Shady Girl Kyuhyun’s Story (Part 9)

Tittle : Shady Girl Kyuhyun’s Story Part 9
Author : Dha Khanzaki
Genre : Romance

Main Cast :

  • Na Hyun Jung
  • Cho Kyuhyun

Author lagi bagus nih moodnya. Jadi perasaannya pengen apdet blog terus…
Happy Reading

Shady Girl Kyuhyun's Story by Dha Khanzaki2

—–o0o——

Part 9

Kenapa aku harus marah?

Sudah beberapa hari ini Hyun Jung merenungkan satu kalimat pertanyaan yang sama. Ia sangat menyadari sikapnya pada Kyuhyun tempo hari agak keterlaluan. Seharusnya ia tidak membentak apalagi marah. Apa haknya?

“Chagi, bagaimana? Kau suka hadiah dariku?” Yesung muncul dari arah ruang tamu dengan wajah sumringah. Ponselnya menempel erat di telinga. Hyun Jung sempat menoleh sebentar sebelum akhirnya ia kembali merenung. Ia tahu kakaknya itu sedang berbincang-bincang dengan yeojachingunya, Eunri. Tapi itu sama sekali bukan urusannya. Ia cukup senang Yesung tidak mengganggunya karena meminta saran untuk kembali berbaikan dengan Eunri. Semoga mereka tetap akur.

Yesung masih tersenyum meskipun ia sudah menyelesaikan urusannya dengan Eunri. Ia tidak menyadari keberadaan Hyun Jung di ruangan itu hingga sudut matanya menangkap sosok sang adik duduk meringkuk di atas sofa.
“Hyun Jung-ah..” Yesung bergerak menghampirinya. Senyumnya belum hilang sama sekali. Yesung segera duduk di sampingnya.
“Kau benar Hyun Jung. Eunri memang suka sekali hadiah bunga. Kali ini aku kirimkan lagi dia satu buket mawar. Dia senang sekali..” Yesung benar-benar tidak menyadari wajah sedih yeoja di sampingnya. Barulah saat kepalanya tertoleh, senyumnya menghilang. Apa air di laut Kaspia mengering? Lalu kenapa Hyun Jung sedih seperti ini?
“Hyun Jung-ah, ada apa? Kau terlihat murung.” Tangan ramahnya membelai pelan rambut Hyun Jung. Gadis itu sedikit menggeliat menanggapinya.
“Tidak apa-apa” bantahnya. Yesung mengerutkan kening. Ia tahu Hyun Jung tengah berbohong. Raut wajahnya itu yang berkata.
“Geotjimal. Katakan yang sebenarnya..” paksa Yesung. Sebagai seorang jaksa, ia bisa membedakan mana orang yang berkata bohong atau tidak.
“Ah, jangan-jangan ini berhubungan dengan namja bernama Kyuhyun itu! Dia yang membuatmu seperti ini? Kurang ajar!”

Hyun Jung menoleh mendengar Yesung mengungkit soal Kyuhyun dan terus berceloteh tengtangnya. Belum sempat mendengar penjelasan Hyun Jung, dia sudah menyimpulkan sendiri bahwa memang kesedihan Hyun Jung ini disebabkan oleh Kyuhyun. memang separuhnya benar.
“Bukan begitu Oppa, sudahlah..” Hyun Jung dengan wajah lemas meminta Yesung agar tidak berbicara lagi. “Aku ingin sendiri. Tinggalkan aku.” Pinta Hyun Jung kemudian. Yesung menghela napas. Tak lama ia bangkit dan menghilang setelah menaiki tangga.

—o0o—

Sudah beberapa hari ini baik Kyuhyun maupun Hyun Jung tidak bertemu pandang. Rasanya ada yang aneh.

