Shady Girl Kyuhyun’s Story (Part 11)

Tittle : Shady Girl Kyuhyun’s Story Part 11
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Na Hyun Jung
  • Cho Kyuhyun

author lagi seneng posting nih..

yuk baca bareng-bareng lagi ^_^

Shady Girl Kyuhyun's Story by Dha Khanzaki1

——o0o—-o0o——

“Em” Kyuhyun mengusap tengkuknya pelan. Ia mencoba bersikap biasa saja.
“Bagaimana perasaanmu sekarang?” tanya Kyuhyun ragu. Sial! Apa yang sudah dikatakannya? Padahal bukan itu yang ingin ia tanyakan.
“Perasaanku?” Hyun Jung terdiam sejenak. aku sangat kacau. Batinnya. Tapi tidak, mana mungkin ia mengatakannya dengan jujur.
Incredible” lirihnya, masih dengan kepala menunduk.
“Tapi, kenapa kulihat wajahmu murung seperti ini. Apa ada yang salah?” Kyuhyun cemas.

Hyun Jung menggelengkan kepalanya. suasana di antara keduanya kembali hening untuk beberapa saat.

“Mianhae yo”

Kyuhyun mengangkat kepalanya lalu menatap Hyun Jung bingung. “kenapa minta maaf? Kau tidak salah.” Ucapnya heran karena tiba-tiba saja ia mendengar Hyun Jung mengucapkan kata itu.
“Beberapa hari lalu aku sudah menjadi orang yang menyebalkan.” Gumamnya.
Sejujurnya Kyuhyun tidak mengerti. Hyun Jung tidak menyebalkan sedikit pun. Mengapa gadis ini berpikiran begitu?
“Aku sudah seenaknya menceramahimu, aku yakin kau pasti tersinggung Oppa. Harusnya aku tidak marah. Aku tidak punya hak sama sekali. Aku…”
“Kau salah!!” sela Kyuhyun. secepat kilat Hyun Jung menutup mulutnya. Ia terkesiap karena mendadak Kyuhyun menyela kalimatnya.

Tatapan Kyuhyun menajam dan ekspresinya pun berubah serius. Hyun Jung merasa nyalinya ciut. Benar kan.. Kyuhyun bisa semarah ini artinya tindakannya memang sudah keterlaluan.
“Pemikiranmu itu salah Hyun Jung-ah. Aku justru merasa ucapan mu itu benar. Aku memang harus berbenah diri. Tidak seharusnya aku membiarkan diriku sendiri dipandang rendah oleh orang lain. Dan harus kutegaskan bahwa aku tidak marah sedikitpun padamu. Aku justru…”

Kyuhyun terdiam sejenak. seperti sedang meyakinkan diri. “Aku justru merasa bersalah” ucapnya dengan pandangan sendu.
“Kau pergi dengan wajah menangis dan setelah itu kita tidak bertemu selama lebih dari satu minggu. Jujur saja, aku takut kau marah karena tingkah laku ku”
“Aku tidak marah.” Elak Hyun Jung.
“Lalu kenapa kau seperti menghindariku selama seminggu lalu?”
Hyun Jung kembali menundukkan kepala. “Sudah kubilang kan, aku sudah bertingkah berlebihan. Karena itu aku malu jika harus bertatap muka denganmu, Oppa.”
“Kenapa harus malu? Aku tidak akan menyalahkanmu, Hyun Jung-ah..” jelas Kyuhyun.

Sesaat suasana kembali sepi.

“Hyun Jung, kau tahu kan alasanku mengubah penampilan?” mendadak Kyuhyun bertanya dengan suara rendah dan berat. Hyun Jung menoleh.
“Demi dirimu sendiri tentu saja. Oppa bukankah tidak ingin diremehkan orang lagi?”
“Bukan.”
Hyun Jung terdiam. Ia ragu untuk bertanya kembali.
“Lalu?”

Kyuhyun menolehkan kepalanya, tatapannya terasa beda kali ini. Sorot matanya terlihat sangat serius. Hyun Jung seketika merasakan selurus urat syaraf di tubuhnya menegang.

“Semuanya kulakukan untukmu..”

Deg deg deg…

Matanya melebar. Pengakuan kali ini pun menimbulkan reaksi serupa dalam diri Hyun Jung. Debaran jantungnya mendadak mengencang. Entah kata apa yang cocok menggambarkan emosi ini. Yang pasti ia merasa gembira, sedih, dan bersyukur. Semuanya bergabung menjadi satu.

