After Wedding Story [Honey Moon] Part 5 End

Tittle : After Wedding Story [Honey Moon] Part 5 End
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance-Comedy, Married Life

Main Cast :

  • Shin Na Ra a.k.a Aira
  • Cho Kyuhyun Super Junior

Warning : banyak typo.
disclaimer : FF ini milik saya. kyuhyun milik SM, keluarganya, dan tentu aja dirinya sendiri. dan FF ini murni hasil pemikiran aku selama semalaman. so, jangan copy-paste apalagi memplagiat FF ini dalam bentuk apapun. gamsa ^^

After Wedding Story Honey Moon by DhaKhanzaki1

——o0o——

Part 5
“Ai-chan, sekarang sudah malam, jadi jangan merajuk begitu. Lagipula kita kan sedang berbulan madu” Aku mengikutinya sampai ke dalam kamar. Ai tidak mengatakan apapun. Ia langsung merebahkan diri di tempat tidur, membelakangiku.
“Aku ngantuk jadi aku akan tidur. Oppa, kau lanjutkan saja bermain game. Aku tidak keberatan kok”
Aira menarik selimut dan dia benar-benar menyuruhku tidur bersama PS3?! Grrr…
“Yaak! Shin Na Ra! Bangun, jangan tidur dulu!” aku ikut naik ke ranjang dan kutarik selimut yang menutupi badannya.
“Aish, Oppa! Don’t distrub me, ok! Go away!” Aira melotot padaku. Tapi dengan nakalnya aku menggeleng.
“Shireo. Sekarang tiba-tiba aku mengantuk. Jadi aku ingin tidur juga”
Wajahnya memberengut sebal tapi aku tidak peduli. Siapa suruh merajuk begitu. Aku jadi ingin menggodanya.
“Good night Shin Na Ra” bisikku tepat di telinganya. Tatapannya kembali menajam. Ow, aku takut! Hehe..
Aku membaringkan diriku dan menyelimuti hingga dagu. Ai tetap duduk di tempatnya.
“Ya! Jika kau terus marah, jangan harap bisa tidur memakai selimut!” ancamku berniat menguasai selimut tebal ini sendirian.
“Pakai saja! Aku tidak membutuhkannya” Aira kembali tiduran di sampingku. Tapi jaraknya agak jauh dan dia juga membelakangiku.
“Benar? Malam ini udaranya dingin” godaku. sekarang sudah masuk musim gugur. Dan tidur tanpa selimut akan membuatmu menggigil semalaman dan tidak akan bisa tidur nyenyak.
“Tidak apa-apa”
Rupanya dia mengajakku perang! Baik, kuturuti apa maunya! Lebih baik aku tidur saja.
—-o0o—

*Aira POV*
Apa AC di sini dinyalakan? Dingin sekali! Benar kata Kyuhyun. Suhu udara memang mulai menurun. Aduh, aku menyesal sudah menolak tawarannya tadi.
Diam-diam aku membalikkan badanku ke arahnya. Dasar! Namja evil ini sudah berselancar di alam mimpi. Pelan-pelan aku menarik ujung selimut ke arahku. Tapi sial! Namja evil itu bergerak dan menggelung selimut itu. Jadi tidak bisa kutarik lagi. Jadi dia sungguhan ingin menguasai selimut itu sendiri? Aish.. Menyebalkan..
“Ai-chan..” aku mengerjapkan mata. Kyuhyun memanggilku! Aku meliriknya sebentar. Dia masih memejamkan matanya.

