No Other (Part 6)

Tittle : No Other Part 6
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : School, Family, Friendship, Romance

Main Cast :

  • Lee Jiyeon
  • Cho Kyuhyun

Support Cast :

  • Lee Donghae
  • Kim Ryeowook
  • Kim Heechul
  • Bae Suzy
  • Choi Siwon

Warning : Typo bertebaran

No Other by Dha Khanzaki

—-o0o—-

Eomma menatapi Kyuhyun tanpa berkedip. Tangannya terulur mengusap pipi namja itu. Kyuhyun mengerjap. Ia tidak pernah dibelai seperti ini, bahkan oleh ibunya sendiri.
“Aigoo. Kau sangat tampan dan baik. Apa Kau teman jiyeon?”

Jiyeon mengulum senyum. Sepertinya Eomma sudah benar-benar terpikat pada Kyuhyun. Sama seperti saat bertemu dengan Kibum dan Siwon dulu.
“Bukan. Aku..”
Jiyeon membelalakkan matanya. Bahaya tingkat 4! Jiyeon segera menutup mulut namja itu sebelum dia berkoar-koar kata yang tidak penting. Ia tidak mau orangtuanya tahu bahwa sekarang ia sedang menjadi ‘pacar pura-pura’ Kyuhyun. Apalagi jangan sampai sang ayah mendengar, bisa-bisa ia diberangus selama satu hari penuh di bawah pohon mahoni di depan rumah. Namja itu memberontak namun Jiyeon enggan melepaskannya.
“Dia hanya teman biasa. Sama seperti Yoona” jawab Jiyeon sambil cengengesan.
Beruntung Eomma tidak mencurigainya sedikitpun. Ia hanya mengangguk paham. “Oh. Kalau begitu Eomma ke dapur dulu. Kalian santai dulu saja”

Kyuhyun menyingkirkan tangan Jiyeon dari mulutnya.
“Kenapa hanya teman? Bukankah kita sudah resmi berpacaran!” protesnya kesal.
“ssstt!! Jangan sampai Appa dengar!” Jiyeon menyuruh Kyuhyun memelankan suaranya. Ia melirik ke arah dapur takut Appa mendengarnya.
“lagipula pacar apa. Mana ada orang mengajak pacaran dengan cara seperti caramu tadi.” keluh Jiyeon sambil mendengus pelan. Kyuhyun merengutkan wajahnya dengan tangan melipat di depan dada.
“Memang seharusnya seperti apa?” tanyanya polos.
“Kau belum pernah ‘nembak’ perempuan apa?!” tuduh Jiyeon tak percaya.
“belum” akunya sambil menggelengka kepala. “Biasanya mereka menyatakan cinta padaku lebih dulu, sih” tambahnya tidak bermaksud sombong. Memang kenyataannya begitu. Benar-benar setan berwatak narsis. Batin Jiyeon dalam hati.

Ia menghela napasnya sebelum menjelaskan pada Kyuhyun bagaimana prosedur yang tepat jika ingin menyatakan cinta. Namja itu benar-benar buta dalam hal asmara.
“Dengar, saat menyatakan perasaan itu seharusnya dengan cara yang romantis. Misalnya, Kau membawa buket bunga yang besar, lalu berlutut di depan gadis itu sambil mengangkat bunga dan mengatakan: ‘saranghaeyo, would you be my girlfriend?’” Jiyeon diam sesaat. Pandangannya menerawang ke atas, ia membayangkan betapa romantis dan bahagianya jika Heechul mau melakukan itu untuknya “Owh, how romantic!” Jiyeon berkhayal dan tertawa sendiri.

Dasar perempuan! Cibir Kyuhyun sebal. “Kau terlalu banyak menonton drama! Sadar putri, ini bukan negeri dongeng” ucap Kyuhyun sambil menepuk-nepuk pipi Jiyeon pelan agar gadis itu sadar dan berhenti melamun.
Jiyeon mendengus. “huh, laki-laki sepertimu mana paham” ia kemudian melewatinya pergi. Kyuhyun tidak bisa membalas ucapannya. Ia diam.

Justru itu, aku memang tidak mengerti.

