No Other (Part 7)

Tittle : No Other Part 7
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Friendship, School Life, Romance, Family

Main Cast :

  • Lee Jiyeon
  • Cho Kyuhyun

Support Cast :

  • Leeteuk
  • Seohyun
  • Kim Ryeowook
  • Im Yoona
  • Lee Hyukjae / Eunhyuk
  • Bae Suzy

Ada yang kangen ama FF ini? nah, check this out ajalah.. ^^

No Other by Dha Khanzaki

———o0o———-

Kyuhyun menatap Jiyeon sungguh-sungguh. Namun sepertinya gadis itu salah mengartikan ekspresinya karena sekarang dia malah bersorak senang.
“Kenapa dia? Oh, kau sudah melakukan sesuatu?” tanya Jiyeon girang sambil menggoncang lengan Kyuhyun halus. Tatapan Kyuhyun begitu serius hingga akhirnya membuat senyum Jiyeon terhenti.
“Jiyeon, kau harus menyerah!” tegas kyuhyun. gadis itu tersentak kaget. Kenapa tiba-tiba Kyuhyun memintanya menyerah?
“waeyo?” Ia tidak mengerti. Kyuhyun memegang erat kedua bahu Jiyeon.
“Heechul hyung sudah mempunyai pacar!” ucapnya dengan suara berat. Kyuhyun benar-benar tidak tega mengatakannya. Namun Jiyeon harus tahu. ia harus tahu bahwa percuma saja memaksakan diri menyukai Heechul karena namja itu tidak mungkin membalas perasaannya.
Tubuh gadis itu membeku seketika. Heechul sudah memiliki kekasih? Tidak mungkin.
“You lie! Aku pernah bertanya pada Ryeowook dan dia bilang Heechul Oppa tidak sedang dekat dengan yeoja manapun!”
“Mana aku tahu soal itu. Yang pasti kemarin Hyung berbicara dengan pacarnya yang bernama.. Ah, taeyeon!” ujar Kyuhyun yakin. Ia menatap jiyeon sungguh-sungguh berharap gadis ini percaya. Namun gadis itu justru terdiam.

Jiyeon merasakan otaknya mendadak kosong. Ia bingung antara percaya atau tidak. Otaknya berputar-putar cepat seperti roller coaster.
“Jadi, Mianhae, aku tidak bisa menepati janjiku” sesal Kyuhyun. Jiyeon langsung menatapnya tajam.
“Kalau begitu kita putus” timpal Jiyeon. Kyuhyun mengerjap kaget.
“Shireo!!” spontan ia menolak.
“kenapa? Bukankah kita pacaran dengan syarat kau akan mendekatkan aku dengan Heechul Oppa!”
“Arra! Tapi..”

Jiyeon menyipitkan matanya, ia menatap Kyuhyun dengan hati kesal. Kyuhyun kehabisan kata-kata. Ia kebingungan harus menjawab apa. Hatinya mendadak gusar. Ia memejamkan mata sejenak lalu menatap Jiyeon sungguh-sungguh. Dalam hati, ia benar-benar tidak mau berpisah dengan yeoja ini.
“Karena aku sepertinya sudah memahami sesuatu” ujar Kyuhyun dengan suara rendah.
“Paham apa?”
“arti dari cinta” jawab Kyuhyun langsung, tanpa mengalihkan tatapannya dari mata gadis itu. Jiyeon seketika diam. Ia terkesiap kaget begitu menyadari eskpresi Kyuhyun berubah serius. Namja itu menatap matanya dalam-dalam.
“Selama beberapa hari bersamamu. Entah kenapa sepertinya ada yang berubah. Aku merasakan sesuatu yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Seperti lagu yang ku nyanyikan tadi. Sepertinya tanpa berbicara pun kau sudah mengajarkan aku cinta”

Mata Jiyeon melebar. Ada perasaan aneh menyusup ke dalam hatinya detik itu juga. Dan itu membuatnya sesak. Jantungnya pun berdetak lebih cepat. Perasaan apa ini? Kyuhyun meraih kedua tangan Jiyeon. Sekali lagi menunjukkan kesungguhan hatinya pada gadis ini.
“Jadi ku mohon. Tetaplah jadi pacarku. Ajari aku sebentar lagi” pintanya serius.
Jiyeon terbelalak.”Mwo? Tapi Kyu, kau melupakan satu hal” ucap Jiyeon seraya menarik tangannya perlahan. Ia memberanikan diri membalas tatapan Kyuhyun.
“Jika kau sudah memahami apa itu cinta, apa yang akan kau lakukan?”