Kyuhyun memperhatikan sekelilingnya. Memang tidak ada yang berubah. Semua terjadi seperti sebelumnya. Namun kenapa ia merasa ada yang salah dengan kehidupannya sekarang? Ia merasa kehilangan satu kepingan penting.
Oh, tentu saja. Na Hyun Jung tidak terlihat lagi.
Napasnya tercekat kala pikirannya terlempar kembali pada hari saat Hyun Jung menangis dan pergi meninggalkannya. Karena itu kah Hyun Jung menolak untuk bertemu dengannya lagi?
Berkali-kali juga di telinganya terngiang-ngiang ucapan terakhir Hyun Jung yang didengarnya.
“Aku tidak suka melihat orang lain memandangmu rendah, Oppa.. itu.. membuatku…”
“Itu membuatku marah!!”
Mengingatnya saja mampu membuat napasnya memberat dan dadanya terasa sangat sakit. Sampai detik ini ia tidak paham maksud ucapannya. Meskipun Tuhan sudah menganugerahkannya otak cemerlang dan daya tangkap yang super cepat, namun sepertinya Tuhan tidak menghendakinya cerdas dalam hal percintaan.

“Aku harus berubah..” lirihan pelan meluncur begitu saja dari mulutnya. Bola matanya kini menatap pantulan diri dari kaca jendela di depannya. Mendadak tekad itu mencuat seperti gunung berapi yang meledakkan berjuta-juta ton lahar ke udara. Matanya menyala-nyala secemerlang kilat. Benar. Mengapa tidak pernah terpikirkan ya?
Ia bangkit dari tempat duduknya. Kedua tangannya mengepal erat seiring dengan semangat yang tersulut di dalam dirinya.
“Benar. Tidak ada lagi Cho Kyuhyun si dosen eksentrik.”

—o0o—

Sebenarnya Hyun Jung tidak berminat datang ke acara seperti ini. Entahlah, padahal biasanya ia tidak pernah mempermasalahkannya. Hanya saja, datang ke pesta saat hati sedang gundah membuatnya tidak nyaman. Namun karena paksaan sang Ibu yang cemas melihatnya sedih selama seminggu ini, Hyun Jung menurutinya juga.

Pesta meriah yang hanya di hadiri oleh pengusaha-pengusaha kelas atas itu tampak seperti lautan permata. Semua tamu memakai pakaian terbaiknya demi menunjukkan status sosial masing-masing. Selayaknya pesta kaum jet set, yang terkesan glamor dan mewah, makanan yang disajikan pun berkelas.

Sejak tadi Hyun Jung entah sudah di sapa oleh berapa pria. Mereka adalah anak-anak dari konglomerat kenalan Appanya. Mereka tampan, yah, tapi tidak ada satupun yang menarik minatnya. Sekali lagi, ini karena hatinya sedang dalam suasana buruk. Hyun Jung mengobrol seadanya saja. dan ia tetap memperlihatkan senyum hangat pada teman berbincangnya.

“Na Hyun Jung, kan?”
Sebuah suara mengalihkan perhatiannya. Wajah Eunhyuk yang ceria itu tertangkap matanya kala ia berbalik. Hyun Jung segera menundukkan kepalanya sekilas.
“Ah, Eunhyuk-shi. Annyeong.” Sapa Hyun Jung seramah dan senormal mungkin.
Eunhyuk memandangi Hyun Jung dari atas hingga ujung kakinya. Senyumnya kian mengembang.
“Kau cantik sekali” ujarnya langsung membuat Hyun Jung menunduk malu.
Jelas lah, Hyun Jung tampil dengan gaun selutut rancangan desainer ternama berwarna putih tulang. Gaun itu terbuka di bagian pundak dan terdapat aksen pita di bagian pinggangnya. Rambut Hyun Jung pun di satukan dengan sebuah hiasan bunga cantik di atas kepalanya. beberapa anak rambut yang jatuh di samping wajahnya membuatnya terkesan seperti seorang putri.
“Gomawo.” Hyun Jung tersenyum manis. Eunhyuk menoleh kiri dan kanannya.
“Ngomong-ngomong, aku tidak melihat anak bungsu itu. Kemana dia?” tanyanya dengan pandangan mengedar.
“Anak bungsu?” Hyun Jung mengerut bingung.
“ah, maksudku Kyuhyun. cho Kyuhyun.”