—-o0o—-

“Apa ini?” tanya Kyuhyun heran dan matanya melebar ketika melihat banyak sekali makanan di atas meja. Ia menoleh pada Jiyeon menuntut penjelasan namun yang dilakukan gadis itu hanya tersenyum. Sekarang ia tengah duduk di salah satu meja bersama dengan Jiyeon dan Eomma. Tapi bukan itu masalahnya. Ia kaget sekali ketika Eomma memintanya duduk di salah satu meja dengan banyak hidangan yang sudah tersaji di atasnya.
“Makan yang banyak ya. Ini adalah tanda terima kasih karena sudah membantu” jawab Eomma sambil menyodorkan semangkuk penuh nasi ke hadapan Kyuhyun. Ia melotot melihatnya. Dalam hati ia ingin sekali menolaknya secara gamblang namun didikan keluarga membuatnya harus bersikap sopan pada orang yang lebih tua. Jadi ia hanya tersenyum pada Eomma.
“Kamsahamnida..”
“Makan yang banyak. Kalau begitu Eomma tinggal kalian ya..” Eomma beranjak dari kursi lalu kembali ke dapur.

Kyuhyun menoleh pada Jiyeon dengan ekspresi tercengang. “Aku harus menghabiskannya?” tanyanya histeris. Jiyeon tertawa kecil lalu mengangguk. Ia suka sekali melihat ekspresi Kyuhyun saat ini.
“Tentu saja. Kau tahu, Eomma tidak akan mengampuni siapapun yang menyisakan makanan” Jiyeon memperingatkan dengan wajah dibuat seseram mungkin. Dalam hati ia sangat puas melihat Kyuhyun kebingungan begitu.
Kyuhyun menelan ludah. Di rumahnya saja tidak pernah ia menghabiskan banyak makanan. Jiyeon menahan tawa melihat Kyuhyun tampak menderita. Saat akan menyumpit telur gulung ia melirik pada Jiyeon, ia mengerutkan kening karena Jiyeon hanya memperhatikannya. Tidak ada mangkuk nasi di depan gadis itu ataupun sumpit di tangannya.
“loh, kau tidak makan?”
Jiyeon mengibaskan tangan enteng. “Ah, nanti juga bisa. Lihat kau makan saja aku sudah kenyang. Kau-ump-” Jiyeon membelalak kaget karena Kyuhyun tiba-tiba menyuapkan sepotong telur dadar gulung ke mulutnya. Membuat aliran kata-katanya terhenti otomatis.
“Kau juga harus makan. Aku tidak mau kenyang sendiri” ucap Kyuhyun dengan tampang polos.
“dasar!! Kau ni!” jiyeon mengomel dengan mulut penuh makanan.

—o0o—

Kyuhyun dan bandnya baru selesai latihan. Yang lainnya sudah pergi ke kantin untuk makan. yang tersisa di ruang latihan tinggal ia dan Heechul saja. Ia harus menepati janjinya pada Jiyeon. Ia mendekati Heechul yang sedang memain-mainkan gitar lalu duduk di kursi kosong yang ada di samping namja itu.
“Hyung, ada yang ingin ku bicarakan” ucap Kyuhyun. Heechul menoleh.
“katakan saja” ucapnya.
“Ini soal…”

tralilalilalila..
aliran kata-kata Kyuhyun terhenti karena ponsel Heechul berdering. Namja itu mengangkat sebelah tangannya meminta Kyuhyun menghentikan ceritanya. “sebentar..” Ia merogoh sakunya lalu menjawab telepon. Terpaksa Kyuhyun menunggu. Sesekali ia melirik Heechul. Namja itu tersenyum lebar.
“Ya Taeyeon, hari ini aku tidak ada tes. Ya.. Ok.. Aku jemput kau di tempat biasa. Ok, sampai nanti”
Kyuhyun kaget mendengarnya. Taeyeon? Siapa itu? ia harus menanyakannya. “Wah, aku tidak tahu kalau Hyung sudah punya pacar.” ucap Kyuhyun bermaksud memancing.
Heechul menoleh. “Siapa? Taeyeon? Dia memang GF ku. Kau tidak pernah bertanya” ucapnya enteng.
Kyuhyun terperanjat di tempat duduknya. Apa? Jadi Heechul sudah punya pacar? Bagaimana ini? Apa yang harus ia lakukan?
“oh ya, tadi kau ingin membicarakan apa?” Heechul teringat, bukankah tadi Kyuhyun bilang ingin membicarakan sesuatu. Kyuhyun buru-buru mengibaskan tangannya. Percuma diceritakan.
“Ah, tidak penting. Lain kali saja Hyung. Aku ingin ke kelas dulu, ada tugas yang belum ku kerjakan” Ia langsung beranjak pergi dari ruangan itu. berjalan seorang diri menelusuri koridor sekolah dengan pikiran berkecamuk.
“Apa yang harus aku katakan pada Jiyeon?” lirih Kyuhyun bingung. Kalau begini mana bisa ia menepati janjinya pada Jiyeon. Janji untuk mendekatkan Heechul padanya. bagaimana mungkin janji itu terlaksana di saat Heechul sudah memiliki yeojachingu.

