lee Hyukjae

Support Cast :

  • Lee Sungmin

Hello, Hello,
Hehehehe.. di part sebelumnya banyak yang menebak-nebak kira-kira Mira dapet uang 20 jt darimana. Penasaran kannnnn??? Nah, karena itu terus ikutin FF ini. Ada juga yang sempet komen tentang amnesia Taemin. Memang ya, biasanya orang amnesia sebagian, ingatan yang dilupain adalah memori yang paling dipikirin atau jadi dilema pasien. padahal kan kejadian pengeroyokan itu bukan masalah yang paling dipikirin Taemin karena kejadiannya mendadak. Nah, author mikirnya gini, chingudeul tercinta… Author kalau jadi Taemin, pasti alam bawah sadar author berpikir pengen banget lupain kejadian mengerikan macam penganiayaan. anggap aja gak terjadi apa-apa. Nah, itulah hal dasar yang bikin kenapa Taemin amnesia sebagian. ^^

Kiranya ceramah singkat *panjang tau* author segini aja. Mendingan, yuk kita baca part berikutnya bareng-bareng ^_^

Shady Girl Eunhyuk's Story by Dha Khanzaki

—–o0o——

Seorang pria paruh baya duduk di balik kursi di ruang kerjanya. Dari mulutnya mengepul asap yang berasal dari cerutu mahal yang dihisapnya. Kim Byung Hee, dengan wajah tenang namun sedikit angkuh miliknya menatap ke arah luar jendela. Entah apa yang sedang dipikirkannya saat ini.
“Permisi, Tuan..” ucap salah seorang anak buahnya menginterupsi. Kim Byung Hee menoleh.
“Bagaimana perkembangan kasus kemarin?” tanyanya tanpa memandang anak buahnya itu.
“Lapor, tuan. Kami sudah mengetahui identitas anak itu.”
Kali ini Kim Byung Hee menoleh. “Siapa dia?”

Anak buahnya tersebut mendekat seraya menyerahkan sebuah map berisi dokumen. Kim Byung Hee segera mengambilnya.
“Nama anak itu Lee Taemin. Usianya 20 tahun dan dia mahasiswa di Universitas Seoul. Lalu ada satu fakta yang menarik, Tuan.”
“Oh, apa itu?”
“Dia adalah adik dari Lee Hyuk Jae, CEO dari SJ Group”
Kim Byung Hee tampak terkejut. “Lee Hyuk Jae?” ucapnya tak percaya. Ia kenal sekali dengan orang yang satu ini. Siapa yang tidak tahu orang nomor satu pemilik dari stasiun televisi terbesar di Korea?
“Apa yang harus kami lakukan selanjutnya, Tuan?”
Kim Byung Hee mendesah pelan. “Jangan lakukan apapun.” Ucapnya. Anak buahnya tampak heran. Walikota itu bangkit dari tempat duduknya.
“Jangan usik anak itu. Biarkan saja. Karena Lee Hyuk Jae adalah calon menantuku.” Ucapnya kemudian. “Aku tidak ingin membuat Hyo Yeon sedih jika kita mengusik mereka.”
Anak buahnya baru bisa mengangguk paham. Ia tahu bahwa majikannya itu sangat mencintai putri semata wayangnya itu.
“Bagaimana keadaan anak itu? Kudengar dia masuk rumah sakit.” Tanya Kim Byung Hee lagi.
“Kabar baik, Tuan. Menurut informasi yang kami terima, anak bernama Lee Taemin itu mengalami amnesia. Dia tidak mengingat apapun dengan kejadian di pabrik kemarin. Kita aman.”
Kim Byung Hee menyunggingkan senyum liciknya. “God bless us” ucapnya dengan seringaian khas mafia-mafia besar dari Las Vegas sana.

