After Wedding Story // The Trouble Begin..!! // Part 9

Tittle : After Wedding Story [The Trouble Begin] Part 9
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance-Comedy

Main Cast :

  • Cho Kyuhyun Super Junior
  • Shin Nara

Ceramah author : Gak ada.
Warning :

  • Hati-hati dengan typo
  • Bahasa tidak sesuai EYD
  • Maaf kalau feelnya gak dapet
  • Maaf kalau ceritanya makin gaje

After Wedding Story - The Trouble Begin By Dha Khanzaki1

——-o0o——–

Part 9

Aira terdiam.. ia hanya tersenyum. Memang apa yang harus diucapkannya untuk menjawab pernyataan itu? Ia memang pandai berakting, tapi tidak untuk berbohong. Leeteuk dan Minho menatapnya penasaran seperti meminta jawaban dan hal itu membuat Aira gugup. Ia mengerang dalam hati ketika sisi jahatnya memilih untuk berbohong.
“Ah, hahaha.. begitulah..” Aira cengengesan saat mengatakannya. Sudahlah, terserah mereka ingin menganggapnya apa. Toh, bukankah Lee Sooman sendiripun pernah mengatakan bahwa ia adalah calon trainee SM?

Minho mengangguk percaya sementara Leeteuk mengerutkan kening. Ia meninggalkan Minho dan Aira yang mengobrol berdua lalu ia menghampiri Kyuhyun. “Apa maksudnya ini? Kau bilang pada Taeyeon jika dia Trainee SM?” tanyanya sambil berbisik. Ia sangat penasaran. Kyuhyun mengibaskan tangannya sambil mendesis.
“Aniyo hyung. Sajangnim sendiri yang mengatakannya.” Elak Kyuhyun dengan suara pelan.
“Mwo? Maksudmu, Sajangnim sudah tahu tentang statusmu?” Leeteuk lagi-lagi mengatakannya dengan suara pelan. Takut orang-orang mendengarnya. Kyuhyun mengangguk.
“Bagaimana bisa?”
Kyuhyun mengangkat bahu. “Dia bilang Ibu Mertuaku sendiri datang menemui dan mengancamnya agar menyetujui pernikahanku.”
“Ibu Mertua????” Leeteuk menjerit tertahan. Ekspresinya tampak histeris. Ia melongo beberapa saat lamanya. “Baiklah, jika memang begitu keadaannya. Tapi jika begini, mereka yang tidak tahu akan menganggap Aira trainee SM. Memang tidak apa-apa?”
Kyuhyun mendesah berat. Itulah yang ia pusingkan selama beberapa hari ini. “Yah, asal jangan ada yang berani mendekati Ai-chanku saja.”

Baru saja Kyuhyun berbicara seperti itu ia sudah melihat pemandangan yang membuatnya terbakar cemburu. Bayangkan saja, di depan sana ia melihat Aira sedang berbicara sambil tertawa riang dengan hoobae-hoobaenya di SHINee.
“Grrr.. dia bener-bener lebih genit dari Eunhyuk hyung!!” gerutu Kyuhyun kesal.

“Nara, tadi kau kemari dengan GC kan? Dia mana?” tanya Sungmin pada Aira yang sedang asyik mengobrol dengan Key. Aira baru teringat pada sahabatnya itu. Ia menepuk keningnya. “Aish, hampir saja lupa. Dia ada di depan sana Oppa. Aku kan sudah janji akan ke sana lagi setelah memberi salam”
“Dia di depan? Oke, biar aku saja yang ke sana. Kau di sini saja”
“Ah, Oppa kau merindukan GC?” goda Aira. Sungmin gelagapan dibuatnya. “Mwo? Siapa? Tidak!”
“Oh, baguslah, GC sudah hampir tunangan. Bagus jika Oppa tidak menaruh perasaan apa-apa padanya.”
Rupanya kalimat itu membuat Sungmin tercengang. “Apa? Tunangan? Dengan siapa?” cecar Sungmin kaget.
“Itu rahasia. Sudah sana Oppa temui dia. Sebelum dia mengacak-acak villa ini.” Aira mendorong Sungmin agar segera pergi. Sungmin akhirnya pergi sambil sesekali menggumamkan kata-kata yang tidak jelas.