Kyuhyun merengutkan keningnya, bingung. Benar juga! Jika ia sudah paham, apa yang harus ia lakukan? Jiyeon merasa menjadi orang paling menyedihkan ketika menatap wajah bingung Kyuhyun.
“Kau bahkan tidak tahu? Aku akan memberitahumu satu hal, Kyu. Di dunia ini tidak ada hal yang lebih menyakitkan dari cinta” ujar Jiyeon serius. Kyuhyun semakin tidak mengerti.
“Apa maksudmu?”

Pertanyaan Jiyeon belum terjawab karena mendadak saja seseorang berseru memanggil Kyuhyun. kedua orang itu menoleh bersamaan. Kyuhyun mengerjap begitu melihat sosok kakaknya, Leeteuk dan yeojachingunya, Seohyun datang. Jiyeon mengenali dua orang ini! Bukankah saat ke hotel ini kemarin mereka pernah bertemu.
“Loh Kyuhyun, apa yang kau lakukan di sini?” tanya Leeteuk.
“Oh Hyung, tidak hanya mengobrol ringan dengan…” Kyuhyun sadar bahwa ia belum mengenalkan Jiyeon pada kakaknya. Baru ia akan membuka mulut, Jiyeon menyela.
“Eonni..” ucap Jiyeon pada Seohyun.
Seohyun tertegun sesaat menatap Jiyeon. Sepertinya ia mengenal gadis ini. “Oh, kau gadis cantik waktu itu!” serunya. Kyuhyun mengerjap, mereka sudah saling mengenal?
“Ne Eonni. Lee Jiyeon imnida” Jiyeon mengenalkan dirinya dengan sopan. Jiyeon senang sekali pada Seohyun. Menurutnya Seohyun adalah seorang yeoja yang cantik, ramah, dan memiliki senyum yang menawan!
“Tunggu, kalian sudah saling mengenal?” serobot Kyuhyun tidak sabar. Seohyun mengangguk ringan.
“Pertemuan yang tidak disengaja” jawab Seohyun.
“Dia temanmu?” tanya Leeteuk. Kyuhyun menggeleng dengan senyum lebar.
“Kau salah, Hyung. Dia pacarku” ucapnya sambil merangkul bahu Jiyeon. Gadis itu melonjak kaget, begitu Seohyun dan Leeteuk.
“Omo, kenapa kau tidak bilang dia kekasihmu, Kyu..jadi maksudmu berkonsultasi malam itu karena dia?” ujar Seohyun senang.
“Konsultasi?” tanya Leeteuk. Gawat, Hyungnya itu tidak boleh tahu perihal konsultasinya dengan Seohyun.
“Aaa—stop. Jiyeon ini hyungku. Leeteuk” potongnya. Kali ini Jiyeon terkesiap kaget. Apa? Ia tidak percaya. Namja keren ini Kakak Kyuhyun?
“Aku Jiyeon” ia mengenalkan dirinya dengan kaku.
“Oh, yang tadi menyanyi bersama Suzy? Jadi kau yeojachingu Kyuhyun. Aku kira kau teman Suzy.” Ucap Leeteuk.
“Suaramu indah. Sama seperti Kyuhyun.” timpal Seohyun. Kyuhyun mengeryitkan alisnya. Suaranya jauh lebih indah, mengapa bisa disamakan dengan Jiyeon?
“Terima kasih” jawab Jiyeon malu. Tiba-tiba ia teringat pada Donghae. omona, bagaimana mungkin ia meninggalkan namja itu sendirian di dalam ballroom.
“Kalau begitu aku pamit. Kasihan temanku di dalam sendiri” jiyeon kemudian pergi. Kyuhyun hendak mencegahnya namun entah kenapa ia hanya bisa menatapi kepergian Jiyeon dalam diam.