Kurasa tadi dia menyebut namaku? Tapi pasti dia hanya mengigau. Aku kembali merebahkan diri. Sial sekali! Badanku mulai menggigil. Mana baju yang kupakai tipis lagi.
“Oppa.. Aku kedinginan tahu!” gerutuku pelan. Aku meringkuk seperti bayi dalam perut ibunya. Sungguh, cuaca sangat dingin! Ranjang kurasakan sedikit bergerak.
“Ai-chan..” suara Kyuppa sangat dekat di telingaku. Dan tangannya.. melingkari pinggangku! Omo.. Dadaku berdegup kencang. Tapi sekarang, aku tidak kedinginan lagi.
“Kau masih marah padaku, hemm?”
Aku membalikkan badanku, heran. “Oppa, kau belum tidur?”
Kyuhyun membuka matanya dan tertawa pelan. “Belum”
“Mwo! Jadi.. Tadi, aish! Oppa kau tega sekali membuatku kedinginan! Sekarang bagi selimutnya! Aku ingin tidur” rengekku sembari menarik selimut dan menyelubungi tubuhku sendiri. Hangatnya.
“Jadi, kamu sudah memaafkanku?” Kyuhyun menarikku mendekat padanya, membuatku bisa menatap wajahnya dengan jelas.
“Untuk? Aku tidak marah padamu. Jadi yah, kau tidak perlu meminta maaf”
Kyuhyun mencubit hidungku. “Lalu tadi kenapa merajuk begitu?”
“Entahlah. Mungkin aku agak cemburu pada game mu, Oppa” aku cengengesan.
“Hu! Hampir saja aku frustasi gara-gara sikap childishmu tadi. Jangan ulangi lagi. Arracchi!”
Aku mengangguk. “Sekarang kita tidur ya..”
“Tunggu!” cegahnya saat aku akan menutup mataku.
“Apa?”
Chu~.. Omo.. Bibirku menempel dengan bibirnya. Kyuppa menciumku dengan lembut dan pelan.
“Good night kiss, Oppa?” tanyaku malu setelah kami selesai melakukannya. Kyuppa mengeluarkan evil smirk yang teramat mencurigakan.
“Ani. Ini awal chagi” ucapnya lembut sambil membelai pipiku.
“Untuk?”
Tangan Kyuppa bergerak membuka 1 persatu kancing kemejaku. Oh, god, aku tahu maksudnya apa.
“Cuaca di luar dingin chagi. Kita harus saling menghangatkan. Lagipula Umma meminta agar kita memberikan cucu secepatnya. Jadi…” Kyuppa terdiam.
“Kenapa?” Tiba-tiba gerakannya terhenti.
“Kamu, memakai pakaian sexy begitu untuk menggodaku?” ucapnya sambil menyeringai. Waduh, aku lupa! aku kan memakai lingerie di balik kemeja!!
“KYAAA!!” Aku menjerit dan kelabakan menutupi dirku dengan selimut.
“Wae?”
“Oppa, kamu membuatku malu!” wajahku memanas gara-gara ini. Aku memang sempat berpikir untuk menggoda Kyuhyun Oppa malam ini. Jadi tanpa sadar aku memakainya. Aish..
“Gwaenchana. Kau terlihat cantik pakai baju apapun” rayuan gombalnya muncul lagi. Namun tak bisa kupungkiri setiap patah katanya terdengar indah. Apalagi ditambah cara pengucapan yg halus. Alhasil.. Malam ini pun aku kembali terjebak dalam ‘permainannya’…

*Kyuhyun POV*
Hangatnya.. Aku menggeliat pelan dan membuka mataku. Cahaya matahari teramat menyilaukan pagi ini. Tapi aku masih mengantuk setelah semalaman ‘bekerja keras’ bersama Ai-chan. Tubuhku rasanya remuk dan aku lelah. Entah berapa lama semalam kami melakukannya.#stop Kyu! Jangan bahas itu! Reader banyak yg dibawah 17 th!#