—o0o—

Jiyeon berjalan sambil sedikit bersenandung. Kartu undangan pesta itu terus dilihatnya sambil berjalan untuk mencari Siwon. Ia hendak mengajak namja itu agar mau pergi bersamanya ke pesta. Namun Lagi-lagi karena kecerobohan, ia menabrak seseorang.
“Mianhaeyo” ucapnya buru-buru pada yeoja yang tanpa sengaja bersinggungan dengannya.
“Tidak apa-apa”
Jiyeon mengangkat wajahnya. Yeoja yang tidak dikenalnya tersenyum ramah. Jiyeon balas tersenyum namun sesaat ia mengerutkan kening.
“Sepertinya aku baru melihatmu di sini. Kau murid baru?” tanya Jiyeon. Gadis itu menjentikkan jarinya dengan wajah riang.
“Exactly! Suzy imnida. Kau?” ucapnya sambil mengulurkan tangan.
“Lee Jiyeon” Jiyeon menjabat tangan Suzy.
“Senangnya bisa dapat teman baru di hari pertama sekolah” seru Suzy. Jiyeon menngagguk canggung. Sepertinya dia anak yang menyenangkan.

“Loh, Bukankah kau Suzy?” Jiyeon dan Suzy menoleh bersamaan ketika mendengar suara itu. Ryeowook datang menghampiri. Suzy tersenyum ramah.
“hei, kau.. Ah, Ryeowook. Benar?” ucap Suzy. Ryeowook mengangguk membenarkan. Sementara itu Jiyeon bingung melihat situasi ini.
“Kalian sudah saling mengenal?” tanyanya.
“oh, kami bertemu di hotel kemarin. Dia waktu itu bersama Kyuhyun” jawab Ryeowook
“Kyu? Cho kyuhyun maksudmu?” seru Jiyeon tidak percaya. Kenapa setiap mendengar nama Kyuhyun ia merasa sensitif? Ryeowook mengangguk.
“Omo? Kau mengenal Kyuhyun juga?” seru Suzy senang. “Di mana dia sekarang!” tanyanya tidak sabar. Ryeowook dan Jiyeon menggeleng bersamaan. Mereka tidak tahu Kyuhyun ada di mana. Namun siapa sangka setelah itu orang yang dibicarakan muncul.

“Jiyeon. Ada yang harus kubicarakan denganmu. Ini penting!” kyuhyun tiba-tiba menarik Jiyeon. Tentu saja gadis itu kget. Kyuhyun bahkan tidak menyadari kehadiran Suzy dan Ryeowook.
“Kyuhyun!” panggil Suzy. Kyuhyun menoleh. Ia terkejut ketika menyadari Suzy ada di sana. Ia berhenti dan melepaskan tangan Jiyeon.
“Kenapa kau bisa ada di sini?” tanyanya agak histeris. Suzy bergaya memamerkan baju seragam yang dipakainya sama dengan murid Kirin pada umumnya.
“Kau tidak lihat? Mulai hari ini aku murid Kirin juga”
“MWO!?” Kyuhyun memekik. Ia terkejut mengetahui kenyataan bahwa Suzy satu sekolah dengannya. Tidak mungkin. selama ini ia sangat bersyukur tidak satu sekolah dengan Suzy sehingga ia bisa bernapas lega. Dan sekarang, gadis itu masuk sekolah yang sama dengannya? Ia tidak tahu masih bisa menjalani sekolahnya atau tidak. Suzy seperti mimpi buruk baginya.
“Kenapa pindah kemari? Kenapa kau tidak pernah bilang sebelumnya?”
Suzy mengerucutkan bibirnya. ia mendekati Kyuhyun lalu menggaet tangan namja itu. Jiyeon terkesiap melihatnya sementara Ryeowook tersenyum simpul.
“Kau selalu pergi setiap kali aku akan mengatakannya. Aku pindah kemari agar bisa selalu bersama calon tunanganku.”

Apa!! Jiyeon terkejut bukan main. Pandangannya bergantian menatap Kyuhyun dan Suzy. Apa maksudnya ini? Suzy akan bertunangan dengan Kyuhyun?
Sementara itu Kyuhyun mengumpat dalam hati. yeoja ini benar-benar menyusahkan! Dia ini polos atau bagaimana sih! Haruskah mengatakannya di depan Jiyeon?
“Karena kau sudah bersamaku, ayo antar aku keliling sekolah!” Suzy menarik Kyuhyun pergi.
O! Tangan Jiyeon terulur refleks hendak mencegahnya tapi tidak jadi. Untuk apa? Tapi, kenapa ia merasa tidak rela? Akhirnya ia hanya menatapi kepergian dua orang itu dengan pandangan kosong.