Leeteuk juga pergi karena harus menjawab telepon. Sekarang yang tersisa tinggal Kyuhyun dan Seohyun saja. gadis itu melirik Kyuhyun yang terdiam sejak kepergian Jiyeon.
“Kenapa? Ku perhatikan kau seperti orang kebingungan” tanya Seohyun. Calon adik iparnya itu kemudian menghela napas berat.
“Aku tidak mengerti. Jiyeon mengatakan, di dunia ini tidak ada yang lebih menyakitkan dari cinta. Nuna, bukankah kau pernah mengatakan bahwa cinta itu indah. bagaimana bisa hal indah seperti itu membuat orang sakit hati?”
Seohyun tersenyum. “Bukankah aku juga pernah bilang, cinta itu universal. Tentu saja makanany pun bisa bermacam-macam. Jika Jiyeon bilang cinta itu menyakitkan, itu artinya mungkin, dia pernah mengalami pengalaman yang sangat pahit. Yang bahkan kau sendiri tidak akan bisa menahannya”
Kyuhyun mengerjap. “Benarkah?” lirihnya.

—-o0o—–

Besoknya, di sekolah Jiyeon tidak bisa menahan rasa penasarannya lagi. begitu bel istirahat berbunyi, ia segera melesat untuk meminta konfirmasi pada seseorang.
“Aku tidak percaya heechul Oppa sudah punya pacar! Aku harus menanyakannya pada Ryeowook. Dia pasti tahu!” Jiyeon pergi menemui namja itu yang sedang menikmati makan siangnya di kantin.
“Wookie-ah, aku ingin bertanya sesuatu” Jiyeon langsung duduk di depannya tanpa permisi. Ryeowook tersenyum sambil sesekali menyantap jajangmyun.
“Malhaebwa” ucap Ryeowook santai.
“Heechull Oppa, apa benar dia sudah punya pacar?” tanya Jiyeon serius. Ryeowook terpaku mendengar pertanyaannya. Sumpit yang dipegangnya refleks terjatuh dan mata namja itu terbelalak kaget.
“Hee? Yang benar?! Mengapa aku tidak tahu!” tak tahunya namja itu pun berseru kaget.
“Mengapa kau justru balik bertanya!! Cepat katakan.. Aku sangat penasaran!!”

Ryeowook meneguk minumannya dulu lalu berkata. “Hyung itu orang yang tertutup soal cinta. Jadi aku tidak tahu. Mungkin saja dia benar-benar sudah memiliki yeojachingu?”
Jiyeon melemas di tempat duduknya. Sepertinya kisah cintanya harus berakhir sebelum Ia memulainya. Jiyeon pamit pergi. Kini, ia berjalan di lorong dengan langkah lunglai.
“Heechul Oppa sudah memiliki yeojachingu..lalu, bagaimana denganku??” gumamnya. tatapannya menerawang ke depan. Saat seluruh pikirannya sedang berputar-putar dan otaknya kosong, sebuah suara tak asing menelusup merasuki telinganya. Langkahnya terhenti seketika, tepat saat dirinya berada di depan ruang praktek. Jantungnya mendadak berdebar.

Terdengar suara orang bernyanyi. Ia mengerjap. bukankah Suara ini.. milik Kyuhyun? langkahnya membelok, Jiyeon masuk ke ruangan itu. Benar saja, di dalam sana ia menyaksikan Kyuhyun sedang memainkan piano sambil menyanyikan sebuah lagu yang merdu. Ia tertegun. Mengapa namja itu bisa memiliki suara seindah itu? entah ia harus iri atau kagum.

_haruman danharuman, neoui chingu
aneon neoui namjaro mannaseumyeon,
sashil u jeongyateungeon naegen
gwamshimeobseo, just for one day_

Karena terbawa suasana, tanpa disadari Jiyeon ikut menyanyi. Kyuhyun sempat terkejut, ia menoleh dan melihat gadis itu berdiri tak jauh dari dirinya. Mendadak saja, ia lega dan rasa bahagia itu menyeruak dari dalam hatinya. Ia melanjutkan nyanyiannya.

