After Wedding Story [The Trouble Begin..!!] Part 2

Tittle : After Wedding Story [The Trouble Begin..!!] Part 2
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance-Comedy, Married Life

Main Cast :

  • Shin Na Ra a.k.a Aira
  • Cho Kyuhyun Super Junior

Warning : banyak typo dan bahasa gak baku-baku amat alias amburadul

After Wedding Story - The Trouble Begin By DhaKhanzaki

——-o0o——-

Melihat wajah Aira tidak secerah matahari, membuat Gong Chan Mi heran. Tidak biasanya sahabatnya seperti itu. biasanya, Aira selalu ceria dan terbilang aktif. Banyak bicara dan tidak pernah murung seperti ini. Lebih baik ia bertanya daripada menebak-nebak apa yang sedang menimpa sahabatnya ini.
“Jujur, kau ada masalah kan?” tuntut GC curiga.
Aira tetap tak bergeming. Gadis itu duduk dengan wajah sekusut kertas yang sudah diremas-remas. GC menebak lagi, ia belum mau menyerah. “Apa ini ada hubungannya dengan foto yang kusimpan di laptopmu?”

Kali ini Aira bereaksi. Di sini GC sadar dan mengerjap.
“Omo.. Jangan bilang kau dan Kyuhyun bertengkar karena foto itu?” tebaknya. Tepat sekali!
Aira membelalakan mata sesaat lalu menggeleng. “Tidak ada” ia buru-buru bangkit sebelum GC bertanya lebih jauh lagi. “Aku pergi dulu, badanku rasanya tidak enak. Aku ingin mencari udara segar” ia pergi meninggalkan GC yang menatapnya dengan ekspresi bertanya-tanya.

GC membeku menyadari satu kesalahan sudah dibuatnya. Aira dan Kyuhyun bertengkar karena foto hasil jepretannya! Ini tidak bisa dibiarkan! Ia harus bertindak atau Aira akan menjadi mayat hidup beberapa hari ke depan.

—-o0o—-

Setelah tampil di music bank, Kyuhyun menghempaskan dirinya di sofa yang ada di ruang ganti. Ia memijat pelipisnya. Kepalanya pusing dan hatinya terasa hampa. Seperti ada sesuatu yang hilang. Memang ada. Aira. Tidak bertemu satu hari dengannya ternyata sangat menyiksa batin. Dadanya terasa sesak dan tenggorokannya tercekat. Karena pertengkaran kemarin, membuatnya tidak bisa leluasa memeluk gadis itu.

Leeteuk dan member lain saling berpandangan melihat Kyuhyun mengucilkan dirinya sendiri. Mereka tahu kenapa Kyuhyun tampak uring-uringan saat ini.
“Kau saja yang tanya”
“Ani, kau saja”
Mereka malah ribut saling memerintahkan satu sama lain agar mengajak Kyuhyun berbicara. Mereka cemas mengingat kejadian di dorm pagi tadi. meskipun tidak bisa membantu menyelesaikan, mungkin jika mereka bisa mendengar sedikit persoalan yang dihadapi Kyuhyun, setidaknya salah satu dari mereka bisa memberikan solusi.

Sungmin, selaku yang paling dekat dengan Kyuhyun inisiatif mendahului yang lain. Ia duduk di kursi di samping Kyuhyun. dengan gerakan lembut ia merangkul partner satu kamarnya itu.
“Kau dengan Nara, sudah baikan?”
Kyuhyun mengangkat wajahnya lemah lalu menoleh, ia menghela napas kemudian.
“Jangan khawatir Hyung. Semua akan baik-baik saja”
“Benar? Syukurlah” Sungmin mengangguk saja walaupun sebenarnya ia tahu segalanya tidak baik-baik saja. jika memang baik-baik saja lalu kenapa Kyuhyun tampak begitu tersiksa?

