Shady Girl Kibum’s Story (Part 6)

Tittle : Shady Girl Kibum’s Story Part 6
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance

Main Cast :

  • Cho Ja Rin
  • Kim Kibum

Support Cast :

  • Kim Heechul
  • Kim Kibum a.k.a Key
  • Bae Suzy

Udah lama juga gak posting. Ada yang kangen gak ama FF ini? *semoga aja ada* Author lagi sibuk nih ama gawean jadi gak sempet posting *malah curhat* okelah, daripada ditimpuk reader, lebih baik happy reading aja ^^

Warning : Typo berserakan di mana-mana

Shady Girl Kibum's Story by Dha Khanzaki1

——o0o——-

Part 6

Suara seseorang yang memotong pembicaraan kedua orang itu membuat Ja Rin dan Kibum menoleh secara bersamaan. Kibum tersedak sementara Ja Rin melongo melihat orang di hadapan mereka.
“Hyung??” Kibum bersuara lebih dulu menyaksikan Heechul dengan wajah innocent-nya melambaikan tangan pada mereka dan wajahnya sumringah. Seperti reaksi yang lain, Heechul pun merasa takjub melihat adiknya berbicara dengan yeoja.
“Siapa yeoja ini? Your girlfriend?” tanya Heechul dihiasi senyum andalannya. “Hai nona, aku Kim Heechul. Kakak dari namja yang ada di hadapanmu itu” Heechul mengulurkan tangannya. Ja Rin sempat terpaku melihat Heechul yang dari segi penampilan tak kalah tampan dengan Kibum. Malah Ja Rin lebih merasa kalah cantik dengannya.
“Aku Cho Ja Rin.” Ja Rin berdiri untuk menjabat tangan Heechul. Segera saja Heechul duduk di samping Ja Rin.
“Wah, kau hebat Kibum. Kenapa semua yeoja yang dekat denganmu selalu cantik. Seperti nona Cho Ja Rin ini..”
Kibum mendengus malas. Seperti itulah Heechul bila sudah mulai menunjukkan kenarsisannya.
“Kau sedang apa di sini Hyung?” Kibum sebenarnya malas bertanya.
“Aku? Biasalah, Appa menyuruhku ikut kencan buta lagi. Tapi seperti biasa juga, mereka tidak berhasil menarik minatku.” Jawab Heechul acuh tak acuh. Kibum hanya menganggukkan kepalanya.
“Omo, memang sekarang jaman apa? Kenapa masih ada orang tua yang memaksa anaknya ikut kencan buta?” Ja Rin mengerjap kaget. Heechul menjentikkan jarinya.
“Itu dia. Orangtuaku memang kolot. Mereka tidak tahu apa yang kuinginkan. Maka dari itu, waktu Appa memintaku jadi dokter, aku menolak dengan tegas. Karena kau tahu nona Cho, menurutku merancang perhiasan itu jauh lebih menyenangkan..” Heechul mengedipkan matanya. Ja Rin tersenyum. Sementara Kibum yang duduk di seberang mereka, menatap Heechul dengan pandangan yang tidak suka.
“jadi, kau perancang perhiasan?” tanya Ja Rin kagum. Heechul mengangguk semangat. “Kau boleh lihat karya-karyaku di galeriku.” Heechul menyerahkan sebuah kartu nama pada Ja Rin. “Datanglah jika kau berminat.”
“Dengan senang hati. Aku akan datang.” Seru Ja Rin. Kibum tidak suka melihat Ja Rin sangat akrab dengan Heechul. Kenapa harus kakaknya..
Heechul menyadari ekspresi Kibum itu. Dia tersenyum dalam hati. Mendadak ia mendapatkan ide untuk membuat adiknya itu terbakar cemburu.
“Nona Cho..” Heechul tiba-tiba memegang tangan Ja Rin. Gadis itu mengerjap kaget. Begitu juga Kibum. “Adikku itu tidak tahu cara memperlakukan wanita. Bagaimana kalau kau bersamaku saja” rayunya.
Ja Rin menelan ludah sementara Kibum menggeram. Kim Heechul, berani kau menggoda Ja Rin, aku akan memberimu pelajaran! Batinnya. Kenapa ia bisa semarah ini ya?