“Kau tahu, saat melihat kau menangis tempo hari, aku tidak pernah bisa tenang. itu adalah kejadian terburuk yang pernah aku lihat. Karena itu, aku berubah agar saat bertemu denganmu lagi kau tidak akan menunjukkan wajah sedih itu lagi. Hyun Jung-ah, airmatamu itu membuat jantungku pedih..” Kyuhyun mengatakannya dengan gugup dan mimik wajah yang aneh. Hal itu bukannya membuat Hyun Jung terharu, justru kian menimbulkan reaksi bingung.

“Aish..aku sudah gila!!!” seru Kyuhyun tiba-tiba sambil mengacak rambutnya yang sudah tertata rapi di salon ternama. Tindakan Kyuhyun membuat Hyun Jung terenyak.
“Omo… kenapa di acak-acak begitu, Oppa..” seru Hyun Jung antara bingung dan kaget.

“Biarkan saja!!” ujar Kyuhyun dengan nada tegas.

Melihat Kyuhyun cemberut, ekspresi aneh yang ditunjukkannya, lalu rambutnya yang berantakan kembali, entah kenapa membuat Hyun Jung tertawa.
Rasa heran tentu saja dirasakan oleh Kyuhyun. ia menatap gadis di sebelahnya dengan alis bertautan.
“Kenapa tertawa?”
Hyun Jung menggelengkan kepalanya namun mulutnya masih mengeluarkan tawa.
Perlahan tapi pasti, Kyuhyun mulai tersenyum. Wajah gembira Hyun Jung seolah menghipnotisnya untuk tidak kesal lagi.

Ajaib sekali.

“Oppa, terima kasih..” lanjut Hyun Jung mendadak ia menghentikan tawanya.
“Untuk?”
“Membuatku kembali gembira. Aku tahu Oppa bisa melakukannya.” Ucapnya tulus.

Mungkin ini adalah ide gila. Tapi Hyun Jung berpikir ia bisa mendadak sedih dan gembira seperti ini jika berada di dekat Kyuhyun. mereka saling bertatapan untuk beberapa saat. Tidak ada yang bersedia membuka mulut lebih dulu. seolah mereka bisa berkomunikasi melalui sorot mata masing-masing.
Dan menatap ke dalam manik mata Kyuhyun selama beberapa detik, membuat Hyun Jung menyadari sesuatu. Sekarang ia tahu arti debaran aneh yang kerap kali ia rasakan di kala Kyuhyun berada di sampingnya.
“Sekarang, boleh aku pinjam tanganmu?” tanya Hyun Jung kemudian.
Kyuhyun tanpa ragu mengangkat tangan kirinya.

Hyun Jung mencopotkan gelang yang ia pakai kemudian memakaikannya pada Kyuhyun. gelang yang terbuat dari perak dan titanium itu tampak berkilauan diterpa cahaya lampu taman. Kyuhyun mengerjap di buatnya.
“Hyun Jung-ah..” ucapnya bingung.
Seolah mengerti, Hyun Jung tersenyum manis. “Ini adalah gelang pemberian mendiang kakekku.”
Kyuhyun memperhatikan gelang yang kini melingkar di tangannya. Gelang dengan bentuk sederhana dan terdapat sebuah hiasan berbentuk bintang.
“Itu adalah bintang sirius. Bintang yang paling bersinar di langit malam. Dia bilang, jika aku menemukan seseorang yang berarti untukku, berikan gelang ini padanya. Karena artinya, aku sudah memberikan hatiku untuknya. Dia akan menjadi bintang sirius di kehidupanku. Seseorang yang menjadi sinar di saat aku sedih maupun senang.” Jelasnya dengan tenang. aliran kata-kata yang mengalir begitu mulus itu ternyata tidak langsung membuat Kyuhyun mengerti. Butuh beberapa detik lagi hingga akhirnya sang professor itu terkesiap paham.
“Ja-jadi.. Hyun Jung, kau..” ucapnya terbata dan senyum di bibir Kyuhyun mengembang. Ia tak percaya dengan telinganya sendiri.

Alis Hyun Jung saling bertautan. “Haruskah ku jelaskan hingga detail?”

Perasaan bahagia yang tak terkira pun membuncah hebat dalam diri Kyuhyun. ia berdiri dengan cepat kemudian berlutut di hadapan Hyun Jung yang tetap duduk di tempatnya.
“maksudmu.. kau menerima perasaanku?” tanya Kyuhyun mengapit kedua tangan Hyun Jung dengan lembut. Matanya menatap tulus ke dalam mata hitam Hyun Jung. Meminta kesungguhan.
Hyun Jung menganggukkan kepalanya. sekarang ia amat yakin bahwa ia memang mencintai namja di hadapannya ini. Entah kapan rasa itu datang.

