Shady Girl Kyuhyun’s Story (Part 12 A)

Tittle : Shady Girl Kyuhyun’s Story Part 12 A

Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Na Hyun Jung
  • Cho Kyuhyun

Ini dia part sebelum ending… hohoho… gak kerasa yah.. Shady Girl masih berlanjut dengan main cast yang berbeda kok.. jadi tetep ikutin FFnya yah..

Let’s read…

Shady Girl Kyuhyun's Story by Dha Khanzaki1

——–o0o———

Kyuhyun menelan ludahnya dengan susah payah. Ia benar-benar gila. Bagaimana mungkin melamar wanita dalam keadaan begini? Dia sudah menyalahi prosedur.

Hyun Jung mengeryitkan dahinya, bingung. ia menatap jari manisnya yang kini melingkar sebuah cincin, ah bukan, hanya logam berbentuk lingkaran dengan tatapan aneh.
“Shireo..” tegas Hyun Jung sambil menarik tangannya.
Seketika mata Kyuhyun membulat. Ia kaget setengah mati. Apa telinganya sedang dalam masalah atau memang Hyun Jung baru saja berkata bahwa ia tidak mau menikah dengannya? Ingin rasanya Kyuhyun terjun ke dalam jurang yang sangat dalam. Tanpa Hyun Jung hidupnya akan terasa hampa.

Sebenarnya yeoja itu ingin tertawa kencang melihat ekspresi Kyuhyun. tapi ia menahannya. Lama berselang, Kyuhyun belum juga mengubah ekspresi sedihnya. Membuat Hyun Jung terenyuh untuk segera menjelaskan maksud ucapannya tadi.
“Oppa..” ucap Hyun Jung sambil memegang ke dua tangan Kyuhyun. namja itu mengangkat kepalanya. Matanya yang sayu menatapnya dengan penuh harap.
Hyun Jung tersenyum ringan.
“Jika ingin melamarku, lakukan dengan benar. Kau ini benar-benar tidak pernah berpacaran ya? Kalau begini cara Oppa melamarku, aku akan berpikir ratusan kali untuk menerimanya. Oppa benar-benar tidak romantis. Sekali-kali Oppa harus menonton drama.”

Kyuhyun mencerna baik-baik ucapan Hyun Jung. Perlahan, setelah ia paham, senyum yang sangat di sukai Hyun Jung akhirnya muncul juga. Kyuhyun tersenyum gembira. Ia membalas genggaman tangan Hyun Jung dengan erat.
“Baiklah. Aku akan melakukannya dengan benar. Aku berjanji..”
Sejenak mereka hanya saling menatap dengan perasaan bahagia yang sulit di gambarkan.
“Tapi..” Kyuhyun mendadak teringat kembali dengan Nickhun.
“Bagaimana dengan temanmu bernama Nichkun itu? Kau bilang dia tidak ingin menyerah?”

Kali ini Hyun Jung tidak bisa menyembunyikan tawanya. Ia tertawa kencang. Kyuhyun sampai keheranan.
“Wae? ini tidak lucu Hyun Jung-ah.. kau tahu, aku cemburu mendengarnya.” Terang Kyuhyun agak sewot
“Aku hanya bercanda, Oppa. Bukankah aku sudah bilang? Sudah kukatakan padanya bahwa aku menolak pernyataannya tempo hari. dan ia bilang ia paham. Kau tahu Oppa, meskipun Nichkun Oppa tampak jahat dari luar, sebenarnya dia namja yang berjiwa besar. dan dia menghormati keputusanku.”
“Ah, aku lega mendengarnya..” Kyuhyun melemaskan tubuhnya yang sudah tegang sejak tadi. Rupanya ia hanya terlalu cepat menyimpulkan. Sesaat kemudian ia tersenyum. Lihat saja Na Hyun Jung, dalam waktu beberapa hari ke depan aku akan membuatmu tak bisa berpaling lagi dariku. Batinnya..