“Appa…” Kim Hyo Yeon, yeoja cantik dengan rambut pirang panjang terurai hingga pinggang masuk dan langsung menghampiri Kim Byung Hee, sang appa yang paling dicintainya. Kim Byung Hee memberikan isyarat agar anak buahnya untuk pergi.
“Ada apa, Chagi?” tanyanya sambil menatap putri cantiknya itu. Kim Hyo Yeon tersenyum manis, dengan mata berbinar-binar ia merangkul Appanya.
“Appa, bukankah kau berjanji untuk segera berbicara dengan Eunhyuk mengenai rencana pertunangan kami?” ujarnya manja. Kim Byung Hee mengusap tangan putrinya yang memeluk lengannya.
“Kau yakin Eunhyuk setuju? Kalian benar-benar saling mencintai?” Kim Byung Hee tidak yakin.
“Aku sangat yakin. Bukankah kami sudah beberapa kali berkencan.”
“Berkencan bukan berarti kalian saling mencintai.” Ucap Kim Byung Hee langsung di sambut ekspresi merajuk dari Hyo Yeon. Tak tega melihat wajah sedih putrinya, Tuan Kim segera meralat kata-katanya. “Baiklah. Jika kau keinginanmu sudah bulat. Appa akan mencoba berbicara dengannya.”
“Jinjja???” seru Hyo Yeon senang sambil mengguncang-guncang lengan Appanya. Tuan Kim mengangguk tegas.
“Sekarang pergilah temui kekasihmu itu.” Ucapnya sambil mengusap kepala Hyo Yeon.
“Appa.. aku tahu kau Appa paling baik di dunia..” seru Hyo Yeon kemudian berlari pergi dengan wajah ceria.

Kim Byung Hee tersenyum. Apapun akan dilakukannya demi melihat Hyo Yeon tersenyum seperti itu. Namun tak lama senyumnya menghilang. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi Hyo Yeon jika tahu bahwa Appa yang selama ini dianggapnya baik sebenarnya adalah seorang penjahat.

—o0o—

“Wookie-ah, 2 botol Tequila!!” seru Mira pada Ryeowook, sang bartender yang sekarang sedang sibuk meracik cocktail di balik meja barista kebanggaannya.
“Untuk apa lagi? Bukankah tadi sudah kuberi 4?” seru Ryeowook namun tetap menyodorkan 2 botol berwarna hijau bening pada Mira. Suara musik yang berdentum kencang mengharuskan Ryeowook agak berteriak.
“Kau tahu aku melayani banyak tamu. Ini pesanan tamu lain.”
“ya ampun. Bos botak itu harus segera menambah pelayan baru. Jadwalmu sudah terlalu padat.” Serunya sambil meletakkan 2 gelas white russian di atas meja bar.
“Ya! Jika bos mendengar kau bisa di cincang!”
“Aku tidak takut..” ucap Ryeowook sambil berkacak pinggang.
“Aigoo, Kim Ryeowook memang tidak memiliki rasa takut.” Seru Mira seraya membawa botol itu pergi.

Capek? Tentu saja. meskipun pelayan di sini banyak, namun hanya dia yang melayani tamu VVIP. Dulu ditemani oleh Haebin, namun gadis itu hanya bekerja beberapa hari saja *Baca Shady Girl yang cast utamanya Donghae ama Haebin**reader: itu jadul banget thor*

Banyak orang yang menganggapnya wanita murahan hanya karena bekerja di klub malam. tapi Mira tidak peduli selama ia tidak melakukan hal ‘hina’ seperti yang orang pikirkan. Lagipula bekerja di sana bukan keinginannya. Keluarga angkat—yang mengaku sebagai walinya meskipun sampai detik ini Mira enggan mengakuinya—memaksanya bekerja di sana.

—o0o—

“Kau tampak murung, Lee Hyuk Jae.” Tanya salah satu rekan kerjanya.
Eunhyuk meneguk kembali gelas berisi cairan bening keemasan miliknya hingga habis. “Polisi masih belum bisa menemukan titik terang kasus adikku” keluhnya. Seperti yang sudah dibilangnya, polisi hingga detik ini dibuat sibuk dengan kasus Taemin yang begitu banyak keganjilan. Hal ini membuat Eunhyuk uring-uringan selama beberapa hari terakhir ini. Taemin keadaannya masih sama. Meskipun sudah keluar dari rumah sakit dan mulai beraktifitas seperti biasa, namun ingatannya masih belum pulih sehingga polisi belum bisa menanyainya.

Kepala Eunhyuk begitu pusing dan penat. dan pergi ke tempat ini adalah caranya untuk mengalihkan pusing di kepalanya itu.

