[Kyuhyun-Aira] Happy Birthday

Tittle : Happy Birthday (Oneshot)
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance-Comedy, Married Life

Main Cast :

  • Shin Nara a.k.a Aira
  • Cho Kyuhyun Super Junior

Support Cast :

  • *find by yourself*

Sebenernya FF ini mau diposting pas ultah nae nampyeon tanggal 3 kemaren *lirik Kyu* tapi berhubung ada something, jadilah tanggal terbitnya molor seminggu -_-
gak papa yah.. yang penting kan bisa dibaca.. kekekek…
masih inget kan ama cerita Would You Marry Me? ini masih lanjutannya juga loh. tapi ini side story. *penjelasan macam apa ini?*

okelah, happy reading ^^

Warning : Typo di mana-mana

After Wedding Story - Happy Birthday by Dha Khanzaki

—-o0o—–

*Kyuhyun POV*

Lelahnya.. setelah capek selama seminggu penuh mengisi berbagai acara yang sudah di susun oleh Manager dan agensi, akhirnya aku bisa istirahat juga. Kalian tahu kan? Sebagai seorang Artis papan atas yang terkenal sampai ke luar negeri segala*-_-* jadwalku sangatlah padat. Apalagi statusku sebagai member dari Boyband Super Junior.
Tubuhku sampai pegal semua. Sampai di rumah nanti aku akan memaksa Aira untuk memijitku meskipun aku yakin dia akan mengomel. Tapi justru aku suka sekali ekspresinya saat dia mengomel. Dia akan tampak 100 kali lebih cantik dari biasanya. Dan ujung-ujungnya aku pasti akan mencium bibir dia yang sexy itu. Hihihi..
Ah, aku lupa bilang. Aira itu istriku. Baru beberapa bulan lalu kami menikah. Itupun karena kami dijodohkan oleh orang tua kami. Tapi di balik semua itu, sekarang aku benar-benar mencintainya. Dia gadis yang unik. Berkepribadian 4D seperti Heechul Hyung atau mungkin juga mirip denganku. Aish, mengingatnya aku jadi semakin merindukan istriku itu.
Tidak ada yang tahu tentang pernikahan ini selain Hyungdeul dan keluarga kami. Memang sengaja kami merahasiakannya. Entahlah, menurutku menjalani hubungan diam-diam seperti ini sangat menyenangkan. Fans-fansku diluar sana tahu aku ini masih sexy, free & single. Xixixi..

“Heh, jangan lupa besok ada jadwal! Jangan telat!” teriak Leeteuk Hyung saat aku turun dari mobil. Mereka dengan baik hati mengantarku ke rumah.
“Arraseo!” balasku berteriak.
“Kyuu, selamat bersenang-senang dengan istrimu malam ini. Aku yakin kamu pasti ‘rindu’ padanya kan..” Huh, aku malas mendengar ucapan monyet yadong itu. Lihat saja wajahnya. Penuh dengan aura mesum. Aku tahu apa yang ada dalam pikirannya.
“Diamlah Hyung, nanti ada yang mendengar!”
Dia tertawa. Tak lama mobil Hyung menghilang setelah membelok di tikungan.. aku segera masuk ke dalam rumah. Sudah hampir seminggu aku tidak menginjakkan kaki di sini. Selama seminggu itu pula aku tidak mendengarkan suara Ai-chan.
“Aku pulang” teriakku. Sesaat aku terdiam. Kenapa rumah gelap sekali? Apa Ai-chan sudah tidur?

Ctaarrrr…

Mendadak lampu menyala dan banyak sekali confetti di lepaskan ke hadapanku. Aish, apa ini???

“Surprise!!!” teriak Ai-chan dengan wajah gembira di hadapanku. Aku mengerjap-ngerjapkan mata bingung. Jantungku tadi hampir saja copot dari tempatnya. Ini benar-benar kejutan. Aku sangat terkejut.
“Ada acara apa? Kenapa kau menyambutku semeriah itu?” tanyaku seperti orang bodoh. Oh, aku memang tampak bodoh sekarang. Lebih tepatnya bingung. Ai-chan langsung saja memelukku.
“Saengil chukhahamnida, Oppa” bisiknya di telingaku. Aku mengerjap. Lalu mataku cepat melirik ke arah kalender yang terpampang tak jauh dari hadapanku. Omonaa… tanggal 3 Februari.. memang ulangtahunku..
Aku mengerutkan kening bingung. “Tapi Ai-chan, ulangtahunku kan besok” jawabku. Sekarang masih tanggal 2 Februari tahu! Dia ini bagaimana?
Tanpa mengucapkan apa-apa Ai-chan memperlihatkan jam tangannya padaku. “Sekarang sudah jam 12.10 menit oppa. Itu artinya sekarang memang ulangtahunmu”