Ja Rin sedikit terkesan dengan sikap Heechul. Tapi perlahan ia menarik tangannya.
“Maaf Heechul-ssi, tapi aku akan menikah..” ujar Ja Rin penuh penyesalan. Heechul terpaku. Gantian Kibum yang tersenyum penuh kemenangan.
“Maksudmu, kau akan menikah dengan adikku?”
Ja Rin menggeleng dengan berat hati. “Bukan, tapi dengan orang lain.”
Heechul menghela napas lega. “aku kira..” lirihnya. Jantungnya hampir saja copot. Jika Kibum benar-benar akan menikah, bagaimana dengan dirinya? Sampai detik ini ia bahkan belum menemukan calon istri. Jangan sampai Kibum mendahuluinya menikah. Dulu saat Taeyeon menikah ia bisa maklum karena Taeyeon itu yeoja. Tapi jika dia sampai kalah dengan Kibum, akan di simpan di mana harga dirinya.. ia melirik Kibum.
“Jadi intinya kalian ini hanya teman??”
“Memang kau pikir apa?” balas Kibum sinis.
“Yah, kalau begitu tidak menarik lagi aku berada di sini. Bye..” Heechul pergi begitu saja. Ja Rin masih memperhatikan ke arah Heecul sampai sosoknya menghilang ke luar restoran.

Ja Rin tertawa setelahnya. “Kakakmu lucu..” ujarnya.
“Aku tidak heran jika kau terpesona padanya.” Suara Kibum terdengar sinis. Ja Rin menatapnya.
“Aku tidak terpesona padanya. Aku terpesona padamu dokter Kim”

Aish..lagi-lagi ucapan Ja Rin membuat jantung Kibum berpacu lebih cepat. Tubuhnya sempat kaku. Kenapa ada yeoja yang sangat jujur seperti dia ya?

“Tapi semua itu tidak ada gunanya. Karena aku kan akan menikah..”
Memang benar. Ja Rin akan menikah. Kibum tersenyum miris dalam hati.

__o0o__

“Baiklah Dokter Kim, kalau begitu aku pamit.” Ja Rin menundukkan kepalanya sebentar sebelum berpisah dengan Kibum. Jujur saja, ia masih ingin menikmati setiap detiknya berada di samping Kibum.

“ne” jawab Kibum kaku. Dia menatap Ja Rin sesaat, gadis itu masih tersenyum sampai tiba-tiba senyumnya menghilang. Ia tercengang. Kibum bingung dengan apa yang membuat Ja Rin begitu terkejut. Ia membalikkan badannya, di saat itulah ia melihat apa yang membuat Ja Rin terpaku seperti patung.
“Oh, hai, Cho Ja Rin” ujar seorang namja. Dia sedang menggandeng yeoja di sampingnya. Namja itu tersenyum manis.
Kibum menolehkan pandangannya pada Ja Rin. Gadis itu tergagap saat akan menjawab sapaan namja yang sepertinya dikenal olehnya itu.
“Key..” ja Rin masih terbata juga. Ia tak percaya bisa bertemu dengan namja kurang ajar itu di tempat dan di saat yang tidak tepat seperti sekarang. Key tersenyum seraya mengeratkan pegangannya pada yeoja cantik di sebelahnya.
“Kebetulan sekali kita bertemu. Chagi, kenalkan dia Cho Ja Rin, teman lamaku” ujar Key. Ia menekankan suaranya saat mengucapkan kata ‘teman lamaku’. Gadis yang sepertinya pacarnya itu tersenyum.
“Annyeong. Aku Bae Suzy.” Ujarnya ramah. Ja Rin merasakan sakit yang sama seperti saat Key mengenalkan pacarnya dulu. Namja ini, ternyata masih belum berubah juga.
“Aku Cho Ja Rin.” Suara Ja Rin terdengar aneh. Karena ia tidak suka situasi ini. Ia ingin segera pergi dari hadapan Key. Namja itu selalu mengingatkannya pada kenangan buruk di masa lalu.
“Hei, kau sudah punya pacar baru rupanya. Cepat sekali.” Key melirik Kibum yang tidak mengerti sama sekali.
“Aku..”
“Dia memang pacarku. Dan asal kau tahu, dia seorang dokter.” Potong Ja Rin. Hei, apa maksudnya ini? Kibum menatap Ja Rin bingung. Tapi sepertinya yeoja itu memanfaatkannya untuk balas dendam.
“Selamat. Dan asal kau tahu juga, aku dan Suzy akan menikah minggu ini. Aku harap kau dan namjachingumu ini datang. Akan kukirimkan undangannya padamu. Kalau begitu, aku permisi. Sampai bertemu lagi nanti..” Key pergi meninggalkan kekesalan di hati Ja Rin.

