Show Me Your Love (Part 1)

Tittle : Show Me Your Love Part 1
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Lee Eunri
  • Lee Hyukjae/Eunhyuk

Support Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Lee Donghae
  • Kim Kibum
  • Choi Siwon

For You Know, FF ini ‘before story’ dari FF Cherry Blossom loh. Maaf ya kalau ada typo. Author udah usahakan buat ngilangin Mr Typo yang suka ngeksis di tiap FF author. tapi entah kenapa selalu aja hadir. *rajin amat*

Nah, hope you enjoy this FF.

Show Me Your Love by Dha Khanzaki1

———–o0o————

Bunga sakura sedang bersemi indah di salah satu taman di kota Seoul. Lee Eunri, yeoja cantik itu sedang sibuk menikmati indahnya bunga sakura dengan wajah ceria.
Sekarang aku Mahasiswi. Batinnya senang. Hari ini ia resmi menjadi murid di Kyunghee University, universitas terkenal di kota itu. Dengan anggunnya ia melesat menyeberangi jalan untuk menuju kampus yang sudah tampak di depan mata. Ia tersenyum sumringah.

Eunri berjalan santai menuju gerbang kampus, namun tiba-tiba sebuah insiden terjadi.

CIPRATTT!!

“Kyaa!” Eunri menjerit karena sebuah mobil melintas dan menyipratkan genangan air di jalan ke bajunya. Kepalanya terangkat cepat ke arah mobil kap terbuka yang tadi melintas cepat di sebelahnya.
“Ya! Berhenti!” teriak Eunri sambil mengejar mobil itu. Ia marah.
Benar saja, mobil itu berhenti. Eunri terdiam sejenak karena si pengemudi membuka kacamata yang dipakainya dan menoleh ke arahnya. Dia seorang namja.
“Mianhae” ucapnya sambil mengedipkan mata. Tak lupa juga ia memberikan senyuman mautnya agar yeoja yang sedang terbakar api itu luluh dan terpesona.

Ternyata tidak, Eunri tidak terpesona ataupun luluh sedikit pun, ia marah. Bagaimana tidak, baju ini baju kesayangannya dan namja sok keren ini sudah mengotorinya.
“Kau pikir minta maaf saja cukup?!” bentak Eunri kesal. Ia lalu menendang mobil namja itu dan pergi dengan wajah penuh emosi.

Eunhyuk, namja yang dibentak Eunri tadi terpaku. Demi dewi fortuna, ini pertama kalinya ada yeoja yang tidak terpesona melihat senyum mautnya dan malah pergi setelah membentaknya.
“Ya ampun, serius dia yeoja? Mengapa tidak terpesona padaku?” ujarnya bingung.

—-0.0—-

“Sial! Hari pertama sudah sial! Semua gara-gara namja sok keren itu!” umpat Eunri sambil menghapus noda lumpur di bajunya dengan air. Tapi gagal, noda itu masih menempel.
“Ah, sial!” Eunri jadi kesal sendiri.
“Nih, pakai saja Sweterku” ucap Jeyoung, sahabat Eunri. Dia memberi solusi atas masalah kecil sahabatnya itu. Eunri mengambilnya.
“Gomawo.. Ah, menyebalkan! Awas ya kalau sampai bertemu denganku lagi!!” umpat Eunri dengan mata melotot menatapi pantulan dirinya sendiri di cermin toilet. Setelah itu ia memakai sweter yang di pinjami Jeyoung.
“Memang siapa orang yang sudah kurang ajar padamu?” tanya Raeseok, sahabatnya juga. Eunri terdiam, ia mendesah lalu menggeleng. Ia tidak tahu namja itu siapa.

—0.0—

Eunhyuk memarkirkan mobilnya. Sejak awal ia turun, beberapa yeoja sempat memperlihatkan dengan ekspresi kagum pada namja yang senyumnya memikat itu.