“Hemm.. Ai..” gumamku mengeratkan pelukanku ke pinggangnya. Tapi kok rasanya ada yg aneh.. Ai sejak kapan jadi seempuk ini. Kubuka mataku lagi dan.. MWOYA! Kenapa Ai berubah jadi guling begini! Kemana dia?!
Rasa kantukku hilang seketika. Aku segera meraih kemeja tidurku dan celanaku. Lalu berlari ke luar kamar setelah memakainya.
“Oppa, kau sudah bangun” ucap Ai di ruang makan ketika menyadari kehadiranku. Kuhela napas yg sempat kutahan. Aku menghampirinya.
“Aku kira kamu merajuk lagi karena tiba2 menghilang ketika aku bangun”
“Mwo? Aku bukan anak kecil Oppa. Merajuk apanya?” gerutunya.
Baiklah, mungkin aku yg terlalu protektif. Jadi kuputuskan menyudahi perdebatan soal rajuk-merajuk. Aku duduk di kursi, menatap berbagai makanan yg ada di atas meja. Seketika perutku berbunyi karenanya.
“Semua ini, kau yg masak?”
“Tidak. Aku memesannya” jawabnya sambil mengangkat bahu.
“Hmm, padahal aku ingin memakan masakanmu lagi” keluhku. Memang benar. Aku sangat merindukannya.
“Jinjja? Baiklah, jika sudah sampai di korea aku akan memasakkan untukmu”
Aku mengangguk saja. Asalkan dia tidak mengingkari janjinya.
—-o0o—-

Wuah, pantainya ramai sekali! Aku takjub melihat pemandangan di sini. Berwarna warni.
Sekarang kami ada di pantai resort. Sungguh, ini seperti di surga. Mungkin Eunhyuk Hyung akan senang berada di sini. Banyak wanita bule berjemur dan berenang di sini hanya memakai bikini!!
“Sudah kuduga Oppa pasti akan senang ada di sini!” celetuk Ai.
Aku menoleh. Mukanya ditekuk sedemikian rupa menandakan dia sedang kesal.
“Tentu saja. Jarang-jarang aku melihat pemandangan seindah ini” mataku jelalatan melihat ke sekitarku.
Aira dengan kesal mendengus dan duduk membelakangiku.

*Aira POV*
Huh! Dasar namja mesum! Lihat saja matanya sudah hampir keluar saking senangnya. Aku tahu aku tidak seberani itu memakai bikini di tempat umum meski di pantai sekalipun. Aku hanya memakai baju tipis yg longgar dan hotpants.
“Ah, aku haus! Aku akan mencari es krim!” aku tidak tahan dengan situasi ini. Lebih baik aku mencari sesuatu yg bisa menyejukkan tenggorokanku.

Tak lama aku kembali membawa 2 cone es krim cokelat. Namun aku heran, karena namja evil itu tidak ada di tempatnya tadi.
“Loh ke mana dia?” aish, jangan bilang dia sedang mencari yeoja bule berbikini untuk digoda!
“Oppa.. Kyu Oppa” panggilku mencari-carinya. Aku berjalan dan kepalaku kutengokkan ke segala penjuru. Dan pemandangan yang kulihat membuat darahku mendidih!! Tanganku meremas cone es krim yg kupegang hingga hancur.
Namja evil itu malah keasyikan mengobrol dengan wanita bule berbikini!! Grr.. Aku menderap cepat ke arahnya dengan emosi memuncak.
“Yaa.. Oppa!!” bentakku. Kedua orang itu menoleh. Aku hampir mendamprat namja mesum itu ketika aku mengenali wanita bule di depanku.
“Sonia Johnson!!” pekikku tak percaya.
“Owh, Alicia!!” Sonia balas menyerukan nama ‘British’ku lalu memelukku erat.
“Loh, kalian saling kenal?” Kyuppa kebingungan melihat kami.
“Ne. Dia sepupuku Oppa. Anak dari Uncle Jordi.”
Kyuppa mengangguk. “Dia bisa bahasa Korea”
“Tentu saja. Mommy kan keturunan korea juga. Aku diajari sejak kecil” jawab Sonia mendahuluiku. Kemudian dia melirikku “Dia suamimu itu kan Alicia?”
Mukaku memanas. “Iya” aish, kenapa aku jadi malu..
“Benar juga! Kalian datang ya ke pesta ultah Uncle George malam ini. Dia pasti senang melihatmu. Bukankah kalian sudah lama tidak bertemu?”
“Oh, Uncle Georgie.. Tentu saja! Iya kan Oppa” aku meminta persetujuan suamiku dulu. Tapi aku berharap dia setuju.
“Em, ok. No problem” jawabnya sambil menggaruk kepala.
“Baik, kami akan datang”
“oke. Kau ingin ku jemput?”
“Ah tidak usah. Aku tahu rumah Uncle George ko”
Sonia mengangguk. Setelah itu ia pergi. Suasana di antara kami sempat hening dan kaku.
“Em, kenapa kamu tidak bilang punya saudara di LA?” Tanya Kyuhyun Oppa
“Oh, ayolah, saudaraku yg ada di AS semuanya tinggal di Manhattan. Sonia kebetulan ada di LA mungkin ikut dengan suaminya”
“Jadi dia sudah menikah?” nada bicaranya terdengar kaget.
“Iya. Sekitar beberapa bulan sebelum aku menikah. Kajja Oppa, kita siap2 untuk acara malam ini”