Kibum memperhatikan tingkah Ja Rin. Gadis itu mengepal erat tangannya. Jujur saja, ia tidak mengerti. Sebenarnya siapa namja tadi?
“Nona Cho, memang namja tadi itu siapa?” Kibum bertanya dengan sangat hati-hati. Ja Rin menoleh dengan wajah kesal.
“Dia ex-boyfriendku” jawabnya sambil melipat tangan di depan dada.
“Omo.. maaf..”
“Gwaenchana. Dia hanya masa laluku.” Ja Rin menahan emosinya sendiri.

Melihat Ja Rin begitu jengkel, Kibum jadi penasaran dengan kisah cinta Ja Rin. Mungkin dengan begitu ia bisa sedikit memahami sifat Ja Rin.

__o0o__

Ja Rin melempar surat undangan yang datang ke rumahnya pagi itu. Ia sudah tidak tinggal di rumah Kyuhyun lagi karena Appanya memaksa agar Ja Rin kembali ke rumah. Dan baru saja sehari Ja Rin melewati hari tenang, surat undangan pernikahan Key-sesuatu yang paling tidak ingin dilihatnya-akhirnya tiba juga.
“Sial!!! Aku benci namja brengsek!!” teriaknya. Ini sudah yang ke-dua kalinya ia ditinggal menikah oleh mantan pacarnya. Yang pertama adalah oleh Kim Myung Soo, dan yang kedua oleh Kim Kibum alias Key. Jangan sampai Kim Kibum yang ia cintai sekarang pun meninggalkannya menikah dengan orang lain.

Kenapa selalu namja bermarga Kim yang ia sukai!! Kenapa????

Ja Rin mengumpat berkali kali. Hatinya bergemuruh seperti air yang dipanaskan dalam suhu 1000 derajat celsius. Ia sangat membenci kenyataan bahwa kisah cintanya selalu berakhir buruk. Ia selalu jadi yang ditinggalkan. Dan sekarang penyebab kegalauan hatinya yang terbesar adalah Kim Kibum! Dokter yang sampai detik ini tak kunjung juga membalas perasaannya.

Kenapa segala hal yang ia benci ada pada namja itu??
“Aku benci rumah sakit kenapa dia harus menjadi dokter dan bekerja di sana!!” teriak Ja Rin kesal.
“Aku benci pada Kyuhyun kenapa dia harus menjadi sahabatnya!!” kali ini Ja Rin melempar bantalnya ke mana-mana.
“Dan aku benci dengan nama Kim Kibum kenapa namanya harus Kim Kibuum!!!!” jeritnya frustasi. Ia lalu menangis. ia stress..