Aku mengerjap lagi. Ai-chan ingat pada ulang tahunku. Aku saja sampai lupa karena terlalu sibuk dengan jadwal. Aish.. kenapa sekarang aku merasa ingin menangis ya?? Tidak, aku tidak mau terlihat cengeng di hadapan Ai-chan.
“Gomawo” Kulingkarkan tanganku untuk memeluknya erat. Aku bahagia sekali. Ini adalah kejutan ulang tahun paling tak terlupakan. Ai-chan mengecup pipiku kiri dan kanan.
“Semoga kau panjang umur Oppa, Tuhan memberimu kesehatan dan karirmu makin cemerlang” ucapnya sambil menatap mataku dalam-dalam. Kali ini aku tidak peduli Ai-chan akan mengecapku sebagai namja cengeng. Karena aku sudah tidak bisa menahan airmata lagi. Sial!! Aku malah menangis terharu.
“Omo, kenapa menangis???” Ai-chan melepas pelukannya dan tangannya beralih menangkup wajahku. Dasar yeoja pabo! Memang gara-gara siapa aku menangis? padahal kan niatku pulang untuk meminta dia memijitku. Tapi dia malah memberikan kejutan seperti ini dan membuatku meneteskan airmata.
“Kalau begitu buat aku berhenti menangis” ucapku merajuk. Tanpa menunggu jawabannya aku mendekatkan wajahku dan kucium bibir yang sangat kurindukan itu. Ai-chan memindahkan tangannya memeluk leherku. Bibirnya yang tadi diam mulai ikut bergerak mengimbangi ciumanku yang sarat akan kerinduan. Semakin lama ciuman kami semakin liar dan panas. Aku tahu dia juga merindukanku dan menginginkannya*aish, yadong kumat*

*Aira POV*
Jujur saja, beberapa kali pun Kyuhyun menciumku, selalu saja membuatku melayang dan berdebar seperti ini. Selama seminggu aku sangat merindukannya. Dan aku senang karena dia juga merasakan hal yang sama. Tapiii..sekarang apa dia ingin membuatku mati karena kehabisan udara???? Aigoo.. Kyu, lepaskan aku..
“Emh..Kyu” aku mencoba mendorongnya agar berhenti menciumku. Aku butuh udara. Dan untungnya, dia mengerti kemudian menjauhkan wajahnya. Napasku terengah dan dadaku naik turun menghirup napas sebanyak-banyaknya.
Dan apa yang ia perlihatkan? Dia malah menunjukkan wajah tak berdosanya dengan tersenyum evil. Huh..
“Aku, me-rindukanmu Ai-chan” ucapnya terbata-bata. Aku mengerjap. Kalian tahu, dia sedang berusaha mengatakan itu dengan Bahasa Indonesia. Dia tahu aku pasti akan senang jika dia mau belajar untuk berbicara menggunakan bahasa Negara tempatku di besarkan. Hihih, seketika rasa kesalku menguap entah kemana. Senyumku pun tak bisa ku sembunyikan lagi. Meskipun cara mengatakannya terdengar aneh, tapi di telingaku itu sama merdunya dengan alunan musik klasik karya Bethoven.
“Aku juga merindukanmu” balasku, masih menggunakan Bahasa Indonesia. Dia tersenyum senang lalu kembali menarikku dalam pelukannya. Bukan hanya memeluk, dia juga kembali menciumku. Kali ini ciumannya lebih lembut dan pelan dari sebelumnya. Aish, tebakku, ini pasti akan berlangsung lama.