Sepeninggal Sungmin, gantian Kyuhyun yang menghampiri Aira. “Hm.. maaf mengganggu.” Ucap Kyuhyun. Minho, Key, Taemin, Onew dan Jonghyun menoleh, termasuk Aira.
“Oh, Hyung, tidak masalah.” Ucap Onew
“Aku boleh pinjam Aira kan? Ada yang ingin ku bicarakan dengannya. Penting.” Ucap Kyuhyun dengan menekankan pada kata ‘penting’.
“Ne.” Mereka mengangguk bersamaan. Segera Kyuhyun memberikan isyarat pada Aira agar mengikutinya pergi.

Orang-orang terutama yang tidak mengetahui pernikahan Kyuhyun dengan Aira menatap kedua orang itu penasaran.
“Sebenarnya mereka ada hubungan apa sih? Waktu itu kulihat mereka sedang bersama juga.” Ucap Jessica penasaran melihat Kyuhyun lagi-lagi pergi bersama dengan Aira. pertanyaan yang keluar dari mulut Jessica itu membuat para member SJ kelabakan. Mereka harus melindungi sang maknae.
“Ah, itu, karena mereka berasal dari kota yang sama. Mungkin Kyuhyun sudah menganggapnya saudara sendiri.” Jawab Heechul belepotan. Aish, dia mengarang bebas. Dan Jessica hanya mengangguk.
“Sooman Sajangnim bilang dia Trainee. Tapi aku tidak pernah melihatnya berlatih di gedung SM.” Ucap Tiffany dan semakin membuat member SJ lain kerepotan menjawabnya.
“Kau benar Nuna, tadinya aku mengira dia pengantar makanan untuk Hyungdeul Suju.” Celetuk Minho.
“Ya! Yeoja secantik itu tidak mungkin seorang pengantar makanan!” ujar Key yang membuat semua orang menatapnya. Terutama Member SJ, mereka menatap Key dengan raut tercengang. Untung Kyuhyun tidak ada. Jika ia mendengarnya entah apa yang akan terjadi.
“Aish, Hyung, kau menyukainya???” tebak Taemin.
“Bukan begitu. Dia memang cantik kan. Apa aku salah?” Key membela diri.
“Suka betulan juga tidak apa-apa.” Ledek Jonghyun. Semua orang tertawa. Namun ada yang aneh dengan cara tertawa Hyungdeul Kyuhyun itu. mereka tertawa hambar.
“untung si Evil itu tidak ada. Jika ada, bisa ngamuk dia di sini.” Bisik Ryeowook pada Yesung. Dan dibalas anggukan cepat oleh Yesung.

—o0o—

Sementara itu, di tempat lain..

Setelah berada di tempat yang sepi, Kyuhyun dan Aira sedang berdiri berhadap-hadapan. Kyuhyun menatap yeoja di depannya dengan tatapan yang tajam dan menusuk.
“Kenapa menatapku seperti itu? Sebenarnya ada masalah apa? Cepat katakan” Aira jadi gugup jika terus menerus didiamkan dan hanya ditatap seperti penjahat. Kyuhyun mengangkat alisnya sebelah dengan raut curiga.
“Apa kau bahagia? Mengobrol dengan namja-namja yang lebih muda dariku itu?” ucapnya sinis dengan tangan melipat di depan dada.
“kenapa? Kau cemburu? Ayolah, aku kan hanya mengobrol. Tidak melakukan hal-hal yang diluar batas kewajaran.”
“Mengobrol? Tapi kau terlihat sangat bahagia. Aku tidak pernah melihatmu seperti itu sebelumnya. Apa karena mereka seumuran denganmu?” Kyuhyun tetap menatapnya tajam, ia mendekat, memojokkan Aira ke dinding. Gadis itu membelalak kaget. Ia semakin terhimpit antara dinding dan tubuh Kyuhyun.
“Aigoo.. kenapa kau ini cemburuan sekali?” Aira mengalihkan pandangannya dari wajah Kyuhyun. mengalihkan rasa gugup yang menyerangnya tiba-tiba.
“Wajar saja. aku suamimu. Atau jangan-jangan kau lupa sudah mempunyai suami hah?”