Kyuhyun kembali terdiam. Kali ini Leeteuk yang mendekati Kyuhyun. “Apa, kau bertengkar dengan Nara karena artikel ini?” Leeteuk menunjukkan sebuah tabloid ke hadapan Kyuhyun.
dengan enggan Kyuhyun melihat artikel yang di tujukan sang leader. Sedetik kemudian ia terkesiap. “MWO!” Kyuhyun kaget saat membaca judulnya. Ia menatap Hyungdeulnya satu-satu dengan pandangan bingung. reaksi Kyuhyun yang diluar dugaan membuat member Suju lain berpandangan heran.
“Kenapa bisa ada berita ini?!” Kyuhyun bertanya pada diri sendiri. ia mengangkat wajahnya menatap Hyungdeul yang berdiri di depannya dengan tatapan bingung. “Bukankah Kalian tahu aku tidak ada hubungan apa-apa dengan Seohyun” lanjutnya.

“Jadi kalian bertengkar bukan karena ini?” tanya Eunhyuk, nyaris histeris.
“Tentu saja! Gosip begini tidak akan membuatku dan Ai-chan bertengkar” jelas Kyuhyun yakin. Ia penasaran darimana gosip ini berasal.
“Kalau begitu kalian bertengkar karena apa?” kini giliran Donghae bertanya. Kyuhyun tercengang sesaat, ia menatap kembali wajah penasaran Hyungdeul, seperti mendesak Kyuhyun untuk bercerita. Baiklah, sepertiya ia pun tidak memiliki pilihan lain selain memberitahukan seluruh member tentang masalahnya dengan Aira.

Kyuhyun baru membuka mulut namun semuanya terpotong karena seseorang masuk menerobos ke ruang ganti setelah melawan security yang berjaga di depan. Membuat suasana bising di ruangan itu.
“Mana Cho Kyuhyun!” teriak GC membuat suasana gaduh. Kyuhyun bangkit mendengar ada yang menyebut namanya.
“Hei, orang tidak berkepentingan di larang masuk” cegah security yang datang berusaha menyeret GC keluar.
“Biarkan saja dia” ucap Kyuhyun begitu mengenali GC. Security itu melepaskan GC yang meronta lalu pergi. Kyuhyun berdiri menatap gadis yang ia ketahui sebagai sahabat istrinya. Gadis itu menatap Kyuhyun dengan wajah penuh amarah. Seketika ia merasa ada sesuatu yang ganjil. Ada apa ini?

GC berjalan cepat hingga ke hadapan Kyuhyun dengan wajah kesal.
“Chan Mi..” seru Sungmin. Melihat Sungmin yang aegyeo seketika ia menghentikan langkahnya, dan ekspresi kesal GC berubah jadi cerah ceria.
“Annyeong Oppa..” tak lupa juga GC tersenyum manis sambil membungkukkan badannya. Namun hal itu tak berlangsung lama karena GC kembali menatap Kyuhyun, ekspresinya kembali menakutkan.
“Ada yang ingin kubicarakan. Ini soal Aira” GC langsung ke intinya. Kyuhyun mengerjapkan mata. Tepat seperti dugaannya. Tidak mungkin GC repot-repot datang kemari untuk meminta tanda tangan Sungmin ataupun member lain.
“Bicara saja.” ujar Kyuhyun ringan. Gadis itu menaikkan satu alisnya, heran.
“Yakin? Di sini banyak orang”

Kyuhyun melirik ke samping kiri dan kanannya. Di sekitar mereka berdiri member Suju yang memperhatikan mereka penuh minat.
“Tidak apa-apa. Cepat atau lambat mereka pasti akan tahu juga.”
GC mengangguk cepat. Baiklah, jika Kyuhyun menghendaki pembicaraannya kali didengar oleh orang lain, ia akan mengatakannya tanpa ragu ataupun sungkan.
“Aku tahu, kau dan Aira bertengkar karena foto yang ada di laptop Aira kan?” tanyanya sarkastis dengan tangan melipat di depan dada.