Eunhyuk balas tersenyum pada beberapa yeoja yang menatapnya kagum. Yah, siapa yang tidak terpesona melihat ketampanannya.
“KYAA!! Dia mahasiswa baru di sini? Serius? KYAA!!” teriakan yeoja itu semakin membuat Eunhyuk tersenyum lebar.

Ah, aku memang dilahirkan untuk dipuja wanita. Batinnya penuh percaya diri *author muterin bola mata*. Mereka pasti berharap aku jadi namjachingu mereka. Tapi maaf, hatiku tidak bisa sembarangan kuberikan. Dalam urusan cinta, aku orang yang pemilih. Batin Eunhyuk sambil berjalan memasuki gedung dengan gaya keren dan berhasil membuat yeojadeul jatuh pingsan terpesona.

“Seperti biasa, pekerjaanmu tebar pesona di depan yeoja-yeoja itu. Tidak berubah juga tingkah burukmu itu” cibir Kyuhyun, sahabatnya yang memang bermulut tajam dan senang sekali mengejeknya.
“Jangan bahas itu! Yang lain mana?” Eunhyuk mengibaskan tangannya tak peduli lalu kepalanya celingak celinguk mencari Donghae, Siwon dan Kibum. Sahabatnya yang lain.
“Aku tidak tahu. Mungkin mereka sudah di kelas.” jawab Kyuhyun sambil mengangkat bahu
“Ya sudah, Kajja!” Eunhyuk merangkul Kyuhyun sambil menariknya pergi.

__o0o__

Siapa namja brengsek tadi? Batin Eunri menggerutu sendiri. Dia pikir dia hebat? Lihat apa akibat perbuatannya! Bajuku kotor oleh lumpur! Bahkan aku harus malu saat berjalan di koridor! Rutuk Eunri dalam hati. Meski sudah tertutup sweter, tapi ia tidak bisa menyembunyikan noda kotor di celananya.
“Akh, kelas! Aku lupa!” Eunri baru sadar bahwa ia ada kelas sekarang. Ia segera berlari.

Karena kelasnya berbeda dengan Jeyoung dan Raeseok, ia jadi harus berlari seorang diri. Mengapa bisa lupa? Ah, mungkin karena ini pertama kalinya ia tidak sekelas dengan kedua sahabatnya. Dari dulu selalu sekelas, jadi ia terbiasa pergi ke kelas bersama.
“Bagaimana ini, kelas sudah mulai!” Lirih Eunri panik ketika melihat dari kaca pintu. Guru juga sudah ada dan sedang mengabsen.
“Lee Eunri..” panggil Yunho seusangnim. Akh, Eunri yang mendengarnya dari luar bergerak-gerak tidak jelas. Eotteohke..
“Aku di sini..” desis Eunri pelan dan panik.

Murid-murid di kelas bingung, karena tidak ada murid yang mengacungkan tangan.
“Loh, tidak ada murid yang bernama Lee Eunri?” tanya Yunho seusangnim, heran juga.

Kriitt *suara pintu dibuka*. Orang-orang di ruangan itu menoleh ke arah pintu dan langsung menemukan sosok gadis melangkah masuk dengan hati-hati.

Eunri masuk pelan-pelan, memperlihatkan wajah innocent.
“Kau, murid kelas ini juga?” tanya Pak Yunho ramah. Eunri tersenyum kikuk.
“Anu, itu Pak.. Aku Lee Eunri” jawabnya, dalam hati ia sangat sangat malu. Tapi ia tahan.
“Oh, jadi kau. Kenapa berdiri di situ. Ayo masuk!” suruh Pak Yunho karena Eunri masih berdiri manis di depan pintu. Eunri masuk lalu berdiri di sampingnya.
“Karena kamu terlambat datang ke kelasku dan berhubung ini hari pertama kamu di sini, bapak ingin kamu memperkenalkan diri sekarang”

Eunri terkesiap kaget. Senyum yang sejak tadi ia lemparkan pada orang-orang terhenti seketika. “Maksud bapak di sini? Aku?”
Pak Yunho mengangguk. Eunri menelan ludah. Lalu ia menatap satu-satu murid di kelas itu sambil menebarkan senyum. Tapi mereka malah acuh tak acuh dengan kehadirannya. Apa-apaan mereka? Batin Eunri jengkel.
“Annyeong haseyo. Joneun Lee Eunri imnida. Bangapseumnida..” ucap Eunri seramah mungkin sambil membungkukan badan.