—o0o—

“Program melamar Na Hyun Jung???!!” seru Donghae, Siwon, Eunhyuk, dan Kibum kaget. Kyuhyun mengangguk cepat seraya bergantian menatap wajah takjub teman-temannya dari layar laptop. Sekarang sedang istirahat di sela-sela kerjanya. Dan Kyuhyun memanfaatkan itu untuk berbicara dengan teman-temannya melalui webcam.
“Aku meminta saran dari kalian mengenai cara melamar yang paling bagus, mengesankan, dan romantis.” Ucap Kyuhyun dengan aura menggebu.
“Jangan tanya aku. Aku tidak tahu caranya.” Balas Kibum cuek sambil melihat hasil rontgen pasiennya.
“Aku tahu. kau bahkan cinta saja tidak mengerti.” Jawab Kyuhyun. kibum hanya mengendikkan bahu.
“Aku tidak pernah melakukannya.” Kini Donghae yang menjawab. Kyuhyun mengangguk.
“Tentu saja. sampai detik ini aku masih kasihan pada Haebin. dia tidak pernah merasakan indahnya dilamar seseorang.” Celetuk Kyuhyun dan langsung membuat Donghae melirik tajam padanya.
“Kau ingin aku tuntut kembali?” ancamnya galak.
“Owh..aku takut…” ucap Kyuhyun berlebihan. “Itu ancaman kuno.”
“Kau bisa melamarnya dengan menghadiahkannya seratus bunga mawar.” Ucap Siwon.

Kyuhyun sedikit terperanjat dari duduknya. “Kurasa itu ide bagus..”
“Ah, cara itu sudah kuno..” celetuk Eunhyuk. Seketika semua perhatian teralih padanya.
“Bungsu, apa kau tidak pernah menonton film romantis? Memikirkan cara melamar saja harus bertanya pada kami. Aku ragu kau ini benar-benar jenius.” Ucapan sinis Eunhyuk membuat Kyuhyun jengkel.
“Kenapa kau malah mengataiku? Cepat katakan apa saranmu jika memang kau merasa hebat dalam hal ini..” Kyuhyun menantang dan dirinya bersedekap.
Eunhyuk tampak menggelengkan kepalanya sambil tersenyum penuh kemenangan. “Kau akan sangat berterima kasih padaku, bungsu. Jadi dengarkan baik-baik..” ucapnya kemudian.

Eunhyuk mengatakan apa usulnya pada Kyuhyun. senyum merekah seketika.
“Itu ide yang bagus.. sudah kuduga kau memang ahlinya, Tuan Lee Hyuk Jae..” seru Kyuhyun senang.
“Ckckckck.. aku ahli dalam menakhlukan wanita..” ucapnya bangga.
“Baiklah.. aku akan laksanakan saranmu..”

—o0o—

Hyun Jung tersenyum memandangi dirinya sendiri dari pantulan cermin. Gaun malam selutut berwarna baby pink dengan model bahu terbuka membuatnya cantik. Rambutnya ia biarkan tergerai bebas dan hanya di beri pemanis berupa jepitan berbentuk pita kecil. Beberapa jam yang lalu ia mendapatkan pesan dari Kyuhyun.

From: Kyuhyun Oppa
_Aku akan menepati janji untuk melamarmu dengan cara romantis malam ini. Jadi bersiaplah_

Hatinya tak sabar lagi menunggu Kyuhyun datang. Meskipun perasaan gugup dan takut berkecamuk detik itu juga. Ia tidak peduli. Namja itu berjanji akan menjemputnya. Jadi yang dilakukan Hyun Jung sekarang adalah menunggu kedatangan namja itu di ruang tamu rumahnya.
“Hyun Jung-ah, mau ke mana malam-malam begini?” tanya Yesung saat menemukan Hyun Jung sedang duduk santai di sofa.
“Aku akan berkencan.” Jawab Hyun Jung polos dan langsung. Yesung terkesiap seketika.
“Mwo? Dengan siapa???” tanyanya overprotektif kembali.
“Kyuhyun Oppa.” Hyun Jung lagi-lagi menjawabnya dengan santai. Sekarang ia tidak perlu takut lagi.
Yesung tidak bisa mempercayai telinganya sendiri. Tadi Hyun Jung bilang apa? Kyuhyun? bukankah itu adalah nama namja yang serampangan waktu itu? Namja yang pernah tercatat sebagai kriminal pencuri kartu kredit? Tidak tidak.. hyun Jung tidak boleh berkencan bersama laki-laki seperti itu…
“Batalkan!!” perintah Yesung. Hyun Jung menggeleng cepat.
“Shireo.”
“Hyun Jung-ah.. dia bukan namja baik-baik..”
“Tapi..”
“Cepat ganti bajumu!!” Yesung kembali memerintah seperti diktator. Sesungguhnya Hyun Jung bukanlah orang yang bisa melawan perintah orang yang amat dihormatinya. Ia hendak membuka mulutnya ketika terdengar suara bel berbunyi. Hyun Jung berdiri dengan senyum mengembang di wajahnya. Ia yakin itu Kyuhyun.

