Would You Marry Me? (Part 1)

Tittle : Would You Marry Me Part 1

Author : Dha Khanzaki a.k.a Shin Je Young
genre: romance-comedy

Main cast :

  • Cho Kyuhyun Super Junior
  • Aira Andriani a.k.a Shin Na Ra or Me*ngarep*

other cast: temuin aja sendiri

hmm.. Ntah kenapa aku lagi seneng bikin FF tema’y wedding. Lucu aja. Kali ini juga gak tau datang’y ide darimana. Yg pasti stelah baca bnyak FF yg tema’y wedding, jadi ikut2 pengen bikin juga. Hehehe..

Di cerita cast’y suami aku lagi. Cho Kyuhyun. Sengaja aku pasangin ama OC soal’y kalo di pasangin ama artis juga bisa2 aku cemburu berat n gak ikhlas bikin ceritanya. Jadi aku pake nama Aira yg tak lain adalah aku sendiri. Hehehe. Sbenernya Aira itu tokoh Hayalan, favorit bgt di novel2 aku yg lain.

Udah, kebanyakan cuap2 gaje. Ditimpukin ama chingudeul ntar.

HAPPY READING..

Would You Marry Me by Dha Khanzaki

@@@

at Seoul, siang hari cuaca panas

*Aira POV*
Huaa.. Seoul tidak kusangka panas juga. Aku kira tidak seperti Indonesia, negara tempatku di besarkan. Aku sedikit memicingkan mata saat menengadahkan kepalaku ke arah langit yang cerah tanpa awan sedikitpun. Mataharinya silau!

Sekarang di Seoul memang sedang musim panas.

“Nara.. Kamu tidak pulang?” Aku menoleh ketika mendapati GC, atau Gong Chan Mi, teman perempuan ku satu-satunya di kampus dan di Korea, menghampiriku dengan wajah cerianya.
“Mau kok. Tapi aku ingin jalan-jalan dulu. Ini kan tahun pertamaku di korea. Aku belum begitu mengenal kota Seoul” jawabku jujur.
“Hmm.. Ya sudah. Kalau begitu aku duluan ya..”
“Loh, kamu gak nemenin aku?” tanyaku kaget. Padahal biasanya dia mau kok nemenin aku jalan-jalan keliling kota. Dia menggeleng dengan wajah prihatin yang dibuat-buat.
“Ani. Hari ini ada fanmeetnya Super Junior. Kamu mau ikut? Seru loh!!”

Mulutku menganga. Hee.. Fanmeet lagi.. Padahal baru kemarin dia mengikuti fanmeet 2PM. Sekarang Fanmeet berbeda lagi. Dan siapa tuh.. Super Junior?? Ah, aku tidak tahu mereka!

 

#kuper nih Aira. Sia-sia kamu tinggal di Korea ga tau Suju

#Aira nengok kiri kanan denger suara hantu yang entah asalnya dari mana

#Author: Itu saya. Hahahah..*ketawa setan* *ditendang massa*
“Gak ah. Aku mau ke mall aja. Hunting baju buat referensi designku nanti” tolakku halus
GC menjentikkan jarinya. “Kebetulan banget! Fanmeetnya ada di mall Hyundai Departement store. Sekalian aja ke sana. Yuk!!” Tanpa aba-aba GC menarik tanganku pergi. Aish, sudah kubilang aku tidak mau!! T_T

 

Hai, perkenalkan, namaku Aira. Atau Shin Na Ra. Orang-orang pasti bingung saat melihatku. Karena wajahku yang agak kebarat-baratan dan tidak terlihat seperti orang Korea pada umumnya.
Ini semua karena Mamaku wanita berdarah Belanda-Indonesia dan Ayahku berdarah Indonesia-Korea.
Sekarang aku berada di Korea karena yah.. Untuk melanjutkan Kuliahku di Jurusan Design di Seoul Art College.
Mama sempat melarangku kuliah di luar negeri. Tapi entah kenapa saat kuputuskan aku ingin kuliah di Korea Selatan, dia setuju dengan cepat dan tidak berkomentar. Agak aneh sih. But, whatever..

Sudah hampir 1 tahun aku tinggalkan Indonesia dan menetap di Seoul. Jujur saja, Seoul kota yang indah dan penuh warna. Aku suka.. Semua orang di sini berpakaian modis dan trendi. Yah, sesuailah dengan diriku yang memang seorang fashionista. Hahaha

“Nara, lihat.. Fanmeetnya sudah mau mulai” GC mulai berkicau lagi. Ah, jujur saja dia ini sangat cerewet. Mirip sekali dengan sahabatku Nicky di Indonesia sana.
“Ya! Sudah kubilang panggil aku Aira! Jangan Nara!” protesku. Dia saja tidak mau kupanggil Chan Mi. Dan ngotot ingin dipanggil GC. Alasan’y yah sama.. Karena kami sama2 berdarah campuran.
“Araseo.. Araseo.. Aira, kamu mau ikut juga?”
“Shireo. Kau saja. Aku lebih baik keliling saja. Bye..” tanpa menunggu aba-aba lagi aku pergi saja. Sepertinya aku akan menemukan hal luar biasa di sini.