__o0o__

“Dokter Kim, jebal, temani aku ke pesta pernikahan Key..” mohon Ja Rin siang itu. Malam nanti ia harus menghadiri pesta sialan itu. Sebenarnya ia tidak mau. tapi jika sampai tidak hadir, Key pasti akan menertawainya dan menganggapnya masih memiliki perasaan padanya. Cih, demi apapun ia sudah tidak sudi mencintai namja itu lagi.
“malam ini? Aku tidak bisa. Pasienku sangat banyak hari ini” ujar Kibum penuh penyesalan. Sebenarnya ia ingin sekali membantu Ja Rin, ia tidak tega melihat wajah kecewa gadis itu. Tapi tugasnya sebagai dokter tidak bisa di abaikan.
Ja Rin melemas.ia tahu akan begini hasilnya. Tapi ia masih saja nekat meminta bantuan pada Kibum.
“Baiklah, sepertinya aku harus datang sendiri.”
“Sekali lagi aku minta maaf..”


Gaun malam berwarna putih dengan bahu yang terbuka tampak indah jika Ja Rin yang memakainya. Umma sempat memuji penampilan Ja Rin sebelum putrinya itu berangkat menghadiri acara pernikahan Key.
Aku memang cantik. Tapi apa gunanya jika kecantikanku ini tidak bisa memikat hati namja yang kusukai. Batinnya. Daripada bergalau ria, lebih baik ia segera pergi.

Ja Rin sempat mengirimkan alamat tempat acara Key melangsungkan pernikahannya pada Kibum. Takut namja itu ingin menyusul meskipun mustahil.

Di acara pernikahan..

Pesta itu berlangsung di tepi pantai. Kebanyakan tamu datang bersama pasangannya. Ja Rin merasa risih juga saat beberapa pasang mata yang dikenalinya menatapnya dengan pandangan aneh. Ah, ia makin menyesal karena gagal membawa Kibum. Jika orang-orang itu melihat Kibum, yakin mereka akan langsung menganga melihat keserasiannya bersama Kibum.
“Congratulation” ucap Ja Rin dengan senyuman terpaksa pada Key dan yeoja yang sekarang sudah menjadi istrinya, Suzy.
“Sama-sama. Mana pacarmu” Key sengaja menyulut amarah dalam diri Ja Rin. Gadis itu berusaha menahan dirinya agar tidak mengacaukan pesta.
“Dia sedang sibuk menangani pasien” jawab Ja Rin. Memang benar kan? Sekarang Kibum pasti sedang sibuk mengurusi pasiennya.

Kibum mendekat, ia berbisik pada Ja Rin. “Aku tunggu pesta pernikahanmu Ja Rin, kuharap kisah cintamu kali ini tidak berakhir buruk lagi.”
Kurang ajar! Geram Ja Rin dalam hati. Sungguh, jika ia tidak ingat ini adalah pesta pernikahan, ia sudah menonjok Key detik itu juga. Ja Rin memaksakan diri untuk tersenyum.
“Terima kasih karena kau sangat memperhatikanku.”

Key mengangguk. Tiba-tiba ia teringat. “Oh, aku jadi ingat. Bukankah kau itu pandai sekali bernyanyi, berakting dan menari? Bagaimana jika kau mempersembahkan sebuah lagu untuk ku dan istriku?”
Ja Rin terbelalak. Apa maksudnya ini? Bukankah ia tahu suara Ja Rin itu tidak sebagus Kyuhyun, kakaknya. Apa Key bermaksud untuk mempermalukannya?
“Ayo silakan..” Key mempersilakan Ja Rin agar naik ke atas panggung rendah yang ada di sana. Orang-orang bertepuk tangan melihat Ja Rin naik ke atas panggung dengan terpaksa. Dalam hati ia terus mengumpat dan menyesali diri kenapa datang ke acara ini. Harusnya ia tahu Key pasti akan mencelakainya di sini. Oh, siapapun, tolong ia sekarang..
“Nah, silakan” Key diiringi seringaian mencurigakan menyerahkan sebuah mike pada Ja Rin. Ia lalu meninggalkan Ja Rin sendiri di atas panggung. Kim Kibum, awas kau nanti!! Batin Ja Rin. Ia menatap tajam pada namja kurang ajar itu. Namun tepuk tangan dari seluruh tamu yang hadir membuatnya tersadar kembali. Gawat, sekarang ia harus melupakan dulu niatnya memberi pelajaran pada Key. Karena kini ada masalah lain yang menghadangnya.