“Permisi tuan-tuan, minumannya sudah datang..” seorang pelayan masuk membawa 2 botol minuman yang mereka pesan.
“Terima kasih.” Ucap salah satu rekan kerja Eunhyuk sambil mengedipkan mata. Mira, sang pelayan sebenarnya muak pada tamu dengan penampilan selayaknya orang-orang terhormat namun bersikap rendahan seperti itu. Namun ia terpaksa tersenyum. Harus.
“Apa ada pesanan lain lagi, Tuan?”
“Bagaimana kalau nona menemani kami di sini? Kebetulan teman kami sedang ada yang membutuhkan hiburan” ucap yang lain sambil merangkul Eunhyuk.

Dasar cowok genit. Cibir Mira dalam hati meski bibirnya tetap tersenyum.

“Kau ini! Apa lupa Eunhyuk sudah punya Hyo Yeon!”
“Ah, iya..”
“maaf tuan-tuan, lagipula saya masih harus melayani tamu lain. Namun jika ada perlu, anda bisa memanggil saya lagi.”

Eunhyuk baru mengangkat kepalanya saat Mira menyebutkan kata terakhir. Begitu menyadari bahwa gadis itu adalah gadis yang menolong adiknya tempo hari, Eunhyuk segera bangkit. Ia tidak mungkin melupakan wajah cantiknya yang menyerupai boneka.
“Chakkaman!!” panggil Eunhyuk. Namun Mira keburu keluar dari ruangan.
“Huh, dasar playboy. Aku tahu pelayan tadi cantik dan sexy. Cepat kejar dia”

Teman-temannya mengira Eunhyuk terpesona pada Mira. Padahal bukan untuk alasan itu. Eunhyuk tidak peduli dengan ocehan teman-temannya dan tetap mengejar Mira.
“Chakkaman, agasshi..” seru Eunhyuk begitu jarak mereka tinggal beberapa lagi. Mira menolehkan kepalanya.
“Iya, tuan?” tanyanya dengan senyum manis mengembang. Eunhyuk tergetar hatinya. Baru kali ini ia melihat wajah dingin gadis ini di hiasi senyuman yang begitu manis. Melihatnya dalam busana pelayan seperti ini membuat pikiran Eunhyuk semakin kacau balau. Dia bisa gila. Kegugupan itu muncul kembali. Sial!

“Kau, tidak ingat aku?” Eunhyuk mengeluarkan senyum terbaiknya walaupun hatinya gugup luar biasa, ia harus tampak tenang dan berwibawa. Bukannya ‘ngeh’ gadis-mirip-barbie ini malah bingung.
“Maaf..”
“Itu, kita bertemu di rumah sakit. Bukankah kau yang menolong adikku?” jelas Eunhyuk terbata. Astaga.. kenapa ia jadi segugup ini? Lee Hyuk Jae, sadarlah!!

Rumah sakit? Ah!! Mira seakan teringat kembali kejadian beberapa hari lalu yang hampir dilupakannya.
“Oh, aku ingat.”
Eunhyuk sangat senang mendengarnya. “Tak ku sangka bisa bertemu di sini.”
“Jadi Tuan sering kemari?”
“Kadang-kadang.” Ucap Eunhyuk malu-malu. Ia terksesiap. “Oh, sekali lagi aku berterima kasih padamu. Tanpamu adikku mungkin tidak akan selamat.”
“Ah, itu bukan apa-apa. Tidak perlu di pikirkan.” Ucap Mira. Ia ingin sekali pergi. malas rasanya meladeni namja yang-sepertinya-ada-maksud-padanya ini.
“Tidak bisa. Ini menyangkut hutang budi terhadap nyawa adikku.” Eunhyuk heran, bagaimana mungkin ada orang seikhlas ini. Membantu tanpa mengharapkan balasan.
“Kita belum berkenalan. Namaku Eunhyuk atau Lee Hyuk Jae.” Eunhyuk mengulurkan tangan.
“Aku Kim Mira” Mira menjabat tangannya sekilas. “Kalau begitu saya permisi..” Mira membungkukkan badannya sebentar lalu pergi

Tunggu, nama ini rasanya pernah ia dengar sebelumnya. Eunhyuk mengerutkan keningnya. Ah!! Ia tersentak begitu menyadarinya. Jangan-jangan…