__0.0__

*Author POV*
“Mwo? Jadi kau bekerja sama dengan Hyungdeul?” Kyuhyun terkejut. Meskipun malam sudah larut, tapi Kyuhyun lupa dengan rasa lelahnya dan memilih menikmati makanan dan kue yang sudah di siapkan Aira untuknya.
Aira mengangguk sambil memakan spagetti kesukaannya. Selama mengobrol, Aira sudah menghabiskan 2 piring spagetti. Kyuhyun jadi bingung sebenarnya siapa yang lapar di sini. Ah, ia lupa kalau istrinya itu memiliki nafsu makan yang besar. tapi anehnya, badannya tidak pernah gemuk dan masih saja sexy sampai sekarang.
“Huh, pantas saja mereka mengantarkanku ke rumah malam-malam begini. Padahal acara sudah selesai 2 jam sebelumnya” Kyuhyun sekarang baru paham. Saat acara selesai, Hyungdeulnya menahannya agar tidak pulang dulu. Awalnya ia sempat curiga. Tapi kemudian ia lupa.
“Tapi terima kasih. Kau mau menyiapkan ini semua, Ai-chan.”
“Aish, aku senang kok melakukannya. Oppa tidak perlu khawatir.”
Kyuhyun kembali melanjutkan kegiatan makannya. Ia melirik semua hidangan yang ada di atas meja. Ia menyadari ada 1 hal yang kurang.
“Loh, Ai-chan.. kau tidak menyiapkan sup rumput laut untukku?” tanyanya bingung. Aira terkejut.
“Nde? Sup rumput laut?” ia bingung.
“Iya. Mana bisa merayakan ulang tahun tanpa sup rumput laut” tambah Kyuhyun. Aira melongo. Sungguh, ia tidak tahu jika di Korea merayakan ulang tahun harus ada sup rumput laut. Selama ini ia kan tinggal di Indonesia, dan baru tinggal di Korea selama hampir 2 tahun terakhir.
“Maaf, aku tidak tahu.” Aira menunduk sedih. “Ah, aku bisa menyiapkannya jika Oppa mau” Aira segera bangkit walaupun ia tidak tahu resep membuat sup itu.
“Ah, tidak usah. Ini sudah lebih dari cukup koo” Kyuhyun menahan tangan Aira lalu menariknya agar duduk di atas pangkuannya.
“Kau tidak perlu menyiapkannya. Aku lebih senang kalau kita bermesraan seperti ini.” Ujarnya sambil mendekap pinggang Aira. wajahnya seketika merona.
“Aku harap sampai nanti kita akan tetap sehangat ini.” Kyuhyun menyandarkan kepalanya ke dada Aira yang hangat. Aira tersenyum lalu melingkarkan tangannya ke leher Kyuhyun. “Tentu saja.”

__0.0__

Setelah selesai makan, Kyuhyun menghampiri Aira yang saat ini sedang merapikan tempat tidur di kamar mereka. Agar Kyuhyun bisa tidur dengan nyaman. Ia tersenyum tipis. Lalu memeluk Aira dari belakang.
“Yeobo” bisiknya pelan di telinga Aira. Yeoja itu sempat terkejut juga. Sentuhan Kyuhyun padanya selalu saja membuatnya merinding.
Aira menengokkan kepalanya ke arah Kyuhyun yang ada di belakangnya. “Apa?” tanyanya kaku. Dalam situasi seperti ini siapa yang tidak akan canggung. Meskipun ini adalah hal sewajarnya bagi sepasang suami-istri, tapi bagi Aira, tetap suatu hal yang tidak biasa. Kyuhyun selalu membuat seluruh tubuhnya bergetar dengan sentuhan lembutnya.
“Aku meminta hadiahku sekarang” ucap Kyuhyun di selingi desahannya yang membuat Aira merinding roma. Aigoo.. apa maksudnya? Bukankah tadi dia sudah memberikannya hadiah berupa PSP keluaran terbaru? Itu harganya mahal loh*-_-*
“hadiah? Kan sudah kuberikan tadi” jawab Aira polos. Kyuhyun mengerucutkan bibirnya.
“Bukan itu. Tapi yang lain..” Kyuhyun gemas sekali. Jika ia sedang tidak menahan diri, dia akan langsung menyerang tanpa meminta izin dulu. Huh, Aira ini pabo ato polos sih??
Kyuhyun mengeratkan pelukannya. “Aish, jangan membuatku mengatakannya Ai-chan.. aku yakin kau pasti paham”

I know what did you mean..>.< Batin Aira. Sekarang dia malah gugup dan tubuhnya kaku seperti patung. Aigoo.. apa yang harus ia ucapkan sekarang?
“Bagaimana hmm..???” Kyuhyun mengendusi leher Aira. Mencoba menghirup aroma tubuhnya yang sudah seperti opium. Begitu memabukkan dan membuatnya ketagihan. Tindakan Kyuhyun itu membuatnya melenguh pelan. Aish, dia mulai terangsang sekarang!!
Kyuhyun menyeringai pelan. Ia tahu titik kelemahan Aira ada pada lehernya. Gadis itu akan kehilangan tenaganya jika ia sudah menyentuhnya di bagian itu.
“Aku..” Aira merasa lidahnya kelu. Bagaimana dia bisa menjawab di saat Kyuhyun sudah mulai melumpuhkan pertahanannya seperti ini?