Yesung segera membukanya mendahului Hyun Jung. Ia mencegah Hyun Jung untuk mendekati pintu.
“Diam di sana!” perintahnya. Hyun Jung benar-benar berdiri di tempatnya. Ia memandang cemas pada sosok Yesung yang kini sedang membuka pintu.
“Selamat malam..” sapa Kyuhyun ramah saat pintu terbuka. Sesaat Yesung mengerutkan keningnya merasa tidak mengenali namja di hadapannya. Melihat Yesung hanya terdiam bingung, Kyuhyun mengutarakan maksud kedatangannya.
“Apa Hyun Jung ada?”
Namja ini menanyakan Hyun Jung? Seketika ia teringat siapa yang sedang di tunggu Hyun Jung malam ini. Yesung terkesiap begitu menyadarinya. Sekali lagi ia menatap namja di hadapannya.
“Kau, Cho Kyuhyun??” tanya yesung ragu. Sangat ragu. Kyuhyun memandangi penampilan dirinya sendiri. Tidak ada yang salah kok. Jadi ia hanya mengangguk.
“Benar.”

Mata Yesung yang sipit melebar kaget. Mana mungkin!! Bukankah Kyuhyun adalah namja serampangan yang penampilannya tak lebih bagus dari seorang tunawisma? Sedangkan sekarang namja yang berdiri di depannya adalah namja dengan penampilan 180 derajat berbeda. Dia memakai pakaian casual. Jaket tebal berwarna cokelat muda melapisi kemeja kotak-kotak berwarna biru tua di dalamnya. Tidak mungkin. Di pikir bagaimanapun sangat tidak mungkin. Tapi.. setelah di cermati baik-baik, memang dia Cho Kyuhyun. Yesung tidak mungkin melupakan wajah ini. Sang kriminal yang kasusnya pernah ia tangani.

“Ka-kau..”

“Kyuhyun Oppa..” seru Hyun Jung. Ia berani mendekat karena sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Kyuhyun. begitu melihat Hyun Jung, Kyuhyun tersenyum.
“Hyun Jung-ah..”

Yesung masih tidak bisa membaca situasi yang terjadi saat ini. Ia terlalu bingung.
“Oppa, aku pergi dulu ya.. bye..” Hyun Jung menarik Yesung dari depan pintu agar ia bisa pergi. namun Yesung segera menahan tangannya.
“Siapa bilang kau boleh pergi? Aku tidak mengizinkan.”
“Oppa..” Hyun Jung tampak memelas. Tapi rupanya itu tidak membuat hati keras Yesung mencair. Aigoo.. ia harus bagaimana? Jika ia membiarkan kakaknya yang overprotektif itu membatalkan acara kencannya, ia bisa menyesal seumur hidup..

“Yesung, lepaskan adikmu..”

Baik Yesung maupun Hyun Jung segera menoleh ke arah sumber suara. Appa datang menghampiri karena mendengar suara ribut-ribut.
“Tapi Appa.. Hyun Jung akan pergi dengan pria. Berkencan.” Seru Yesung. Ia heran, biasanya Appa selalu mendukung apapun yang dilakukannya.
“Dia bukan anak kecil lagi. Biarkan saja ia pergi berkencan dengan namja yang disukainya..” ucap Appa di luar dugaan Yesung. Namja itu kembali terbelalak.
“Appa..kenapa???” tanyanya bingung dan heran. Perlahan genggaman tangannya pada tangan Hyun Jung mengendur. Hyun Jung tersenyum lega. Meskipun ia merasakan kebingungan yang sama, namun ia bersyukur karena Appa tidak mendukung Yesung seperti biasanya. Hyun Jung segera menarik tangannya sebelum Yesung mencegahnya lagi.
“Gomawo Appa. Kalau begitu aku pergi dulu.”
“ne. Hati-hati di jalan. Kyuhyun-ah.. Appa titip Hyun Jung padamu.” Ucap Appa sambil tersenyum.
Kyuhyun mengangguk. “Tentu saja”

Sebenarnya Hyun Jung tidak mengerti dengan perubahan mendadak yang terjadi pada Appanya. Tumben sekali Appa membiarkannya pergi dengan pria. Padahal biasanya selalu menolak mentah-mentah. Apa karena Kyuhyun sudah mengubah penampilannya. Tapi, situasi tadi terlalu akrab. Ini aneh.