Satu hal lagi yang membuatnya sangat bertolak belakang dengan Kyuhyun, Ja Rin tidak memiliki suara emas seperti kakaknya itu. Dan sekarang ia semakin sadar bahwa ia tidak memiliki kemampuan apapun untuk menjadi seorang entertainer. Tak heran kenapa dulu ia gagal masuk Akademi SM, agensi artis besar di Korea.

Tangan Ja Rin yang memegang mike bergetar. Ia gugup sekali dan takut. Ja Rin adalah orang yang lumayan populer dan terkenal memiliki gengsi yang tinggi. Jika penampilannya sekarang buruk, orang-orang akan mengetahui bahwa sebenarnya ia tidak ada apa-apanya di balik penampilan sempurna yang ia miliki. Sekarang, ia serasa menjadi seorang tersangka yang akan dieksekusi mati.

Ja Rin ingin sekali menangis. saat musik mengalun, ketakutannya semakin menjadi-jadi. Ia melirik Key sekali lagi dengan pandangan sakit hati. Namja itu menyunggingkan senyum kemenangannya sementara Suzy yang tidak mengerti apapun menatapnya cemas. Ia yakin, Key pasti sedang mempermalukannya.

Suara lengkingan tajam dari soundsystem terdengar nyaring karena Ja Rin menjatuhkan Mikenya dan berlari turun dari panggung. Semua orang bersorak kecewa padanya. Tak apalah untuk saat ini orang-orang menertawakannya. Ia hanya ingin pergi dari tempat itu.
“Bagaimana rasanya dipermalukan, Cho Ja Rin?” ujar Kibum saat Ja Rin melewatinya. Gadis itu berhenti melangkah, secepat kilat membalikkan badannya menatap Key dengan tatapan tak mengerti. Key menyeringai lalu mendekat.
“Aku ingat sekali saat kau pernah melakukan hal yang sama dulu. Saat di ulangtahunmu, kau tahu aku tidak bisa makan makanan pedas, tapi kau memaksaku memakan sushi dengan washabi hingga orang-orang menertawakanku. Hatiku sangat terluka saat kau ikut menertawakanku bersama teman-temanmu.”
Ja Rin merasakan matanya memanas. Ia ingat sekali hari itu. Tapi ia tidak memiliki maksud sama sekali untuk mempermalukan Key. Ia hanya ingin sedikit menerjainya saja. Tidak ada maksud lain. Dan setelah itu pun bukankah Ja Rin langsung meminta maaf dengan memeluknya. Jadi, Key dendam padanya hanya karena itu??
“Kau membalaskan dendammu waktu itu dengan melakukan hal yang sama padaku??” tanya Ja Rin tak percaya. “Kau jahat”
“Kau yang jahat Cho Ja Rin, aku tahu kau bukan gadis yang setia. Selama berpacaran denganku, sudah berapa kali aku melihat kau bermesraan dengan namja? Lebih dari 10 kali”
Ja Rin mengerjapkan matanya. Yah, ia juga tidak membantahnya. Selama berpacaran dengan Key dulu, ia memang sering sekali bepergian dengan namja lain dan mereka hanyalah teman, tidak lebih. Dan Key juga balas dendam dengan berselingkuh dibelakangnya?? Hatinya semakin sakit saja.
“Baik, aku akui aku kalah Kim Kibum. Dendammu padaku sudah terbalas” ja Rin melesat pergi. baru ia berjalan cepat beberapa langkah, sebuah kaki mencekal langkahnya hingga Ja Rin jatuh tersungkur dan menjadi bahan tertawaan semua orang. Sepatu high heelsnya patah.