Kyuhyun membalikkan badan Aira hingga menghadapnya. Ia semakin semangat saat melihat wajah Aira sudah memerah karena terangsang.
“Aku tahu kau juga menginginkannya. Iya kan?” tanya Kyuhyun dengan evil smirk andalannya.
Aira menundukkan kepalanya. ia malu mengakui itu. “Huh, kau itu memang jelmaan setan Oppa” tutur Aira membuat Kyuhyun tergelak.
“Sejahat itu kah?” Kyuhyun menatap Aira dengan lembut. Aira sudah tidak sanggup untuk mengangkat kepalanya lagi. Kyuhyun meraih dagu Aira hingga mendongkak lalu kembali meraup bibir Aira dengan ciumannya yang lembut. Kyuhyun menahan tangan Aira yang hendak memeluk lehernya. Kali ini ia tidak akan membiarkan Aira untuk menjamahnya. Malam ini, ia yang akan menguasai sepenuhnya permainan mereka.
“Oppa, kau curang!!” desis Aira saat mereka berhenti untuk saling mengambil napas.
“Biarkan aku menguasaimu malam ini, Ai-chan” bisiknya. Tangannya membelai lembut rambut panjang Aira. Jari telunjuknya menelusuri sepanjang garis wajah istrinya itu. Menyentuh kening, kelopak mata, hidung, pipi, dan terakhir bibirnya yang basah dan memerah.

Aira hanya diam menikmati perlakuan Kyuhyun karena tanggannya di tahan oleh suaminya. kyuhyun kembali mengecupnya. Sambil terus mencium perlahan ia mendorong tubuh lansing Aira ke atas tempat tidur. tautan bibir mereka sempat terputus. Kyuhyun menopang tubuhnya dengan kedua tangan agar ia tidak menindih Aira. Keduanya saling memandang. Hanya dengan saling menatap kedua bola mata masing-masing seakan bisa memahami apa yang ada dalam pikiran mereka.
“Oppa, kenapa diam?” tanya Aira dengan senyum manis. Tangannya bergerak melepas kancing piyama yang dipakai Kyuhyun. Namun lagi-lagi namja itu menahan tangannya. Aira bingung.
“Sudah kubilang, biarkan aku yang mengusaimu malam ini” ulangnya menjawab ekspresi heran Aira. kyuhyun kembali tersenyum. Perlahan ia mengecup kening Aira. lalu turun mengecupi bagian belakang telinganya.
“Ahh.. Oppa..” Aira mendesah menikmatinya. Sungguh, ini lebih memabukkan daripada opium sekalipun. *Adegan diskiip yah..*

Dan malam itu, menjadi malam pelampiasan kerinduan bagi keduanya.

__0.0__

“Sampai kapanpun bagiku Sungmin Oppa tetap yang tertampan!” kekeuh Gong Chan Mi siang itu. Sahabat Aira yang sama-sama berdarah campuran itu melonjak senang karena mendapat poster Sungmin terbaru. Dia memang seorang PUMPKINS. Aira menghela napas.
“Ya.. ya.. aku akui itu..” Aira menanggapinya biasa saja. GC-panggilan untuk Chan Mi-memang orang yang seperti itu. Dulu saat Aira memberikannya tanda tangan Sungmin saja dia senyum-senyum gak jelas selama seminggu penuh. Apalagi saat Aira mengenalkannya pada Sungmin. Dia bahkan tidak mencuci tangannya yang ia gunakan untuk menjabat tangan Sungmin selama 3 hari. iiuuuh..
“Nara, kau ingin apa untuk hadiah ulang tahunmu kali ini?” tanya GC mendadak mengalihkan pembicaraan.

