Cherry Blossom (Part 2)

Tittle :Cherry Blossom Part 2
Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
Genre : Romance, Married Life

Main Cast :

  • Park Je Young
  • Cho Kyuhyun

Support Cast :

  • Lee Donghae
  • Choi Siwon
  • Kim Kibum
  • Lee Hyukjae / Eunhyuk

Ini dia salah satu FF favorit author. soalnya author sendiri yang jadi main castnya *cielah*

Maaf untuk typo dan ketidaknyamanan lainnya *bow*
Happy Reading ^^

Cherry blossom by Dha Khanzaki

——–0.0———

“Kalau begitu buka saja” ucap Kyuhyun polos. Ia baru saja mendapat ide bagus membuat gadis itu kelabakan setengah mati.

He?! Jeyoung terperangah. “Bu-buka? Kau gila! Masa aku tidur tidak memakai apa-apa!” ia mulai panik lagi. Kyuhyun terkekeh seperti setan, seringaian iblisnya mulai bangkit.
“Kenapa? Bukannya bagus” Kyuhyun tertawa jahil dengan mata jelalatan dan sepertinya dia memikirkan hal yang tidak baik.
“Daripada dibuka lebih baik aku tidur pakai ini saja!” tegas Jeyoung agak berteriak.
Kyuhyun semakin senang menggoda gadis ini. Melihat wajah panik dan gugup gadis itu menjadi kesenangan tersendiri.
“Jangan begitu, sini aku bantu buka” canda Kyuhyun sambil mendekatinya.
“Jangan mendekat!” Jeyoung memasang ancang-ancang. Seolah tidak peduli, Kyuhyun terus mendekat dan membuat Jeyoung kembali terpojok.

Aish, eotteohke????

 

—–o0o—-

Part 2

Jeyoung terpojok. Ia tidak bisa kabur lagi karena punggungnya membentur tembok kamar. Dalam hati, Kyuhyun menahan tawa sekuat tenaganya melihat wajah ketakutan Jeyoung. ia menyeringai puas. Lalu menyentil pelan kening gadis itu.
“Au!!!” desisnya. Ia menggeram tertahan sambil menatap horor punggung Kyuhyun yang menjauh. Dari tempatnya berdiri terdengar suara gelak tawanya.

Apa-apaan ini? Setelah membuatnya spot jantung dengan seenaknya menyentil? Memangnya tidak sakit apa??? Jeyoung membuka mulut hendak protes. Tapi, ia tertahan saat Kyuhyun kembali ke hadapannya.
“Memang kau pikir aku mau apa? Nih!” Kyuhyun menyerahkan sebuah baju pada Jeyoung. gadis itu merengut bingung.
“Itu baju tidurmu. Umma yang menyiapkanya”

Jeyoung berhenti memasang pose waspada. Kini ia tertegun melihat baju tidur di tangannya. Sangat lembut dan berwarna sama seperti yang dipakai Kyuhyun. ini pasti piyama couple.
“Harusnya kau memberikan ini dari tadi. Aku jadi tidak perlu panik begini” Jeyoung lega. Ia tidak perlu tidur memakai kain bertumpuk yang berat dan bikin sesak.
“Aku senang melihat wajah panikmu. Lucu” Kyuhyun tertawa lepas, kembali membuat Jeyoung kesal. Ia tidak menjawab apa-apa karena ia langsung melesat pergi ke kamar mandi untun mengganti bajunya.

meskipun sosok Jeyoung sudah menghilang, Kyuhyun masih tertawa . Ia melempar handuknya ke sofa terdekat, mengambil salah satu buku dari rak di samping lemari kemudian duduk di atas tempat tidur sambil membaca. Itu memang kebiasaannya sebelum tidur. *bo’ong, itu kebiasaan Author*

Tiba-tiba ia teringat pada momen-momen saat pernikahan tadi. Sebenarnya ia terkesan ketika melihat Jeyoung memakai gaun pengantin dengan hiasan lengkap. Tapi ia tidak mengungkapkannya dan hanya diam. Mengagumi secara sembunyi-sembunyi.

Begitupun tadi. Entah kenapa perasaannya menjadi sangat bergejolak melihat expresi tersipu Jeyoung. Jika ia tidak menahan diri, entah apa yang diperbuatnya pada gadis polos itu.

Gadis yang manis dan polos. Pikir Kyuhyun. Senyum pun mengembang tanpa disadarinya. Umma bilang mereka sangat akrab waktu kecil. Tapi ia sama sekali tidak ingat.
“Ah, ini sih bukan baju tidur. Tapi gaun tidur!” suara keluhan Jeyoung membuyarkan lamunan Kyuhyun. Otomatis ia menoleh.