Tanpa membuang waktu, Kyuhyun segera menarik tubuh Hyun Jung ke dalam pelukannya. Gadis itu mengerjapkan matanya berkali kali. Karena ini kali pertama ia di peluk secara mendadak seperti ini.
“Terima kasih..” lirih Kyuhyun. meskipun suaranya sangat pelan dan hanya berupa bisikan, namun Hyun Jung masih bisa mendengarnya. Gadis itu tersenyum bahagia dan perlahan mulai berani membalas dekapan Kyuhyun.
“Bukankah itu seharusnya kalimatku” balas Hyun Jung. Kyuhyun merenggangkan pelukannya. Dengan wajah bingung ia menatap Hyun Jung.
“Terima kasih karena sudah mencintaiku, Oppa. Saranghae..” ucap Hyun Jung menjawab kebingungan Kyuhyun. sebelum sempat Kyuhyun bergerak, tangan Hyun Jung perlahan memeluk leher Kyuhyun, kakinya sedikit berjinjit agar bisa sejajar dengan Kyuhyun yang lebih tinggi darinya..

Chuupp—

Omooo… jantung Kyuhyun berdegup kencang bersamaan dengan tubuhnya yang membeku karena kini.. detik ini, bibir Hyun Jung yang manis menempel lembut di bibirnya.
Jadi, ini rasanya berciuman? Pikir Kyuhyun tanpa sadar. Rasanya begitu menyenangkan dan membuat dirinya seolah melayang di langit.
Awalnya Kyuhyun hanya mengerjapkan matanya. Namun setelah ia melihat Hyun Jung menutup matanya, ia pun menutup matanya perlahan. Tidak hanya berakhir di situ, Kyuhyun pun mulai berani menggerakkan bibirnya. tangannya memeluk erat pinggang Hyun Jung. Membuat jarak di antara mereka menyempit.

Merasa ciuman mereka berlangsung cukup lama, Hyun Jung berinisiatif menjauhkan kepalanya lebih dulu. ia menundukkan kepalanya. pipinya panas begitu sadar bahwa ia lah yang memulai semua ini lebih dulu. kyuhyun pasti berpikir ia gadis yang tidak ‘wajar’.

Ini sungguhan kan? Kyuhyun masih tidak percaya. Baru saja beberapa saat lalu ia bahagia karena cintanya di terima. Tak di sangka bisa mendapatkan sebuah hadiah yang mungkin hanya mimpi belaka. Hari-hari sebelumnya Kyuhyun memang sempat berangan-angan melakukan ini dengan Hyun Jung. Yah, siapa sangka akan benar-benar terjadi.

“Apa aku terlalu lancang, Oppa..??”
Suara pelan Hyun Jung membuat Kyuhyun keluar dari lamunannya. Ia buru-buru menggeleng.
“Aku justru senang sekali. Gomawo sudah memberikan hadiah manis di awal hubungan kita.” Ucap Kyuhyun dengan senyum cerah. Mendengarnya membuat Hyun Jung semakin kikuk dan malu.

“Jadi, kita resmi berpacaran kan?” tanya Kyuhyun ragu. Hyun Jung mengangguk. Aish.. kenapa mendadak ia jadi gugup kembali. Berpacaran? Dengan Kyuhyun? oh, itu adalah hal paling tak terduga dalam hidupnya. Namun di balik semua itu, ia bahagia.

Sayup-sayup dari dalam ruangan pesta yang tak jauh dari tempat mereka berdiri mengalun lagu melo.
“Wah, sepertinya acara dansa sudah mulai.” Ujar Hyun Jung seraya menatap ke arah aula.
“Kau ingin berdansa denganku?” tawar Kyuhyun. Hyun Jung menoleh cepat.
“Di sini? Apa bisa?” tanyanya ragu. Hyun Jung tidak pernah berdansa di sebuah taman sebelumnya. Tepatnya di atas rerumputan taman.
“Why not?” Kyuhyun mengendikkan bahunya. Kemudian ia mengulurkan tangannya. “Kita tidak akan tahu jika belum mencobanya.” Tambahnya meyakinkan. Sorot mata Kyuhyun, uluran tangannya, senyumnya, semua yang Kyuhyun lakukan untuknya mampu membuat ketidakyakinan Hyun Jung runtuh. Seolah terhipnotis oleh pesona Kyuhyun, Hyun Jung meletakkan tangannya di atas telapak tangan Kyuhyun yang terulur.