*Aira POV*
Ah, benar juga. Bukankah besok aku ulang tahun yah?? Aku memiringkan kepalaku. Kira-kira apa ya yang aku inginkan di hari ulangtahunku yang ke-21? Aku ingin suami, Tuhan sudah memberikannya. Aku ingin jadi desainer, Tuhan sedang menunjukkan jalannya padaku karena sekarang aku sedang belajar desainer.
Tunggu, bukankah ada satu yang Tuhan belum berikan padaku..
“Aku ingin baby..” lirihku tanpa sadar. GC menoleh.
“Kalau itu aku tidak bisa memberikan Nara, suamimu yang bisa” balasnya sedikit jengkel. Aku mengerjap mendengarnya. Omona, apa aku secara tidak sadar mengucapkan apa yang ada dalam pikiranku?
“Nde?? Tentu saja aku tahu itu” ucapku.

—o0o—

Akhirnya tiba juga tanggal 18 februari. Hari ulangtahunku.. tak kusangka hari ini Kyuhyun Oppa tidak memiliki jadwal sepadat biasanya. Hmm.. apa dia ingat kalau ini ulangtahunku? Tapi sepertinya ia tidak tahu. Buktinya pagi ini ia tetap tidur pulas sekali. Tadi sempat bangun sih, itu pun karena dia menagih morning kiss padaku. Huuuh dasar EvilKyu!!

“Oppa, wake up!!” aku mengguncang tubuhnya yang tetap saja tidur cantik seperti cinderella *bukannya putri tidur ya?* ini kebiasaan yang paling aku benci. Dia itu susah sekali dibangunkan. Harus pakai cara apa agar dia bangun?
Aku menggelitiki telapak kakinya berharap ia bangun. Tapi bocah itu malah menarik kakinya dan tidur meringkuk seperti ulat dalam kepompong. Aish, dia tetap menjengkelkan meskipun saat tidur. tadi Daddy-Leeteuk Oppa-sudah meneleponnya agar cepat datang. Dan si magnae ini masih tidur sampai kini. Humfth.. aku menyerah saja deh.

Aku duduk linglung di tepi tempat tidur. sekarang yang kucemaskan adalah ponselku. Kenapa tidak ada yang meneleponku untuk mengucapkan selamat ulang tahun ya?? Teman-temanku yang berada di Indonesia juga tidak mengucapkan selamat. Tadi pagi hanya GC dan beberapa teman di kampus yang mengucapkannya. Orangtuaku juga mengirimkan hadiah berupa dress cantik yang sampai tadi pagi.

Greeepp!!

“Kyaaa!!!” aku memekik kaget karena tiba-tiba Kyuhyun Oppa memelukku dari belakang. Sial! Kenapa dia melakukan itu di saat aku sedang melamun!! Untung saja jantungku tidak copot.
“Chagii” bisiknya lalu mencium pipiku.
“Aish, Oppa.. mandi dulu sana baru boleh menciumku.” Ucapku sedikit mendorongnya. Ia cemberut dan bergerak turun dari tempat tidur.
“Tadi kenapa tidak membangunkanku ala negeri dongeng?” tanya Kyuhyun sambil mengambil baju bersih dari lemari.
“Mwo? Ala negeri dongeng? Maksudmu aku menciummu begitu?” Aku menahan tawa. Dia itu terlalu banyak menonton drama. Kyuhyun Oppa berdecak kesal. Sekarang ia malah mendekatiku.
“Setelah aku mandi, kau siap-siap mendapat pelajaran dariku, Nyonya Cho!” ancamnya dengan mata menyipit. Aku tidak takut!!
“Siapa takut!!” aku meleletkan lidahku.

Kyuhyun tersenyum. Ia mengambil ponselnya. “Apa tadi Hyung meneleponku?” tanyanya
“Iya. Cepatlah bergegas. Sepertinya Daddy jengkel sekali”
“Ah, dia itu cerewet sekali” dengusnya. Beberapa detik kemudian ia mengerjap.
“Ah!!!” teriaknya
“Ada apa?” aku kaget.
“Aku lupa mengucapkan selamat ulangtahun!!” serunya. Aku mengerucutkan bibir. Huu.. kenapa baru ingat sekarang sih, dasar pabo!!
“Aish, Changmin.. mianhae..”
Eh, Changmin?? Jadi, sekarang ulang tahun Changmin DBSK juga?? Aku menatap Kyuhyun Oppa yang tengah sibuk menelepon Changmin dengan wajah sedih. Jadi Kyuhyun Oppa benar-benar tidak tahu hari ini aku ulangtahun???