—o0o—
*Kyuhyun POV*
fuih.. Fanmeet kali ini pun penuh sesak oleh ribuan ELF. Aku dan Hyungdeul ku selalu dibuat takjub dengan antusiasme mereka. Fans-fans kami maksudnya.
Tapi hari ini moodku hancur berantakan. Penyebabnya ya apa lagi kalau bukan telepon dari Appa dan Umma yg terus merecokiku untuk ikut perjodohan dan segera menikah. Damn! Menikah? Perjodohan? Hello.. Memang ini jaman batu? Mereka ada-ada saja.
Ku usahakan sebisa mungkin agar kejengkelanku ini tidak terlihat di acara kali ini. Dan berhasil. Acara selesai dengan cepat dan sukses. Aku lega..

Seusai acara, kami istirahat di tmpat yg telah di sediakan. Tapi aku memilih untuk berjalan-jalan sebentar.

Mall ini sangat besar dan ramai. Tapi ajaibnya tidak ada yang mengenaliku. Hehe, wajarlah, aku kan sudah memasang topeng eh menyamar maksudnya.
Drttt.. Drttt
ponselku berdering. Ah, sudah bisa kutebak siapa yang menelepon.
“Yeobseo” tanyaku basa basi
“Kyuhyunnie.. Ini Umma” tuh, bener kan dugaanku
“Ne Umma, ada apa?” lagi-lagi aku berbasa basi padahal sudah bisa ditebak Umma mau bicara apa. Aku mengalihkan pandanganku ke deretan toko2 di samping kananku. Siapa tahu aku menemukan sesuatu yg menarik.
“Ini soal pernikahanmu. Kamu mau kan bertemu dengan calonmu minggu ini?” Buset! Gak salah denger nih telinga! Pernikahan.. Ketemu calon minggu ini? Aishy! Bisa gila aku lama-lama. Kenapa sih mereka selalu seenaknya sendiri? Dan tidak pernah menghargai pendapatku!
“MWO? Umma, minggu ini aku sibuk promosi..”
“Umma tidak mau denger alasan apa-apa! Kamu harus datang. Titik!” tegas Umma setegas-tegasnya. Tuh bener kan! Ini baru yg namanya orangtua egois!
“Jadwalku padat minggu ini Umma.. Sebentar lagi kan launching album terbaru.. Eh, halo.. Halo.. Umma! Yaa!” teriakku frustasi karena Umma memutuskan sambungan seenak dewek.

 

Damn! Pokoknya aku tidak mau datang apapun yg terjadi!
BRUGKKK

Tanpa disengaja aku malah menyenggol orang. Dan alhasil, kacamata plus topi yang kupakai jatuh.
“Mwo, kau kan Kyuhyun Super Junior!” pekik yeoja yang kutabrak tadi. Sontak aku kaget lalu tersenyum padanya. aku yakin senyumku ini super aneh karena kurasa mulutku mulai ngilu karenanya. Tapi karena aku tahu aku ini bisa mempesona siapa saja, jadinya inilah yang terjadi.
“KYAA.. Kyuhyun oppaaa..”
Yeoja ini malah menjerit histeris! Otomatis orang-orang langsung melihat kearahku. Walah.. Lebih baik aku kabur sebelum..
“BENAR! Itu Kyuhyun!!” teriak yang lain dan akhirnya memicu keributan yang lebih besar.
Tak menunggu intruksi, kakiku inisiatif kabur untuk menyelamatkan diri.
“Oppa.. Tunggu..!” gerombolan fans-fans fanatik itu mengejarku. Waduh.. Eottohke..

 

—-o0o—

*Author POV*
Seoul memang surganya fashion! Aira terkagum-kagum sejak masuk ke beberapa toko dan menemukan banyak pakaian bagus. Ia mencoba sana sini tapi tidak membeli apapun. Yah, hanya jaket panjang, syal, topi dan kacamata.
“Akhirnya..” Aira sangat puas setelah lama belanja.

 

Tralilalila..
Ponselnya berdering. Aira segera merogoh ponsel di saku mantelnya, memencet tombol hijau lalu membuka mulut.
“Hallo..”
“Aira sayang.. Mama di sini..” suara Mamanya menggema di ujung sana. Senyum Aira langsung merekah.
“Mama.. Tumben nelfon. Ada apa?” Aira berbicara dengan bahasa Indonesia.
“Ehm, begini.. Darimana ya mulainya. Anu, itu.. Kamu sekarang tinggal sendirian kan di Seoul?” kalimat Mamanya terdengar ragu
“Iya”
“Bagaimana? Kesulitan?”
“Sedikit Ma. Sebenarnya aku kesepian di sini. Mama tahu kan aku benci di biarkan sendirian” ujar Aira agak sedih. Mamanya tertawa di ujung sana.
“Mama tahu. Makanya Mama menelfon. Aira sayang, kamu tidak mau kan tinggal sendiri di Seoul?”
“Iya”
“Mama nikahkan kamu dengan seseorang di sana mau ya..”
JDERR!! Apa maksudnya ini?? Aira kaget bukan main.
“MENIKAH!!” Pekik Aira kencang. Orang-orang sampai menoleh tapi kemudian kembali melanjutkan aktifitasnya karena tidak paham dengan yang Aira ucapkan.