Kyuhyun terus mendesak Aira dengan sifat kekanak-kanakkannya. tapi entah kenapa, kali ini Aira merasa perkataan Kyuhyun sangat menyinggungnya. ia menundukkan kepala menahan air mata yang hampir jatuh.
“hiks, hiks, ” aira terisak namun ia menahannya. Kyuhyun baru tersadar. Omona, ia lupa kalau Aira tengah hamil muda. tentu saja wanita hamil bisa lebih sensitif dari biasanya.
“Kau jahat sekali menuduhku. Hiks..” isaknya. Kyuhyun mendadak panik.
“Ah, Ai-chan, Mianhae.. kata-kataku keterlaluan? baiklah, tidak apa-apa. kali ini aku akan membiarkannmu.. dan aku tidak akan over protektif padamu lagi..” jelas Kyuhyun dengan nada panik sambil mengusap Airmata Aira yang meleleh di sudut matanya. Kyuhyun teringat kata-kata Eommanya, kalau wanita yang sedang hamil muda jangan terlalu menanggung beban batin yang berat karena akan mempengaruhi perkembangan janinnya. baiklah, mulai sekarang ia harus menghilangkan sikap cemburuan, protektif, dan cepat marahnya.

“Ne, tapi sebenarnya tujuannmu mengajak kemari apa? kau ingin mereka mencurigai kita?” tanya Aira ketika ia sudah menemukan ketenangannya lagi.
“Em, apa ya? Ah!” Kyuhyun baru teringat tujuannya. tanpa basa-basi ia segera menarik Aira ke pelukannya. Aira terkesiap.
“Aku hanya ingin memelukmu seperti ini dengan bebas.” bisiknya pelan. dekapannya begitu erat hingga membuat Aira tidak bisa bergerak dan hanya tercengang.
“Omo~ kaliaaan…!!” Seseorang berseru tiba-tiba ketika melihat pemandangan di hadapannya itu. seketika baik Kyuhyun dan Aira terkesiap dan cepat melepaskan diri. mereka berdua sama-sama terbelalak.
“Eotteohke..” gumam Aira panik

—-o0o—-

Sempat terbersit perasaan panik dalam benak ke dua orang itu. Namun sesaat kemudian keduanya mendesah lega saat tahu yang ada dihadapannya itu adalah Heechul.
“Ya! Untung aku yang memergoki kalian sedang bermesraan di sini. Jika bukan, pasti akan ada keributan setelah ini.” Tegur Heechul sambil berkacak pinggang.
“Mianhae. Ini tidak akan terulang lagi.” Aira membungkukkan badannya beberapa kali.
“Tentu aku tidak menyalahkanmu Belle. Pasti anak Kunyuk ini yang lancang memelukmu.” Ucap Heechul seraya melirik Kyuhyun.
“Memang aku salah jika memeluk istriku sendiri?”

Heechul mendekati Kyuhyun dan Aira, secara bergantian menatap keduanya. “Di tempat lain iya. Tapi tidak di sini dan saat ini. Jika kau tidak ingin mereka tahu, bertingkahlah seperti kalian tidak saling mengenal satu sama lain.” Peringatnya setengah mengancam. Kyunyun tersentak. Ia baru akan membuka mulut namun Heechul segera membekap mulutnya.
“Ayo Belle, kita pergi. Jangan pedulikan dia. Di sini kau adalah wanita yang belum menikah. Hahaha..” Heechul tergelak lalu merangkul bahu Aira dan membawanya pergi.
“HYUNG!! JANGAN LANCANG KAUU!!!” teriak Kyuhyun seraya menyusulnya.