—o0o—

“Lepaskan! Kita bisa kan jalan biasa saja!” Umpat Kyuhyun kesal sambil menarik tangannya. Ia seharusnya bilang soal pacar Heechul pada Jiyeon tadi. Tapi karena cewek rese ini semuanya berantakan. Ia melipat tangannya lalu menatap Suzy dengan raut menyelidik.
“Memangnya kau bisa menyanyi, karena itu kau masuk kemari?”
Suzy mengangguk antusias. “Tentu saja. Kau ingin dengar?”
“Tidak” jawab Kyuhyun segera, tegas, dan cepat.

Sekarang Kyuhyun terpaksa menemani Suzy karena gadis itu terus menempel. Ia harus mencari celah untuk kabur darinya. Mereka memasuki kantin. Suzy menarik Kyuhyun menuju salah satu counter untuk membeli minum. Orang-orang di kantin memperhatikan kedua orang itu. Terlebih para gadis yang mengidolakan Kyuhyun.
“Jus stoberi satu. Kyu, kau ingin apa?” tanya Suzy.
“Aku tidak haus” jawab Kyuhyun malas. Selagi Suzy sibuk menunggu minumannya, Kyuhyun pergi meninggalkan Suzy sendiri. Ketika mengambil minumannya dan berbalik, Kyuhyun sudah tidak ada di sana. Ia bingung karena Kyuhyun menghilang lagi.
“Omo? Kemana dia?” Ia berbalik lagi dan saat itulah tanpa sengaja ia malah menumpahkan jusnya ke salah seorang murid yang hendak membeli minuman.
“Aduh, I’m so sorry” Suzy panik. Ia mengambil sapu tangannya lalu mengelap jas yang terkena noda jusnya.
“Tidak apa-apa..” Donghae tersenyum ringan. Ia mengambil alih sapu tangan lalu mengelap jasnya sendiri. Suzy benar-benar merasa bersalah. Kyuhyun menghilang, ia malah membuat orang lain kesusahan.

—o0o—

Kyuhyun pergi mencari Jiyeon. Entah kemana ia bisa menemukan gadis itu. Akhirnya ia menemukan Jiyeon sedang berbicara dengan Siwon. keningnya mengerut bingung. Apa hubungan Siwon dengan jiyeon? Ia perlahan mendekat dan mendengarkan dengan seksama apa yang tengah mereka bahas.
“Oppa, kau harus datang ke pesta perusahaan ‘X’ denganku?”
Kyuhyun mengerjap, Jiyeon memanggilnya Oppa? Jangan-jangan mereka menjalin hubungan diam-diam. Tapi tunggu, tadi mereka menyebutkan perusahaan ‘X’? Ia terkejut karena perusahaan ‘x’ adalah perusahaan keluarganya. Bukankah itu artinya pesta yang dimaksud… Kyuhyun memutuskan untuk ikut berbicara.
“jadi kau di undang ke pesta perusahaan itu juga?” tanya Kyuhyun. Siwon dan jiyeon menoleh. Kedua orang itu sama-sama terkejut.
“Kyu.,,” lirih Jiyeon tanpa sadar.
“Kau menguping pembicaraan kami?” sewot Siwon.
“tanpa sengaja” jawab Kyuhyun sekenanya. Ia melirik Jiyeon sebentar lalu menarik tangannya. “Dia akan pergi denganku” Jiyeon menoleh kaget.
“eh, mana bisa Kyu, pesta itu kan…”
“Mengapa tidak?. Aku juga di undang ke sana!” jawab kyuhyun singkat. Jiyeon mengerutkan kening, namun ia teringat satu hal yang membuatnya mungkin. Bukankah kyuhyun adalah orang kaya, pasti di undang ke pesta besar begitu. Siwon sejak awal memang tidak terlalu menyukai Kyuhyun. Ia tidak terima langsung menarik Jiyeon dari samping Kyuhyun.
“Apa hakmu? Jiyeon akan pergi denganku!”
“hak ku? Aku pacarnya” ucap Kyuhyun enteng. “hei!” Jiyeon keberatan.
“what?!” seru siwon kaget. Orang-orang di koridor sampai menoleh. Kyuhyun menyeringai menang dan membuat kegilaannya kian menjadi-jadi.
“iya! Mulai sekarang jiyeon adalah yeojachinguku!” tegas Kyuhyun dengan suara keras.
Spontan orang-orang yang mendengarnya kaget.