Untuk sesaat Kyuhyun terdiam melihat Jeyoung dengan balutan gaun tidur itu.
“Memang apa yang salah?” Kyuhyun bingung. dari sudut manapun baju tidur itu bagus, berlengan panjang dan bentuknya seperti gaun malam hanya saja itu piyama.
“Lihat, banyak renda dimana-mana” keluhnya sambil menggembungkan pipi. Memang benar sih, modelnya seperti gaun tidur yang sering dipakai putri-putri kerajaan eropa sana.

Kyuhyun tertawa lagi melihat expresi lucu Jeyoung.
“Kalau mau mengeluh, kau bilang aja pada Umma” ucapnya cuek, ia malas meributkan hal tidak penting seperti itu dan memilih kembali membaca buku. Jeyoung menghela napas.
“Tapi ini lebih baik daripada gaun tadi” benar, daripada ia tidur tanpa mengenakan apapun.

Ia berjalan namun berhenti lagi. melihat Kyuhyun sudah ada di tempat tidur, duduk sambil memegang buku. Aish, kenapa ia jadi berpikiran yang bukan-bukan ya?
“Kau sudah mau tidur juga?” ucapnya masih belum bergerak
“Ya. Kau juga sudah mengantuk kan? Sini tidur di sebelahku” Kyuhyun menepuk-nepuk tempat di sampingnya. Jeyoung terbelakak kaget. Namja ini sudah gila! Kenapa dia harus tidur di sampingnya? Bisa-bisa terjadi sesuatu nanti.
“Ah, aniyo. Nanti kau tiba-tiba menyerangku lagi”

Kyuhyun terperangah, matanya sempat membulat kaget. ia menutup bukunya kencang lalu menatap Je Young dengan mata di sipitkan.
“ME~NYE~RANG?!” Kyuhyun agak tersinggung mendengarnya
“Kau pikir aku binatang buas? Ayo sini! Aku tidak akan menyerangmu!” seru Kyuhyun dengan nada jengkel dan memaksa.

Jeyoung sempat ragu. Berkali-kali ia melirik jam, Kyuhyun, dan menatap kakinya sendiri. Bingung. ia takut tapi ia sudah mengantuk. Tidak mungkin juga ia tidur di sofa. besok ia ada kelas sampai sore dan tidak mau sampai pinggangnya pegal tidak jelas. Ia menghela napas, menatap wajah datar Kyuhyun yang menunggu jawabannya.
“Janji kau tidak akan menyerangku! Baiklah. Aku juga sudah mengantuk” turutnya. Kyuhyun menghela napas lega. Jeyoung naik ke tempat tidur, tepat di samping Kyuhyun. Ia sudah malas berdebat.
“Aku tidur duluan. Good night” Jeyoung merebahkan diri lalu memejamkan mata. Tak lama ia sudah terlelap.

Kyuhyun kembali sibuk dengan pikirannya. Sekarang yang teringat adalah sosok Kae Nichan. Yeoja cantik yang menempati posisi tersendiri di hatinya. Ia menyukai Nichan dan sempat mengungkapkannya. Tapi, entah kenapa Nichan menolak dan memilih pergi ke luar negeri.
Lalu, hari ini ia kembali. Masih tetap dengan keanggunan yang sama, senyum yang sama, dan kerhangatan yang sama. Namun semuanya terlambat karena ia sudah memutuskan untuk menikah.

Kyuhyun jadi teringat kata-kata yang diucapkan saat menolaknya dulu.
“Mianhae Kyu. Kurasa hubungan persahabatan kita sekarang jauh lebih berharga. Aku tidak mau merusaknya”

Kyuhyun menutup bukunya dengan keras. Ia kesal.
“Persahabatan lebih penting? Ha, baik! Sekarang aku ingin tahu bagaimana perasaannya setelah tahu aku sudah menikah!” gerutunya. Ia tadi hanya melihat Nichan yang tertawa bahagia atas pernikahannya. Ia yakin Nichan hanya pura-pura. Yah, mungkin saja.

Ia melirik yeoja yang tertidur pulas di samping. Tanpa sadar mengamatinya. Tangannya terulur merapikan poni Jeyoung yang berantakan.
“Mianhae, mungkin aku akan membuatmu menangis nanti” gumamnya. Tentu Jeyoung tidak mendengarnya.
“Ah, sudah larut malam. Aku juga harus tidur”
Sebelum tidur, Kyuhyun menarik selimut, menyelubungi Jeyoung agar tidak kedinginan. Ia pun ikut tidur tepat di samping Jeyoung.
—-o0o—-