Deg…deg…

Hyun Jung tersetak heran. Ada apa ini? Kenapa jantungnya berdebar kencang seperti ini? Padahal kan hanya namanya saja yang disebut.

“Aku tidak tahu..” jawab Hyun Jung linglung. Ia masih tidak memahami keadaannya sekarang.
“Benarkah? Aku kira dia bersamamu. Ckckck.. jangan-jangan dia tidak datang.” Gumam Eunhyuk lagi.

Eunhyuk sejak tadi mencari-cari keberadaan Kyuhyun yang tidak kunjung tampak. Padahal Donghae, Siwon, dan Kibum sudah ada dan sedang mengobrol bersama.
tiba-tiba ia mengerjap. Begitu menyadari sesuatu.
“Ah, jangan-jangan Kyuhyun tidak di ijinkan masuk gara-gara cara berpakaiannya..” ujarnya. Hyun Jung mau tidak mau membenarkannya. Ia pun satu pikiran dengan Eunhyuk. Mengingat pesta ini hanya di hadiri oleh kalangan atas yang dalam catatan, penampilannya pasti rapi dan bersih.
“Sial!! Aku harus mengecek ke depan..” gumam Eunhyuk lalu pergi.

—o0o—

“Tuan Na Jae Hoon?” sapa Cho Seung Hwa, Appa Kyuhyun. pria berusia 50-tahunan yang tengah berbincang-bincang dengan beberapa orang itu menoleh. Matanya melebar kemudian.
“Tuan Cho. Apa kabar.” Serunya lalu merangkul Tuan Cho sebentar.
Mereka bercengkrama membahas beberapa topik seputar bisnis mereka, lalu pembicaraan pun berlanjut pada inti.
“Kudengar putrimu yang akan menggantikan posisimu di perusahaan.” Ujar Tuan Na.
“Begitulah. Untung Ja Rin adalah anak yang penurut.” Ucap Tuan Cho bangga. “Bukankah kau juga melakukan hal yang sama? Putrimu yang akan melanjutkan bisnis?”
“Ah, Hyun Jung masih terlalu muda sebenarnya. Dia masih perlu belajar banyak.”
“Kulihat dia tumbuh menjadi gadis yang cantik dan anggun.” Tambah Tuan Cho seraya melirik ke arah Hyun Jung. Tuan Na merasa tersanjung mendengarnya.
“Dia persis seperti ibunya saat masih muda.” Canda Tuan Na.
“Apa kau berniat untuk cepat menikahkan putrimu?” Tuan Cho mulai kepada tujuan sebenarnya berbicara dengan Tuan Na. Yaitu menjodohkan Kyuhyun dengan Hyun Jung. Sesuai dengan permintaan putranya itu.
“Menikah? Oh, aku ingin sekali. Rasanya ingin sekali bisa menimang cucu. Tapi aku belum menemukan calon yang tepat untuknya.”

Merasa mendapatkan lampu hijau, Tuan Cho segera mengatakannya.
“Bagaimana jika dengan putraku?”
Tuan Na menoleh. “Omo? Tuan Cho, kau memiliki putra? Bukankah hanya Cho Ja Rin anakmu?”
Tuan Cho tidak heran jika ada orang yang terkejut mendengarnya memiliki anak lelaki. Karena hampir sepuluh tahun Kyuhyun pergi dari rumahnya dan tidak muncul sama sekali selama 5 tahun di depannya. Jadi tidak banyak orang yang tahu kenyataan itu.
“Tentu saja. putraku satu tahun lebih tua dari Ja Rin.”
“Lalu, kenapa tidak menyerahkan perusahaanmu pada anak lelakimu itu?”
“Ah, putraku memilih membangun perusahaan sendiri. Dan sekarang dia sudah menjadi CEO di perusahaannya.” Baru kali ini Tuan Cho merasa bangga memiliki anak seperti Kyuhyun. jadi dia bisa dengan bangga mengatakan bahwa putranya mampu membangun perusahaan sendiri. Tanpa bantuannya sedikitpun.
“Hebat sekali. Perusahaan apa?”
“QC Corporation.”
Mata Tuan Na kembali melebar. “Perusahaan game terbesar itu? Wah, aku benar-benar tidak menyangka kalau pemilik perusahaan itu adalah putramu. Memang kudengar CEOnya masih sangat muda.”
Tuan Cho semakin bangga mendapat pujian seperti itu. Ia merasa tidak sia-sia membiarkan Kyuhyun mengikuti keinginannya menjadi seorang programmer.
“Baiklah, aku ingin bertemu dengan putramu.”
Tuan Cho mengedarkan pandangannya. Itu lah yang membuatnya cemas sejak tadi. Kyuhyun berjanji akan datang. Tapi hingga detik ini anak itu tidak kelihatan batang hidungnya sedikitpun.
“Aku ragu bisa mengenalkannya padamu hari ini.” Ujar Tuan Cho agak menyesal.