_sarangboda gipeun u jeongi nama,
gamchul su bake eobneun nae sarangeul.
Neoui chinguraneun ireumeuro maeumdolda ji chyeo,
neoreul nohajul kkabwa, duryeoweo_
*just for one day- kyuhyun ft CSJH*

Kyuhyun tersenyum gembira di akhir nyanyiannya. Perasaannya begitu tenang dan damai karena kini matanya kembali menatap sosok itu, Jiyeon yang sekarang berdiri di depannya. Jiyeon salah tingkah karena senyuman Kyuhyun. ia tersenyum kikuk.
“Jadi, kau selalu kemari?” tanyanya.
Kyuhyun mengangguk ringan “Tidak terlalu sering. Hanya kadang-kadang saja. Ngomong-ngomong mengapa kau kemari? Kau..merindukanku?”
Deg! Jantungnya berdetak tak karuan lagi. ia cepat-cepat memalingkan wajahnya.
“Untuk apa! Aku hanya kebetulan lewat saja!” Jiyeon bermaksud pergi namun dengan sigap Kyuhyun menahan tangannya. Gadis itu terkesiap.

“Kajima!” lirih Kyuhyun. ia lalu berdiri, menatap punggung Jiyeon dengan pandangan sendu. “bertemu denganmu membuatku bahagia. Jadi tinggallah di sini beberapa saat lagi.” mohonnya.
Jiyeon memalingkan pandangnnya menatap Kyuhyun, ekspresi namja itu membuat hatinya goyah. Namun secepat mungkin ia kembali menatap ke arah lain. Ia tidak mau melihat Kyuhyun. Hatniya takut. Takut terjadi hal yang paling tidak diharapkanmya.
“Kenapa kau melakukan ini Kyu? Apa sebenarnya tujuanmu?” Perlahan ia membalikkan badannya menghadap Kyuhyun. suaranya terdengar parau dan sedih. Ia menatap Kyuhyun. Ia benar-benar tidak mengerti. Kyuhyun terdiam, masih memegang tangannya.
“Sejujurnya aku juga tidak mengerti.” jawab Kyuhyun pelan.
Jiyeon jadi kesal. Kyuhyun orang yang sulit di pahami dan aneh. Kadang jadi jahat, baik, mengagumkan, bodoh, dan menyebalkan!
“kenapa kau meminta kita berpacaran? Kenapa kau tidak memintanya pada tunanganmu saja? Lagipula, sepertinya harapanku untuk dekat dengan Heechul Oppa hilang. dan tunanganmu..” ia mengerjap begitu teringat Suzy. Benar juga, bukankah Kyuhyun sudah memiliki tunangan? Untuk apa sekarang ia bersama dengan namja ini? Bahkan ia tidak berhak untuk bersamanya.

“Semua kesepakatan kita batalkan saja. Ok, jadi mulai sekarang jangan ganggu aku!” jiyeon menarik tangannya kemudian melesat pergi. namun sebelum itu, Kyuhyun segeramemeluk Jiyeon dari belakang. yeoja itu terbelalak kaget. Bagaimana ini, badannya kaku seketika.
“Kajima! Tolong tetap bersamaku meski aku tidak bisa menepati janjiku.” bisik Kyuhyun pelan di telinganya.
Kalimat yang di ucapkan Kyuhyun membuat dadanya sesak. Tanpa di sadari air mata Jiyeon meleleh perlahan. Ia melepaskan pelukan Kyuhyun pelan-pelan. Ia membalikkan badannya lalu menatap Kyuhyun dengan mata yang basah oleh airmata.
“Kau tahu siapa orang yang paling menyebalkan di dunia ini?” tanya Jiyeon dengan suara tercekat. Kyuhyun merasa hatinya seperti teriris melihat ekspresi Jiyeon.
“Orang yang sudah membuatku jatuh cinta, namun dia tidak mau bertanggung jawab! Ketika aku sudah menyayanginya, ketika aku mencintainya, dia mengecewakanku dan mematahkan hatiku hingga hancur tak tersisa”

setelah mengatakannya Jiyeon berlari dari tempat itu sambil menangis. Kyuhyun lagi-lagi hanya bisa menatap kepergian Jiyeon dengan hati berkecamuk. Ia tidak mengerti. Tapi ia merasa dadanya sakit dan perih. Ya ampun, apa yang terjadi? Ia terpaku cukup lama hingga akhirnya ia tersadar.
Jangan-jangan..

—o0o—

Jiyeon menangis sendirian di taman sekolah yang sepi. Ia teringat kembali pada perceraian Appada dan Mamanya dulu. Ia sempat ingin mati saat itu. Ia sangat tersiksa karena kedua orang yang di cintainya membuatnya kecewa. Begitu pun saat ia tahu Kibum hanya memanfaatkannya saja untuk lari dari perasaannya sendiri. Semua membuatnya sakit!