Paginya,
Jeyoung terjaga. Matanya mengerjap merasakan hangat cahaya matahari menerpa tubuhnya. Rupanya sudah pagi, pikirnya tanpa sadar. Saat ia akan bangun, ia kaget karena tubuhnya terasa berat. Ia menoleh ke samping lalu terbelalak. Kyuhyun tertidur pulas di sampingnya dengan tangan memeluk pinggangnya!
“Aa~!!” Jeyoung hampir menjerit namun mendadak Kyuhyun bangun dan membekam mulutnya. Menariknya kembali tidur menghadapnya.
“emph~” ia memberontak. Ia menatap panik wajah tenang Kyuhyun.
“Kau tenang dulu sebentar bisa kan? Ini tidak akan lama” gumam Kyuhyun dengan mata yang masih terpejam.
Kyuhyun semakin erat memeluk pinggangnya. Ia tidak bisa bergerak lagi. Ah, Kyuhyun mengigau atau apa sih!
Jeyoung akhirnya menyerah, membiarkan Kyuhyun memeluknya. Jantungnya berdebar tidak karuan lagi. Kyuhyun mendekapnya begitu erat dan hangat.

Jeyoung menatap wajah Kyuhyun yang hanya berjarak beberapa senti darinya. Entah berapa lama.
Kyuhyun terlihat lebih tampan dari jarak sedekat ini.
Tanpa sadar tangannya terulur menyentuh pipi Kyuhyun pelan. Mungkin ia sudah mulai terpedaya. Otaknya lumpuh ketika menatap Kyuhyun.
Ah, tidur pun km tetap tampan. Dan namja tampan ini sekarang adalah suamiku. Batinnya tanpa sadar

Tiba-tiba Kyuhyun memegang tangannya yang terulur. Dan ia membuka matanya. Membuat Jeyoung kaget saat menatap mata tajam Kyuhyun dari dekat.
“Kau mau apa?” tanyanya curiga.
“Ah, ani~ aku, aku..” Jeyoung gugup ditambah kebingungan. Tadi ia refleks saja menyentuh pipi Kyuhyun.
“Ssstt~” Kyuhyun menutup mulut Jeyoung dengan jari telunjuknya, membuatnya diam dengan hati berkecamuk.
Entah apa yang dipikirkannya, Kyuhyun menarik wajah Jeyoung kedekatnya dan menyentuhkan bibirnya ke bibir lembut gadis itu. Menciumnya perlahan tapi pasti.
Jeyoung mematung. Antara kaget, gugup, panik, dan nyaman, bergabung menjadi satu. ia tidak mengerti harus melakukan apa karena ini pengalaman pertamanya. Yang ia lakukan hanya diam.

Begitu Kyuhyun melepas ciumannya, ia menatap Jeyoung sebentar lalu dengan polosnya menutup matanya lagi.
He?!!
apa-apaan tadi!!! setelah seenaknya mencium, dia kembali tidur dengan polosnya??
Karena jengkel, tanpa sadar Jeyoung jadi berteriak. Sontak jeritan itu membuat seisi rumah gempar.

—-o0o—-

@Kyunghee University.
Kyuhyun berhenti sejenak sebelum kakinya benar-benar melangkah masuk ke area kampus itu. ia menatap Jeyoung serius.
“Ingat, jangan sok akrab denganku disini, araso!” ia mengingatkan Jeyoung.
“Ne~” jawabnya malas. Dasar bawel!.
Dia berjalan beberapa langkah di belakang namja itu. Ia menatap punggung Kyuhyun dengan ekspresi yang tak bisa di jelaskan. Banyak sekali perasaan berseliweran di hatinya saat ini. Ia juga tidak paham kenapa Kyuhyun menciumnya pagi tadi. sampai saat ini menganggap Kyuhyun hanya mengigau. Iya. Pasti itu alasannya. Mana mungkin Kyuhyun menyukainya.
“Tidak.” Jeyoung menggelengkan kepalanya.

Awalnya tidak ada yang mencurigakan. Tapi ketika memasuki gedung, orang-orang mulai ribut dan membisikkan sesuatu saat mereka lewat. Padahal tidak ada yang aneh dari penampilan Je Young maupun Kyuhyun.

Kyuhyun pun bisa merasakan keanehan itu. Ia mengerutkan kening, berhenti melangkah dan memandangi orang-orang.
Saat mata Kyuhyun yang tajam menatap ke arah mereka, orang-orang itu secepat mungkin bersikap normal. Ia kemudian menoleh pada Je Young dengan tatapan penuh pertanyaan.
“Aku tidak tahu” Jawab Je Young sambil menggelengkan kepala, ia tahu arti ekspresi Kyuhyun.
Karena merasa tidak ada yang salah, Kyuhyun kembali berjalan di ikuti Je Young. Kebetulan kelas mereka berada dalam satu arah.

