Cherry Blossom (Epilog Story)

Tittle : Cherry Blossom Epilog Story
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance, Happy End

Main Cast :

  • Shin Je Young / Cho Je Young
  • Cho Kyuhyun

Support Cast :

  • Choi Siwon & Kae Nichan couple
  • Lee Hyukjae & Lee Eunri couple
  • Lee Donghae & Song Raeseok couple
  • Kim Kibum & Park Heerin couple

Ternyata eh ternyata, Cherry Blossom ada juga epilog storynya loh…
di sini bakal diceritain semua yang mengganjal dari cerita sebelumnya. so,bagi yang gak baca rugi deh ^^

Maaf untuk typo, bahasa amburadul, atau Feel yang gak dapet

Happy Reading ^^

Cherry Blossom By Dha Khanzaki2

——–o0o——–

Siang itu..
Je Young mendongkakkan kepala mengamati bunga-bunga sakura yang sudah mekar sempurna di taman kota. Senyumnya merekah perlahan. Sekarang ia sedang menunggu Kyuhyun, suaminya tercinta. Ia sudah berdandan secantik mungkin untuk kencan hari ini.

Hari ini orang-orang banyak yang berjalan-jalan dengan pasangan masing-masing. Sejak tadi ia melihat banyak pasangan melintas disekitarnya. Namun ia tidak iri.

“Youngie” Je Young menoleh, ia mendapati Kyuhyun sedang berjalan menghampirinya dengan buket mawar merah ditangannya. Matanya melebar takjub.
“Kau pasti lama menungguku. Mianhae..” ucapnya lalu mencium pipi Je Young cepat.
“Ani. Menunggu di sini tidak membosankan”
“For you” Kyuhyun menyerahkan buket itu untuk istrinya.
“Gomawo. Ini cantik sekali” Je Young mengambil bunga itu dengan wajah cerah. Ia mencium bunga itu sejenak, ah, wangi harum semerbak menyerbu hidungnya.
“Tapi tidak secantik dirimu” ucap Kyuhyun sambil membelai pipi Je Young. Gadis itu tersipu, pipinya merona dipuji oleh Kyuhyun dengan wajahnya yang mempesona.
“Sebenarnya Kita mau apa hari ini?” tanya Je Young penasaran. Ia sudah bertanya-tanya sejak Kyuhyun mengajaknya pergi jalan-jalan kemarin malam. tidak biasanya Kyuhyun melakukan itu.
yang di perlihatkan Kyuhyun hanya senyuman, “Kajja, aku ingin mengajakmu ke suatu tempat” ia menariknya pergi.

—o0o—

Kyuhyun mengajaknya ke restoran tempat mereka bertemu untuk acara perjodohan dulu. Tempat ‘turning point’ dari takdirnya. Je Young terkesiap menatap setiap detail interior restoran yang tak pernah dilupakannya.
“Kyu, ini kan tempat kita memutuskn untuk menikah dulu” ucapnya.
“Benar” Kyuhyun menuntunnya masuk. ada yang aneh saat Je Young masuk lebih dalam, restoran itu sepi. Tidak ada satu tamu pun. Padahal biasanya ramai karena ini restoran terkenal. Mereka duduk di salah satu meja yang ada di barisan paling depan dekat dengan panggung kecil yang indah dengan grand piano di atasnya.
“Kyu, kenapa tidak ada tamu lain?” tanya Je Young bingung sambil menatap sekeliling. Entah kenapa ia merasa canggung.
“Aku sengaja menyewanya. Agar kencan kita tidak terganggu” bisik Kyuhyun sambil mengedipkan sebelah mata. Je Young terperangah. Kepalanya teralih menatap pria yang berdiri di sampingnya itu. Kyu, romantisnya dirimu.. Batinnya bahagia. Ia tersenyum, hatinya sangat terharu.
“Lalu, apa yang akan kita lakukan di sini? Jika hanya untuk makan kau tidak perlu sampai menyewa restoran ini”

Kyuhyun tersenyum misterius. “Sebelumnya, boleh aku menyanyikan satu lagu untukmu?” tawar Kyuhyun. Je Young tersenyum girang.
“tentu. Aku ingin sekali mendengarnya!”
“Baik. Kau dengarkan dari sini. Oke!” Kyuhyun mencium pipi Je Young sekilas lalu beranjak menuju grand piano yang ada di sudut restoran itu. Je Young tetap duduk di tempatnya. Ia memperhatikan Kyuhyun dengan mata berbinar dan senyuman indah.