“Sekarang sudah musim dingin. Kenapa diam di tempat seperti ini. Kau tidak takut jadi beku?” tiba-tiba ada seseorang melilitkan syal ke lehernya. Hal itu membuat Jiyeon tersadar dari lamunan.
Jiyeon menoleh. “Eunhyuk Oppa..” lirih jiyeon ketika melihat Oppanya sudah duduk di sampingnya dengan wajah yang menenangkan. Eunhyuk mengamati wajah adiknya yang terlihat sembab. Di pipinya yang merona kemerahan karena udara dingin itu masih tersisa aliran air mata.
“Kenapa menangis? Kau itu jelek kalau menangis” ucap Eunhyuk sambil menghapus airmata di pipi Jiyeon dengan kedua tangannya. Jiyeon bukannya berhenti malah semakin menjadi-jadi tangisannya. Ia menangis sambil memeluk Eunhyuk.
“owh” eunhyuk lantas balas mendekap dongsaengnya dengan hangat.

“Aku ini baru 15 tahun Oppa, kenapa harus mengalami semua ini?” rintih Jiyeon terisak.
Eunhyuk terdiam. “aku, tidak tahu jawabannya.” jawabnya bingung. Jiyeon melepaskan pelukannya. Airmata masih mengalir di pipinya yang memerah. Eunhyuk tersenyum simpul, tanpa berkata apapun ia lalu memasangkan headphone untuk memperdengarkan musik dari i-pod miliknya.

_nalgaeleulpyeogo, juhhaneul
wiaeh hwul hwul nalabga,
nunmuleun annyeong, ssangcheodo
annyeong, ijae euljianna_
*spread it wings- f(x)*

“Hajiman, semua ini terjadi bukan tanpa alasan. Setidaknya kau bisa mendapatkan hal baik dari semua hal buruk yang kau alami. Meski hanya satu saja” ucap Eunhyuk bijak. Mata jiyeon terbuka lebar. Benar. Banyak sekali hal baik yang didapatkannya. Kenapa selama ini Ia melupakannya. Perlahan ia tersenyum.
“Kau tahu oppa, hal terbaik yang aku dapatkan dari semua hal buruk yang terjadi?”
Eunhyuk menoleh ringan. “Apa?”

Jiyeon kali ini memeluknya lebih erat lagi. “Tuhan memberi kau, Siwon Oppa dan Sungmin Oppa sebagai oppaku” ucp jiyeon plan dan dalam. Eunhyuk tersenyum lalu mengelus-elus kepala jiyeon dengan penuh kasih sayang.
“Iya, aku pun beruntung memiliki adik perempuan sepertimu. tidak ada adik yang lebih baik darimu” balasnya.

—-o0o—-

Mendadak pikiran Kyuhyun terus dihantui oleh ucapan Seohyun yang mengatakan mungkin saja Jiyeon pernah mengalami hal pahit yang membuat ia bilang bahwa cinta itu menyakitkan. Jadi ia pergi bertanya pada Donghae, meski sebenarnya ia malas menemui namja itu.

“Orangtua Jiyeon pernah bercerai ketika dia masih kecil. Iyu saja yang aku dengar tentang jiyeon. Selebihnya dia terlihat bahagia-bahagia saja tuh.” jawab Donghae santai saat di tanyai perihal Jiyeon. Kyuhyun mengangguk paham. Jangan-jangan ini yang membuatnya bilang begitu. Ia tidak tahu rasanya. Karena dari kecil ia di besarkan dengan penuh kasih sayang. Ia memiliki Orangtua yang rukun dan hyung yang perhatian padanya.

Ketika pulang, tanpa sengaja ia berpapasan dengan Jiyeon. Namun yeoja itu berinisiatif menghindar dengan menarik Yoona pergi. Kyuhyun hanya terpaku menatapi kepergian Jiyeon, tanpa bisa melakukan apapun.

“Loh, kau tidak pulang bersama dengannya? Bukankah dia namjachingumu sekarang?” tanya Yoona. Mereka berjalan menelusuri trotoar yang berderet toko-toko dan kafe di sepanjang sisinya. Jiyeon mendengus.
“Namjachingu apanya? Dia…” mendadak saja langkahnya terhenti dan ekspresinya berubah drastis. Seperti melihat sesuatu yang mengejutkan. Yoona ikut melihat ke arah pandang Jiyeon dan ia pun ikut membelalakkan matanya.