—o0o—

Sekali lagi Kyuhyun menarik napas lalu menghembuskannya buru-buru. ia sangat gugup. Bahkan kakinya ragu-ragu untuk keluar dari mobil SLR McLarren silver miliknya. Kyuhyun kembali mengecek penampilannya dari kaca spion yang terpampang di samping mobil.
“Aku sudah rapi ko. Jadi, percaya dirilah Cho Kyuhyun” nasehatnya pada diri sendiri. Bukankah harusnya ia percaya diri mengingat penampilannya sudah berbeda dari sebelum ini. Tidak mungkin orang-orang akan melihatnya dengan pandangan ‘merendahkan’ seperti yang Hyun Jung bilang. Bahkan orang-orang dari toko baju dan salon yang membantunya berubah dari itik buruk rupa menjadi angsa terpana kagum melihat transformasinya.

Baiklah.. It’s show time.. batin Kyuhyun setelah mengumpulkan keberanian.

Langkah pertama saat ia keluar dari mobil seperti mesin waktu yang membawanya ke dunia baru. Semua terasa sangat berbeda. Terlebih dengan tatapan kagum dari beberapa yeoja saat ia melintas di depan mereka.
“Aigoo.. neomu kyeopta..” desis mereka seperti baru saja melihat seorang bintang Hallyu lewat. Mata para yeoja itu nyaris meleleh melihat pesona yang dipancarkan Kyuhyun*Author salah satu korbannya.eaaaa*

Menyadari dirinya kembali menjadi pusat perhatian meski dalam konteks yang berbeda, Kyuhyun mulai melangkah dengan percaya diri disertai senyum manis mengembang di bibirnya. benar saja, dalam hitungan detik, perhatian orang-orang tertuju padanya.

Eunhyuk baru akan melangkah menyeberangi ruang ballroom yang dipenuhi tamu undangan saat ia mendengar keributan di dekat pintu masuk. Aish, siapa yang sudah membuat keributan seperti itu? Apa mendadak pesta mendapat kunjungan mendadak dari Barack Obama? Atau mungkin yang lebih fenomenal, Super Junior?
“Dia tampan sekali..”
“bukan. Dia keren.”
“Ini sih lebih menarik dari Orlando Bloom..”
Telinga Eunhyuk mendengarkan beberapa yeoja berbisik, bukan berbisik tepatnya. Tapi berbicara dengan suara keras. Eunhyuk semakin penasaran siapa gerangan yang menjadi objek pembicaraan heboh itu. Bahkan beberapa yeoja sudah ada yang mengarahkan ponselnya untuk memotret ke sebuah arah. Eunhyuk membalikkan badannya.

Tepat saat itulah ia melihat sesuatu hal yang lebih fenomenal dari ‘partikel Tuhan’ yang kini tengah menjadi perbincangan hangat masyarakat dunia. Matanya melebar hingga nyaris copot dari tempatnya. Mulutnya pun menganga tak percaya.

Benarkah apa yang kulihat ini? Apa dunia sudah berputar ke arah yang sebaliknya? Apa matahari sudah terbit dari barat? Serentetan pertanyaan itulah yang menyeruak dalam benak Eunhyuk begitu menyaksikan pemandangan menakjubkan di hadapannya.