Lamunan Hyun Jung buyar begitu ia merasakan tangannya di genggam oleh sebuah tangan yang hangat. Ia mendongak lalu menemukan sesosok namja tampan yang sedang tersenyum padanya.

Deg.. deg…

Tuhan..jantungku.. batin Hyun Jung panik. Kyuhyun sudah membuat jantungnya berdebar tak karuan seperti ini. Dan ia hanya bisa berdiri kaku saat Kyuhyun sedikit mencondongkan badannya yang tinggi agar sejajar dengannya. Kyuhyun membisikkan sesuatu pada telinganya.
“You’re so beautiful..”
Debaran jantung Hyun Jung kian mengencang. Ia yakin pipinya sudah merona kemerahan. Dan lidahnya kelu hingga ia tidak bisa mengeluarkan sepatah katapun. Ia speechless.

Kyuhyun memang tidak berbohong. Siapapun yang melihat Hyun Jung malam ini pasti akan mengatakan bahwa dirinya cantik. Padahal ia tidak mengatakan bahwa Hyun Jung harus memakai gaun malam seindah ini. Tapi melihat Hyun Jung begitu sungguh-sungguh mempersiapkan dirinya sendiri hanya untuk acara lamaran itu, membuat Kyuhyun terharu. Ia semakin yakin untuk menjadikan Hyun Jung miliknya. Hanya miliknya.

“Tapi Oppa, kenapa kau memakai pakaian santai seperti ini? Bukankah kita…” Hyun Jung menghentikan kalimatnya karena malu. Astaga.. Kyuhyun bisa berpikir bahwa ia sudah tidak sabar untuk di lamar. Kyuhyun memang memakai pakaian santai. Wajar saja jika Hyun Jung bingung. bukankah orang yang akan melamar biasanya memakai pakaian rapi seperti setelan jas atau tuxedo?
“Tenang saja, aku akan melakukannya. Tapi sebelum itu, kita pergi berkencan selayaknya pasangan remaja.”
“Apa?” tentu saja Hyun Jung tidak mengerti. Dan Kyuhyun pun tidak membiarkan Hyun Jung berpikir terlalu lama. ia segera menarik Hyun Jung pergi.

“Naik bus?” lagi-lagi Hyun Jung di buat terkejut. jadi mereka akan pergi berkencan dengan menggunakan bus? Omona…
Keadaan bus cukup penuh sesak. Dan sialnya, mereka tidak mendapatkan tempat duduk hingga memaksa mereka berdiri. Malam ini adalah malam minggu. Sudah sewajarnya jika banyak orang yang pergi ke luar untuk menghabiskan malam. Kyuhyun tersenyum. “Seperti sepasang remaja.” Ucapnya sambil melirik pada beberapa pasang remaja yang sedang berdiri berdempetan di sekitarnya.

Hyun Jung mengikuti arah pandang Kyuhyun. tepat di depan mereka, berdiri sepasang remaja tengah bergandengan tangan sambil bercanda ria. Ada juga pasangan remaja lain yang duduk berdampingan sambil membagi headset mendengarkan lagu berdua. mereka semua tampak romantis. Hyun Jung sungguh iri melihatnya. Ia memang tidak pernah merasakan berkencan seperti sepasang remaja. Karena selama ini baik Appa maupun kakaknya melarangnya untuk berpacaran.

Tanpa di sadarinya, tangan Kyuhyun yang semula memegang tangannya perlahan berpindah memeluk pinggangnya dan menariknya mendekat lagi. Hingga kini mereka benar-benar saling berdempetan di dalam bus yang penuh.
“Oppa..” ujar Hyun Jung malu. Ia tidak pernah sedekat ini dengan pria sebelumnya. Terutama di tempat umum. Ia bahkan tidak berani menatap Kyuhyun.
“Bukankah kau bilang berkencan alat remaja..” lirih Hyun Jung dengan kepala menunduk. Jantungnya hampir saja copot karena mendadak Kyuhyun memeluknya.
“Hmm.. lalu?” tanyanya innocent.
“I-ini terlalu dekat. Mana ada remaja yang bertingkah seperti ini.” Hyun Jung benar-benar gugup. Demi apapun, ia tidak sanggup memandang orang-orang yang mungkin kini sedang menatap mereka dengan berbagai macam pikiran. Namun pada kenyataannya tidak ada seorang pun yang memperhatikan mereka. Keadaan bus yang penuh sesak seperti itu membuat orang orang lebih memilih menyaksikan pemandangan di luar jendela daripada memperhatikan sekelilingnya.