Jiyeon terpaku melihat pemandangan di depannya. Kyuhyun benar! Heechul memang sudah memiliki kekasih. Buktinya ia melihat Heechul sedang bergandengan tangan dengan seorang yeoja yang memakai seragam berbeda.
“Loh, Ji. Bukankah itu Heechul Oppa! Ji, dia menggandeng yeoja!” seru Yoona agak tergagap. Ia bermaksud heboh namun melihat wajah datar Jiyeon ia pun berhenti bertingkah berlebihan.
“Araseo!” ucap jiyeon dengan wajah biasa saja. Apa yang terjadi! Kenapa dia tidak merasa marah atau cemburu? Tunggu sebentar! Ada yang salah. Bukankah seharusnya ia marah ataupun kesal? tapi kenapa tidak ada apapun yang terjadi? Kenapa justru ia merasa lega mengetahui Heechul sudah memiliki yeojachingu? Ini aneh.
“kau kenapa ji?” yoona heran melihat jiyeon diam. Ekspresi gadis itu kini tercengang. Ia mencengkram lengan Yoona.
“Ini aneh yoong, apa yang terjadi padaku?!” ucap jiyeon panik ketika menyadari ada yang aneh dengan dirinya. Yoona makin kebingungan.

—-o0o—–

Sejak saat itu, entah kenapa Jiyeon selalu menghindar tiap kali bertemu Kyuhyun. Ada sesuatu yang ditakutinya bila bertatapan dengan namja itu. Ia merasa senang dan sakit di saat yang bersamaan.

“Tidak mungkin!” Jiyeon berusaha menepis pikirannya sendiri. Ia teringat ucapan Eunhyuk dulu. Jika ia merasa sedih dan senang di saat yang bersamaan, maka itu adalah cinta! Impossible!

—-o0o—-

Kyuhyun juga merasa bingung dan frustasi dengan apa yang sekarang ia alami. Ia tidak bisa menemukan jawabannya sekeras apapun otaknya berpikir. Seohyun bilang bahwa cinta itu indah. Lalu yang dirasakannya sekarang apa? hatinya justru merasa sakit.
“Aaaaah!!” Kyu berteriak frustasi di kelas. Teriakannya itu sukses membuat hampir seluruh teman sekelasnya melonjak kaget. Kyuhyun tidak mempedulikan tatapan heran orang-orang. Ia lalu keluar dan pergi ke ruang praktek untuk menenangkan diri. Tempat ia biasa menghabiskan waktu istirahat.

Kyuhyun harap bisa bertemu dengan Jiyeon. Tapi ternyata tidak. Kenapa ia merasa rindu pada yeoja itu. Jika dipikirkan kembali, ia baru mengenalnya beberapa hari. apa yang bagus dari gadis itu? jika dilihat secara keseluruhan, tidak ada yang bagus. Bahkan sifatnya pun tidak ada yang menarik. Tapi hari-harinya berbeda di saat ia bersama gadis itu. dan akan terasa semakin berbeda jika tidak ada gadis itu. Ia duduk di depan piano lalu bernyanyi lagi.

_jugeodo mot bonae,
naega eotteohke neol bonae,
garyeo geodeun tteonaryeo geodeun
nae gaseum gochyeo nae.

Apeuji anhke na,
saragal surado itge,
andwindamyeon eochapi ussal geo,
jugeodo mot bonae_
*Can’t Let You Go-2AM*

Suara tepuk tangan terdengar ketika lagu yang dimainkan olehnya selesai. Kyuhyun cepat menoleh karena mengira itu adalah Jiyeon. Senyumnya memudar perlahan ketika ia tahu yang berdiri di depannya adalah Suzy. Gadis itu tersenyum riang kemudian berjalan hingga ke hadapan Kyuhyun.
“Kau. Aku kira siapa” ucap Kyuhyun dingin.
“kenapa? Kau berharap orang lain?”
“aniyo!” sela Kyuhyun lalu menutup kap piano. Ia bangkit kemudian berlalu melewati gadis itu. ia malas sekali jika harus berbincang dengannya.