“Tidak hanya Key yang memiliki dendam padamu Cho Ja Rin, beberapa orang di sini juga pernah kau buat sakit hati” ujar seorang yeoja. Namanya Hyomin. Ja Rin terbelalak. Ia melupakan rasa sakit yang sekarang dirasakan menjalari kaki kanannya. Beberapa orang menatap sinis dirinya, membuat Ja Rin semakin ciut. Ia berdoa semoga saja Tuhan mencabut nyawanya detik itu juga. Ja Rin ingin menangis. tapi tidak mungkin ia lakukan di tengah kerumunan orang-orang di sini. Kenapa semua orang sepakat untuk mempermalukannyahari ini???

Bagaimana ia bisa pergi, untuk berdiri saja ia perlu usaha ekstra. Kakinya terasa berdenyut. Tak ada seorang pun yang menolongnya di pesta itu. Ja Rin merasa sendiri dan begitu malang.

Seseorang datang menerobos orang-orang yang menertawakan gadis malang itu. Saat melihatnya, para yeoja langsung menganga mengagumi penampilannya. Tak bisa dipungkiri, orang itu memang sangat mempesona. Mereka pun menyingkir membiarkan orang itu lewat dan mendekati Ja Rin yang sedang berusaha berdiri sendirian.

“Butuh bantuanku, nona?” tanyanya ramah.

Key membelalakkan mata di tempatnya berdiri. Tak menyangka orang itu akan datang.

Ja Rin mengangkat kepalanya. ia terkejut. Perasaan senang dan sedih timbul secara bersamaan dalalm dirinya. Kenapa harus ia kembali yang muncul di saat keadaannya sedang menyedihkan??

“Nona Cho, kau butuh bantuanku atau tidak??” tanyanya lagi. Hanya satu orang di dunia ini yang memanggilnya Nona Cho. Siapa lagi jika bukan Kim Kibum. Ja Rin ingin menangis saat ini juga. Hatinya senang karena ia serasa menjadi seorang puteri yang ditolong seorang pangeran. Dan sedih karena kenapa Kibum harus melihatnya saat ia dalam keadaan seperti ini?

Ja Rin akhirnya meraih tangan Kibum yang masih setia terulur. Kibum membantunya berdiri. Setelah yakin Ja Rin mampu berdiri tegak, Kibum menoleh pada Key. Ia berjalan pelan ke arahnya.
“Kali ini aku akan memaafkanmu. Tapi lain kali, jika kau berani membuatnya menangis, aku tidak akan segan-segan untuk membuat perhitungan denganmu.” Ucap Kibum tajam. Key merasakan seluruh bulu kuduknya berdiri saat Kibum mengatakannya. Nadanya memang tidak terdengar mengancam. Kibum bahkan mengatakannya dengan wajah ramah dan tenang. tapi entah kenapa, Key seperti melihat aura hitam muncul di sekeliling namja itu dan membuatnya merinding.
Key tersenyum sinis. “Araseo.” Ujarnya. Dalam hati ia takut sekali.