“kau gila?!” sentak jiyeon. Bukankah mereka sudah sepakat untuk tidak memberitahukan ini pada orang-orang. Siwon sempat terbelalak kaget namun ia tipe orang yang tidak mau kalah.
“Tapi aku tetap berhak! Aku oppanya!” tegas siwon. Kali ini justru Kyuhyun yang terkesiap kaget. Ia bingung. Setahunya Jiyeon memiliki kakak bernama Sungmin dan Eunhyuk.
“Terserahlah. Yang pasti jiyeon tetap akan pergi denganku!”
“Tidak, dia akan pergi denganku!”
“Denganku”
“Stop!!” teriak jiyeon kesal. Kepalanya berdenyut-denyut mendengar Kyuhyun dan siwon bertengkar. Ia berdiri di antara kedua pria itu lalu menatapnya bergantian.
“Aku tidak akan pergi dengan siapapun dari kalian!” tegas Jiyeon lalu pergi. daripada membuat keributan, lebih baik ia tidak mengajak siapapun dari mereka berdua. ia akan mengajak orang lain saja.
“hei!” panggil Kyuhyun. kepergian Jiyeon membuat Kyuhyun ingat tujuan ia mencari Jiyeon. Bukankah ia akan memberitahukan soal Heechul?

—o0o—-

Sejak hari itu Kyuhyun tidak bisa menemui Jiyeon secara pribadi karena terus di buntuti Suzy. Hingga tibalah hari ini, hari di mana pesta itu di gelar. Pesta ulang tahun perusahaan Ayahnya.

Kyuhyun terus mengedarkan pandangan ke seluruh ballroom berharap bisa menemukan Jiyeon. Ia penasaran sendiri dengan siapa gadis itu akan datang. Ia kabur dari Suzy selagi yeoja tu asyik mengobrol dengan Leeteuk, Hankyung dan Seohyun.

“Wah, aku tidak menyangka kau mengajakku ke pesta mewah seperti ini” ujar Donghae takjub melihat suasana pesta yang mewah layaknya pesta orang-orang jetset.
Jiyeon tersenyum. Pada akhirnya yang terpikir olehnya untuk di ajak adalah Donghae, sahabatnya sejak kecil. Tadi sebelum berangkat Siwon sempat menelepon, ia tidak bisa datang karena ada acara mendadak. Jiyeon tidak marah, karena ia tahu oppanya itu berjuang keras untuk menjadi artis.
“Aku juga sangat berterima kasih karena kau bisa menemaniku.” ucap jiyeon.

“Ekhem” Donghae berdehem saat jiyeon akan berjalan masuk.
“Apa?” Ia heran. Donghae menyodorkan lengannya agar jiyeon menggandengnya.
“Agar persis seperti dalam film-film” ucap Donghae membuat jiyeon tertawa dan langsung mengapit lengan Donghae. Kadang-kadang sahabatnya itu bisa menjadi orang yang romantis, lucu, dan tidak terduga. Ia senang sekali memiliki sahabat seperti Donghae.

Kyuhyun akhirnya melihat gadis yang sejak tadi di carinya, Jiyeon. Dia tampak cantik dengan gaun mlam berwarna baby yellow sebatas lutut. Tapi tunggu, dia datang bersama dengan.. Donghae?? ia segera mempercepat langkahnya menghampiri gadis itu.
“Ho, jadi ternyata kau datang bersama dia” ucap Kyuhyun ketika sudah berada di depan Jiyeon dan Donghae. Jiyeon sempat kaget, ia tak menyangka akan benar-benar bertemu dengan Kyuhyun di pesta ini.
“Memangnya kenapa kalau aku bersama Donghae?” tanya jiyeon agak jengkel. Donghae kebingungan dengan situasi yang di lihatnya. Ia mendekat lalu berbisik.
“Kau mengenal kyuhyun sejak kapan?” tanyanya pelan
“Ah, ceritanya panjang” lirih Jiyeon sambil mengibaskan tangan.

Kyuhyun melihat tangan Jiyeon masih melingkar dengan manis di lengan Donghae. Ia sudah tidak tahan melihatnya. Ia menarik gadis itu hingga secara otomatis tautan tangan mereka terlepas.
“Ya! Kenapa kau senang sekali menarik orang!” protes jiyeon. Kyuhyun mendelik tajam dengan seringaian sinis tersungging di bibirnya.
“Kau lupa kita sudah resmi berpacaran?”
Bocah ini, lagi-lagi mulutnya berkoar-koar hal tak penting!! Geram Jiyeon dalam hati.
“Apa, berpacaran?” Donghae tersentak kaget. Jiyeon mengerang dalam hati. gara-bara bocah ini Donghae sekarang pun mengetahuinya! Bisa gawat urusannya.
“Kyuhyun..” seseorang berseru memanggil Kyuhyun. Namja itu berdecak kesal, tanpa menengok pun ia tahu siapa pemilik suara menyebalkan itu. Suzy.
“Apa menghilang tiba-tiba adalah kebiasaanmu, Kyu! Kau selalu meninggalkanku saat aku lengah.” Keluh Suzy manja. Namun perhatiannya kini teralih pada orang-orang yang bersama dengan Kyuhyun. Ia tersenyum ketika melihat ada Jiyeon dan namja yang ketumpahan jus olehnya kemarin.