—o0o—-

“Em, Hyung, bolehkan dia ikut kegiatan kita.” Ucap Sungmin canggung pada Leeteuk selaku ketua dari acara liburan itu. Leeteuk menatap sekilas GC yang berdiri di samping Sungmin dengan tingkah yang sama, canggung.
“Tentu saja. Tapi dia akan tidur di mana?” tanya Leeteuk.
“Ah, kau benar.” Sungmin baru ingat. Bukankah kamar di sini sudah dibagi dan tidak ada kamar kosong yang tersisa.
“Wah, dia siapa Oppa? Pacarmu ya?” tanya Yuri dengan nada menyelidik sekaligus meledek juga. GC semakin salah tingkah. Jika ia tidak salah lihat yang baru saja berkata itu adalah Yuri SNSD. Benar-benar Yuri SNSD.
“Tentu saja bukan” jawab GC dan Sungmin bersamaan.
“Aku Gong Chan Mi. Aku hanya temannya..” ucap GC gugup.
“Cie… tidak artinya iya..” ledek yang lain. GC menunduk malu, tentu saja. Ia mana mungkin bertingkah gegabah di antara kumpulan artis SM begini.

“GC…” seru Aira yang baru kembali bersama Heechul dan Kyuhyun yang tetap cemberut. Gadis itu berjalan agak cepat menghampirinya.
“Kau belum pulang?”
“Dia akan ikut kegiatan kita.” Jawab Sungmin.
“Jinjja?” Aira terkejut sekaligus senang dan menatap GC tak percaya.
“Iya.” Jawab GC singkat.
“Aigoo… aku senang sekali mendengarnya..” seru Aira lagi.
“Ah, begini saja.” Leeteuk tiba-tiba terlintas ide. Ia menoleh pada Yoona, Seohyun dan Sunny yang ditempatkan di satu kamar.
“Sunny, kau bisa kan pindah ke kamar Taeyoon. Biar Nara dan GC tidur bersama Yoona dan Seohyun.” Ucap Leeteuk.
“Oh, tentu. Tidak masalah” Sunny mengangguk.
“Oke. GC, Nara, kalian sekamar dengan mereka. Kalian bisa meletakkan barang-barang kalian ke kamar sekarang.”
“Araseo. Gomawo Oppa..” ujar Aira dan GC bersamaan sambil menundukkan kepala sekilas.
“Oke, biar aku antar.” Kyuhyun mendadak menyerobot. Namun segera dicegah Heechul.
“Kenapa harus kau yang mengantar? Biar Yoona dan Seohyun saja yang mengantar.”
Heechul melirik Yoona dan Seohyun dan memberikan isyarat padanya agar mengantar kedua gadis itu.

“Hyung, sebenarnya kau punya dendam apa sih padaku hari ini? Kenapa kau menyebalkan seklai hari ini.” Protes Kyuhyun menatap lurus mata Heechul.
“Aku senang melakukannya. Sesekali kau harus diberi pelajaran.” Lanjutnya sambil lalu.
Kyuhyun menggeram pelan. Huh, kalau begini sih ikut tidak ikutnya Aira sama saja.

—o0o—

“Di sini tempat tidurnya hanya 1. Jadi tidak apa-apa kan kita tidur berdesakan di sini. Tapi tempat tidurnya luas kok.” Ucap Yoona seraya membukakan pintu, membiarkan Aira dan GC masuk.