Kyuhyun mulai memainkan beberapa nada dengan merdu. Sebuah lagu yang indah.. Je Young terperangah, ia tahu lagu itu. oh my, bukankah itu lagu MARRY YOU..

Geudaega jami dul ttaemada
Ne pare jewojugo shipo
Would you marry me
Ireon naui maeum horaghejullae

Je Young tidak bisa bergerak, ia tersentuh dengan lagu itu. Suara Kyuhyun begitu lembut dan indah. Di tambah dengan cara menyanyi yang mengagumkan.

Pyeongsaeng gyeothe issulge, I do
Neol saranghanun geol, I do
Nungwa bigawado akkyojumyonso, I do
Norul jikhyojulge my love

Mata Je Young terasa panas. Napasnya tercekat, ia sungguh terharu dengan nyanyian Kyuhyun. Airmata meleleh pelan. Je Young segera menghapusnya. Ia sudah berjanji untuk tidak menangis di hadapan Kyuhyun lagi.

Begitu lagu selesai, Kyuhyun segera pergi ke sisi Je Young lagi.
“Bagaimana nyanyianku tadi?” tanyanya dengan ekspresi ragu, takut Je Young tidak tersentuh apalagi senang. hatinya gugup menanti jawaban dari istrinya.
“Indah. Sangat indah dan mengagumkan” ucap Je Young dengan mata berkaca-kaca. Kyuhyun mendesah lega. Ia tersenyum tulus lalu ia berlutut di hadapan Je Young yang masih duduk di tempatnya. Gadis itu terperangah.
“Apa yang kau lakukan?” Je Young bingung sekaligus gugup.

Kyuhyun tidak mempedulikannya. Ia menggenggam erat tangan Je Young, menatapnya penuh arti.
“Aku mengajakmu kemari agar aku bisa melunasi hutangku” ucap Kyuhyun pelan dan dalam
“Hutang?”
“Iya. Dulu ketika kita memutuskn untuk menikah, aku belum sempat melamarmu. Jadi..” Kyuhyun diam sejenak. Je Young mengerjap saat otaknya bisa memahami maksud Kyuhyun. jangan katakan..
“Aku akan melamarmu sekarang. Di tempat yang sama dengan waktu itu”

Je Young bergetar hatinya. Kyuhyun mengangkat sebelah tangan Je Young dan menatap matanya serius, hangat, dan tulus.
“Park Jeyoung, bersediakah kau menjadi gadisku satu-satunya? Untuk selamanya menjalani hidup bersamaku. Di sisiku?” tanay Kyuhyun. tanpa di sadari Je Young meneteskan airmata lagi. Tak perlu menunggu waktu, Je Young mengangguk.
“Aku bersedia” jawabnya dengan suara serak, penuh haru. Kyuhyun tersenyum. Ia mengecup tangan Je Young lembut dan berdiri, mengajak Je Young untuk berdiri juga. Ia memandang Kyuhyun lekat-lekat.
“Sekarang aku akan memakaikn cincin untukmu” Kyuhyun mengeluarkan cincin putih berhiaskan berlian dan memakaikannya ke jari manis Je Young.

Gadis itu terkesiap, tidak percaya, ternyata ia mengalami perasaan ini juga. Rasa gembira yang membuncah saat orang yang paling dicintai melamarnya.
“Hei, jangan menangis” ujar Kyuhyun karena ia melihat aliran airmata di pipi Je Young. Kyuhyun maju memeluknya.
“Mianhae. Aku baru melamarmu sekarang. Kau pasti mengharapkan ini dari dulu”
Je Young terisak dalam dekapan Kyuhyun “Gomawo Kyuhyun, karena sudah mengabulkan keinginanku” lirihnya.