Donghae dan Suzy mengerjap ketika saling mengenali satu-sama lain. “loh kau kan..” keduanya sama-sama berkata.
“Kalian sudah saling mengenal?” tanya Kyuhyun pada Suzy.
“Kami bertemu kemarin saat aku ditinggal olehmu! Kau tahu, dia orang yang sangat baik. Meskipun aku sudah menumpahkan jus padanya, namun dia tetap mau menemaniku keliling sekolah” jelas Suzy panjang lebar. Kyuhyun mendengarkannya mau tak mau.
“Aku setuju. Donghae memang baik” timpal jiyeon. He! Kyuhyun langsung mendelik pada jiyeon. Ia merasa jengkel mendengar jiyeon ikut memuji Donghae.
“Kalau begitu kenapa kau tidak menempel padanya saja” Kyuhyun berkata sarkastis bermaksud menyinggung Suzy. Namun gadis itu tidak menyadari nada suara ketusnya.
“Waeyo? Bukankah aku ini tunanganmu!” seru Suzy.

Donghae dibuat kaget lagi. ada apa ini? Baru saja ia mendengar bahwa Jiyeon dan Kyuhyun pacaran. Lalu kenapa sekarang Suzy mengaku sudah bertunangan dengan Kyuhyun. jadi sebenarnya mana yang kenyataan??
“Tunggu! Maksudnya apa ini? Kyu, bagaimana bisa kau mempunyai pacar dan tunangan secara bersamaan?” Donghae meminta penjelasan segera.
Kyuhyun memalingkan pandangannya ke arah lain, malas menjawab. Begitu pun jiyeon. Ia malas sekali jika membahas topik itu.
“Pacar? Kyu, sejak kapan kau mempunyai pacar?!” Suzy pun meminta penjelasan. Ia baru mendengar hal konyol seperti ini.

Kyuhyun sudah tdak bisa menahan diri lagi begitu tatapan Dongha dan Suzy tertuju padanya, menuntut penjelasan. Karena segalanya sudah terlanjur, lebih baik ia akui saja.
“benar! Aku sudah memiliki pacar, dan Jiyeon adalah pacarku!” seru Kyuhyun sambil menarik Jiyeon ke sisinya.
“What?!” Suzy memekik kaget. Tidak mungkin. ia baru akan protes ketika secara mendadak ponsel Kyuhyun berdering. Terpaksa ia menelan kembali semua kalimat yang ingin dilontarkannya pada Kyuhyun.

Kyuhyun menempelkan ponselnya di telinga. “Hallo.. Hyung? Ah ya, aku akan segera ke sana” Ucapnya pada seseorang di telepon. Ia lalu memandangi satu-persatu orang yang ada di depannya dengan ekspresi menyesal.
“Maaf semua. Heechul Hyung memanggilku. Sekarang sudah waktunya band tampil. Kalian melihat dari sini saja, oke” setelah itu Kyuhyun segera pergi dan tak lama menghilang di telan kerumunan orang.

“Jadi, kau itu pacar Kyuhyun?” tanya Suzy sambil memperhatikan Jiyeon dari ujung rambut sampai kaki. Jiyeon merasakan tubuhnya mengerut seperti tokoh-tokoh dalam komik ketika dirinya merasa diintimidasi. Bagaimanapun Suzy calon tunangan Kyuhyun dan meskipun Kyuhyun mengatakan mereka pacaran, pada kenyataannya ia hanya pacar gadungan.
Suzy mengangguk ringan lalu tersenyum. “Hmm. Seleranya tidak buruk” ucap Suzy tak disangka.
“Untunglah Kyuhyun tidak jatuh cinta pada yeoja yang lebih jelek dariku. Jika iya, siap-siap saja yeoja itu. Dia akan ku bantai!” lanjut Suzy dengan mata menyipit tajam. Jiyeon mengerjap kaget. Apa maksudnya? Nada bicaranya terdengar mengancam.
“b-bantai..” Jiyeon terbata. Ia harus sedikit waspada.