Jahatnya….

“Ai-chan, aku pergi dulu ya..” Kyuhyun Oppa mengecup keningku sebelum ia masuk ke dalam mobilnya. Aku mengangguk dengan wajah tidak semangat. Aku masih kecewa karena Kyuhyun Oppa tidak ingat dengan ulangtahunku.
“Hati-hati di jalan” ucap ku sambil melambaikan tangan. Ini hari ulangtahun terburuk yang pernah kualami. Jangankan mengharapkan hadiah, ucapan saja aku tidak dapat.

__0.0__

*Kyuhyun POV*
“Saengil Chukhahamnida.. saengil chukhahamnida..”
Sekarang kami-SM Family-sedang merayakan ulangtahun Changmin di sebuah kafe yang sudah disewa seluruhnya. Aku ikut menyanyi dan bersenang-senang bersama yang lain. Acara ini berlangsung meriah. Tiba-tiba aku teringat wajah Ai-chan saat berpisah tadi pagi. Dia tampak tidak semangat. Apa aku melakukan kesalahan ya??

“Hei Kyu, kapan hari ulangtahun Nara?” tanya Sungmin Hyung saat yang lain sibuk menyanyi di depan sana. Aku malah sibuk duduk merenung di sini.
“Nde?” aku terkesiap dan tersadar.
“Aku tidak tahu” jawabku. Pabo! Masa ulang tahun istri sendiri tidak tahu sih..
“Masa? Kenapa bisa? Kemarin dia kan memberimu kejutan di hari ulangtahunnya. Nanti jika dia ulangtahun aku akan membantumu memberikan kejutan untuknya”
“Ah, gomawo” Aku mendadak terpikir. Kapan ya ulang tahun Ai-chan??

“Biar aku yang tanya” Sungmin Hyung mengeluarkan ponselnya untuk menelepon seseorang. Ah, aku tebak. Pasti ia menelepon GC, sahabat Aira yang menjadi fans beratnya itu. Aku tidak terlalu mendengarkan pembicaraan mereka karena sibuk merenung.

“Mwo!!!!”
Aku menengok kembali begitu Sungmin Hyung memekik. Aish, ada apa ini?
“Kenapa?” tanyaku penasaran. Sungmin Hyung tercengang. Ia mengguncang bahuku.
“Kau ini pabo atau apa sih?? GC bilang ulang tahun Nara itu hari ini!! Masa kau tidak tahu!!”
“Mwoya!!!” teriakku. Beruntung suasana gaduh jadi tidak ada yang terlalu menyadari teriakanku. Aku balas mengguncang tubuh Sungmin Hyung.
“Kau tidak bohong kan??”
Sayangnya Sungmin Hyung menggeleng. “GC bilang mereka sekarang sedang merayakan ulangtahun di karaoke”
Mendengarnya ingatanku kembali melayang pada kejadian tadi pagi. Omonaa. Sekarang aku baru paham arti dari ekspresi Ai-chan. Dia pasti sangat kecewa dan sedih karena suaminya sendiri tidak ingat ulang tahunnya. Aish,, Cho Kyuhyun pabooo!!!!
“Hyung, jam berapa sekarang??” aku sekarang panik.
“Jam 11 malam”
Aigoo.. satu jam lagi berakhir sudah kesempatanku untuk mengucapkan selamat ulang tahun. Dan aku akan menjadi suami terburuk sepanjang sejarah! Tanpa menunggu waktu aku segera bangkit. Pamit sebentar pada beberapa orang untuk pulang lebih dulu.
“Ai-chaan.. mianhae..”
Saat akan keluar dari kafe, aku berpapasan dengan seseorang. Omo, dia orang yang kukenal. Kalau tidak salah namanya Rian. Teman Aira yang tinggal di Amerika Serikat itu.
“Cho Kyuhyun, right?” tanyanya tetap dengan senyuman ramah seperti yang terakhir kali kulihat.
“Iya” jawabku kaku.
“Aku ingin meminta bantuanmu” lanjutnya dengan bahasa Korea yang berantakan. Aku mengerutkan kening bingung.