“Mira-ssi.. tunggu!!” Eunhyuk kembali mengejarnya. Ia menahan lengan gadis itu.
“Jadi, namamu Kim Mira?” tanyanya dengan napas tersengal.
“Iya. Kenapa?”
“Apa kau yang membayar biaya operasi Taemin?”
Kali ini Mira terdiam. Ia enggan menjawab pertanyaan itu. Mendadak saja senyum manisnya menghilang dan wajah dingin itu kembali muncul. Aish.. Eunhyuk tidak suka melihatnya.
“Aku melakukannya dengan suka rela. Untuk kali ini Tuan tidak usah sungkan juga.” Mira mulai bergerak lagi.
“Ani!!!” Eunhyuk kembali menghadang jalan Mira
“Tidak usah sungkan? Mira-ssi, apa menurutmu uang 20 jt won tidak besar? aku tidak bisa menerimanya dengan Cuma-Cuma. Jadi biarkan aku menggantinya. Berapa nomor rekeningmu.” Eunhyuk segera mengeluarkan ponselnya.
“Sudah ku katakan tidak perlu Eunhyuk-ssi. Anggap saja ini adalah bantuan dari seorang teman.” Lagi-lagi Mira menolaknya. Eunhyuk tidak mau menyerah.
“Kalau begitu simpan kartu namaku. Kau bisa meminta bantuanku jika kau sedang dalam kesulitan”
Kali ini Mira menerimanya. Ia menundukkan kepalanya sebentar kemudian pergi. dari tempatnya berdiri, Eunhyuk memperhatikan sosok belakang Mira. Sekali lagi ia masih heran. Di dunia ini mengapa masih ada orang seperti dia? Orang yang rela menyumbangkan uang untuk mengobati orang yang sudah jelas bukan kerabat ataupun temannya.

Dia gadis luar biasa. Batin Eunhyuk

—o0o—

“Lee Hyuk Jae, CEO SJ Group” Mira membaca tulisan yang ada di atas kartu nama yang diberikan Eunhyuk dengan perasaan malas. Rupanya namja tadi adalah orang penting alias pemilik dari stasiun televisi SJ Tv? Oh, sekarang Mira tidak heran kenapa Eunhyuk bisa masuk daftar tamu VVIP.
“Tahu begini aku tidak perlu berurusan dengannya tadi.” Gumamnya. perlu ditegaskan, Mira paling malas berhadapan dengan orang kaya. Sudah bisa ditebak apa yang akan dilakukan mereka terhadap orang-orang kalangan bawah sepertinya. Merendahkan. Harusnya ia tahu dari awal bahwa berhubungan dengan orang-orang seperti Eunhyuk akan menimbulkan kesalahan fatal.

—o0o—

“Kau tidak perlu mengantarku pulang. Sudah cepat masuk sana!!” Mira mencegah Ryewook yang bersikeras ingin mengantarnya pulang. Namja itu cemberut.
“Baiklah. Yakin bisa menjaga diri?”
“Tentu saja..”

Mira melambaikan tangannya pada Ryeowook kemudian berjalan pulang. Ia tidak menyadari bahwa dari jauh ada sebuah mobil yang mengikutinya diam-diam. Tentu saja itu adalah Eunhyuk. Sejak pertemuan singkatnya di klub malam tadi membuat pikirannya sangat penasaran. Ia mendadak ingin mengetahui seperti apa seorang Kim Mira yang sulit ditebak pikirannya itu. Sebagai seorang namja yang sudah menakhlukan wanita ribuan kali, *Eunhyuk jago amat* ia bisa menebak pikiran dan isi hati mereka. Tapi entah kenapa terhadap Kim Mira itu tidak ampuh sama sekali. Ada apa sebenarnya dengan dirinya?
Eunhyuk menatap punggung Mira yang berjalan menelusuri trotoar jalan. Keadaan begitu sepi karena sudah melewati tengah malam. gadis itu memakai hoodie dan celana jeans. Tidak ada yang menyangka dia seorang yeoja.

Eunhyuk mengusap dagunya perlahan sambil tetap mengemudikan mobilnya perlahan.
Sudah beberapa hari ini Eunhyuk mendesak ingin mengembalikan uang 20 jt won itu. Tapi Mira tetap menolaknya. Ia tidak habis pikir, apa yang membuat Mira begitu baik hati? Padahal jika dilihat keadaannya saja sepertinya Mira masih memerlukan bantuan dana. Lihat saja baju yang dipakainya, tampak tidak bermodel sedikitpun. Ia jadi bertanya-tanya.. apa Kim Mira benar-benar gadis berhati malaikat, atau….