@malam, di villa

*Author POV*
Kyuhyun lagi2 melirik arloji di tangan kirinya. Sudah hampir 30 menit semenjak ia siap dan menunggu di depan villa sementara Aira belum keluar juga.
“Kenapa Ai lama sekali? Apa yg ia lakukan di dalam sana?” Kyuhyun bertanya pada diri sendiri. Akhirnya ia memutuskan menyusul Aira untuk melihat apa yg membuatnya begitu lama.
“Ai-chan…” Mulut Kyuhyun berhenti bergerak saat melihat di dalam kamar Aira tengah kesulitan meresletingkan gaunnya. Aish, jadi ini yg membuatnya lama. Kyuhyun menghela napas sambil berjalan mendekatinya.
“Sini aku bantu” Kyuhyun mengambil alih resleting gaun yg sulit di naikkan itu. Aira sempat kaget karena mendadak Kyuhyun muncul. Tapi ia sangat tertolong. Gaun malam selutut berwarna baby yellow ini sangat menyusahkan!
Kyuhyun malah diam sejenak memperhatikan pemandangan di depannya. Ia menelan ludah melihat punggung Aira yang putih dan mulus. Indah..
“Oppa, apa yg kau lihat? Cepat resletingkan atau kita akan terlambat” protes Aira karena Kyuhyun diam saja. Oke, Kyuhyun menggelengkan kepala dgn cepat. Sekarang bukan saatnya berpikir yg tidak-tidak. Kyuhyun segera meresletingkan gaun Aira.
“Sudah. Ayo berangkat!”
—o0o—
@Party
“Owh, lihat siapa yg datang, keponakanku, Alicia..” seru pria berusia 60 th-an sambil merentangkan tangan begitu melihat Aira datang menggandeng Suaminya.
“Uncle George, Happy birthday..” Aira memeluknya.
“Kau semakin cantik saja, sayang” ucap Mr. George Morriarty, yg sekarang menjabat Mayor of California *ngarang*
“Dan Paman, em, semakin tampan saja” puji Aira. Mr. George tertawa renyah.
“Kau masih saja memuji pria tua yg sudah punya banyak cucu ini”
Mr. George kemudian melirik pria yg ada di samping Aira. “Oh, dia suamimu itu, Alicia?” tambah Mr. George. Aira mengangguk dan kembali menggandeng Kyuhyun.
“Markus Cho, sir” Kyuhyun dengan sopan mengulurkan tangan. Aira mengerutkan kening. Kenapa Kyuhyun mengenalkan diri sebagai Markus Cho?
Mr. George memandangi Kyuhyun dari atas hingga bawah, membuatnya agak risih. Lalu ia tersenyum pada Aira. “Dia sangat tampan”
Aira mengangguk. “Tentu saja”
Kyuhyun walau kurang paham tapi ia tahu kalau Mr. George memujinya. Mr. George lalu menjabat tangan Kyuhyun.
“George Morriarty. I’m Alicia’s Uncle. Nice to meet you. Maaf ketika pernikahan kalian aku tidak datang. Tugasku di kantor walikota sangat banyak dan tidak bisa ditunda. Aku harap kalian bisa memakluminya”
Kyuhyun lagi2 bingung. Ia kurang lancar berbahasa Inggris. Jadi menjawab seadanya saja.
“It’s okay. Sir”
Mr. George menepuk-nepuk pundak Kyuhyun pelan. “Jaga Alicia baik-baik. Aku jamin kamu tidak akan menyesal”
Kyuhyun tersenyum lagi dan mengangguk.