Kyuhyun menegang. Ia menatap GC dengan tatapan seolah mengatakan ‘bagaimana kau tahu?’
GC mendengus sebal melihat wajah innocent Kyuhyun. “Aira tidak bersalah” jelasnya singkat.
“Kenapa kau yakin?” Kyuhyun bertanya curiga. Apa mungkin GC hanya ingin membela Aira saja.
“Karena aku yang membuat foto itu. Aku ada di dekat Aira waktu itu. Dan dia tidak melakukan tindakan apapun seperti berciuman atau semacamnya jika itu yang membuat kalian bertengkar” jelas gadis itu dengan tegas.

Kyuhyun masih mencerna kata-kata GC dan kelambatan ‘loading’ Kyuhyun membuat emosi GC bangkit. Ia sudah tidak bisa menahan emosinya lagi. Ia mencengkram baju Kyuhyun cepat.
“HOI.. Hoi, tenang..” Member lain panik atas tindakan GC. Yeoja itu tidak mempedulikan member lain yang ingin melepaskan cengkramannya. Karena sekarang fokus utamanya adalah namja maniak game di hadapannya. Ia menatap Kyuhyun tajam.
“Seperti ini kurang lebih posisi Aira waktu itu. Jika dilihat dari belakang memang seperti sedang berciuman. Tapi tidak! Dia hanya mencintaimu!!”

Perkataan GC membuat Kyuhyun terbelalak lebar. Jadi begini. Jadi ini sebenarnya yang terjadi di balik foto itu? astaga, lalu kenapa ia marah-marah tidak jelas tanpa mendengarkan penjealsan Aira dulu? Ia melakukan kesalahan lagi. Dengan seenaknya ia menuduh Aira berselingkuh dan cemburu buta.
“Jadi Cho Kyuhyun, cepat minta maaf atau aku akan mencincangmu, dan kulempar kau ke kolam buaya. Kau tahu, Aira sangat pucat dan aku yakin dia tidak tidur semalaman” lanjut GC sambil menenangkan dirinya sendiri. ia melepaskan cengkramannya.
“Mwo..” Kyuhyun tercengang. di benaknya terbersit kembali bayangan Aira kemarin saat ia berusaha minta maaf dan tadi pagi, wajahnya memang pucat pasi. Sial!! Apa yang sudah dilakukannya!! Kyuhyun mendadak panik. Ia mengeluarkan ponsel dan segera menghubungi istrinya. Ia ingin meminta maaf detik itu juga dan mendengar suaranya.
“Akh, Sial! Ponselnya mati!” Kyuhyun memaki ponsel di tangannya.
“Kau tahu Ai-chan pergi ke mana?” cecar Kyuhyun mengguncang tubuh GC. Ia benar-benar panik dan frustasi.
“Aku tidak tahu. Dia tidak mengatakan apapun”

Kyuhyun terdiam. Ia memandang Hyungdeulnya terutama Leeteuk, seperti meminta izin. Namja yang ditatap itu menghela napas.
“Pergilah. Kau punya waktu satu jam untuk menemuinya. Ingat, setelah itu kau harus segera ke tempat acara kita selanjutnya” Leeteuk memberi izin pada Kyuhyun. seketika Kyuhyun bersorak girang.
“Jinjja! Gomawo Hyung!! Tidak sia-sia Ai-chan memanggilmu Daddy. Kau memang bijak seperti bapak-bapak..” seru Kyuhyun dan ucapannya sukses membuat yang lain tergelak. Raut wajah Leeteuk menggeram seketika. Kyuhyun cepat kabur sebelum ia dimaki oleh Leeteuk.
“Yaak! Dasar Magnae tengik!” teriak Leeteuk.