Semuanya terpotong ketika terdengar MC berbicara dari atas panggung. MC itu mengatakan akan ada hiburan dari salah sati band SMU Kirin. Jiyeon mengerjap. bukankah itu artinya Kyuhyun dan kawan-kawannya akan tampil. Aish, ia sudah tidak sabar melihat penampilannya, terutama penampilan Heechul, pangeran berkuda putihnya.
Hadirin bertepuk tangan. Di atas panggung, sekarang ada heechul yang memegang gitar sekaligus sebagai vocalis, Kyuhyun sudah bersiap di belakang keyboard. dan dua orang lainnya dari tingkat 3 memegang drum dan gitar. Jiyeon mendesah lega. Akhirnya bisa melihat Heechul tampil juga.

Jiyeon yang paling girang saat mereka mulai bernyanyi lagu pertama. Heechul suaranya bagus. Cara menyanyinya juga mengagumkan. Lalu selanjutnya giliran part Kyuhyun.

_neon naege banhaesseo banhaesseo,
dalkomhan naesarange nogabeolyeosseo..

see my eyes, nem naege ppajyeosseo,
see my eyes, neon naege banhaesseo_
*see my eyes- jung yong hwa CN Blue*

Lagi-lagi, suara Kyuhyun yang merdu dan menenangkan hati itu membuat Jiyeon terhanyut. Ia tidak mengerti, mengapa hanya mendengar suara Kyuhyun saja mampu membuatnya terombang ambing. Tubuhnya seakan menjadi ringan dan melayang di angkasa.
“Wah! Aku tidak tahu suara Kyuhyun sebagus itu!” seru Suzy takjub. Ia memang tahu Kyuhyun bisa bernyanyi, namun ini kali pertamanya ia mendengar langsung suara menakjubkan milik namja itu. dan hasilnya, ia terkesima.

Lagu pertama sudah selesai. Mereka melanjutkan ke lagu yang kedua. Kali ini Kyuhyun yang mengambil alih seluruh part vokalnya.

_maldo eopsi sarangeul alge hago, maldo eopsi sarangeul naege jugo,
sumgyeol hanajocha neol damge haenotgo, ireoke domangganiga.._

*without words- A.N.Jell*

Tepuk tangan bergemuruh begitu band itu selesai menampilkan kebolehannya dan sukses membuat seluruh orang di ballrom berdecak kagum.
“Wah, Cho Kyuhyun memang luar biasa” ucap Donghae setelah Kyuhyun dan bandnya selesai tampil. Sementara itu baik Suzy maupun Jiyeon masih terbius dengan pengaruh karisma Kyuhyun saat bernyanyi. Perlahan Suzy tersenyum. Ia melirik sedikit pada gadis yang berdiri di sampingnya. Baru saja ia terlintas satu ide.
“kau juga murid Kirin kan?” tanyanya pada Jiyeon. Gadis itu tersentak sesaat lalu mengangguk.
“Tentu saja”
“kalau begitu pasti kau bisa menyanyi”
“Begitulah” ucapnya kaku. Ia merasa curiga dengan ucapan Suzy yang terdengar sinis. Suzy tiba-tiba berjalan dengan anggunnya ke atas panggung. Dia mengambil mike. Berdehem sejenak. otomatis semua perhatian tertuju padanya yang berdiri di tengah panggung.
“Malam ini aku akan menyanyikan sebuah lagu” ucap Suzy yang langsung disambut tepuk tangan meriah dari semua orang di ruangn.
“tapi aku tidak sendiri. Temanku akan ikut bernyanyi bersamaku. Kita sambut, lee jiyeon”
Jiyeon tersentak kaget mendengar Suzy menyebut namanya. Rupanya benar, gadis itu merencanakan sesuatu!
“Anak itu! Apa maunya!” lirih Kyuhyun yang melihat ulah Suzy dari kejauhan. Orang-orang memandangi Jiyeon karena lampu sorot terarah padanya. ia mengerang dalam hati. Mau tidak mau jiyeon naik juga ke atas panggung.
“Kita berduet bisa kan?” ucap Suzy saat Jiyeon sudah berdiri di sampingnya.
“Ne” jawab Jiyeon tidak yakin. Suzy sekarang entah kenapa terlihat seperti nenek sihir dalam dongeng putri salju. Apa dia ingin menjahilinya saja? sebaiknya ia memikirkan hal lain saja. berpikir yang tidak-tidak hanya akan membuat diri sendiri gugup. Lagu mulai mengalun. Jiyeon terkesiap ketika mengenalinya. Bukankah ini lagu Only Hope. Pikir jiyeon.
Suzy mulai bernyanyi.