“Oh, kau yeoja yang tadi!” mendadak ada seeseorang brseru. Eunri kaget, matanya langsung berkeliaran mencari pelakunya. Dan ia menemukannya!
Ah, bukankah dia namja rese yang sudah mengotori pakaianku! Batin Eunri sedikit melotot saat menatapnya. Dia duduk di kursi belakang. Entah ini baik atau buruk, karena ternyata mereka satu kelas.
“Iya kan?” serunya lagi membuat Eunri yang sempat melamun jadi sadar.
“Ah, ne” jawab Eunri akhirnya, entah kenapa ia jadi gugup. Melihat caranya berkata dan tersenyum membuat hati Eunri tak karuan. Ia merasa namja itu berniat mempermalukannya.

“Jadi kalian sudah saling mengenal?” tanya Pak Yunho
“Ne. Tadi pagi kami bertemu” jawab Eunri biasa saja
“Iya Pak. Tadi secara tidak sengaja aku mencipratkan sisa air hujan ke bajunya. Lihat saja pakaiannya kotor” ujar namja rese itu lagi.
Eunri kaget. Bersamaan dengan itu seisi kelas tertawa. Ya, menertawainya. Eunri melihat bajunya sendiri. Memang tampak kotor meski sudah tertutup sweter. Wajahnya memerah. Eunri menutupi bajunya yang kotor dengan tasnya.

Eunhyuk melihat yeoja bernama Eunri itu menunduk malu. Aish, apa yang kulakukan? Harusnya aku tidak bicara begitu tadi! Sesal Eunhyuk dalam hati.
“HAHAHA, Unyuk, kau benar-benar keterlaluan. Merayu yeoja dengan cara sadis begitu” ledek Kyuhyun sambil tergelak.
“Ya! Aku tidak sengaja!” timpal Eunhyuk sambil melempari Kyuhyun dengan bola kertas.

“Ah, semua yeoja yang terkena jebakanmu juga kau bilang tidak sengaja” Kibum kini ikut berceloteh. Membuat seisi kelas balik menertawakan Eunhyuk.
“Kau juga malah ikut-ikut lagi!” omel Hyuk sambil menggebrak meja. Entah kenapa ia jadi merasa tidak enak karena sudah membuat Eunri malu di hari pertama.

BRAKK!!

Pak Yunho memukul meja dengan penggaris kayu agar semua orang tenang. Benar saja, kelas hening seketika.
“Bisakah kalian diam!!” bentaknya galak. Lalu ia menoleh pada Eunri.
“Nah, Lee Eunri, silakan kamu duduk di samping Lee Hyukjae” ujar Pak Yunho. Lagi-lagi kelas menjadi ribut
“Siapa Hyukjae?” tanya Eunri polos
“Tuh, namja yang kau temui tadi pagi”
Mwo?! Eunri kaget. Ia bergantian menatap Pak Yunho dan Eunhyuk bergantian dengan ekspresi tercengang.
“Di sana pak?” tanyanya memastikan. Pak Yunho mengangguk. Ia mengedarkan pandangan menyapu kelas berharap menemukan kursi lain yang kosong. Tapi ia tidak punya pilihan. Tidak ada tempat yang kosong selain di sisi Lee Hyuk Jae. Eunri berjalan dan duduk di samping Eunhyuk. Namja itu tampak biasa saja. Wajahnya tidak merasa bersalah sedikitpun.