Sesaat, ia menatap kamar yang tidak terlalu luas namun tidak sempit juga. Nuansa kamar ini terkesan hangat dengan dinding berlapis wallpaper berwarna cokelat muda dan kuning muda. Sebagian besar perabotannya terbuat dari kayu yang dipelitur dengan begitu indah. Ia tersenyum, ini baru yang namanya liburan.
“Tidak masalah. Gomawo.” Ucap Aira. Ia meletakkan tas yang dibawanya di atas sofa. Mereka semua masuk ke dalam kamar dan sesekali berbincang. Aira bisa berbicara dengan lancar sementara GC, dia gugup sekali. bagaimana tidak, seumur hidup ia tidak pernah membayangkan akan mengobrol bersama artis-artis sekelas member SNSD itu.

“Mereka benar-benar Seohyun dan Yoona SNSD kan?” bisik GC tak percaya pada Aira.
“Tentu saja. Kau pikir mereka imitasi.”
GC mengangguk. “Ternyata jauh lebih cantik dari di TV.” Gumamnya.
Aira menyunggingkan senyum tipis. “Gong Chan Mi, sejak kapan kau memuji kecantikan seorang yeoja. Biasanya kau hanya memuji ketampanan namja saja.”
“Ya! Kau ini, lain ceritanya jika kau menyaksikan kecantikan mereka secara langsung.” Elak GC.
“Araseo..” Aira tertawa ringan

—o0o—

Malamnya…

“Jinjjayo? Kau suka hal-hal yang berbau Mistis?” ucap Aira dengan suara yang cukup keras. Kini semua orang yang ikut kegiatan itu sedang mengadakan Acara api unggun sambil membuat BBQ. Beberapa orang sedang asyik mengobrol mengelilingi api unggun sedangkan yang lainnya sibuk membuat BBQ.
Minho mengangguk. “Aku bahkan berharap jika bertemu dengan seseorang yang mempunyai kekuatan supranatural agar bisa membagi sedikit kemampuannya padaku.” Jelas Minho.
“Aigo.. apa serunya bisa melihat hantu.” Komentar GC sambil bergidik. “Mereka hanya makhluk kasat mata yang tidak menarik untuk diamati.”
“Tapi aku juga suka berburu hantu” ucap Aira. “Itu menyenangkan. Iya kan” lanjutnya.

“Demi Tuhan Ai-chan.. kau ini istriku.. kenapa bisa sebahagia itu berbicara dengan seorang namja…” gerutu Kyuhyun. Matanya terus terpaku pada sosok Aira yang asyik bercerita bersama orang-orang di sana. Sementara ia diam di sisi lain api unggun sambil memegang PSP yang tidak ia mainkan. Padahal Taemin sudah berbaik hati meminjamkan itu padanya.

Sedetik kemudian ia teringat pada janjinya bahwa ia tidak akan cemburu pada teman-teman namjanya lagi.
“Well, Cho Kyuhyun, ini hanya sementara.” Ia menyemangati diri sendiri dan mulai memainkan PSP di tangannya.
“Ya! Kita di sini untuk bersenang-senang. Bukan untuk bermain PSP!” seseorang mendadak merebut PSP dari tangan Kyuhyun.
“Dasar…” Kyuhyun baru akan mengeluarkan kata-kata umpatan dari mulutnya namun segera ia tahan ketika mengetahui yang merebut PSP dari tangannya adalah Aira.
“Ai..”
“Apa gunanya ikut liburan jika pada akhirnya kamu tidak bersenang-senang. Jangan bermain PSP terus dan menjadi anak autis dadakan. Araseo!” omel Aira. Kyuhyun mengerjap. Antara senang dan kesal juga. Ia jadi teringat sesuatu.
“Oh, jangan-jangan kau juga yang mengeluarkan PSP dari dalam tasku?”
Aira mengangguk tanpa merasa bersalah sedikitpun. “Kalau iya kenapa? Wee~” Aira menjulurkan lidahnya, ia merasa menang melihat ekspresi jengkel Kyuhyun.
“SHIN NARA…” teriak Kyuhyun membuat semua orang menoleh ke arah mereka berdua. Kyuhyun bangkit dari duduknya dan menatap Aira sambil bertolak pinggang.
“Hei, kalian ini kenapa?” tanya Jessica heran. Kedua orang itu seakan tersadar kalau mereka berada di tempat yang tidak pas untuk bertengkar. Jadi Aira berinisiatif menyudahi pertengkaran kecil mereka. Ia berdehem pelan.
“Tidak ada apa-apa Eonni.” Aira tersenyum sebentar lalu pergi.
“Dasar yeoja 4D!!” umpat Kyuhyun dalam hati.