Suzy seolah tidak memahami Kyuhyun yang mencoba menghindarinya. Ia dengan polosnya mendekat. “kau sedang bertengkar dengan Jiyeon?” tanya. Kyuhyun menghentikan langkahnya.
“tidak juga” jawab Kyuhyun malas.
“Kyu, sepertinya kau melupakan satu hal yang sangat penting” ucap Suzy. Namja itu langsung menoleh. Kata-kata Suzy sama dengan yang pernah di katakan Jiyeon dulu. Ia mendadak saja penasaran. Memang hal penting apa yang sudah dilupakannya?
“Apa? Apa yang ku lupakan?!” tanyanya tidak sabar.
Suzy mendekat dan langkahnya terhenti tepat di depan Kyuhyun. “Ketika kau merasakan sesuatu, ketika cinta datang menghampirimu, sambutlah dengan gembira. Jika perlu kau katakan pada orangnya langsung. Cinta hadir untuk menutupi kesedihan dalam diri seseorang. Jadi tidak selayaknya seseorang bersedih karena cinta.” Jelasnya.

Kyuhyun membeku di tempatnya berdiri. Otaknya yang pintar itu masih berusaha mencerna ucapan Suzy. Jadi intinya ia harus mengatakan isi hatinya pada jiyeon, dan bukankah itu berati… HE’S FALLIN’ IN LOVE WITH HER??
Kyuhyun mengejrap begitu tersadar. Tanpa membuang waktu ia segera berbalik, namun sebelum itu ia harus berterima kasih pada Suzy. Berkat ucapannya, ia tersadar akan satu hal penting yang memang dilupakannya.
“Suzy, gomawo. Kau sudah memberiku saran bagus. Mian jika selama ini aku bersikap dingin padamu”
Suzy tersenyum manis sambil mengendikkan bahu, “Never mind. Semoga kau dengan Jiyeon berhasil. Ingat Kyu, jika kau sampai putus dengannya, kau harus bertunangan denganku” ancam Suzy dengan mata menyipit.
Kyuhyun tersenyum, lalu menggeleng “Never happen” ucapnya sambil memamerkan senyum evil. Ia segera melesat pergi.

Suzy menatap kepergian Kyuhyun dengan hati perih. Sebenarnya ia tidak rela melepaskan Kyuhyun. tapi untuk apa ia mempertahankan seseorang yang tidak mencintainya.
“Aku sudah mengambil keputusan tepat..” gumamnya menyemangati diri.

—-o0o—–

Saat ini, Jiyeon tengah duduk sendirian di taman sambil membaca buku Les Miserables favoritnya. Kyuhyun akhirnya berhasil menemukan Jiyeon. Senyumnya merekah dan kakiknya melangkah otomatis mendekati yeoja itu. namun saat jarak tinggal 2 meter lagi, ia terpaksa menghentikan langkahnya karena ia melihat yeoja itu mengangkat ponselnya yang berdering.
“Hallo? Oh, Oppa! Aku dengar sekarang kau sedang syuting film di pulau Jeju. Chukkae..” seru Jiyeon dengan wajah gembira. Kyuhyun yang mendengarnya dari jauh memiringkan kepalanya, bingung. Syuting? Oh, mungkin itu telepon dari Siwon, kakaknya.

“Ya? Kado ultahku? Aku belum menerimanya. Jinjja? Di rumah? Ah, aku jadi tidak sabar ingin segera pulang”
Kyuhyun mengejrap. Ulang tahun? Jiyeon ulang tahun? Kapan? Kyuhyun memberanikan diri mendekat setelah Jiyeon selesai bicara di telepon.
“Sedang apa kau di sini?” tanya Kyuhyun sambil melipat tangan di depan dada.

Jiyeon terkesiap kaget karena Kyuhyun mengejutkannya dengan muncul secara tiba-tiba. Secepat mungkin ia menyesuaikan diri.
“Sedang apa? tentu saja membaca buku” jawab Jiyeon dengan suara senormal mungkin. Ia berusaha menutupi kegugupannya. Dalam hati ia mengumpat, mengapa namja ini malah muncul di hadapannya?