Ketika melewati papan informasi, banyak sekali mahasiswa yang berkerumun di sana. Kyuhyun maupun Je Young tertarik untuk mendekat dan melihat.

“yuhuu, ini dia” Raeseok yang dari tadi ada di sana segera menghampiri begitu melihat Jeyoung ada di sana. Begitupun Eunri. Gadis itu tersenyum simpul. Orang-orang langsung bubar ketika tahu ada Kyuhyun dan Je Young.
“Ada berita apa? Sepertinya heboh sekali” tanya Je Young penasaran.
Eunri dan Raeseok belum sempat menjawab karena terpotong oleh seruan Kyuhyun yang kencang dan menggema ke seluruh pelosok kampus.
“APA INI?!” pekiknya kencang. Tangannya mengepal erat dan rahangnya bergemeretak. Siapapun yang melihat pasti akan langsung lari kalang kabut karena wajah Kyuhyun tak jauh berbeda dengan singa lapar yang siap mengamuk. Je Young penasaran. Ia berjalan mendekati papan pengumuman, tepat berdiri di samping Kyuhyun. Matanya melebar melihat berita d papan informasi itu.

Terpampang foto cukup besar dirinya dan Kyuhyun ketika pernikahan kemarin dengan tulisan:

_HOT COUPLE WHO MARRIED THIS WEEK!_

“Siapa yang melakukan ini?!” Geram Kyuhyun. Ia melirik tajam pada Eunri dan Raeseok dengan tatapan superevil. Seperti penjahat yang siap membunuh.
“Bu-bukan kami!” ujar Eunri panik disambut anggukan cepat Raeseok. Je Young masih syok hingga tidak sanggup mengatakan apapun.

Saat Kyuhyun hampir saja mengacak-acak seisi kampus, muncul satu suara yang sangat Kyuhyun kenal.
“Hai, hai, bagaimana poster yang aku buat, bagus bukan?” Eunhyuk muncul dengan ekspresi polos. Dia tidak sadar bahwa Kyuhyun benar-benar dalam mood buruk saat itu. Namja itu bisa saja terkapar tak berdaya karena Kyuhyun bisa menyerangnya kapan saja.
“Jadi kau yang membuat ini?” Tanya Kyuhyun menahan emosi sambil menunjuk papan info.
Eunhyuk melirik sekilas lalu mengangguk antusias. “Tentu saja. Kulakukan agar seluruh kampus tahu bahwa Cho Kyuhyun, sang pangeran yang diidolakan banyak gadis sudah menikah. Jadi dia bisa mewariskan gelar pangerannya pada orang lain yaitu aku” celotehnya panjang lebar. Tak lupa ia memamerkan gummy smile andalannya.

Kyuhyun sudah tidak bisa menahan emosinya lagi. “YA! Siapa suruh kau membuat pengumuman ini, hah!!” teriaknya super kencang. Eunhyuk kaget bukan main. Tubuhnya sampai mundur dua langkah. Ia mengerjap begitu melihat ekspresi sahabatnya itu. Ia baru sadar bahwa Kyuhyun benar-benar marah.
“Loh, apa salah? Aku hanya ingin berbagi kabar bahagia ini” ucap Eunhyuk panik. Ia lalu kabur sebelum terkena amukan Kyuhyun yang kadar keseramannya melebihi Adolf Hitler.
“Ya! Jangan kabur kau!” Kyuhyun mengejarnya.

“Hei, pagi-pagi sudah ribut” Siwon, sahabat Kyuhyun yang lain baru saja tiba. Dengan senyum menawan ia menatap kedua sahabatnya yang di hari sepagi ini sudah bermain kejar-kejaran. Eunhyuk langsung bersembunyi di belakang Siwon karena ia yakin, hanya Siwon yang bisa menyelamatkannya dari amukan Kyuhyun. Namja itu sudah sabuk hitam di taekkwondo.
“Tanyakan saja pada Lord Evil!!” jawab Eunhyuk, masih bersembunyi di balik tubuh Siwon. Kyuhyun malas menjawab. Ia hanya berdecak lalu memalingkan wajah. Siwon menoleh pada papan info, setelah itu ia baru tahu alasannya.
“Oh, selamat atas pernikahanmu Kyu” ucapnya ringan lalu ia melirik pada Je Young. Gadis itu tersentak kaget di tatap namja setampan Siwon. Ia menundukkan kepalanya sejenak.
“Kalian pasangan yang serasi. Tapi, kenapa kau tidak mengundangku?” tanya Siwon heran. Sebenarnya ia agak sedikit kesal juga.
“ini terlalu mendadak. Aku tidak sempat memberitahu kalian. Mianhae” jawab Kyuhyun asal. Kalau sudah begini tidak ada gunanya di sembunyikan.
“tapi kau tahu dari mana? Hei, Lee Hyukjae!” Kyuhyun melotot pada namja yang masih berdiri di belakang Siwon itu. Eunhyuk baru berani menghadapi Kyuhyun “Tidak ada satu info pun yang bisa kau sembunyikan dariku, Kyu” jawabnya dengan gaya ala James Bond.