—0.0—

Selama belajar, Eunri dan Eunhyuk tidsk saling bicara. Eunri juga tidak berniat mengajaknya bicara. Padahal jika Eunhyuk mau meminta maaf atau sekedar berbasa basi, Eunri akan senang hati meladeninya. Tanpa disadari Eunri, Eunhyuk diam-diam mencuri pandang pada yeoja di sampingnya.
“Hmm, tenang sekali yeoja ini. Apa dia tidak senang duduk denganku? Padahal aku sengaja mengosongkan kursi di sebelahku karena tadi terlalu banyak yeoja yang ingin duduk d sampingku. Tapi dia, akh.. Aneh sekali” pikir Eunhyuk. Ia terus berdebat dengan dirinya sendiri. *narsis banget ni namja satu*

Bel istirahat berbunyi, Satu persatu murid pergi. Hanya menyisakan Eunhyuk dan Eunri saja.
“Kau tidak keluar?” tanya Eunhyuk lebih dulu.
“Aku masih ingin disini. Kenapa? Kau tidak suka?” ujar Eunri dengan nada galak. Eunhyuk trperanjat. Kenapa yeoja ini sinis sekali padaku?. Harusnya dia senang aku ajak bicara! Kesal Eunhyuk dalam hati.
“Ah, tidak” Eunhyuk gelagapan. Eh, Mengapa aku jadi gugup begini? Ada yang salah dengan diriku hari ini! Lagi-lagi Eunhyuk berdebat dengan diri sendiri. Tibatiba Eunri berdiri.
“Eh, kau mau kemana?” tanya Eunhyuk kaget. Entah kanapa ia tidak mau Eunri pergi.
“Aku mau keliling sekolah karena aku belum tahu sekolah ini”
“Ah, kebetulan. Aku temani. Kajja!” Eunhyuk tanpa permisi segera menarik Eunri pergi. gadis itu terkesiap saat tangan Eunhyuk menyentuh pergelangan tangannya. Dan entah kenapa Eunri merasa dadanya berdebar kencang.

—0.0—

Sepanjang istirahat itu Eunhyuk menemani Eunri berjalan keliling kampus. Mulai dari ruang praktik, ruang kelas, auditorium, perpus, sampai aula sekolah yang besar dan luas.

KRIUK..

Eunhyuk berhenti lalu menoleh ke arah Eunri. Lagi-lagi Eunri harus menahan malu. Kenapa di saat begini perutku harus keroncongan? Gerutu Eunri dalam hati. Melihat tingkah aneh Eunri, Eunhyuk lantas tertawa.
“Sepertinya tur kita selanjutnya adalah kantin” tanpa izin atau permisi Eunhyuk meraih tangan Eunri dan kembali menariknya pergi.

Jantung Eunri berdebar kencang melihat Eunhyuk memegang tangannya sambil membimbingnya menuju kantin. Apa apaan dia? Seenaknya saja menarik tangan orang dan membuatku berdebar tak karuan. Batin Eunri. Jujur saja, ini pertama kalinya ada namja yang memegang tangannya selain Appa.

—0.0—

@kantin
“kau ingin makan apa? Biar aku yang memesankan” tawar Eunhyuk ketika mereka berdiri di depan counter makanan dan minuman.
“Terserah kau” jawab Eunri sekenanya. Ia sudah malas berpikir lagi. Otaknya sudah error karena berdebar-debar dan kelaparan.
“Oke”
“Tapi..” Eunri ragu
“Apa?”
“Kau bisa kan lepaskan tanganku”
Pandangan Eunhyuk turun melihat tangannya yang menggenggam tangan Eunri. Ia terbelalak, sejak kapan ini terjadi? Ia merasa sudah melepaskannya sejak tadi! Eunhyuk panik kemudian buru-buru melepaskannya.
“Mianhae, aku tidak sadar” Eunhyuk memalingkan ke arah lain karena malu. Begitupun yang dilakukan Eunri. Mereka saling canggung satu sama lain.