Kyuhyun melepas pelukannya. Sekali lagi ia mengangkat tangan Je Young.
“Park Jeyoung, bersediakah kau menerimaku, Cho Kyuhyun sebagai suamimu. Tetap mencintaiku baik dalam keadaan suka, duka, sehat, sakit, senang ataupun susah. Dan hanya maut yang akan memisahkan kita?” Kyuhyun mnegucapkan ikrar pernikahan. Semakin membuat Je Young terharu.
“I do” jawab Je Young bahagia. Kyuhyun segera memeluknya. Ia sekarang merasa sangat lega.
“Mulai hari ini kita menikah bukan karena kompromi. Tapi karena saling mencintai.” gumam Kyuhyun. Je Young tersenyum dan mengangguk dalam pelukan Kyuhyun.
“Araseo”
Kyuhyun melepas pelukannya. “Sekarang ayo kita makan. Kau lapar kan?” Je Young menahan Kyuhyun yang akan duduk. Namja itu menengok bingung.
“Kau lupa satu hal lagi, Cho Kyuhyun” ujar Je Young dengan mata disipitkan.
“Apa lagi? Semuanya sudah kulakukan”
Je Young menyentuh pipi Kyuhyun pelan. “Bukankah setelah ikrar pernikahan biasanya pengantin pria harus mencium pengantin wanita” tanya Je Young.
Kyuhyun mengerjap “oh iya!” ia baru ingat. Kyuhyun menarik pinggang Je Young mendekat, memandangnya dengan senyum manis.
“Kau ingin ciuman seperti apa? Mesra, dalam, atau,. Hot?” ujar Kyuhyun dengan nada usil. Je Young tertawa.
“Sudahlah lupakan, aku hanya bercanda” elaknya lalu memalingkan wajah malunya. Kyuhyun memegang dagu Je Young dan menghadapkan ke arahnya. Membuat mata mereka saling bertatapan, saling menyalurkan rasa cinta melalui sorot mata masing-masing.
“Tapi ini tugasku juga” gumam Kyuhyun. Je Young belum sempat bereaksi, bibir Kyuhyun sudah menyentuh bibirnya. Je Young menutup matanya seketika agar bisa lebih menikmati buaian hangat yang Kyuhyun berikan untuknya.

Hari itu merupakan hari bersejarah bagi perjalanan cinta mereka. Setiap orang mmpunyai kisah cinta yang luar biasa. Baik Kyuhyun maupun Jeyoung sama-sama merasakan keajaiban cinta itu.

Yakinilah, patah hati memang menyakitkan, tapi jatuh cinta. Itu jauh lebih menyenangkan.^_^

—o0o—

tamat???? Belum dong…kita masuk ke epilog story…let’s read..

(skip)

—o0o—-

Bunga-bunga sakura berguguran di tiup angin musim gugur yang mulai menjelang. Kyuhyun sedikit bergetar, sambil tersenyum ia bergerak masuk ke dalam rumah sebelum tubuhnya kedinginan. Cuaca sudah mulai dingin.
“Ya ampun, cuaca sudah mulai dingin. Kau masih juga berkeliaran di luar tanpa pakai jaket” Omel Je Young khawatir melihat suaminya keluar rumah hanya memakai baju lengan panjang, tanpa syal dan sweter.
“Nanti kalau kau sakit lagi bagaimana?” ucap Je Young sambil meletakkan punggung tangannya ke kening Kyuhyun, untuk mengecek suhu tubuhnya.
“Tuh, wajahmu juga dingin” lanjut Je Young kini memegang pipinya. Kyuhyun tersenyum lalu memeluk istri yang sangat disayanginya itu.
“Kalau begitu aku ingin menghangatkan badan dulu” gumamnya sambil mendekap tubuh Je Young yang hangat. Je Young tersipu lagi. Meski Kyuhyun sering melakukannya, tapi ia selalu berdebar-debar.

Kyuhyun melepas pelukannya. “Sekarang mana ciuman selamat datangnya?” pintanya sambil tersenyum usil. Je Young tanpa ragu mencium Kyuhyun sekilas, cepat dan ringan.
“Ah, tidak seru! Kurang romantis Youngie!” keluh Kyunyun.
“kau ini!” Je Young malu. “Sekarang cepat ganti baju sana! Aku akan siapkan makan malam dulu oke” Je Young pergi ke dapur sambil tersenyum.
Kyuhyun tersenyum evil, “Hm, awas ya! Malam ini tidak akan aku biarkan kau kabur” gumamnya.
*walah? Mau ngapain Kyu? Kyaa!#author ngehayal yadong. Plak!*

—o0o—

di Kamar, Kyuhyun iseng membuka isi laci di samping tempat tidur. Tak tahunya ia menemukan saputangan yang sangat dikenalinya. Matanya terbelalak lebar.
“Tunggu dulu, ini saputangan ini..” Kyuhyun bergegas mengambil saputangan yang ada di lemari. Saputangan yang diberikan gadis yang menolongnya dulu. Kemudian membandingkan keduanya. Sama.
“Apa artinya ini?” Tanyanya bingung. otaknya berputar cepat. dia mulai menebak satu kemungkinan, jangan-jangan gadis kecil di masa lalunya itu.. Je Young?