_there’s a song that inside of my soul..
It’s the one that I’ve tried
to write over and over again..
So I lay my head back down
and I lift my hand and pray..
To be only yours I know now
you’re my only hope.._

Jiyeon terpaku di tempatnya. Ia mencengkram mike dengan erat. Oh my, suara Suzy sangat indah. Bagaimana ini? Ia jadi tidak percaya diri. Kini tiba gilirannya.

_sing to me the song of the stars..
Of your galaxy dancing and
laughing and laughing again…
When it feels like my dreams are so far,
sing to me of the plans that
you have for me over me again.._

dari tempatnya berdiri, Kyuhyun tersenyum. Entah kenapa melihat Jiyeon bernyanyi membuatnya senang. sementara itu kini justru Suzy yang tercengang. Ia pun tidak menyangka Jiyeon memiliki suara bagus. Ah, sepertinya ia menemukan rival tangguh. Tepuk tangan bergemuruh ketika lagu selesai dinyanyikan. Jiyeon langsung berlari turun dari panggung dan menghampiri Donghae.
“keren! Bagaimana bisa kau dan Sungmin hyung memiliki suara yang sama-sama bagus?” tanya Donghae ketika Jiyeon sudah ada di dekatnya.
“takdir” jawab jiyeon singkat. Ia masih gugup sehabis tampil tadi.
“hei” Kyuhyun menghampirinya. Ia melengos malas.
“Sekarang apa maumu?”
“Aku ingin bicara!” Kyuhyun tanpa aba-aba menarik Jiyeon keluar dari ballroom. Gadis itu meronta karena tidak mengerti dengan ulah aneh Kyuhyun.
“Apa sih?” sewot jiyeon sambil menarik tangannya dari cengkraman Kyuhyun. namja itu berhenti melangkah lalu menatap Jiyeon tajam.
“Ini soal Heechul hyung. Ada yang harus kusampaikan padamu, sesuatu yang penting tentangnya..”

Jiyeon mengerjap. apa yang akan dikatakan Kyuhyun tentang Heechul??

to be continued

26 thoughts on “No Other (Part 6)

  1. tuh kan ,, bener dgaan gw .
    hheemm,, Jiyeon kau harus sabar nak *tepuk” pundak n peluk donghae*
    Jiyeon : salah rang bu -_-
    gw : oohh ,, maaf . ya udahlah dah terlanjur ini *lanjut peluk donghae*😀

  2. aigooo!!! kyuhyun benar2 polos banget soal cinta,, pantes minta jiyeon jadi pacarnya kkk~
    aduhh benar2 seru!! setelah siwon ama kyuhyun beradu argument,, kemudian donghae yang jadi sasaran jealous-nya kyuhyun,,
    sumpah ff nya kerenn!!! hahhaha

  3. Pasti Kyuppa mau blng tuhh klw Heechul udah punya Yeochin…
    Wahhh Jiyi bklan patah hati nihhh…
    Tenang Jiyi-ah masih ada Kyuppa… Kkk~

  4. bahaha, suzy kasihan deh loh :p
    rencananya dia mau bikin malu ji d atas panggunk tapi setelah denger ji nyanyi rencana nya gagal nd dia langsunk speechless😀
    next^^

  5. jiyeon bakal patah hati deh setelah ngedenger heechul punya pacar….
    kyuhyun lucu,,, suka sama sikap y yg baru kenal cinta gt hehehe
    kirain eomma y jiyeon kenal or ada apa gt ma kyuhyun tau y krn kyuhyun ganteng…

  6. kyu hyun lupa klo jiyi cuma pacar boonganya dia sampe” nyebar kesemuanya hahaha
    kasian liat donghae kebingungan begitu gara” kyu udah punya tunangan sama pacar sekaligus haha
    sebenernya donghae itu suka jiyi ya? ‘-‘
    apa nanti suzy bakal jailin jiyi terus ya gara” jiyi deket sama kyu😦

  7. gmn y perasaan jiyen klw tahu heechul udah punya yeojachingu? dan apa suzy bakal ngelakuin hal yg gk” sm jiyeon ? kyk’y kyu udah suka sm jiyeon deh .. hahaha..^o^

  8. aigoo…apa jiyeon bklan kcwa berat…atau biasa aja…karna udah punya rs suka sm kyu…??? Yaaahh walaupun jiyeon blum sadar sih…next aja deh…hahaha…^^v

  9. Part ini bener2 Romantis!!! *teriak pke Toa
    Huwahh!! Seru Bgt😀

    ‘Cinta itu menyakitkan’ kata2 itu nya wehhh keren!!

  10. Suzy menemukan rival yang tangguh ! Gw suka tuh kata”😀 dikira suzy,jiyeon jelek kali suaranya… Tapi ternyata ?

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s