“Aish!” Kyuhyun mengacak-acak rambutnya kesal. Gagal sudah semua rencananya. Ia meminta Jeyoung agar tidak menceritakan, ternyata malah sahabatnya sendiri yang membocorkannya.
“Hooii..” muncul lagi satu namja sambil berlari seperti anak kecil. “Cho Kyuhyun! Selamat atas pernikahanmu!” teriak Donghae sambil merangkulnya. Ah, tampaknya seluruh isi kampus sudah tahu berita ini.
Kyuhyun hanya tersenyum asal. “Gomawo”
“Kyuhyun, chukkae” sekarang Kibum muncul, sahabatnya yang lain datang dan menyelamatinya.
“Ne” jawab Kyuhyun terpaksa. Ia melirik tajam pada Eunhyuk.
“Lee Hyukjae, jangan harap kau bisa pulang selamat hari ini” ancamnya dengan suara dalam dan dingin. Eunhyuk merasa bulu kuduknya merinding, kini ia berlari ke sebelah Eunri, yeojachingunya.
“Chagiya, lihat si evilKyu itu mengancamku lagi” ucapnya dengan manja pada Eunri dan Eunri hanya tersenyum sambil mengusap-usap kepalanya.
“Makanya jangan suka cari gara-gara”
“Aku tidak mencari gara-gara” bantah Eunhyuk, dia mendekatkan wajahnya dan berbisik pelan
“sekali-sekali aku ingin menjahilinya. Tidak adil kan jika aku terus yang di jahilinya”
Sesaat kmudian Eunri tertawa. “Kau benar!” balas Eunri sambil berbisik
“Ah, dasar mereka!” Kyuhyun emosi dan bersiap memberi pelajaran pada makhluk bernama Lee Hyuk Jae itu, tapi jalannya dihalangi oleh Je Young.
“Sudahlah Kyu, lagipula semuanya sudah terlanjur tahu”
“Tuh, dengar kata istrimu!” ucap Eunhyuk membenarkan. Kyuhyun berdecak kesal. Ia terpaksa mengurungkan niatnya

Sementara itu, lain yang terjadi dengan Song Raeseok. Yeoja itu sejak tadi terus memandangi Siwon dengan tatapan berbinar-binar. Siwon menyadarinya.
“Apa? Kenapa memandangiku begitu?” tanya Siwon bingung.
Donghae merengut cemburu melihat Raeseok memandangi Siwon bukan dirinya. Ia sudah lama menyukai gadis itu. Tapi ia tidak bisa protes. Dilihat dari sudut manapun, Siwon jauh lebih sempurna dibanding dirinya. Wajar saja.
“Kalau begitu, aku ke kelas lebih dulu!” ucap Siwon sambil berlalu. Raeseok kaget.
“Loh, Siwon-ssi, kau mau kemana? Siwon-ssi” seru Raeseok menatapi punggung Siwon yang menjauh, kemudian ia menggerutu sendiri.
“Kenapa dia buru-buru sekali! Padahal baru bertemu sebentar!!”
Donghae semakin cemburu dibuatnya. Dan Kibum hanya tersenyum sambil mencoba menghibur sepupunya itu.

—–o0o—–

Poster yang dibuat Eunhyuk benar-benar sudah membuat seisi sekolah geger. Banyak yeoja yang menangis dan kesal mengetahui berita itu. Bahkan di kelas pun Je Young smpat mendapatkan lirikan tajam dari beberapa yeoja. Sepanjang pelajaran Je Young hanya menunduk, tidak berani menatap siapapun. Rasanya ia ingin sekali berteriak kencang. Namun rasa malu lebih mendominasi.