—-o0o—-

*Kyuhyun POV*
Satu jam. Aku harus menemukan Aira dalam tempo satu jam. Aku wajib bertemu dengannya dan meminta maaf. Tapi ke mana aku mencarinya? Aku sangat menyesal. Aku berkali-kali mengutuk diriku sendiri karena sifatku yang mudah cemburu dan arogan. Aku memarkirkan mobil ketika sampai di depan rumah. Ini tempat pertama yang terlintas di otakku. Semoga dia ada di dalam. Jika tidak ada, entahlah, aku tidak tahu harus mencari ke mana lagi.
“Ai-chan..” panggilku begitu membuka pintu rumah. Kuedarkan pandanganku ke seluruh penjuru rumah. Namun tak kutemukan sosoknya. Berulang kali aku berkeliling rumah tapi Aira ternyata tidak ada di sini. Pupus sudah harapanku untuk meminta maaf padanya hari ini.

Saat aku kelimpungan memikirkan tempat lain yang mungkin dikunjungi Aira, Ponselku berdering. Semoga ini dari Aira. Aku semangat mengangkatnya.
“Yeobseo” ucapku tidak sabar
“Kyuhyunnie..” suara lembut yang kuyakin bukan suara Aira membuat senyumku pudar.
“Ne, Nuna. Ada apa?” tanyaku lemas. Ternyata Ahra Nuna yang menelponku.
“Kau bertengkar dengan Aira?” tanyanya cemas.
mataku mengerjap kaget. darimana Nuna tahu? Aku terkejut.
“Nuna.. Tahu darimana?” tanyaku curiga.
Ahra Nuna terdiam sejenak. “Aira.. Dia ada di sini” ucapnya singkat.

Mataku melebar mendengarnya. Senyum dan perasaan lega pun bangkit dari dalam diriku.
“Benar Nuna? Ai-chan ku ada di sana!” aku memastikan takut telingaku ini salah dengar.
“Iya. Tadi dia kemari”
“Boleh aku bicara dengannya?” aku tidak sabar ingin segera minta maaf dan bicara dengannya.
“Dia sedang tidur sekarang. Sepertinya dia kelelahan. Apa kalian bertengkar? Yah, meski Aira tidak bilang apa-apa tapi ekspresinya bilang begitu”
Aku semakin merasa bersalah mendengarnya. Oh Tuhan, Aira pasti sangat menderita sampai semua orang bisa melihatnya dengan jelas. Karena Aira itu pandai berakting dan menyembunyikan perasaannya.
“Tidak ada apa-apa Nuna. Ya sudah, aku titip Ai-chan malam ini. Besok aku akan menjemputnya”
Jika Aira saja tidak memberitahu orang-orang masalah kami, aku pun harus begitu. Cukup Hyungdeul dan GC saja yang tahu.

Sekarang aku bisa menghela napas lega. Meskipun belum bisa bertemu dan melihat wajah cantik Aira, setidaknya aku tahu keberadaannya. Aku akan menjemputnya besok dan menyelesaikan kesalahpahaman ini. Kubiarkan dia tidur di rumah Ahra Nuna malam ini. Dan aku harus kembali bekerja sebelum Hyung mengomeliku.

—–o0o—-

Pagi yang cerah, secerah hatiku hari ini. Aku berdiri di depan cermin untuk mematut diri. Kupastikan penampilanku harus serapi dan setampan mungkin meskipun aku tahu orang-orang tidak mungkin menyangkal betapa mempesonanya seorang Cho Kyuhyun..
“Mwo, rapi sekali” Heechul Hyung berkomentar ketika melihatku tengah bersiap-siap. aku hanya tersenyum menanggapinya. Kemarin malam aku kembali menginap di dorm. Aku tidak sanggup tidur di rumah sendirian tanpa Ai-chan. Dan sekarang aku akan menjemputnya. Aku harus tampil lebih tampan ketika bertemu dengannya nanti.
“Aku harus menjemput Ai-chan di rumah Nuna” jawabku dengan wajah berseri.
Heechul Hyung menguap sambil mengusap tengkuknya. Wajahnya terlihat iri. “Aish, jadi ingin punya istri juga” balasnya sambil melengos ke dapur.
aku tergelak. “Haha, makanya Hyung, cepatlah ajak yeojachingumu menikah” seruku agak keras padanya.

Tralilalila..