Tiba-tiba ia teringat pada foto Minwoo yang pernah diperlihatkan padanya dulu, foto ketika Je Young masih kecil. Ia mengerjap. Bayangan masa kecilnya berkelebat silih berganti. Iya. Ia ingat sekarang dengan jelas.. Gadis yang menolongnya dan yang ia sapa berbeda. Meski memakai warna baju yang sama, dan memakan lolipop. Oh my..

—o0o—

Je Young sedang menata makanan di atas meja. Semua sudah siap, tinggal memanggil Kyuhyun.
Tiba-tiba ia merasa ada tangan yang memeluk pinggangnya. Je Young menoleh cepat. Ternyata Kyuhyun. Ia menghela napas lega.
“Kyu, kau mengagetkanku saja” ucap Je Young.
“sekarang ayo kita makan” Je Young menggandeng tangan Kyuhyun dan mengajaknya duduk. Tapi Kyuhyun menahannya. Ia menatap istrinya itu serius. Je Young mengerutkan kening. Ada apa dengan Kyuhyun?
“Sebelumnya ada yang ingin kutanyakan”
“Apa?”
Kyuhyun memperlihatkan saputangan yang ditemukannya tadi. “Ini punyamu?”
Je Young mengerjap melihatnya. “Ini memang punyaku. Umma yang membuatnya” jawab Je Young polos. Kyuhyun terkesiap.
“Kenapa memangnya?” Je Young bingung karena wajah Kyuhyun kaget.
“Sekarang bisa kau jelaskan kenapa saputanganmu sama dengan milikku?” tanya Kyuhyun sambil menyerahkan saputangan miliknya—milik gadis yang menolongnya dulu.
“Ah, mengapa bisa sama? Coba aku lihat” Je Young yang heran mengambil saputangan itu, mengamatinya sejenak.
“Ini..” Je Young baru ingat. Ia mengerjap tak percaya. Melihat hal itu Kyuhyun semakin yakin bahwa Je Young memang orangnya.
“Ini milik Minwoo yang kuhilangkan dulu” ujar Je Young dengan mata berkaca-kaca. Kyuhyun tersenyum. Tuhan, betapa ajaibnya.. Ternyata benar…
“Tapi Kyu, kenapa ini ada di tanganmu? Kau menemukannya?”
“Ani” jawab Kyuhyun terharu, segera memeluk Je Young dengan erat. Gadis itu merengut tidak mengerti.
“Aku tidak menemukannya. Tapi kau yang memberikannya padaku” jawab Kyuhyun di balik bahu Je Young.
“Aku? Kapan? Aku tidak ingat”

Kyuhyun menarik dirinya agar bisa menatap Je Young langsung. “Kau tidak ingat pada anak kecil yang sudah ditolong olehmu? Akan kecil yang kau temui di taman sedang menangis sambil memegangi kakinya yang terluka?”

Je Young memutar otaknya, mencoba mengingat sekuat tenaga. Dan memori itu terlihat dengan jelas.

—o0o—

Waktu itu, ia sedang berjalan sambil memakan lolipop, hendak mencari eskrim. Tapi di tengah jalan, ia melihat anak laki-laki sebaya dengannya. Menangisi kakinya yang terluka. Je Young kecil tidak tega melihatnya. Ia menghampiri anak itu, memberikan plester dan saputangan yang di bawanya. Setelah itu ia pergi karena mendengar bunyi khas tukang eskrim sambil menjilati lolipopnya.

—o0o—

Je Young terkesiap kembali setelah semua memori itu teringat sepenuhnya.
“Jadi kau.. Anak kecil itu?” tanya Je Young tidak percaya. Je Young langsung menutup mulutnya begitu Kyuhyun mengangguk. Airmata haru meleleh pelan di sudut matanya. Tuhan, semuanya terasa ajaib sekali. Kyuhyun langsung memeluk Je Young lagi dengan perasaan gembira yang tak terkira.
“Akhirnya, kutemukan juga cinta pada pandangan pertamaku” lirih Kyuhyun penuh haru.
“Kyu, maksudmu?” Je Young bingung.