Akhirnya mereka hanya memesan jajangmyun dan es lemon tea.
“Em, anu, Lee Hyukjae” ujar Eunri. Eunhyuk menoleh meski ia sedang asyik menyantap makanannya.
“Panggil aku Eunhyuk.”
Eunri memutar bola matanya, malas. “Baik, Eunhyuk”
“Wae?”
Eunri mendekatkan badannya, ingin membisikkan sesuatu.
“Kenapa orang-orang itu memandangi kita? Memang kita terlihat aneh?” tanya Eunri pelan. Eunhyuk menoleh ke arah yang dimaksud Eunri. Beberapa yeoja memang memperhatikan mereka. Ia tersenyum tipis lalu menghela napas ringan.
“Oh, tenang, mereka mungkin fansku” ujarnya penuh percaya diri. Eunri melengos. Sungguh jawaban ternarsis yang pernah ia dengar.
“Memang kau pikir kau siapa? Won Bin?” ujar Eunri sambil menahan tawa. Eunhyuk menatap Eunri dengan ekspresi histeris.
“Ya! Kau tidak melihat Jika ketampananku melebihi Won Bin? Wajar saja jika banyak yeoja mengagumiku”
“Arraso. Terserah kau saja” ucap Eunri malas. Ya ampun, mimpi apa aku semalam. Bertemu makhluk aneh dan narsis seperti dia. Batin Eunri putus asa.

KYAAAA!!!

Mendadak saja suasana kantin menjadi ribut oleh suara teriakan yang riuh rendah. Eunri dan Eunhyuk menoleh bersamaan mendengar orang-orang menjerit.

Eunhyuk hanya menghela napas setelah tahu sang pembuat keributan adalah teman-temannya sendiri, Yaitu Kyuhyun, Donghae, Kibum, dan Siwon. Gaya mereka saat masuk begitu keren *diiringin lagu Paradise’y T-MAX. Wkwkwk* dan berhasil membius seluruh isi kantin. Itu yang membuat para yeoja menjerit tidak jelas.
“Ho, dasar mereka” Eunhyuk geleng-geleng kepala. Ia sudah terbiasa, dari dulu selalu begitu.
“Ya ampun, lihat gaya mereka. Itu sih tidak ada bedanya dengan F4” ujar Eunri, dalam hati ia juga kagum. Eunhyuk mengangguk, sebenarnya ia sedikit iri.
“Begitulah. Jika diumpamakan, Donghae itu Yoon Ji Hoo, Kibum itu So Yi Jung dan Siwon itu Song Woo Bin, maka Kyuhyun Goo Joon Pyo” ujar Eunhyuk polos.
“Mwo? Hahaha” Eunri tertawa lepas. “Jangan bercanda.” lanjut Eunri, masih tertawa. Eunhyuk tersedak dengan reaksi Eunri.
“Ya! Aku tidak bercanda! Kyuhyun it memiliki tempramen yang buruk, sama seperti karakter Joon Pyo, sangat buruk! Donghae, dia tipikal namja baik dan sedikit cuek seperti Ji Hoo. Dan Kibum sama seperti Yi Jung, dia mudah sekali membuat banyak yeoja jatuh cinta hanya dengan tersenyum. Dan terakhir Siwon, dia kuat dan setia kawan seperti Woo Bin” jelas Eunhyuk panjang lebar. Eunri agak kagum setelah mendengarnya.

“Kau tahu banyak soal mereka. Kau fans mereka ya..”
Eunhyuk membelalakkan matanya, terkejut atas ucapan Eunri. “Enak saja! Mereka sahabatku dari kecil!”
“MWO?!!” seru Eunri kaget. Sesaat kemudian ia mengangguk paham “Ha, sekarang aku paham kenapa dari tadi kau terus narsis”
“Wae?”
“Karaktermu sama dengan mereka!”
“YA!!” Eunhyuk mendadak mengamuk sambil menggebrak meja. Seisi kantin kaget dan menoleh pada mereka. Terlebih Eunri, ia terpaku di tempat duduknya dengan ekspresi tercengang. Teriakan Eunhyuk seperti sebilah pedang yang menusuk dengan cepat mengenai jantungnya.
“Dengar, aku paling tidak suka di samakan dngan orang lain. Aku adalah Lee Hyukjae! Aku bukan Cho Kyuhyun, bukan Lee Donghae, bukan Kim Kibum, juga bukan Choi Siwon! Arraso!” tegas Eunyuk penuh emosi lalu pergi meninggalkan Eunri.