Ponselku berdering. Secepat mungkin Kulihat layar untuk mengetahui siapa yang menelepon. Aku tersentak senang saat tahu ini dari Ai-chan! Tanpa membuang waktu aku segera mengangkatnya.
“Ai-chan.. I miss you chagi..” serobotku bahkan sebelum Aira berkata. Di ujung sana tidak ada jawaban. Ah, mungkin ia terkejut. aku menunggu jawabannya dengan sabar.
“O..oppa.”
Akhirnya kudengar juga suaranya. Aku sangat lega. Seperti menemukan kembali game kesayanganku yang hilang.
“Ne, Ai-chan.. Kenapa kau ragu begitu? Ini aku, suamimu” aku meyakinkannya. Aku bergerak mencari kunci mobil sambil tetap menempelkan ponsel di telinga. Aku ingin segera menjemputnya.
“Oppa sudah memaafkanku?” tanyanya dengan nada ragu.
“Tentu saja yeobo.. Aku sudah memaafkanmu. Sekarang aku akan menjemputmu.. Tunggu di sana oke..”
“Tidak usah Oppa. Aku sudah dalam perjalanan pulang”

Seketika seluruh gerakan tubuhku terhenti mendengarnya. “Nde.. Tapi..” aku mengerang kecewa. Aira.. Kenapa kau pulang lebih dulu!! gadis ini, kenapa malah menggagalkan semua rencana romantis yang sudah kususun untuknya?
“Baiklah. Kau akan kemana hari ini? Jika pekerjaanku selesai nanti, kita bertemu di pinggir sungai Han, tempat aku melamarmu dulu. Oke”
“Ne”
Aira segera memutuskan sambungan setelahnya. Aku tersenyum cerah bahkan setelah Aira menyudahi pembicaraannya. Karena aku sudah mendengar suaranya, sebagian beban yang menghimpitku hilang. aku bisa bekerja dengan baik hari ini. Meskipun rasa rinduku padanya tidak terbendung lagi, tapi aku harus bisa menahan hingga sore nanti.

—-o0o—-

Seharian ini moodku membaik. Semua penampilan kami pun mendapat pujian dari berbagai pihak. Aku terus tersenyum dan bertingkah terlalu aktif. Bahkan karena terlalu banyak ide, seluruh member habis kubulli. Hyungdeul hanya menggelengkan kepala melihatku. Mungkin dalam hati mereka mengutuki magnae kejam sepertiku. Ah, aku tidak peduli.

“Hyung..” tiba-tiba terdengar suara pekikan seseorang. Otomatis perhatian aku dan seluruh member tertuju pada seseorang yang berlari dari ambang pintu. Donghae Hyung tergopoh-gopoh menghampiri kami yang sedang istirahat di tempat latihan.
“Wae?” tanya Shindong Hyung cemas melihat wajah panik Donghae. aku hanya melihatnya sekilas karena kini aku terlalu sibuk menatapi foto Aira di layar ponsel.
“Tadi Jessica menelepon, katanya Seohyun terjatuh di tangga dan dia masuk rumah sakit sekarang” ucapnya heboh.

Yang lain terkejut dan memekik secara bersamaan. Aku juga terkejut. Tapi tidak seheboh Hyungdeul. Mereka sibuk membicarakan rencana untuk menjenguknya. Sepertinya aku tidak bisa ikut andil karena hari ini aku memiliki janji dengan yeobo ku.. Aira..

Tralilalila..

Aku terperanjat karena Ponsel yang tengah kugenggam berbunyi nyaring. Ini pasti dari Istriku, Aira. Namun dugaanku salah saat mengamati dengan jelas nama yang muncul di layar. Ini dari.. Nuna? Aish, ada apa lagi Nuna menelponku? Secepatnya kutekat tombol hijau dan menempelkan ponsel itu di telinga.
“Ne, Nuna, sekarang ada masalah apa?” tanyaku tak sabar.
“Kyu.. Aira..” mendadak saja perasaan buruk menyusup hatiku begitu mendengar suara Nuna bergetar. Ada apa ini? Firasatku tidak enak. Semoga saja tidak ada apapun yang terjadi pada Aira.
“Wae Nuna. Ai-chan ku kenapa?” tanya ku waspada.