__0.0__

*Author POV*
Aira ingin sekali menangis. hari ini meskipun teman-temannya di kampus memberikannya selamat, tapi akan berbeda rasanya jika bukan suamimu sendiri yang memberikan ucapan itu. Ia berjalan lunglai menuju rumahnya. Jam sudah menunjukkan pukul 12 kurang 15 menit. Hari ulang tahunnya akan berakhir 15 menit lagi.
Sudah tak ada harapan. Aira masuk ke dalam rumahnya yang gelap itu. Saat ia ingin menyalakan lampu, mendadak ada seseorang yang memegang pundaknya. Aira kaget, gerakan refleks yang ia latih di dojo Judo membuatnya cepat bereaksi. Ia meraih tangan orang itu dan hendak meng-ippon-nya, tapi ia malah tertarik jatuh.
“Kyaaaaa!!!” teriak Aira memecah keheningan.

“Surprise!!!” teriak orang-orang bersamaan dengan lampu yang menyala. Aira mengerjap kaget. Ia memandangi orang-orang yang kini berkumpul di sekitarnya.
“Kalian..” Aira tak percaya kalau teman-temannya dan member Suju lain akan ada di sana.

“Ekhem..Kami bermaksud bilang selamat, tapi bisakah kau pindah dari posisi itu Nara” ucap Heechul.
Aira menyadari bahwa kini ia sedang menimpa seseorang. Ia menoleh ke arah wajah orang itu. Ternyata dia sedang menindih Kyuhyun!! Omona..
“Kyaaa.. Oppa.. maaf” Aira segera bangkit.
“ya! Hyung. Padahal tadi itu posisi bagus.” Eunhyuk rupanya dari tadi sudah mengabadikan posisi memalukan Aira dan Kyuhyun. Ia tertawa aneh.
“Gwaenchana chagi. Sepertinya kalau lebih lama lebih menyenangkan” Kyuhyun terkekeh sementara Aira menundukkan kepalanya malu.

“Nah, sekarang saatnya meniup lilin Belle..” Heechul menghadapkan sebuah kue tart di depan Aira. semua orang menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Aira terharu di buatnya. Ia menitikkan airmata.
“Gomawo..” ia lalu meniup lilin setelah berdoa sesaat. Semua orang bertepuk tangan. Aira menangis
“Aish.. kenapa malah menangis..” ujar Donghae. karena pada dasarnya ia cengeng, sejak tadi Donghae sudah ikut menangis.
“Aku terharu. Jujur saja aku kira tidak ada yang ingat pada ulang tahunku.” Lirihnya. Kyuhyun memeluknya.
“Sudahlah, mana mungkin kami melupakannya” ucapnya berbohong. “Tadi pagi aku hanya berakting. Syukurlah berhasil” akunya.
“ne.. maaf sudah berprasangka buruk, Oppa”

“Airaaaa!!!” tiba-tiba ada yang berteriak memanggil Aira. tetap dalam pelukan Kyuhyun, Aira menolehkan kepalanya. matanya terbelalak. Mereka.. teman-temannya yang dari Indonesia!!!
“I-KIDS!!!” teriak Aira. ia mendorong Kyuhyun dan berhambur memeluk teman-temannya itu.

Kyuhyun mengumpat sebal. Jika bukan karena ide dari mereka-teman-teman Aira itu-kyuhyun tidak mungkin bisa melaksanakan kejutan mendadak seperti ini. Dan sekarang mereka merebut sepenuhnya Aira. tadi, sebelum kemari, salah satu dari mereka meminta bantuan Kyuhyun untuk melancarkan acara kejutan ini. Dan rupanya member SUJU yang lain mendengar lalu dengan semangat ingin ikut misi itu.
“Sabar yah.. sepertinya Nara lebih menyayangi mereka di banding kamu” ledek Siwon.
“Biar saja. Aira lebih mencintaiku ko” jawabnya pede.

Aira merasa bahagia sekali hari ini. Awalnya segala sesuatu memang berlangsung buruk. Tapi ternyata, di balik semua itu selalu ada kejutan manis yang di dapatkannya.