“Kita memang bukan remaja lagi. Jadi tidak masalah, kan. Lagipula orang mungkin akan berpikir aku adalah suami yang baik karena melindungi istrinya di dalam bus yang penuh sesak seperti sekarang.” Ucap Kyuhyun.
Hyun Jung tersenyum tipis mendengarnya. Ia ingin sekali membalas kalimat Kyuhyun. namun otaknya seolah lumpuh hingga ia hanya terdiam dan perlahan tangannya membalas pelukan Kyuhyun.

—o0o—

Siapa sangka jika malam itu Kyuhyun mengajaknya berjalan-jalan mengunjungi sebuah festival yang di adakan di dekat sungai Han. Di sana mereka bersenang senang. Menaiki banyak wahana dan mencoba berbagai macam kuliner khas festival. Mereka bertingkah selayaknya anak remaja yang sedang berkencan dan hal itu membuat Hyun Jung tak henti-hentinya tersenyum bahagia. Ini juga pertama kali baginya. Ia bahkan tidak ingat masa remajanya dulu di hiasi dengan kenangan apa saja.
“Bagaimana kalau kita menelusuri sepanjang sisi sungai Han pakai sepeda itu..” ajak Kyuhyun sambil menunjuk pada stand penyewaan sepeda. Hyun Jung ikut melirik.
“Sepertinya bagus. Pasti menyenangkan.”

Benar saja. ternyata menyusuri pinggiran Sungai Han menggunakan sepeda menimbulkan sensasi yang berbeda. Menatapi kilauan air yang memantulkan cahaya bulan membuat pemandangan sangat menakjubkan. angin sepoi-sepoi yang menyapa kulit serta membuat rambutnya berkibar lembut berhasil membuat jiwa dan raganya relaks..

“Oppa, kau membuatku tampak seperti orang bodoh malam ini.” Ucap Hyun Jung saat mereka beristirahat di tepian Sungai Han. Hyun Jung menyadarkan dirinya pada pagar pembatas. Kyuhyun menoleh pada gadis di sampingnya dengan tatapan penuh pertanyaan.
“Wae?”
“Lihat pakaianku. Seharusnya Oppa bilang kita akan berjalan-jalan di luar. Jika aku tahu, aku tidak akan menggunakan gaun malam. ah, orang pasti mengira aku sudah gila. Dalam cuaca sedingin ini aku malah menggunakan pakaian tipis.”

Seketika tawa Kyuhyun meledak. Sungguh, melihat tampang memelas Hyun Jung membuatnya tidak bisa menahan tawanya sendiri.
“Kenapa tertawa.. huh, menjengkelkan..” Hyun Jung melipat kedua tangannya di depan dada. Ia jengkel sekali. Ia seperti baru saja di jahili oleh Kyuhyun.

Kyuhyun langsung menghentikan tawanya melihat Hyun Jung mulai bermuka masam hingga yang tersisa di raut wajahnya kini hanyalah senyum tipis dan rona bahagia.
“Gwaenchana. Jangan pedulikan penilaian orang. Lagipula tidak akan ada yang berpikir kau salah kostum atau semacamnya. Apa kau tidak sadar kalau sepanjang kita berada di festival tadi sudah berapa banyak namja yang terang-terangan memperhatikanmu?” mendadak saja nada bicara Kyuhyun berubah seperti orang yang sedang protes.

Hyun Jung pura-pura terkejut. sebenarnya ia tahu kalau selama di festival tadi ia merasa di perhatikan orang-orang. Terutama namja. Oleh karena itu Hyun Jung terus menempel pada Kyuhyun.
“Benarkah? Mengapa aku tidak merasakannya?” aku Hyun Jung bohong.
“Aish, jinjja.. itu sangat menjengkelkan Hyun Jung-ah.. kau tahu, aku sangat cemburu melihatnya. Apa mereka tidak tahu kalau kau bersamaku?”