Pantas saja para yeoja ribut. Pantas saja mereka melemparkan berbagai macam kalimat pujian. Ia pun mau tak mau harus mengakui bahwa ini adalah hal paling menakjubkan yang pernah ia saksikan.

Bagaimana mungkin, bagaimana mungkin seorang Cho Kyuhyun.. Sosok yang sehari-harinya tampil nyentrik dan terkesan ‘orang bawah’ sekarang bisa menjadi seperti ini. Bisa di ibaratkan, sebuah mobil rongsokan mendadak berubah menjadi mobil Mercedez benz SLR. Lihat saja hanya melihat perubahannya saja, dia berhasil mencuri seluruh perhatian yeoja untuk memandangnya dengan tatapan penuh kekaguman.

“Bloddy hell, kenapa bisa begini??” seru Eunhyuk dengan mulut setengah menganga. Wajah tampannya pun sedikit memudar karena ekspresi terkejut.

Kyuhyun, tampak begitu tampan dan mempesona!!! Tidak ada lagi baju lusuh dan telah berganti dengan sebuah tuxedo mahal berwarna hitam, kemeja dalam berwarna putih kebiruan dan dasi kupu-kupu. Bahkan rambut yang biasanya berantakan pun kini lenyap entah kemana. Rambutnya ditata sedemikian rupa hingga rapi.
Dan wajahnya tampak berseri bak malaikat yang baru saja turun dari bumi *oke, di bagian ini Author agak berlebihan*

yang paling terkejut di antara sekian banyak orang di ruangan itu adalah Hyun Jung. Mata bulatnya melebar dan bibirnya sedikit membuka melihat pemandangan menakjubkan itu. Dia terkejut. Jantungnya mendadak berdebar kencang dan kepalanya sedikit berkunang. Ia berkali-kali mengerjapkan matanya takut hal yang ditangkap matanya adalah halusinasi. Tapi berapa kalipun ia mengedip, tetap Yang terlihat adalah pemandangan yang sama.

Kyuhyun memalingkan pandangannya pada Hyun Jung. Dan tepat pada detik itu mata keduanya saling bertemu. Waktu serasa berhenti. Yang terdengar hanyalah detak jantung Hyun Jung saja.
Badannya sedikit bergetar saat ia melihat Kyuhyun berjalan ke arahnya dengan senyum mengembang. Aigoo, kenapa dia harus tersenyum begitu padanya, hanya padanya? Kini perhatian semua orang tertuju pada dirinya karena Kyuhyun kini berdiri tepan di depannya.

Eotteohke????

To be continued

87 thoughts on “Shady Girl Kyuhyun’s Story (Part 9)

  1. akirnya kyuhyhun berubah kekek🙂
    bahkan jadi perbincangaan hangat mengalahkan topik dunia partikel tuhan kekek🙂
    bagaimana reaski ayahnya hyun jung law anak tua cho itu adala hyuhyun yg pernah datang kerumahnya keke🙂
    penasaran next ^^^

  2. IT’S SHOW TIME!!!!😄
    tapi sumpah masih susah ngebayangin gimana kumelnya kyu sampe dipandang rendah mulu ama orang.. :3

  3. omonaaa., suka bgt dg bag.an part ini., penjelasan., penjabaran dr sosok kyuhyun bnar2 mmbuat takjub! ah, author daebak!
    persis sperti asliny! ganteng bgt dan mempesona.. :*

  4. Akhirnya pangeran dari Qc chorp berubah wkwkw
    gitu dong bikin semua orang shock..
    apalagi ayah hyun jung dan appa kyu. jantungan kali ya hahaha
    Ciiee pangeran udah ketemu tuan putri nya

  5. kok kesannya kyu jadi cinderella ver. namja ya??😀
    seneng banget di chapter ini, entah kenapa menurutku feelnya kena banget pas mau di akhir chapternyaa *mian banyak omong* xD

  6. God job,,ini smua krna Hyun Jung yg udah merubah Kyu jd cwok tampannnnn… Tp jgn nysel ya ntar byk cwek yg brusaha dktin hehehehe

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s