Kyuhyun menariknya lebih dekat. “Kita berdansa waltz.” Bisik Kyuhyun.
“Memang Oppa bisa?” tanya Hyun Jung agak kaget.
“Sia-sia aku memiliki adik seperti Ja Rin yang mati-matian ingin masuk Juilliard namun nyatanya tidak pernah terlaksana. Dia selalu mengajakku berlatih sampai pinggangku pegal.”
Hyun Jung terkikik pelan mendengarnya. Terkadang Kyuhyun selalu mengatakan hal yang lucu tanpa di sadarinya. Dan mungkin, ini salah satu hal yang membuatnya jatuh cinta pada Kyuhyun.
“Baiklah, aku tidak akan bertanya lagi.” Hyun Jung berhenti tertawa. Mereka saling pandang untuk beberapa saat. Kemudian mulai bergerak perlahan seirama dengan melodi yang mengalun dari sebuah simfoni yang indah. Senyuman tak henti menghiasi wajah bahagia keduanya.

Malam ini, meskipun langit malam tak berbintang, namun Hyun Jung tetap bisa menemukan bintang sirius. Sekarang, bintang itu mungkin akan menjadi satu-satunya bintang yang paling terang di hatinya.

Dia adalah Cho Kyuhyun.

—o0o—

“Lalu bagaimana dengan Nichkhun?” tanya Kyuhyun saat mereka sedang dalam perjalanan pulang. Keduanya berada di dalam mobil Kyuhyun. “Bukankah dia juga menyatakan perasaannya padamu?”
Ah, Hyun Jung hampir saja melupakan namja yang satu itu. Sekarang ia harus memberi tahu Nichkhun. memberikan kepastian agar namja itu tidak terus berharap padanya.
“baiklah, aku akan memberitahunya.”
Hyun Jung mengeluarkan ponselnya dan memencet beberapa nomor. Tak lama setelah gadis itu menempelkan ponselnya di telinga, percakapan pun di mulai. Kyuhyun harap-harap cemas melihat Hyun Jung berbicara dengan santai. Ia takut Hyun Jung akan berpaling dan lebih memilih bersama Nichkhun. ya ampun, jika itu terjadi, ia bisa benar-benar gila.

“Bagaimana?” tanya Kyuhyun tidak sabar.
Ekspresi Hyun Jung tampak sedih. “Dia menolak, Oppa..”
Kyuhyun terkejut bukan main. Saking kagetnya ia sampai menginjak rem mendadak. Hyun Jung agak memekik karena mobil pun berhenti seketika. Jika ia tidak memasang sabuk pengaman, mungkin tubuhnya sudah terbentur dasbor mobil.
“Lalu bagaimana? Apa dia akan terus memintamu menerimanya????” seru Kyuhyun. dalam nada bicaranya terkandung rasa takut yang teramat sangat.
“Aigooo..Oppa, aku hanya bercanda!!!” seru Hyun Jung agak jengkel. Menyesal ia sudah berkata bohong. Nyawanya hampir saja melayang tadi.

Berangsur Kyuhyun mulai merasa lega. Syukurlah tadi hanya bercanda.
“Janji? Yang kau ucapkan tadi hanya gurauan mu saja?” tanya Kyuhyun. Hyun Jung mengangguk. Kali ini ia tidak mau bermain-main lagi.
Kyuhyun masih belum bisa tenang. ia harus mencari ide yang bagus agar Hyun Jung bisa menjadi miliknya tanpa ada yang bisa menggugat hal tersebut. Ah.. Kyuhyun menemukan sebuah logam berbentuk cincin tergeletak di dasbor mobilnya. Ia segera mengambilnya.
“Hyun Jung-ah.. Menikahlah denganku..” ucapnya.
“Mwo??” Hyun Jung kaget bukan main. Mengapa mendadak Kyuhyun melamarnya seperti ini? Baru beberapa jam lalu mereka resmi berpacaran.

Tanpa menunggu jawaban, Kyuhyun segera memakaikan logam-entah apa- ke jari manis Hyun Jung.
“Berjanjilah kau akan menjadi istriku..” pintanya sungguh-sungguh sambil memegang erat tangan Hyun Jung. Kyuhyun mungkin memang sudah gila karena melamar tanpa pikir panjang sebelumnya. Tapi hanya ini yang bisa dilakukannya agar ia tidak kehilangan Hyun Jung.

Hyun Jung terdiam. Semuanya terlalu mendadak. Otaknya lumpuh dan ia bingung sebaiknya menjawab apa.

To be continued..

59 thoughts on “Shady Girl Kyuhyun’s Story (Part 11)

  1. yaampun hyun jung kok bisa lucky banget sih.. sehari mendapat 2 pernyataan lagi tapi orang yang nyatain sama /chochobi/ aigoo sesange😀

  2. Cinta emng bkin org jd gila ya???
    Ungkapan prasaan Kyu ke Hyunjung emg srba mndadak,,pacaran bru bbrp jam skrg malah tba2 melamar,,emng Kyu itu orgnya gk bsa d prediksi..
    Hahahahahaha
    fighting!!!

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s