Setelah itu Kyuhyun diperkenalkan pada seluruh kerabat Aira yg hadir di pesta itu. Mereka menyambut Kyuhyun dengan antusias. Menerimanya dengan tangan terbuka walau mereka tidak tahu Kyuhyun adalah artis terkenal di Korea. Tapi kenyataan itu justru membuatnya senang. Karena mereka mengenal Kyuhyun sebagai dirinya sendiri. Bukan sebagai Kyuhyun member dari Super Junior.

“Mau berdansa denganku?” tawar Kyuhyun ketika acara dansa berlangsung. Aira tertawa pelan.
“Oppa, memang kau bisa berdansa waltz?”
Kyuhyun mengangkat alisnya sebelah. Aira meremehkannya?

“Ikut aku dan kamu akan terpesona melihat kemampuanku” tambah Kyuhyun. Sifat narsisnya belum sembuh juga rupanya.
“Baiklah, mari kita lihat sehebat apa kemampuanmu Oppa” Aira mengapit tangan Kyuhyun dan namja itu membawanya ke lantai dansa.

Musik romantis mengalun mengiringi pasangan2 yg berdansa. Lampu pun dibuat temaram agar suasana kian mendukung.
Aira meletakkan sebelah tangannya di bahu Kyuhyun dan sebelah lagi digenggam olehnya. Mereka perlahan bergerak luwes seirama dengan musik yg mengalun pelan dan lembut.
“Wow, Oppa. Ternyata kau pintar berdansa waltz” puji Aira ketika Kyuhyun memutarnya lalu menariknya kembali ke pelukannya.
“Lihat, kau terpesona kan” Kyuhyun tersenyum lebar. Aira merasa pipinya kembali memanas.
Kyuhyun perlahan meletakkan tangan Aira di bahunya lalu tangannya memeluk pinggang Aira dengan erat.
Deg~deg~
Sial! Jantung Aira berdebar kencang lagi di saat jarak mereka hampir tidak ada.
Aira bahkan tidak berani menatap Kyuhyun. Tapi dari sudut matanya ia bisa melihat Kyuhyun memandanginya sambil tersenyum.
“Honey moon yg indah kan?” ucap Aira mengalihkan rasa gugupnya.
“Iya. Dan besok kita harus kembali ke Korea” tambah Kyuhyun tetap menatap Aira.
“Pasti Oppa sangat sibut setibanya di sana” Aira memberengut kesal.
“Wae? Kamu tidak suka?” tanya Kyuhyun.
“Tidak. Hanya saja aku pasti kesepian. Kau tahu Oppa, aku benci ditinggal sendiri” Aira menggembungkan pipinya.
Kyuhyun tertawa. “Sejak kapan istriku jadi manja. Bukankah dia yeoja yg mandiri”
“Aish, sudahlah lupakan!” Aira memalingkan wajahnya. Kyuhyun memeluk Aira sambil tetap berdansa.
“Aku akan berusaha pulang tiap hari Ai-chan. Kamu tenang saja. Atau..”
Aira menatap Kyuhyun heran karena Kyuhyun menggantungkan kalimatnya.
“Atau?” tanya Aira
“Atau aku harus segera memberimu baby agar kamu tidak kesepian” ucap Kyuhyun sambil mengerlingkan mata.
Aira mengerjapkan mata senang “Kau benar Oppa! Aku harus punya baby. Tapi memang tidak apa-apa?”
“Kenapa?”
“Jika aku punya baby, perhatianku padamu pasti berkurang” ucap Aira yakin.
“Ya! Mana boleh begitu!” Kyuhyun menyentil kening Aira. “Pokoknya setelah punya baby perhatianmu padaku tidak boleh berkurang!”
Aira meringis. “Araseo!”