“Iya, Youngie. Kaulah cinta pada pandangan pertamaku. Kau yang sudah membuatku jatuh cinta untuk yang pertama kali”
“Benarkah?” ujar Je Young takjub.
“Tentu saja” Kyuhyun kemudian melepas pelukannya. “Dan selain cinta pertamaku, kau juga cinta terakhirku Youngie” ucap Kyuhyun sambil menatap Je Young dalam-dalam. Je Young terlalu terharu bahagia, ia sampai tidak sanggup menjawab ucapan Kyuhyun.

Kyuhyun mengecup keningnya, lalu memeluknya lagi.
“Sekarang kau percaya kan, bahwa cinta pada pandangan pertama itu ada dan nyata.” gumam Kyuhyun. Je Young balas memeluk Kyuhyun.
“Iya. Aku percaya”

tak lama Kyuhyun menurunkan tangannya ke pinggang Je Young.
“Youngie, aku sangat bersyukur menikah denganmu. Ternyata Tuhan sangat baik padaku. Dia menjadikanku namja yang akan menjagamu seumur hidup” ucapnya dengan nada tulus, sangat tulus. Pipi Je Young memerah lagi.
“Aku juga bersyukur, sangat bersyukur. Karena kita ditakdirkan sebagai pasangan seumur hidup” Jawab Je Young gugup. Kyuhyun tersenyum manis sambil membelai pipinya pelan, lalu mengecup bibirnya sekilas.
“Sekarang aku mulai tidak suka suasana sepi rumah ini” ucapnya tiba-tiba.
“Wae?” Je Young bingung. Kyuhyun menyeringai mencurigakan.
“Bagaimana kalau kita buat rumah ini ramai. Oleh suara tangis bayi mungkin?” ujar Kyuhyun membuat Je Young terkesiap dan tersipu malu.
“Kyu, kau ini” rasanya ia tahu apa yang ada dibenak suaminya itu. Bayi? Wow, jangan-jangan…
#chingudeul jangan mikir gila, cukup author aja. Plak!^^v

“Ayo Youngie!” Kyuhyun menarik Je Young.
“Omo Kyu, sekarang masih sore!” ucap Je Young gugup “Lagipula kita belum makan kan” lanjut Je Young melihat meja makan penuh dengan hidangan makan malam mereka.
“Biarkan. Sesudah ini kan masih bisa” ucap Kyuhyun sudah tidak sabar.
“Baiklah” Je Young akhirnya menghela pasrah. Kyuhyun tersenyum senang. Setelah itu tanpa ragu ia segera menarik Je Young ke kamar.

#jangan bayangkan kejadian selanjutnya, bisa timbul kontroversi besar yg bisa bikin author digugat. Hehehe

_tamat_

bagian epilog selesai? Belum tau! Pasti chingudeul penasaran kan sapa yang bakal nikah nyusul Kyu n Young?
Jawabannya tunggu saja, author tarik napas dulu.

epilog story,

@@@

Akhirnya, hari bahagia tiba juga. Salah satu taman di area hotel mewah itu sekarang di penuhi oleh dekorasi indah untuk menjadi saksi bisu dari bersatunya 2 anak manusia dalam ikatan indah pernikahan.

Eunhyuk tampak kusut, ia sudah rapi menunggu acara dimulai. Kibum sibuk mengobrol dengan Heerin dan Kyuhyun mengobrol dengan Nichan.
“Kenapa wajahmu kusut, Hyuk?” tanya Kyuhyun bingung.
“Di hari bahagia ini harusnya wajahmu cerah kan?” lanjut Siwon. Kibum tertawa,
“Aku tebak kau masih syok” ledeknya

Eunhyuk jengkel, ia melirik Donghae yang terlihat sangat rapi dan sedang memberi salam pada tamu yang datang.
“Aku yang ngelamar Eunri lebih dulu, kenapa harus Donghae dan Raeseok yang menikah! Ah, membuatku jengkel saja anak itu!” umpat Eunhyuk diiringi cekikikan KyuSiBum.
“Santai. Aku yang sudah melamar Heerin jauh-jauh hari saja, bisa hidup dengan tenang.” ujar Kibum bermaksud menghibur.
“Karena itu, bergerak cepatlah. Jangan-jangan sudah ini justru Siwon dan Nichan yang menyusul” timpal Kyuhyun sambil melirik 2 sejoli yang baru jadian itu. Nichan langsung tersipu malu
“Bisa aja. Maybe.” ucap Siwon bercanda sambil mengangkat bahu.
“YA! Berani kau maen serobot, aku bantai kalian!” ancam Eunhyuk pada Siwon dan Nichan.
Yang lainnya tertawa menyambutnya.