“jadi Youngie, bagaimana malam pertamamu?” tanya Raeseok penasaran sambil tersenyum. Mereka sekarang sedang berada di kafetaria kampus. Menikmati makan siang sambil bercakap-cakap. Jeyoung yang tengah minum langsung tersedak mendengarnya.
“Bagaimana apanya? Tidak ada yang istimewa” bantahnya seraya mengelap sisa-sisa air yang membasahi sekitar mulutnya.
“Ah, aku penasaran..” paksa Raeseok. Eunri menjitak kepalanya.
“Kau membuat Youngie malu. Jika kau penasaran cepat menikah dan rasakan sendiri” tambahnya.
“Ah, Eunri! Aku tidak bertanya macam-macam. Aku hanya ingin tahu perasaannya saja. Ah, jangan katakan kau berpikir yang tidak-tidak? Rupanya uri Eunri sudah tertular yadongnya Eunhyuk!” cecar Raeseok.
“Ya! Chagiya ku tidak seperti itu! Selama berpacaran dia hanya menciumku 3 kali!” ucap Eunri keceplosan. Je Young dan Raeseok melotot. Ups, Eunri langsung menutup mulutnya.
“Aish, kenapa tidak sekalian menikah saja” Goda Je Young disusul ledekan Raeseok. Sekarang Eunri yang harus menahan malu.
“Aah, ganti topik!!” elak Eunri panik. Pipinya sudah memerah menahan rasa malu.

“Kae Nichaan!” Raeseok tiba-tiba berteriak menyerukan nama seseorang. Je Young dan Eunri ikut menoleh. Gadis itu tersentak, Kae Nichan bukankah sahabat Kyuhyun yang datang kemarin? Jadi dia kuliah di sini juga? Dan Raeseok, dia mengenal Nichan?
Nichan menghampiri mereka dengan senyum yang begitu manis dan mempesona. “Raeseok, senangnya bisa bertemu denganmu lagi..” Nichan memeluk Raeseok. Je Young dan Eunri hanya berpandangan bingung.
“Kau benar-benar akan kuliah di sini?” tanya Raeseok.
“Ne” Nichan menoleh pada Je Young “Hei, Park Je Young. Senang bertemu denganmu lagi. Dan kau..” tanya Nichan pada Eunri.
“Lee Eunri imnida” ucap Eunri sambil mengulurkan tangan. Nichan menyambutnya.
“Kae Nichan. Aku sepupu Raeseok”
“Sepupu?!” seru Eunri dan Je Young bersamaan.
“Raeseok tidak pernah bercerita tentangmu.” ujar Je Young heran.
“oh, itu karena dia dua tahun ini tinggal di New York. Jadi aku lupa menceritakan tentangnya” jelas Raeseok
“senang berkenalan dengan kalian. Kalau begitu aku pergi dulu” Nichan pamit lalu pergi. Je Young memandangi kepergian Nichan dengan tatapan menyelidik bercampur sendu. Gadis cantik itu, pasti punya hubungan khusus dengan Kyuhyun, suaminya.

—-o0o—-

“Eh, Kyu. Bagaimana malam pertamamu? Seru tidak?” tanya Eunhyuk sambil senyum-senyum tidak jelas. Kyuhyun meliriknya. Ia memutar bola mata, malas melihat ekspresi mesum Eunhyuk.
Ia mendesah pelan lalu memandang langit-langit dengan perasaan bahagia yang dibuat-buat. “Cukup menyenangkan” jawab Kyuhyun asal. Yang lainnya bersorak seketika.
“Huu..”
Eunhyuk tertawa girang. “Ha ha aku tahu”
Kyuhyun mendorong wajah Eunhyuk “Hu! Dasar Mr. Yadong!” umpatnya kesal.

“Tapi aku masih tidak habis pikir. Bagaimana bisa kau menikah dengan Park Je Young? Memang kalian sudah lama berpacaran?” tanya Siwon penasaran. Eunhyuk dan Kibum mengangguk bersamaan. Sama-sama penasaran. Kyuhyun belum mau menjawab. Tepatnya karena ia tidak tahu harus menjawab apa. Ia tidak pernah menyiapkan jawaban yang bagus untuk pertanyaan seperti itu.
“Oh aku tahu!” tiba-tiba saja Kibum berseru mengagetkan yang lain. Namja itu menoleh kepada Kyuhyun dengan mata disipitkan “Jangan-jangan, kalian MBA..” ucapnya Kibum penuh misteri. KyuSiEun kaget. Langsung saja pukulan Kyuhyun mendarat di kepala Kibum.
“Enak saja! Aku dan Youngie menikah karena saling mencintai!” jawab Kyuhyun. Mianhae chingu. Batinnya segera dalam hati. “Kami memang sengaja merahasiakannya” lanjutnya.

EunSiBum percaya saja smbil mengangguk paham.
“Lalu bagaimana dengan Nichan? Apa dia tahu soal ini?” tanya Siwon lagi. Namja itu menghela napas berat. Ia tidak suka topik ini.
“Dia tahu. Aku sengaja memberitahukannya. Dan kemarin dia juga datang” jawab Kyuhyun.
“HEEE!!” teriak mereka bersamaan dengan gaya dramatis ala dorama Jepang. Kyuhyun mengerjapkan matanya. Kaget melihat reaksi berlebihan teman-temannya.