Kyuhyun mengangguk singkat lalu duduk di samping jiyeon.
“kenapa dari sekian banyak bangku taman kau malah duduk di sini?” tanya Jiyeon bingung.
“Aku tidak mau duduk sendirian” jawab Kyuhyun enteng. Jiyeon mendesah berat, lalu bangkit. Ia harus pergi. Tapi Kyuhyun cepat meraih tangannya.
“kenapa pergi? Kau menghindariku?”
“Tidak. Di sini dingin” elak Jiyeon, ia berusaha menarik tangannya namun sayang, cengkraman Kyuhyun terlalu kuat.
“kalau begitu kenapa kau tidak mau melihat wajahku?” selidik kyuhyun heran. Sejak tadi Jiyeon memang terus mengindari kontak mata dengannya.
“Bukan begitu!” jiyeon menarik tangannya. Ia kemudian membalikkan badannya pergi.

“Benar apa katamu!” teriak Kyuhyun membuat Jiyeon berhenti melangkah. Gadis itu terpaku di tempatnya berdiri.
“Orang paling menyebalkan di dunia ini adalah orang yang sudah membuatku jatuh cinta namu dia tidak mau bertanggung jawab!” tegas Kyuhyun agak berteriak. Jiyeon mengerjap. ia tidak mau membalikkan badannya menatap Kyuhyun. ia tidak sanggup menahan gejolak hatinya saat ini. Ia ingin sekali melihat ekspresi namja itu namun ia takut ia akan merasakan sesuatu yang tidak ia harapkan.
“Dan orang itu adalah KAU!”

Jantung jiyeon seperti berhenti berdetak saat medengarnya. Apa yang baru saja ia dengar? Apa itu artinya Kyuhyun..Kyuhyun menyukainya? Kyuhyun jatuh cinta padanya??.

To be continued..

26 thoughts on “No Other (Part 7)

  1. wwuuuaahhhhhhhh ,,, DAEBAKKK !!
    evil bisa jatuh cinta tuh DAEBAK !!! *takjub* *masukin kandang macan ma kyu” -_-
    Jiyeon ,,, pikirkan nasib u k depan klo u trima cinta s evil tu … *dlempar ke naraka ma kyu* -_-

  2. “Orang yang sudah membuatku jatuh cinta, namun dia tidak mau bertanggung jawab! Ketika aku sudah menyayanginya, ketika aku mencintainya, dia mengecewakanku dan mematahkan hatiku hingga hancur tak tersisa” >> jadi ikutan nyeseek liat jiyeon seperti ini,, hikss
    waduhh, tumben suzy jadi bijak dan befilosifi terhadap kyuhyun(?) ada apaaaa??? jangan2 suzy sama donghae,, haha
    woaahhh!!! part akhirnya kereeeeen!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!! ayo kyuhyun!!! semangat!!!!

  3. Akhr’x Kyuppa nyadar juga ama perasaan dy yg sbner’x…🙂
    ayo Jiyi terima aja pernyataan cinta Kyu…

    Aigo, Suzy baik bnget bisa relain Kyuppa tuk Jiyi…🙂

  4. thoooorrr~ next part nya cepetan yaaaa! banyak ff author yang daebaakkk.. Nggak pake lama publishnya, okkaayy??😉

  5. uwaa, daebakk!
    kyu sama ji itu sebenarnya salink suka tapi d antara mereka ada yg nda nyadar nd ada juga yg nda mau nerima itu..
    semoga kyuyeon pacaran!!^^
    next^^

  6. Cie cieee kyuhyun nembak jiyeon juga nih akhirny… Prikitewww😀
    Jiyeon juga ngaku donkkk klo dy juga dah fall in love with kyu… Bukti nya reaksi jiyeon biasa aja tuh pas liat heechul jalan sama pacar nya…

    Xixixixiii DAEBAKK
    KYUYEON JJANG !!!!!

  7. Kata2 nya keren thor, sumpah *aaaaa
    akhirnya namja evil bisa ngerasain jatuh cinta ^^
    suzy untung kamu menyerahkan org yang kamu sayangi dan gak mau renggut kebahagian orng yang kamu sayangi *aaaa
    Terus gimana sama penyakit kyuppa thor😦 semoga gak sad ya

  8. woooaaahhh gimanaaaa gimna reaksi jiyeon….ommo ommo ommo…daebaaakkkk….Aaaahhh suzy ya…mulia sekali hatimu nak…eomma bangga…hehehe…next

  9. Penasaran sama reaksi Jiyeon ? Gw salut sama suzy,karna dia sadar kalo cinta itu kg bisa dipaksakan ! Jadi buat apa dia pertahankan,kyuhyun oppa yg jelas” mencintai orang Jiyeon bukan Suzy…

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s