Hyun Jung mendengus. “memang kenapa kalau bersamamu, Oppa.. lagipula tadi juga banyak sekali yeoja yang melirik penuh minat padamu.”
“Benarkah? Apa karena itu kau terus menempel padaku?”

Blusshh.. Hyun Jung segera menundukkan kepalanya karena merasa pipinya merona akibat ucapan Kyuhyun barusan. Aish, niatnya ia ingin membuat Kyuhyun merasa bersalah. Tapi mengapa justru dirinya yang di knock out dengan telak begini..

Kyuhyun tertawa ringan. Sekilas ia melihat pipi Hyun Jung memerah. Sangat menggemaskan. Ingin sekali Kyuhyun mencubitnya.

Angin malam berhembus semakin dingin. Hyun Jung memeluk lengannya sendiri karena kebetulan gaun yang dipakainya berlengan pendek. Aish.. ia bisa masuk angin bila lama-lama berada dalam kondisi seperti ini..
Tapi saat ia memberanikan diri menatap Kyuhyun yang perhatiannya tertuju pada Sungai Han, senyum Hyun Jung tidak bisa ia sembunyikan lagi. Hari ini ia sudah melihat banyak sekali ekspresi Kyuhyun yang tidak pernah di lihatnya. Dan entah kenapa, itu membuat rasa cintanya kian menguat.
“Mwo, kenapa memandangiku?”
Hyun Jung mengerjap kaget karena mendadak Kyuhyun menolehkan kepalanya. buru-buru ia memalingkan pandangannya ke arah lain. Aish… malunya sudah tertangkap basah.. ia mengumpat pelan.

Kyuhyun tersenyum melihat tingkah Hyun Jung. Angin kembali bertiup membuat Hyun Jung sedikit menggigil. Omona.. kenapa ia lupa kalau Hyun Jung pasti kedinginan. Ia lantas melepas jaket tebal yang di pakainya lalu memakaikannya pada Hyun Jung.
“Bagaimana? Sudah hangat kan?” tanya Kyuhyun
“Oppa..” Hyun Jung tidak bisa berkata-kata lagi. Terlalu banyak kata-kata yang ingin ia ucapkan namun ia bingung harus memulainya dari mana.
“Sekarang sudah saatnya..” ucap Kyuhyun..

Deg deg.. deg..

Apa maksudnya? Apa mungkin Kyuhyun akan melamarnya detik ini juga?

“Tapi kau harus bersedia menutup matamu dulu…” ucap Kyuhyun sambil mengeluarkan sebuah scarf berwarna hitam untuk di pakaikan sebagai penutup mata.
“mwo? Mengapa harus begitu?”
“Agar kejutan yang kuberikan nanti tidak gagal.”
Hyun Jung menurutinya. Begitu Kyuhyun memasang penutup mata itu, Hyun Jung tidak bisa melihat apa-apa lagi selain merasakan dirinya di bawa ke suatu tempat oleh Kyuhyun. cukup lama. sampai akhirnya ia merasakan kedua tangan Kyuhyun memeluk erat pinggangnya dari belakang.
“bersiap-siaplah..” bisiknya. Hyun Jung mengangguk. Ia kembali merasakan penutup mata itu mulai dibuka. Perlahan ia membuka matanya….
Hyun Jung terbelalak menyaksikan pemandangan di depannya. Ia segera menutup mulutnya sendiri dengan telapak tangannya. Ia sungguh terharu. Sangat terharu. Sampai rasanya ingin menangis…

Omona…

To be continued..

see you at the end part ^_^

72 thoughts on “Shady Girl Kyuhyun’s Story (Part 12 A)

  1. Apa sih yg di rencanain kyu-hyuk buat ng-lmar hyun jung??

    Ya iyalah appa’a hyun jung setuju kan dah kalikong pas di pesta kkk~

    Next..😉

  2. wae?wae?wae? ada apa dengan kejutan yg kyuhyun buat?? aish aku kepo tingkat dewa *alay* yaudah eonn aku langsung ke chap berikutnya yap😀

  3. Mrka sweet bgt,,, sblm d lamar trnyata Kyu ngajak kencan dulu hehehe, biar ngrasain yg namanya pcran kali ya,,, pnsaran kjutan apa ya???

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s