Cukup lama juga Eunhyuk mengikutinya hingga Mira berhenti di depan sebuah rumah yang tidak terlalu besar. eunhyuk melihatnya masuk. sepertinya itu memang rumahnya.
“Apa yang kau lakukan di sini!!! Pergi!!”
Eunhyuk awalnya berniat pergi ketika tiba-tiba saja ia mendengar suara teriakan berasal dari rumah yang tadi dimasuki Mira. Ia mengerjap dan perhatiannya tertuju pada rumah di depannya. Eunhyuk terperanjat dari kursi kemudinya ketika melihat Mira tengah diusir oleh seorang yeoja. Yeoja itu mendorong Mira keluar.
“Wae? apa salahku?” tanya Mira bingung.
“Salahmu? Gara-gara kau tidak mengerjakan tugasku tempo hari, dosen benar-benar menghukumku! Ini semua salahmu! Kau tidak boleh masuk rumah! Tidur saja diluar!!!” teriak gadis itu lalu membanting pintu, membiarkan Mira di luar.

Ya ampun, apa gadis tadi sudah gila? Bagaimana mungkin membiarkan sesorang di luar malam hari begini? Eunhyuk syok melihatnya.

Mira tampak pasrah. Ia sudah menggedor pintu beberapa kali tapi tak ada respon. Gadis itu berdiri di depan pagar rumahnya. Ia perlahan duduk di sana. Entah apa yang ia lakukan, tapi sepertinya Mira berniat tidur di sana.


Mira mendesah. Ini sudah ke empat kalinya dalam bulan ini ia tidur di luar karena ulah Seo Ri yang marah padanya. Ia bukannya mengalah, hanya malas menghadapi sifat manja tuan putri itu. Daripada terus mengeluh, lebih baik ia tidur. ia tidak sadar bahwa ada seorang namja menghampirinya.

Eunhyuk tersenyum tipis melihat Mira sudah tertidur sambil menyandar di tembok pagar depan rumahnya. Dia ini gadis bodoh atau memang tidak peduli pada diri sendiri? Bukannya kebanyakan para gadis seusianya pasti akan ribut jika di suruh tidur di luar? Udara malam kan tidak baik pada kesehatannya.

“Kim Mira, sebenarnya kau ini gadis seperti apa?” gumamnya. Entah apa yang ada di dalam pikirannya, Eunhyuk memutuskan duduk di samping Mira. Ia menyandarkan kepala gadis itu pada pundaknya. Ah, kenapa rasanya nyaman sekali? Meskipun udara dingin, Eunhyuk tidak merasa kedinginan sedikitpun.

—o0o—

Mata gadis itu mengerjap karena sinar matahari mulai menyapa kulitnya. Mira merenggangkan tubuhnya perlahan.
“emh..” ia mengerjap ketika mendengar suara erangan pelan dari sampingnya.
“Kyaaaa!!” Mira berteriak kencang begitu menyadari ada namja tidur di sebelahnya. Eunhyuk terbangun dari mimpinya. Ia ikut panik mendengar suara teriakan Mira.
“wae!! ada apa!!!” teriaknya panik.
“Apa yang kau lakukan di sampingku!!” tuduh Mira geram. Eunhyuk mengucek matanya.
“Aku? Hanya duduk di sampingmu. Semalam kau tertidur di pundakku. Kepalamu..”
Mira segera memelintir tangan Eunhyuk yang hendak menjamah kepalanya.
“Aaaarrrggghh..” teriak Eunhyuk kesakitan. Ia kaget sekali gadis yang tampak lemah sepertinya punya tenaga besar hingga mampu memelintir tangannya seperti ini.
“katakan yang sebenarnya! Kau tidak berbuat bejat kan semalam terhadapku!!”
“Mwo? Bejat? Tidak, tidak..” jelas Eunhyuk. Tangannya benar-benar sakit.
“Lalu kenapa bisa berada di sampingku!!”
“Itu.. aku kasihan melihatmu tertidur di sini sendirian. Jadi aku..kumohon Kim Mira-ssi, lepaskan dulu tanganku. Sakit sekali rasanya..” rengek Eunhyuk, ia benar-benar kehabisan ide untuk mengelak. Merasa tak tega, mira lantas melepaskannya. Namun matanya masih menatap Eunhyuk tajam.