Seusai berdansa, kini masuk acara hiburan. Tamu-tamu yg hadir diperbolehkan memamerkan kemampuannya di sesi ini. Ada yg menyanyi, bermain alat musik, dll. Aira berbisik pada Kyuhyun.
“Oppa, aku akan membuatmu terkesan lagi. Lihat saja”
Aira tersenyum lalu pergi ke atas panggung. Kyuhyun diam di tempatnya. Ia penasaran. Kali ini apa yg akan dilakukan Aira.

Di panggung, Aira sudah duduk di atas kursi sambil memegang gitar.
“Aku akan bernyanyi. Sebuah lagu yg mengungkapkan isi hatiku untuk seseorang yg amat kucintai” ucap Aira lewat Mike dalam b. Inggris. Orang2 bertepuk tangan termasuk Kyuhyun. Ia tersenyum. Aira akan menyanyikan lagu apa?

Aira mulai memainkan gitarnya.

_Never thought you come into my life
It makes my life brighter
It makes my dreams come true

You bring life to everything I do
Our love is sincere, for the last forever

I love you
And you know my love is true
It will never end
Till the end of time

I will never find someone like you
But I have to go on and still will go on
I will never find love like yours
and those sweet memories it will last forever_

Kyuhyun terpukau. Sangat terpukau dengan nyanyian Aira. Bukan hanya dirinya, tapi semua tamu yg hadir mengagumi suara Aira yg indah dan permainan gitarnya. Lalu semua orang bertepuk tangan meriah.
“Bravo Alicia! Suaramu tetap mengagumkan seperti dulu” ucap Sonia kagum saat Aira sudah turun dari panggung.
“Thank you”
Aira lalu menghampiri Kyuhyun yg masih tetap terpukau padanya.
“Ai-chan, kamu berhasil membuatku terpesona lagi” Kyuhyun memeluk Aira erat. Perasaannya kini sangat bahagia. Mr. George benar, ia memang tidak menyesal telah menikah dengan Aira.
“Lagu tadi untukku?” tanya Kyuhyun retoris
“Ne. Itu untukmu Oppa”
Kyuhyun melepas pelukannya “Gomawo. Tadi sangat indah. Aku tidak tahu kau pintar bernyanyi. Suaramu sangat indah”
“Oppa lupa, aku terlahir di keluarga seniman.” ucap Aira bangga.

Hampir saja lupa. Bukankah Aira memang pernah mengatakannya? *baca FF sebelumnya, waktu KyuRa belum married*
“Ternyata, istriku ini memang yeoja luar biasa.” Kyuhyun mengecup bibir Aira sekilas.
“Saranghae..” bisiknya. Aira memerah, malu.
“Nado..” jawabnya gugup..