Orang-orang melihat kejadian itu dengan reaksi bermacam-macam. Eunri sendiri mematung setelah dibentak Eunhyuk. Ia kaget sekali, jantungnya berdebar cepat dan tubuhnya bergetar.
“Kenapa dia harus marah?” mata Eunri tiba-tiba jadi panas. Setetes cairan bening mengalir keluar dari sudut matanya. Ia menangis. Eunri langsung pergi dari tempat itu secepatnya.

—0.0—

Eunhyuk berjalan cepat dengan rasa marah yang mendadak timbul di hatinya. Aneh sekali. Kenapa ia jadi cepat tersinggung.

Eunhyuk berhenti melangkah. Perasaan marah yang tadi membuncah kini lenyap entah keemana setelah ia menyadari sesuatu.
“Baboya, Lee Hyukjae! Kenapa tadi kau bicara kasar pada Eunri!” ujar Eunhyuk sambil memukul kepalanya sendiri. Kalau dipikir kembali Eunri tidak sepenuhnya salah dan ia tidak seharusnya membentak Eunri.

Eunhyuk membalikkan badannya dan berlari kembali ke kantin. Namun di tempat itu, sosok Eunri sudah tidak ada.
“Ha.. Eotteohke..” gumamnya panik sambil mengacak-acak rambutnya. Tiba-tiba ia merasa sangat bersalah.

Sementara itu,

Eunri menangis di taman kampus. Ia masih merasa perkataan Eunhyuk tadi sangat menusuk dan melukai hatinya.
“Dasar namja tengik! Jahat! Brengsek! Aku tahu aku salah tapi dia tidak perlu membentakku kan!” omel Eunri sambil terisak. “Appaku saja tidak pernah membentakku!” lanjut Eunri. Ia ingin sekali meluapkn isi hatinya pada sahabat-sahabatnya. Lantas ia menelepon Jeyoung. Ia menunggu cukup lama sebelum akhirnya gadis itu mengangkat panggilan darinya.

“Yeobseo. Youngie, kau dimana? Aku ingin cerita sesuatu” ucap Eunri saat Jeyoung mengangkat teleponnya.
“Anu, Eunri. Aku ada di klinik kampus sekarang” ujar Je Young di ujung sana, suaranya terdengar panik
“MWO, kenapa? Kau sakit?” Eunri jadi ikut panik, ia bahkan sampai berdiri
“Anii. Raeseok, dia jatuh dari tangga. Sekarang dia..” belum Je Young menyelesaikan kalimatnya, Eunri sudah memekik lagi.
“Kyaa.. Kenapa Raeseok bisa jatuh dari tangga?! Tunggu di situ, aku segera ke sana!” tanpa menunggu apa-apa lagi Eunri segera berlari menuju Klinik kampus.

“BRAKK!”

Eunri tidak sengaja menabrak orang hingga jatuh saat berlari di koridor.
“Ah, mianhae..” ujar Eunri panik sambil membantunya berdiri.
“Gwaencana” ujarnya ramah. Gadis itu mencoba bangkit namun sesaat kemudian ia mengaduh. “Auwh,” yeoja yang ditabrak Eunri itu meringis memegangi tangannya yang tergores akibat jatuh tadi.
“omo.. Ayo sekarang ikut aku ke klinik” Eunri merasa bersalah, ia mengajak serta gadis itu ke klinik sambil memapahnya.
“Anii. Aku bisa jalan sendiri” ujarnya sambil melepaskan diri dengan halus “Oh iya, siapa namamu?” tanyanya.
“Lee Eunri imnida”
“Aku Park Heerin” jawabnya sambil tersenyum manis. Ah, yeoja ini cantiknya.. Batin Eunri. Dan Eunri hanya tersenyum.