“Apa di sini rumahmu?” tanya Eunhyuk seperti orang bodoh. Oh, tentu saja ia tahu.
“Iya. Apa yang kau lakukan di sini? Kau mengikutiku?”
“Omo… tentu saja tidak. Aku kebetulan lewat saja..” kilah Eunhyuk. Memalukan sekali jika sampai ia mengaku apa yang sebenarnya ia lakukan. Eunhyuk berdehem.
“Karena sudah pagi, aku pulang saja. bye..” ucapnya kaku. Mira bingung dengan tingkah Eunhyuk itu. Namun Mira tidak ingin dibuat pusing. Ia harus segera bersiap-siap untuk bekerja di restoran.

—o0o—

“Kemana saja kau. Aku sudah menunggumu sejak tadi..” ucap Sungmin ketika Eunhyuk memasuki ruang kerjanya.
“Oh, Hyung. Ada apa? Ah, mungkinkah berhubungan dengan kasus Taemin.”
Sungmin mengangguk dan mengikuti Eunhyuk duduk di sofa set yang ada di ruangan kerjanya.
“Kudengar Taemin di selamatkan oleh seorang gadis malam itu?” ucap Sungmin. Eunhyuk langsung teringat Kim Mira, gadis yang sudah memelintir tangannya tadi pagi. Dia benar-benar gadis kasar. Meskipun wajahnya cantik seperti boneka, tapi sifatnya sama saja dengan preman.
“Ah, iya. Gadis itu Kim Mira.” Orang yang sudah membayar biaya operasi adikku. Tambahnya dalam hati. Sungmin tersenyum.
“Dia bisa menjadi saksi untuk kasus adikmu..” ucap Sungmin. Eunhyuk menegakkan tubuhnya. Ia segera memandang pengacaranya itu dengan serius.
“Benarkah?”
“Bukankah dia berada di lokasi kejadian ketika menemukan adikmu? Mungkin saja dia melihat pelakunya dan bisa memberikan informasi mengenai ciri-ciri pelaku pada polisi.”

“Ah! Benar juga!!” Eunhyuk berseru. Ia merasa sudah menemukan secercah harapan.
“Baiklah, aku akan menemui gadis bernama Kim Mira itu dan meminta bantuannya.” Ucapnya semangat. Kali ini ia memiliki alasan untuk bertemu gadis itu. Tunggu, kenapa ia jadi semangat seperti ini?

To be continued…

76 thoughts on “Shady Girl Eunhyuk’s Story (Part 2)

  1. Hyukie tanpa sadar dah jatuh cinta sama mira kkk~

    Lah keluarga gga tau diri dari paman’a mira bener” nguras esmosi bener..

    Next..😉

  2. ceritanya makin menarik ^^
    jadi drimana mira dapet uang 20 juta won itu yaa ?
    dan park byun hee ?? apa yg bakal doa lakuin nanti ??
    penasaran penasaran
    lanjut lanjut ^^

  3. Pacar nya eunhyuk gak lama lagi akan terlupakan dengan hadirnya Mira kekekekekekkee

    Mira keren,,,,,
    Ceritanya makin seru,
    Lanjut baca ya eon

  4. ternyata mira jago bel diri..keren..tp uang 20 jt buat biaya operasi taemin, dia dpt drmn? Kn harta dia udh dhabiskn paman n bibiny,.

  5. Bagus ffnya thor suka…!
    Salam kenal thor aku rider baru disini, sebenarnya gak baru baru amat suh udah dari dulu aku mampir tapi yah gitu deh di tempatku sinyal ponselku jelek hehehe jadi aku bisa dapet sinyal bagus di sekolah. Salam kenal author.

  6. Aish males banget coba sama keluarga ANGKATnya mira😡 emm.. btw eonn aku kok ngerasa kalau ada sesuatu yg sama dari cara pas tokoh utama cowoknya falling in love samam si cewek dari shady girl dongek ya? Apa emang sengaja dibikin gitu? Atau cuman perasaanku doang? Hehe wkwkwk😀 /maafin banyak omong/

  7. Masih penasaran Mira dapet uang dari mana, apa ngejual mobilnya Taemin ? Wkwk dan file photo yg dikirim Taemin masih belum di cek kah? Ayolah hyuk cek ponselmu.
    Cus ah ke part selanjutnya.

  8. Sprtinya Eunhyuk udh trpesona pd pndngan prtama pd Mira,,aplg Mira cantiknya kya boneka,,
    jd Hyuk bru sadar ya,,klo Mira adalh saksi satu2nya kjdian Taemin d pukuli…

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s