Akhirnya Honey moon mereka pun berakhir. Kini mereka berada di pesawat. Dalam perjalanan pulang ke Korea.
“Good bye LA.. Aku pasti merindukanmu..” gumam Aira sambil melihat ke luar jendela. Ia menangis sesenggukan. Rasanya tidak rela meninggalkan kota yg indah seperti LA. Kyuhyun melengos malas.
“Ayolah Ai-chan. Jangan mendramatisir seperti itu”
Aira mengangguk dan duduk dengan tenang.
“Oh, iya. Ada yg ingin kutanyakan dan ini membuatku penasaran” ucap Kyuhyun. Aira menoleh.
“Apa?”
“Apa yg dikatakan namja bernama Rian itu sebelum dia pergi?”
Aira membelalakan mata. Wajar saja Kyuhyun tidak mengerti. Waktu itu Rian bertanya dengan Bahasa Indonesia.
Aira menunduk sebentar, membuat Kyuhyun was was.
“Dia bertanya kenapa aku menolak sekolah di Harvard”
Gantian Kyuhyun yg tercengang. “Hanya itu?”
Aira mengangguk.
“Tunggu, artinya kamu sempat diterima di Universitas Harvard?” tanya Kyuhyun tidak yakin. Ah, mana mungkin juga.
Aira mengangguk lagi. Eh, jadi beneran nih?
“Aku diterima di 3 universitas sebelumnya” jawab Aira polos. “Di Harvard, Todai, dan terakhir di Seoul Art college”
Kyuhyun tercengang mendengar nama2 Universitas yg disebutkan Aira. Harvard, universitas terkenal di Amerika yg tidak semua orang bisa masuk. Lalu ada Todai atau Tokyo Daigaku, Universitas yg terkenal dgn ujian masuk yg sulit. Dan terakhir Seoul Art College.. Meski tidak seterkenal Harvard ataupun Todai, tapi tetap saja itu salah 1 universitas terbaik di Korea.
Kyuhyun memegang pelipisnya yg agak berdenyut karena syok.
“Aku tidak tahu kalau kamu orang yg menakutkan Ai-chan”
” Waeyo?” Aira bingung. “Ah, Oppa baru sadar kan aku ini pintar” ia menarik kesimpulan seenaknya. Dan parahnya, Kyuhyun tidak bisa menyangkalnya.
Ternyata ungkapan ‘Don’t jugde the book from itscover’ itu benar.
“Terus. Kenapa kamu memilih Seoul Art College, bukannya Harvard ataupun Todai?”
Aira diam “Oppa bener2 ingin tahu?” Aira memastikan. Kyuhyun makin penasaran. Ia mengangguk tidak sabar.

“Jika aku sekolah di Harvard, aku tidak akan menikah denganmu Oppa”
“Mwo? Kok bisa! Lalu, dengan siapa!” Kyuhyun kaget.
“Mungkin aku akan menikah dengan Rian” Aira berkata dengan enteng.
“MWORAGO!” Pekik Kyuhyun. Penumpang lain sempat menoleh. Kyuhyun menghela napas.
“Untung kau tolak. Bagus” Kyuhyun tidak bisa membayangkan jika Aira harus menikah dengan Rian.
“Lalu, kalau kamu memilih Todai?” Kyuhyun masih ingin bertanya.
“Entahlah, jika di korea saja aku menikah dgn Kyuhyun Super Junior, mungkin di Jepang aku berjodoh dgn Shun Oguri atau Akanishi Jin.. Hihi, mereka sangat tampan”
Aira mulai memuji2 namja lagi. Terpaksa Kyuhyun mencubit pipi Aira lagi.
“Dasar genit!”
“Ih! Aku kan hanya bercanda”

Kyuhyun merajuk. Ia memalingkan pandangannya dan melipat tangan di dada.
“Aish, Oppa, yg penting aku sudah bersamamu kan” rayu Aira sambil memeluknya. Kyuhyun luluh juga akhirnya. Ia balas memeluk Aira.
“Oke.” Kyuhyun mengusap kepala Aira. Ia tersenyum.
“Oppa, aku ngantuk”
“Tidur aja”
“Sambil meluk ya”
“Iya”
Aira menutup matanya. Sambil bersandar di bahu Kyuhyun ia mulai terlelap. Perjalanan pulang mereka habiskan dengan berpetualang di alam mimpi.

Namun ini perjalanan yg tak terlupakan.

_END_

Hoho., edisi Honey moon selesai juga. Tapi tenang, cerita KyuRa gag berakhir sampai sini kok.

Sampai jumpa di FF berikutnya..

Ppaii paii..

Shin Je Young, Author..

54 thoughts on “After Wedding Story [Honey Moon] Part 5 End

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s