Kudengar Ahra Nuna terisak di ujung sana. Jebal Nuna, demi Tuhan.. Jangan membuatku takut begini..
“Aira kecelakaan Kyu.. Cepat datang ke rumah sakit sekarang juga..”

Braak..

Ponsel di tanganku jatuh dan hancur berantakan di lantai. Tubuhku membatu dan pikiranku kosong tiba-tiba. aku tidak mendengar apapun lagi setelahnya. Pandanganku mengabur oleh airmata dan seluruh panca indera di tubuhku melumpuh seketika.
“Ada apa Kyu?” samar-samar kudengar suara Hyungdeul menyusupi telinga. Hyungdeul panik melihatku tiba-tiba tercengang. Namun aku tidak mampu menjawab. Otakku berputar cepat dan pening. Tubuhku bergetar hebat dan aku ambruk lemas di lantai.
“Ada apa? Jawab Kyu” entah siapa yang bertanya.
Demi apapun, katakan semua ini bohong, AIRA KECELAKAAN.. Semua bohong kan!!
“Ai-chan..” suaraku bergetar.. Aku menatap Hyungdeul nanar. Airmata lolos begitu saja di sudut mata.
“Ai-chanku.. Kecelakaan Hyung..” suara yang keluar dari tenggorokanku terdengar begitu jauh, bergetar, dan serak. Kulihat raut wajah mereka sama terkejutnya denganku. Seakan tersadar, aku segera bangkit dan berlari menuju rumah sakit. tidak ada alasan bagiku untuk tetap berdiam diri di sini. Aku harus melihat keadaan Ai-chan. Istriku.

—o0o—-

*Author Pov*
Kyuhyun di temani member Super Junior yg lain pergi ke Seoul Hospital tempat Aira dilarikan yg secara kebetulan Seohyun juga dirawat di sana.

Kyuhyun menemukan Ahra dan Suaminya, Park Seung Jo. Juga Appa dan Ummanya di depan ruang IGD.
“Kyuhyun..” Umma langsung memeluknya saat menyadari kehadirannya, dan menangis di bahunya.
“Mana Aira Umma.” Kyuhyun menatap orang2 di sana dengan pandangan tidak sabar sambil menenangkan Ummanya.
Appa mendekati Kyuhyun dan menepuk pundaknya, menenangkan.
“Dia pasti baik-baik saja. Dokter di dalam sedang berusaha menyelamatkannya”

Kyuhyun menerawang ketika matanya menatap pintu ruang IGD. Aira.. Ada di dalam sana.. Entah bagaimana keadaannya.

Kyuhyun terus berdoa ditemani oleh Hyungdeulnya. Bahkan Leeteuk sampai menangis.
“Putriku..” gumamnya. Dia memang sudah menganggap Aira seperti anaknya sendiri.
“Belle-ku..” gumam Heechul lemas. Ia duduk di lantai.
Kyuhyun duduk di samping Sungmin yg terus menguatkannya dengan mengusap-usap punggungnya.

Tepat saat itu, dokter keluar bersama beberapa dokter lain dan perawat. Semua orang segera berhambur ke dekat dokter itu. Tak terkecuali Kyuhyun.
“Bagaimana keadaan anak kami, dokter?” tanya Appa.
“Istriku, dia baik-baik saja kan?” timpal Kyuhyun cemas dan tidak sabar.

Dokter menghela napas, menggeleng lemah dengan wajah pasrah. Hal itu semakin membuat Kyuhyun gemetaran takut. Jebal, jangan sampai berita buruk yg didengarnya.
“Kami sudah berusaha sekuat tenaga, namun..” perkataan dokter itu menggantung. Dia sedang mengumpulkan keyakinan untuk mengatakannya.
“Keadaan pasien sudah sekarat ketika dibawa kemari. Dan karena luka parah di kepalanya, Pasien saat ini mengalami mati otak, atau istilah medisnya.. Dia koma” Dokter menarik napas setelah mengatakannya.