“Nona Cho, ayo pergi..” Kibum memapah Ja Rin pergi dari pesta itu. Setelah berada di tempat yang aman, Ja Rin menepis pelan tangan Kibum yang sejak tadi diletakkan di pundaknya untuk membantunya berjalan.
“Terima kasih, Dokter Kim. Tanpamu entah apa yang terjadi padaku.” Ucap Ja Rin. Airmata sudah menggenang di sudut matanya. Ja Rin berjalan lebih dulu. Kibum belum sempat mengatakan apapun. Ia melirik kaki Ja Rin yang tak beralaskan apapun ditambah lagi jalannya sedikit timpang. Omona.. hatinya begitu pedih dan sesak melihat keadaan Ja Rin sekarang. Ia buru-buru menyusul Ja Rin.
“Nona Cho” Kibum menahan pundak Ja Rin. Lagi-lagi gadis itu menepis tangannya. Aish, dia kenapa? Kibum mencoba menahan Ja Rin yang terus berjalan meninggalkannya.
“Nona Cho, tunggu aku!!” Kibum akhirnya membalikkan badan Ja Rin dengan paksa. Matanya terbelalak melihat Ja Rin sekarang tengah menangis. ja Rin segera menutup wajahnya dengan kedua tangan.
“Aku malu memperlihatkan diriku yang seperti ini padamu, Dokter. Maaf” ucapnya sambil terisak. Jantungnya mencelos. Baru pertama kali ini ia melihat yeoja menangis secara langsung. Setidaknya ia sudah tidak melihatnya selama lebih dari 10 tahun. Terakhir kali ia melihat Yoona menangis saat mengatakan perpisahan dengannya.

Bagaimana ini? Apa yang harus ia lakukan sekarang????

To be continued..

49 thoughts on “Shady Girl Kibum’s Story (Part 6)

  1. ihh…. kibum sweet banget…
    kayaknya key kesel banget deh, ja rin bisa dapetin cwok kayak kibum…^^
    dan sepertinya percikan2(?) cinta udah mulai tumbuh di hati kibum…. di tunggu lanjutannya..

    tapi di sequel yang ini aku rada aneh… past part 3 kalo gak salah gak ada adegan ciumannya deh… tapi pas part 4 kena ngebahas adegan ciuman…. kepotong apa gimana yah???
    entah lah…

    pokoknya yang penting ceritanya asikkk banget…^^
    di tunggu lanjutannya yuah…^^

  2. kasian ja rin y dipermalukkan gt n kibum kurang puas sama cara nolong ja rin,, apain kek key y or marah gt ngancem y atau dateng gt pas ja rin dipanggung tp knp telat…
    ternyata yg dateng heechul..

  3. jarin kashan bgt .😦 ak gak nyangka key d sni sejahat it . dn ak gak suka bgt ada cow yg emg punya niat jahat sma cew . apapun alasan.na . blas dendam it gak bgus .:/
    smoga stlah ini kibum bsa sdikit brubah sfat.na trhadap yeoja . ^^

  4. Kenapa kibum tiba2 muncul ya? Hehe, jarin trnyata angkuh jg, sempet kasihan liat dia dipermalukan, tp ya itu kan krna perbuatan dia jg. Jarang2 dlm sebuah cerita menampilkan kekurangan tokoh utama, biasanya tokoh utama itu sempurna dan berhati malaikat.

  5. kirain trio bawel.. taunya heechul.. :3 uh oh.. iya ding, si heechul ini juga bawel..😄
    uwooooh~ saya ngerti.. jarin ini miss perfect outside.. maunya diliat bener diliat perfect terus sama orang.. >.< tapi key kejem deh balas dendam di pernikahan gitu.. agak nggak mungkin kalo di dunia nyata ya.. kkkkk

  6. Ya ampunn malang nya nasib mu nak??
    kasian ja rin thor, tersiksa banget kayak nya di permaluin oleh semua orang#omona ><

    Kim kibum jangan diem aja!! ngapain kek kasian tuh keadaa ja rin –,–

  7. Hahahaa ulah heechul :v cih, kibum udah ada rasa wkwk bener-bener si key. Mereka yang ada disana keterlaluan! Perpisahan? Perpisahan apa? Ketika yoona mau meninggal atau…..

  8. kenpa jahat banget semua orang dikira key tuh lucu mau balas dendam hiksss gal ada temen kesepian gak ada yg bela nyakitin banget dahh 😭😭😭😭😭 untung ada doktwr ganteng haha

  9. Ya ampun gk nygka Key sgtu dendamnya ama Jarin,,,, sngguh mngenaskn kisah cinta Jarin,,,
    tp ini sbuah pljaran jgn suka mnykiti org lain jika qt tdk mau dskiti…

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s