“Bagaimana ekspresinya? Sedih, suram?” tanya Eunhyuk tak sabar.
“Atau dia nangis?” tambah Kibum
“Aniyo. Dia gembira dan bahagia” jawab Kyuhyun. Eunhyuk dan Kibum takjub mendengarnya.
“Wow, terlalu ajaib. Sepertinya dia benar-benar sudah melupakanmu, Kyu” ujar Siwon. Kyuhyun diam. Hatinya kembali jengkel.
“Ah, lupakan! Aku sekarang sudah punya Jeyoung! Nichan sudah menjadi masa lalu!” tegasnya.
“Arraso..” ucap Siwon sambil menepuk-nepuk pundaknya.

Saat mereka sedang asyik mengobrol, Donghae masuk ke kelas dengan wajah suram. Ia duduk di sebelah Kibum. Dari ekspresinya ia terlihat jengkel. Hal itu menimbulkan pertanyaan di antara teman-temannya. Mereka saling pandang sesaat.
“Kenapa? Baru datang sudah mendung begitu?” tanya Kibum. Donghae belum memberikan respon, ia masih cemberut.
“Ah, paling gagal merayu Raeseok lagi” sindir Kyuhyun santai. Ini bukan topik aneh lagi bagi Donghae.
“Belum menyerah juga?” tanya Siwon bingung.
“Padahal tiap hari gagal” lanjut Kibum.
Eunhyuk merangkul Donghae. “Sudah, kau menyerah saja. Seperti tidak ada yeoja lain saja. Masih banyak yeoja cantik di luar sana. Donghae kesal dengan komentar teman-temannya. Ia menyingkirkan tangan Eunhyuk dari pundaknya cepat.
“Tidak akan! Aku sudah cinta mati pada Song Raeseok! Sampai mati pun aku tidak akan pindah ke lain hati!” tegasnya sambil berteriak kesal.

KyuEunSiBum berseru takjub secara bersamaan. Donghae berdiri lalu memandang teman-temannya satu persatu.
“Eunhyuk, jika kau disuruh mengganti pacar apa kau mau?” tanya Donghae dengan tangan menunjuk Eunhyuk.
“Tentu saja tidak. Aku tidak mau berpisah dengan Eunri” bantah Eunhyuk
Donghae semakin kesal ” Lalu kenapa kalian terus menyuruh aku menyerah! Aish, kalian menyebalkan!” Ia menatap jengkel teman-temannya.
“Kau Cho Kyuhyun, jadi kau sekarang bangga karena sudah menikah?” tanyanya dengan nada tinggi. Kyuhyun hanya mengangkat sebelah alisnya tanpa menjawab sepatah katapun. Pandangan Donghae kembali melirik ke arah Eunhyuk.
“Lalu kau Lee Hyukjae! Jadi kau merasa hebat karena kau dan Eunri tak terpisahkan!” Nada bicara Donghae belum menurun. Eunhyuk tidak menjawab.
“Dan kau Kim Kibum, jadi kau bahagia karena berpacaran dengan Park Heerin?”
Kibum mengangkat bahu menanggapinya.
“Terakhir kau Choi Siwon!!” Donghae menunjuk Siwon yang menatapnya datar. Ia diam sejenak.
“Apa? Aku tidak pacaran dan tidak menikah. Lalu apa masalahku?” tanya Siwon heran. Ia tidak mengerti kenapa Donghae marah padanya. Ia tidak seperti Eunhyuk ataupun Kibum yang memiliki pacar. Apalagi menikah seperti Kyuhyun.

Donghae menggigit bibirnya kesal. “Karena, Kau, Raeseok menyukaimu!!” Serunya kesal, ia duduk kembali. Mencoba mengatur napasnya yang mulai tersengal.
“Tenang kawan, ini minum dulu” Kibum menyodorkan air padanya yang langsung diambil dan diteguk hingga habis.
“Kau ini kenapa sih?” tanya Kyuhyun bingung. Donghae masih mengendalikan emosinya.
“Heh, yang penting aku tidak menyukainya” timpal Siwon. “Jika memang suka kenapa kau tidak menyatakan perasaan padanya saja. masalah selesai.” lanjut Siwon

Sayang untuk pertanyaan yang satu ini ekspresi Donghae berubah murung. Ia menghembuskan napas berat.
“Masalahnya aku takut ditolak!!” rengeknya putus asa. Teman-temannya kembali saling pandang. Mereka semua terdiam sejenak hingga akhirnya ada satu orang yang lebih dulu membuka mulut.
“Dengar ya? Yeoja mana di kampus ini yang bisa menolakmu? Kau pakai saja pesonamu yang sudah membuat banyak yeoja jatuh bangun tak tertolong itu” usul Kyuhyun. Donghae sedikit bersemangat mendengar ucapan Kyuhyun. Karena jarang sekali pria bermulut tajam itu mengeluarkan kalimat bagus seperti kalimat pujian.
“Kau harus sering-sering merayunya. Perlahan dia pasti luluh juga” Eunhyuk ikut menimpali.
“Sama seperti ketika dia mendekati Eunri” ucap Kibum.
“Ya! Kau juga begitu ketika mendekati Heerin!” balas Eunhyuk tak mau kalah.
“Ssstt!” Kibum menutup mulut Eunhyuk. Kyuhyun dan Siwon hanya terkekeh, sementara Donghae kebingungan.