“Ai-chan.. kemari..” Kyuhyun menarik Aira dari kerumunan orang-orang itu.
“Ada apa?” Aira bingung.
Kyuhyun memakaikan sebuah kalung pada leher Aira. kalung yang indah.
“Oppa, ini..” Aira tersenyum sumringah. Kyuhyun mengecup lembut bibirnya. tangannya memeluk pinggang istrinya.
“Iya chagi… ini hadiah ulangtahun dariku, saengil chukhae. maaf aku sedikit telat mengatakannya” ucapnya sedekat mungkin dengan wajah Aira.
Aira tersenyum. “Tidak apa-apa. Gomawo”
Kyuhyun kembali memeluknya. Mereka saling menikmati pelukan satu sama lain. Aira menyandarkan kepalanya pada dada Kyuhyun. Merasakan debaran jantung Kyuhyun yang tidak teratur.
“Oppa, debaran jantungmu kacau” ucap Aira. ia mengusap dada Kyuhyun.
“Kan kau pelakunya. Maka bertanggung jawablah” Kyuhyun tersenyum pelan.
“Bertanggung jawab? Jangan bilang Oppa mau melakukannya lagi?” tebaknya. Kyuhyun mencubit pipi Aira.
“Dasar yadong! Maksudku ini..” kyuhyun meletakkan telunjuknya di atas bibirnya sendiri.
“Cium aku.”
“Mwo?”
“Ayo”
“Aigoo..” Aira berjinjit dan mengecupnya cepat. Kyuhyun tersenyum penuh kemenangan.
“Gomawo. ngomong-ngomong, kau tadi berdoa apa? Sepertinya khusyuk sekali” Kyuhyun penasaran. Tadi sebelum meniup lilin, Aira tampak sungguh-sungguh saat berdoa.
Aira menunduk malu. “Anu Oppa, Aku meminta Baby pada Tuhan” ucapnya.
Kyuhyun terkesiap. “Bayi?” tanyanya. Ia tergelak . tangannya semakin erat memeluk Aira.
“ish, apa itu lucu!!” gerutu Aira jengkel. Dasar tidak bisa baca kondisi! Kenapa malah tertawa saat ia sedang serius seperti itu?
Kyuhyun mencium pipi Aira. “Kalau ingin bayi, kau harus memintanya padaku chagi, setelah itu baru Tuhan akan mengabulkannya.” Bisiknya. Sekarang ia melepas pelukannya.
“Kalau begitu bagaimana kalau sekarang saja kita lakukan misi itu?”
“Aigoo.. Oppa kau tidak malu? Kita kan sedang kedatangan banyak tamu”
“Biarkan saja mereka. Ayoo..” Kyuhyun menarik Aira ke dalam rumah. Mengabaikan orang-orang yang sedang berpesta pora itu.

“Oppaa….” teriak Aira jengkel sekaligus malu. Dasar EvilKYU!!!

End—

39 thoughts on “[Kyuhyun-Aira] Happy Birthday

  1. Hahahahaha dsar sii evil kyu gag bsa sbAran ^^
    so sweet bngt tp kyu knpa pke bh0ng ju2r jg aira gag kn mrah pastinya . .
    So sweEt pk0knya

  2. Ketemu ama pasangan ini lagi. Kekekekeke
    Aira si cewek 4D, yang lebih parah dari Heechul oppa. Hahahahaha
    Makan spagetti ampek 2 piring, tu laper pa doyan. Wkwkwkwkwk
    Apalagi si Mr. Cho yang agak agak yadong, e… Mungkin bukan agak lagi.
    Hehehehehe

  3. Annyeong author. Naneun findi imnida. Ku reader bru di blog ini. Bangapta.
    Lucu thor ff nya. Romance nya dpt. Pkok nya keren deh. Keep writing and hwaiting author.

  4. Hahahahaaaaaa dasar abang evil…masa mmbuat baby di tengah2 pesta….Kkkkkk~ kesempatan si otak yadong eunhyuk buat ngintip dong ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ

  5. Parah dech
    haduh… Kyu bo’ong!
    Dia seratUs perSen lupa tUh ma ultahx aira
    Dia kan lebih inget ultahx couplex a.k.a changmin

  6. Hahaha dasar si kyu. Masa ultah istri sendiri ga inget sih!?!? Keterlaluan sekali. Bilangnya akting segala lagi. Ckckck.
    Author daebak! Menghibur sekali. ㅅ.ㅅ

  7. Kocak banget ceritanya😄 sampe merinding bacanya *eh. Ga sanggup berkata-kata soalnya lucu banget ampe nganga gue bacanya😀 Istrinya kyu terlalu to the point nih, ga kebayang kalo’ ada beneran *ceileh #Keepwritingauthornim ya. Fighting :*

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s