Kyuhyun seperti mendengar suara petir menggelegar di siang bolong. Dunia serasa runtuh di sekitarnya. Otaknya serasa dihantam batu besar.
“Andwae..” teriakan Umma dan Ahra disusul tangisan mereka yg pecah membuat Kyuhyun semakin tak karuan. Hyungdeul menenangkannya. Ekspresi Kyuhyun sekarang seperti Singa yg kehilangan mahkotanya dan siap meluluh lantakkan seisi hutan.

“Mustahil..” gumam Kyuhyun dengan suara bergetar. Airmatanya meleleh. Ia menangis dalam diam. Bayangan Aira berkelebat silih berganti di matanya.
“Aira.. Andwae..!!” Kyuhyun mendadak kalap dan berusaha menerobos masuk ke ruang IGD namun segera ditahan Siwon dan Eunhyuk.

Kyuhyun terus memberontak dan tangisannya mulai pecah sampai Siwon dan Eunhyuk menggunakan tenaga ekstra. Akhirnya Kyuhyun melemah dan perlahan jatuh.
“Ai-chan, mianhae. Ini semua salahku. Aku yang membuatmu begini”

Kyuhyun terus menyalahkan dirinya. Benar, andai saja ia tidak arogan dan cemburu buta, mungkin tidak akan terjadi kecelakaan apapun.

Orangtua Aira yang baru tiba di rumah sakit pun sangat syok mendengar putri mereka koma. Bahkan Mama Aira sempat pingsan karenanya.

Dan kini di sinilah Kyuhyun, di ruang rawat Aira. Ia duduk di samping ranjang tempat istrinya berbaring. Menatap lekat wajah cantik Aira yang tengah tertidur damai sambil menggenggam tangannya.

Aira tertabrak mobil ketika akan menyebrang. Itu yang ia dengar dari Nuna-nya, Ahra. Dan Kyuhyun semakin tidak bisa memaafkan dirinya sendiri.
“Ai-chan, Mianhae..” lirih Kyuhyun parau. Matanya mulai berkaca-kaca lagi. Tangannya terulur membelai pipi istrinya. “Jebal.. Cepatlah sadar. Karena ada satu hal yang belum ku katakan padamu.” Kyuhyun terdiam sejenak.
“Mianhae.. Jeongmal mianhae karena aku tidak mempercayaimu.. Aku mengaku salah kali ini Ai-chan. Aku membuatmu menderita hingga seperti ini” Kyuhyun merasa tenggorokannya tercekat dan perih karena menahan airmata.
“Karena itu, aku tidak akan protes jika kau ingin memarahiku ataupun menghajarku. Namun kumohon.. Jika ini caramu menghukumku karena kesalahan yang kubuat, ini tidak lucu Ai-chan, ini terlalu berat dan menyakitkan”

Aira tidak bergeming sementara Kyuhyun mulai terisak. “Kumohon.. Jangan siksa aku seperti ini.. Ai, sadarlah”

—-o0o—-

Seminggu telah berlalu..

Aira masih tetap sama. Dia tidur dengan tenang di rumah sakit. Entah mimpi apa sampai ia lupa untuk bangun. Dan karena seringnya Kyuhyun ke rumah sakit, sampai timbul gosip baru tentangnya. Media bilang Kyuhyun datang untuk menjenguk Seohyun. Padahal itu tidak benar.
Member SJ yang lain pun bergantian menjenguk Aira dan Seohyun.

“Taraa.. Ai-chan, Oppa membawa boneka Mickey Mouse untukmu!” Kyuhyun masuk dan memperlihatkan boneka Mickey Mouse, kartun favorit Aira
Meskipun tidak ada jawaban, Kyuhyun tetap mengajak Aira berbicara. Tentu dengan wajah gembira. Dokter bilang cerita-cerita menyenangkan bisa membantu pasien yang koma.
Kyuhyun tersenyum menatapnya wajah Aira.