“Aku harus pergi” ucap Kyuhyun sambil bangkit. Belum sampai namja itu di depan pintu, langkahnya terhenti total karena ia berpapasan dengan Nichan. Kyuhyun terbelalak kaget melihat sosok gadis itu berada di depannya.
“Kyu, kita bertemu lagi” ucap Nichan, masih dengan senyuman yang sama. Seolah tidak ada satupun yang terjadi.
“Kau benar-benar akan kuliah di sini? Mulai semester ini?” tanya Kyuhyun agak gugup.
Gadis itu hanya tersenyum singkat. “iya” Nichan kemudian masuk untuk menyapa teman-teman lamanya.
“Nichan..” seru EunHaeSiBum bersamaan. Nichan tersenyum manis pada keempat namja itu.
“Hai semua. Kibum, ya ampun kau semakin tampan saja” ucap Nichan. Kibum mengeluarkan ‘killer smile’nya.
“Thanks”
“Donghae! Cute-mu tidak berubah dari dulu” puji Nichan ketika menatap Donghae. Namja itu hanya tersenyum manis.
“Aku bagaimana? Tetap mempesona dari dulu?” serobot Eunhyuk. Siwon menjitaknya.
“Aku adukan pada Eunri karena kau mulai genit lagi!” ancamnya.
“Jangan!” cegah Eunhyuk. Pertengkaran kecil itu membuat Nichan tertawa. Ternyata mereka memang tidak berubah sejak dulu
“Kau juga tetap sama Hyuk, So incredible!”
Eunhyuk tersenyum puas “Gomawo. Kau juga tetea cantik”
Nichan beralih pada Siwon. “Dan kau Siwon, kau semakin keren! Ah, kau pasti sudah membuat bnyak yeoja jatuh cinta” puji Nichan. Siwon tersanjung.
“Bisa saja”
“Benar sekali itu! Contohnya..”
“Hyukjae, close yourmouth!” teriak Donghae sambil membekam mulut Eunhyuk. Dia tidak ingin kenyataan dirinya menyukai Raeseok tersebar luas. Nichan dibuat tertawa lagi.
“Kalian tetap sama seperti dulu”
“iya, masih sama gilanya!” timpal Kibum
“Tapi ada satu yang berbeda” ucap Siwon sambil melirik Kyuhyun yang sejak tadi mematung di tempatnya berdiri. “Dia sudah menikah”

Kyuhyun diam saja, ia melihat Nichan tidak bereaksi. Ia sangat penasaran bagaimana reaksi gadis itu terhadap berita pernikahannya. Dan ekspresi yang dilihatnya di wajah gadis itu benar-benar membuatnya kecewa. Nichan tetap santai dan tidak terkejut sama sekali.
“Ah, benar! Bagaimana jika kita membuat party malam ini, Untuk merayakan pernikahan Kyuhyun!” usul eunhyuk. Semuanya mengangguk setuju.
“Tidak bisa!” tegas Kyuhyun, nyaris berteriak.
“Kenapaa?” tanya mereka kecewa
“Aku harus mengantar MERTUAKU ke bandara!” ujar Kyuhyun dengan menekankan kata ‘mertua’, lalu ia pergi.
“Hee” semua orang berseru kecewa. Nichan terdiam. Ia merasa terganggu. Sesungguhnya, dalam hatinya yang terdalam ia tidak suka pada gagasan itu.

To be continued

106 thoughts on “Cherry Blossom (Part 2)

  1. Nichan MUNAFIK ! Sebenarnya dia suka sama kyuppa & kyuppa masih memendam rasa sama Nichan >_< Nichan bakalan jadi orang ketiga pengganggu dalam hubungan kyuppa & jaeyoung… Ahhhh,MENYEBALKAN !

  2. Kyu masih nyimpan rasa tuh sama nichan. Tapi tenang aja, lambat laun pasti kyu memandang jeyeong… Bukankah cinta tumbuh seiring berjalannya waktu… Kekeke~
    Btw, suka bgt sama persahabatan cowok2 ganteng diatas🙂

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s