—o0o—

Di klinik,
“Raeseok..Gwaenchana?” cecar Eunri saat tiba di klinik sambil menghampiri Raeseok yang terbaring di tempat tidur
“Dia tidak apa-apa. Hanya syok. Dan kakinya sedikit terkilir” ujar dr. Lee Da Hae, dokter klinik.

“Aku tidak apa-apa” jawab Raeseok meyakinkan. Je Young juga mengangguk mengiyakan. Eunri menghela napas lega.
“Syukurlah. Raeseok, kau membuatku panik!” ujar Eunri. “Benar hanya kaki yang terkilir?”
“iya.” jawab Raeseok sambil tersenyum
“Ngomong-ngomong, dia siapa?” tanya Je Young ketika melihat Heerin. Eunri menepuk keningnya. Ia hampir saja melupakan Park Heerin.
“Oh iya. Dia Park Heerin. Dokter, aku pinjam P3K. Temanku terluka” ucap Eunri pada dr. Da Hae. Dokter cantik itu pergi mengambil kotak P3K.
“Hai, Heerin imnida” ujar Heerin sambil melambai-lambaikan tangan. Dia juga tersenyum lebar.
“Hai” jawab Je Young, agak bingung dengan tingkah Heerin.
“Ah, biar aku saja yang mengobatin Heerin. Eunri, kau jaga Rae dulu saja” Je Young mengambil kotak yang di berikan dr. Da Hae. Lalu duduk di samping Heerin, mengobati luka di tangan gadis itu dengan tekun.

Eunri sekarang duduk di tempat yang tadi di duduki Je Young.
“Jadi Rae, aku ingin tahu kenapa bisa begini” Eunri langsung mengintrogasi. Raeseok duduk di tempat tidur.
“Begini, waktu turun dari tangga, tiba-tiba ada yang berlari dari belakang dan menyenggolku. Otomatis aku jatuh dan kakiku terkilir”
“Ha, siapa pelakunya? Dia tanggung jawab kan!” Eunri jadi emosi
“Dia tanggung jawab kok. Dia yang membawa aku kemari” jawab Raeseok yang tiba-tiba pipinya memerah.
“Siapa?” tanya Eunri penasaran
“Choi Siwon” jawabnya dengan pipi yang semakin merona.
“Hee?!” seru Eunri takjub. tunggu, sepertinya ia kenal nama ini. Akh! Bukankah Choi Siwon adalah temannya namja bernama Eunhyuk itu. Ah, jadi dia yang sudah mencelakakan Raeseok? Ternyata mereka memang pembawa masalah!

Tiba-tiba pintu klinik terbuka cepat. Semua orang di ruangan itu menengok. Seorang namja tampan masuk ke sana dengan wajah cemas.
“Chagiya..” teriak Heerin mendapati Kibum, namjachingunya datang setelah tadi ia telepon. Kibum langsung menghampiri Heerin.
“Kau tidak kenapa-kenapa kan?” cecar Kibum sambil memperhatikan Heerin dari ujung rambut hingga kaki. Gadis itu menggeleng pelan.
“Anio. Hanya luka kecil. Tapi dia baik sudah mengobatiku” ujar Heerin menunjuk pada Je Young.
“Gomawo sudah menolong Heerin. Aku Kim Kibum, namjacingunya” ucap Kibum sambil menundukkan kepala. Tidak hanya pada Je Young, tapi pada yang lainnya juga.
“Ah, bukan masalah” ujar Je Young, agak gugup juga berhadapan dengan namja setampan Kibum.
“Ya sudah. Ayo Heerin, aku antar kau ke kelas” Ucap Kibum sambil menggandeng tangan Heerin.
“Tunggu!” cegah Heerin sebelum mereka keluar. Ia memberikan lolipop pada Je Young, Eunri, Raeseok, dan Dr. Da Hae.