@@

“Omo, ini enak sekali. Benar kau yang membuatnya?” tanya Aira kagum ketika menikmati makanan yang dibuat Key.
Kyuhyun yang mengdengar Aira memuji masakan hasil karya Key segera menoleh. Ia melihat ekspresi Aira yang tidak pernah dilihatnya. Entahlah, seperti bahagia dan kagum.
Seketika ia teringat kata-kata yang pernah di ucacapkan Aira.

_“Asal kau tahu, aku ini suka namja manis yang pandai memasak”_

Ia mengerjap. Aigooo.. jangan sampai Aira terpikat oleh pesona seorang Key..

“Tentu saja. Asal kau tahu, tanpa aku mereka akan kelaparan di dorm.” Bisik Key dengan suara yang masih bisa didengar oleh orang-orang di sekitar mereka seraya matanya melirik member SHINee lain.
“Haahahah.. Sepertinya mereka kelaparan Key, lihat, mereka semua kurus..” timpal Aira sambil terkekeh. “apalagi si bungsu Taemin.” Tambahnya.
Taemin yang mendengarnya segera protes. “Enak saja! Meski kurus tapi aku berotot!” kemudian ia memamerkan otot tangannya yang tidak sekeren otot milik Siwon.
“Kau juga kurus.” Ucap Taemin malah balik mengatai Aira.
“Enak saja. Aku ini meski makan banyak tidak pernah bisa gemuk tahu!” Aira membela diri. “dan kau, panggil aku Nuna, aku kan lebih tua 1 tahun darimu!”
“Shireo!” Taemin menggelengkan kepala tegas.
“Panggil aku Nuna!”
“Shireo!”

Kedua orang itu malah saling berdebat dan bukannya memisahkan mereka, orang lain yang melihat malah tertawa.

“Ah, bagaimana kalau kita mengatakan acara Jurit malam? Kulihat di sekitar sini ada hutan” usul Eunhyuk.
“Ya! Kenapa harus jurit malam? Shireo!” tolak Donghae yang notabenenya takut pada kegelapan.
“Aish, itu ide bagus! Aku suka!” Aira justru sangat setuju.
“Aku juga.” Minho pun ikut menyetujuinya.
“Jurit malam? Siapa takut.” Ucap Sooyoung makin memantapkan usul Eunhyuk untuk disetujui.
“Baiklah, sementara aku akan membuat persiapan, bagaimana jika kita bagikan urutan jurit malamnya sekarang?”

Semua orang berkumpul di dekat Eunhyuk yang sedang membagikan nomor kepada setiap orang. Entah sejak kapan ia menyiapkannya. Tapi sepertinya dari awal dia memang berniat untuk mengadakan acara ini.

“Oke, semua sudah kebagian nomor kan? Yang mendapatkan nomor yang sama akan menjadi satu kelompok.” Ucap Eunhyuk.

Orang-orang ribut mencari siapa pasangan mereka. Sementara Kyuhyun berharap bahwa pasangannya adalah Aira. Ia melihat nomor yang dipegangnya. Angka 13. Itu artinya dia urutan paling terakhir.

“Kya… aku dengan Donghae Oppa..” seru Aira senang ketika ia mendapati ia dan Donghae sama-sama memegang angka 10. Kyuhyun mendengus lemas. Jika bukan Aira lalu pasangannya siapa?
“Huh, aku ingin dengan Sungmin Oppa..” keluh GC.
“Memang kenapa jika denganku?” tanya Yesung bingung. GC menggeleng.
“Tidak apa-apa.”