“Aish, tidurpun kau tetap terlihat cantik. Tapi kau jauh lebih cantik jika kau sadar dan tersenyum padaku” ucap Kyuhyun, lalu menarik napas pelan.
Ia kemudian melirik Aira. “Kau tahu Ai-chan, karena sering mengunjungimu di sini aku digosipkan dekat dengan Seohyun. Kau tidak cemburu padaku kan?”
Aira tetap tidak menjawab. “Oh, tentu saja tidak. Karena kau terlalu percaya diri, aku tidak mungkin menyukai orang lain selain dirimu. Ah, kau memang egois..” Kyuhyun tertawa pelan padahal matanya sudah berkaca-kaca. “Tapi kau benar Ai-chan, aku memang tidak mungkin mencintai orang lain selain dirimu. Jadi berhentilah merajuk dan biarkan aku mendengar suaramu..”

Kyuhyun mengeratkan genggaman tangan Aira berharap Aira merasakan kesungguhannya. Sejujurnya ia sangat rindu suara Aira yang merdu, belaiannya, omelannya, perhatiannya, semua.. Jika ia bisa memutar waktu, saat itu juga ia tidak akan membiarkan apapun terjadi pada istrinya.

Kyuhyun menatap lekat wajah Aira. Tetap tidak ada reaksi.
“Aku tahu kau sangat suka cerita Snow White dan Sleeping Beauty. Tapi, apa kau harus tidur seperti mereka dan menunggu pangeran menciummu agar kau terbangun?” gumam Kyuhyun. Ia jadi teringat ketika Aira pura-pura tidur dan terpaksa Kyuhyun membangunkannya dengan cara menciumnya. Geurae, cara ini tidak ada salahnya dicoba.
Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Aira yg tetap tidur tenang, sebelum bibir mereka bersentuhan, Kyuhyun tersenyum. “saranghae” lirihnya, kemudian~chu~ia mencium Aira, tidak melakukan apapun, hanya menempelkannya saja.
Setelah itu ia membuka matanya perlahan dan mengamati apakah ada perubahan di muka Aira, ia kecewa, ternyata Aira tetap memejamkan matanya.

Kali ini Aira tidak pura-pura tidur. Ia memang tampak lelap. Kyuhyun berharap Aira hanya bersandiwara seperti waktu itu.
“Kenapa kau tidak bangun? Ya, Cho Nara” protes Kyuhyun. “Apa kau mau jadi Putri tidur terus? Haruskah aku menunggumu selama 100 tahun untuk melihatmu sadar?” Kyuhyun merendahkan suaranya.
“Mana mungkin Ai-chan, aku tidak mungkin hidup selama itu.”

Lalu, apa yang seharusnya ia lakukan untuk membuat Aira terbangun?

To be continued

39 thoughts on “After Wedding Story [The Trouble Begin..!!] Part 2

  1. omona , kyuhyun merasa sngt bersalh sma ai-chan’y ..:(
    Aish , thor kasian kyuhyun •••
    thor , bikin ai-chan’y sadar dong ..!!

    q tunggu next’y , jng lama2 !!

  2. aira y kecelakaan,,, padahal dah seneng mereka dah mau baikkan gt;,, kyuhyun y tlpn n dah salibg maafin….
    sedih pa lg aira y yg tetep ngerasa salah n ngomong ma kyuhyun klo dia dah dimaafin pa blm,,,, to setelah tu kecelakaan…. kasian….

  3. Omona! Aira kecelakaan!?😮
    Sedih abis! Brasa mo nangis.
    Aigoo. Mna msih dlm keadaan brantem dgn kyuhyun gitu..😦
    Smoga cepet sadar..
    Daebak eon!
    Feelnya dpet abis. Manteb lah!

  4. Omo kasian kyu n ai-chan udah seneng2 mau ketemu tapi kecelakaan..
    omo.. cepet buat dia sadar thor kasian kyu evil gak semangat gitu ><

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s