Orang-orang itu bingung sambil menerima lolipop dari Heerin.
“Bye bye” pamit Heerin.

Setelah Heerin dan Kibum pergi, suasana sempat hening sejenak.
“Ya ampun, serius namja kyeopta jadi pacarnya” ujar Eunri memecah keheningan.
“Bisa saja sih” balas Je Young tidak percaya juga. Sedangkan Raeseok hanya melongo dan dr. Da Hae geleng-geleng kepala.

——o0o——

Eunhyuk tiba di kelas. Ia mengedarkan pandangan ke penjuru kelas tapi tidak menemukan Eunri juga. Kemana perginya yeoja itu?
“Ya, Kyuhyun. Kau lihat yeoja yang duduk bersamaku tidak?” tanya Eunhyuk pada Kyuhyun yang sedang sibuk memainkan PSPnya
“Aniyo” jawabnya cuek, tanpa mengalihkan pandangan dari ‘kekasih’nya itu.
“Aish, kemana dia!!” umpat Eunhyuk frustasi
“Memang kenapa?”
“Aku harus minta maaf padanya”
“Soal?”
“Pokoknya.. ya! Kenapa kau cerewet sekali?” Eunhyuk lama-lama bisa terkena hipertensi menghadapi makhluk seperti Kyuhyun.

Ketika akan keluar kelas, ia kembali berpapasan dengan Eunri. Akhirnya.. Eunhyuk memasang wajah super manis dengan senyum indah di bibirnya. Tapi Eunri malah mendengus dan berlalu tanpa mengacuhkan Eunhyuk. Ia duduk di bangkunya.
“Eunri, Mianhae. Aku tahu ucapanku tadi kasar. Aku tidak sengaja. Sungguh” Ucap Eunhyuk setelah ia duduk di samping Eunri.
Eunri melirik Eunhyuk dengan tatapan tajam. “Don’t talk to me again. Never!!” tegas Eunri dalam, tajam, dan menusuk. Wajahnya juga di buat se’horor’ mungkin.
“Tapi~”
Belum Eunhyuk selesai bicara Eunri bangkit. Ia menghampiri yeoja yang duduk dua bangku di depan mereka.
“Hai, mau kan kau bertukar tempat duduk denganku. Kau bisa duduk bersama namja itu” tawar Eunri sambil menunjuk Eunhyuk. Eunhyuk terperanjat kaget. Eunri akan bertukar tempat duduk dengan gadis itu?
“Boleh” jawab yeoja itu sambil tersenyum lebar setelah melihat Eunhyuk. Yeoja itu pergi ke tempat di samping Eunhyuk dan Eunri duduk menggantikannya.
“Sekarang aku aman” batin Eunri.

to be continued…..

40 thoughts on “Show Me Your Love (Part 1)

  1. Oh ya ampun Lee Hyuk Jae, narsismu bang. Tapi untung dia ga evil karena terkesan agak konyol. ckckc

  2. oohhh .. ini beforenya ..😮 baru masuk kuliah ternyata .. kekeke
    diliat” kenapa siwon pasti kebagian jatah paling belakang kalo urusan yeoja wkwkwk

  3. Klo ada 5 sekawan itu pasti serru..ada-ada ajah tingkah aneh mereka..slain itu penampilan mereka slalu keren😉
    Blom lagi sifat narsisnya Eunhyuk Ɣªήğ kagak bisa ketulungan..untung ajah ada masiy ada Eunri Ɣªήğ tidak mudah tergoda pesonamu ƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑƗƗɑ

  4. Hahaha Itu Mereka Jadi Perumpamaan F4 Bayangin Siwon Jd Woo Bin aaa Pasti Keren🙂
    Itu Aq Klo Jd Eunri Jg Pasti Sakit Hati D’bentak Begitu.Secara Aq Kan Cengeng Dan Gk Suka Jg Di Bentak!
    Akh Kaya’a Seru Nih Lanjut Next Part Ah
    Annyeoooonggg *BOW*

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s