—o0o—

Di ruang rias,
“Aduh Youngie, aku gugup sekali! Apa kau saat akan menikah dulu juga gugup seperti ini?” tanya Raeseok, duduknya tidak tenang. gadis itu sudah cantik dengan gaun pengantin yang dikenakannya.
“Tenang Rae, nanti dandananmu rusak” ujar Eunri sambil membenarkan riasan Raeseok yang hampir berantakan.
“Aku juga merasa gugup. Tapi lebih gugup lagi ketika kalian berdiri di depan altar nanti” jawab Je Young
“Nde?! Haduuh..” Raeseok makin panik.

—o0o—

“Hae, kau gugup?” tanya Kyuhyun melihat Donghae diam saja. Beberapa saat lagi acara akan dimulai
“Tidak. aku malah tidak sabar ingin melihat Raeseok dalam busana pengantin. Pasti cantik sekali” ucapnya sambil tersenyum manis. Kyuhyun tersenyum.

Tiba saat bahagia itu,
Donghae sudah menunggu di depan altar, tamu yang lain sudah duduk di kursinya masing-masing.
Tak lama Raeseok masuk, ia memakai gaun pengantin yang indah dan tentunya sangat cantik dan anggun. Senyum manisnya semakin membuat Raeseok bagai putri di negeri dongeng. Ia seperti bidadari. Itulah kalimat yang sering di ucapkan Donghae bila mengingat sosok Song Raeseok.
Donghae tersenyum melihat Raesek yang sangat cantik itu.

Raeseok berjalan didampingi oleh appanya dan di iringi Eunri dan Nichan yang menebarkan bunga untuk mengiringi langkah sang pengantin.

Moment itu pun tiba. Janji suci terjalin sudah menyatukan dua hati dalam ikatan indah pernikahan. Raeseok tersenyum penuh kebahagiaan, begitupun Donghae.

Semua tamu yang hadir menunjukkan ekspresi yang sama. Bahagia.

Waktunya acara melempar bunga. Gadis-gadis yang masih lajang berkumpul berharap bisa mendapatkan buket bunga itu.
“Mau kemana?” tanya Kibum karena Heerin bergerak menuju kerumunan itu
“Aku kan juga mau buket itu, chagi” jawab Heerin polos.
“Tidak perlu. Tanpa itu pun kau bakal cepat menikah” jawab Kibum sambil tersenyum ‘killer’. Heerin terdiam sejenak lalu perlahan tersenyum.
“Janji ya”
Kibum mengangguk

Raeseok melempar buket bunga itu dan..
“Kyaa! Yes!” teriak Eunri karena berhasil mendahului mengambil bunga itu daripada puluhan yeoja lain.
“Chagi liat! Aku berhasil!” teriak Eunri sambil menghampiri Eunhyuk. Teman-teman yang berdiri di sekitarnya tersenyum melihat tingkah Eunri.
“Wah, berikutnya harus kalian ya” ucap Je Young pada Eunri dan Eunhyuk.
“So pasti. Aku tidak mau di serobot orang lagi” jawab Eunhyuk yakin.
“Kau harus menepatinya” timpal Nichan.

“Chukkae, Rae, Hae” seru teman-temannya ketika Raeseok dan Donghae menghampiri mereka.
Pengantin baru itu tersenyum saja.
“Gomawo” jawab mereka bersamaan

Mereka berbincang-bincang seru, berfoto bersama, bersenang-senang merayakan hari bahagia itu. Sampai tiba-tiba..
“Ummft”
Orang-rang seketika menoleh pada Je Young. Wajah gadis itu tampak memucat.
“Kau kenapa Youngie?” tanya Kyuhyun cemas.
Je Young menggeleng “Aku tidak tahu, rasanya perutku tidak enak. Mual”
mereka terdiam sejenak sambil saling pandang. Nichan mengerjap lebih dulu dan langsung berseru “Youngie, jangan-jangan kau.. Hamil?” ujarnya senang.

HEEE??

_TAMAT_

(Mian kalo ending’y gaje bin garing, author ga punya ide lagi buat ending’y)

Sampai di sini ceritanya. Gimana pendapat’y chingu? Pasti ad yg masih mngganjal ya? Tenang. Special part’y masih ada kok. Tunggu aja.

Kalo2 ada ksalahan, itu murni karena author masih bnyk kkurangan.

Jeongmal Gomawo
Shin Je Young, author

Please leave komen^_^

155 thoughts on “Cherry Blossom (Epilog Story)

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s