“Huwa.. aku ingin dengan Minho!!” teriak Taemin mendramatisir keadaan. Sementara ia malah kebagian dengan sang leader Super Junior, Leeteuk.

“lalu aku dengan siapa?” gumam Kyuhyun bingung. Seohyun mendekati Kyuhyun yang tetap terdiam di tempatnya. Tidak berniat mencari siapa pasangannya.
“Omo, Oppa, kau berpasangan denganku.” Ucapnya. Kyuyun menoleh.
“Jinjja?”
Seohyun mengangguk sambil memperlihatkan nomor yang dipegangnya. Benar-benar berangka sama dengannya.

—-o0o—-

Aira melihat Kyuhyun lagi-lagi bersama Seohyun. Entah kenapa mereka terlihat sangat serasi. Dan omo.. kenapa mendadak dadanya terasa sesak begini? Apa mereka menjadi pasangan lagi?

Acara Jurit malam akan dilaksanakan lewat tengah malam nanti. Tepat di saat bulan purnama berada di puncak cakrawala. Sementara menunggu, semua orang bersiap-siap. Aira duduk di tepi ranjang kamar, mengambil sesuatu dari dalam tas tangannya.
“Aish, kemana ponselku sih?” gerutunya sambil terus mengaduk-aduk isi tas itu. Namun siapa sangka, ia malah menemukan sebuah cincin di dalamnya. Dahinya berkerut samar.
“Cincin siapa ini?” lagi lagi ia menemukan cincin. Beberapa waktu lalu ia menemukan cincin di dalam saku celana Kyuhyun, dan sekarang, ia menemukan cincin yang tidak dikenalnya lagi di dalam tasnya. Apa maksudnya ini?
“Wah, cincin yang indah.” Aira mendongkakan kepala mendengar seseorang berbicara di depannya. Ternyata Seohyun tengah berdiri di hadapannya. “Itu milikmu?” tanyanya.

Aira memiringkan kepalanya bingung. Sementara otaknya terus berputar berusaha mengingat-ingat cincin ini. Namun tetap saja ia tidak bisa mengetahuinya.
“Entahlah. Ini ada di dalam tasku.” Ucap Aira tanpa melepaskan tatapannya pada cincin itu.
Seohyun pun jadi ikut bingung. “Boleh kulihat?” pintanya. Aira menyerahkan cincin pada Seohyun. Gadis itu mengamatinya baik-baik.
“Sepertinya ini cincin pernikahan.” Ucapnya.
Aira mengerjap. Cincin pernikahan? Tunggu!! Jangan-jangan ini cincin pernikahannya dengan Kyuhyun yang hilang. Seohyun mengamati baik-baik bagian dalam cincin itu. Ia terkesiap melihat nama yang terukir di bagian dalam cincin itu. Cho Kyuhyun.
“Kenapa bisa terukir nama Kyuhyun di sini?” batinnya penasaran. Ia memikirkan beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi. Nama Cho Kyuhyun di Korea tidak hanya 1 kan. Bisa saja ada orang lain yang bernama Cho Kyuhyun juga. Tapi ia makin penasaran. Jika dilihat dari tingkah Kyuhyun terhadap Aira, bisa saja Cho Kyuhyun yang dimaksud memang dia. Ah, jangan-jangan… Aira dan Kyuhyun memang memiliki hubungan khusus..

“Oh, mungkin itu milik kakakku” ucap Aira asal. Ia kemudian mengambil kembali cincin itu dan segera memasukkannya ke dalam saku jaketnya. Seohyun tidak menjawab apa-apa. Ia mencoba menahan rasa penasarannya.

To be continued..

53 thoughts on “After Wedding Story // The Trouble Begin..!! // Part 9

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s