—-o0o—-

*Aira POV*
Kalau telingaku tidak salah dengar, tadi Mama berkata akan menikahkanku dengan seseorang. That’s crazy! Ah, aku lupa, Mamaku memang sedikit gila. Ups..
“Aira.. Dengarkan Mama. Dia pria yang baik. Mama jamin” bujuk Mama dengan suara meyakinkan. Aku mencibir pelan.
“Semua pria yang dijodohkan denganku juga dibilang baik. Tapi nyatanya..” Demi Dewi Aphrodite.. Mamaku ini sudah tidak waras. Sejak 2 tahun yg lalu, ia sudah gencar menjodohkanku ke sana kemari dengan pria-pria tidak jelas.
Aku terkenang kembali perjodohan-perjodohan saat masih di Indonesia dulu. Ku akui, tidak ada satu  pun yng mengecewakanku. Semua tampan dan yah.. Kaya. Tapi mereka tidak ada yang masuk kriteriaku.. Bukannya aku pemilih, hanya saja.. Tidak ada yang berhasil membuat hatiku ini bergetar saat menatapnya..
Karena itu aku kabur dari Indonesia dan memilih kuliah Di Korea Selatan. Tapi ternyata..
“Yang ini Mama jamin sayang, kamu pasti tidak akan kecewa” Mama masih belum menyerah       juga untuk mempengaruhiku.
“Tapi Ma.. Aku di Korea sekarang. Mana mungkin juga aku pulang ke Indonesia cuma buat perjodohan. Ih, gak yah” tolakku pede
“Kan tadi Mama bilang mau menikahkanmu disana.”
Hee? Maksudnya? Ah, jangan-jangan..

“Calonmu itu orang Korea sayang”
Huaa!! Mama benar-benar sudah teracuni Jack The Ripper. Apa Mama berniat membunuh anaknya ini!
“Mama gila! Aku tidak mau! Namja Korea? Yang benar saja! Pria bermata sipit, berkulit putih gitu? Biarpun tampan tapi wajahnya seperti perempuan? Aish, jangan gila Ma! Gimana jadinya anakku nanti!” teriakku pura-pura marah seraya memutar bola mata.
Yah.. Sebenarnya tidak masalah rasnya dari mana. Aku hanya cari alasan untuk menghindar.
“Jangan begitu. Dia anak teman Ayahmu. Kau tahu kan Ayahmu jarang memuji orang. Tapi dia bilang anak ini sangat tampan dan pintar. Dan dia ingin sekali menjadikan anak itu menantunya. Aishy, ayahmu.. Hihi, lucunya..” Mama malah bergenit ria. Alisku terangkat sebelah. Mama ini benar-benar.
“Araseo! Pokoknya aku tidak mau!”
“Mama juga tidak mau tahu. Mama dan Ayah akan segera ke Korea untuk acara perjodohanmu. Bye..” loh.. Loh.. Seenaknya saja! Sebelum aku menjawab Mama sudah memutuskan sambungan. Akh! Sial!!
“Mama! Kau mau membuatku mati!!” pekikku kesal. Aku akan pergi dari apartemenku dan pindah ke apartemen lain. Sekarang juga!
Baru aku berbalik tapi.. BRUKKK!! Ada orang sialan yang menabrakku.

Benturan yang keras antara tubuhku dan tubuhnya membuat badanku terhuyung ke belakang dan jatuh.
“Kyaa.. Auch!!” pekikku karena tubuh dan kepalaku membentur lantai mall yang dingin. Aku merasa kepalaku sakit. Tapi ada yg aneh. Kenapa badanku rasanya berat ya? Dan lagi.. Terasa ada sesuatu yang lembut dan hangat menempel di pipiku. Aku membuka mata dan..
“KYAAAA” aku menjerit kencang karena pria asing sekarang sedang menindihku dan bibirnya.. Bibirnya menempel di pipiku!!

 

—–o0o—–

*Kyuhyun POV*
Aku terus berlari dari kejaran fansku yang membludak. Entahlah, kemana saja kakiku bergerak. Karena tidak fokus sampai-sampai aku menabrak seorang yeoja di depanku.
Brukk!!
Keseimbanganku goyah dan tanpa sengaja aku ikut terjatuh bersamanya dan menimpa tubuh yeoja itu! Omona! Ditambah lagi secara tidak sengaja bibirku mencium pipinya! Wuaa..
Sesaat aku termenung menatap wajah Yeoja ini.
“KYAAA” aku langsung terkesiap mendengar jeritannya dan segera bangkit. Yeoja itu menatap horor diriku. Aish, demi apapun. Jangan sampai dia seperti fans-fansku yang lain. Berteriak sambil memekikkan namaku dan memicu keributan yang lebih besar lagi.
“Apa yang kau lakukan tadi! Dasar namja mesum!” teriaknya sambil menunjuk-nunjuk wajahku. Mataku terbelalak. Apa? dia mengataiku namja mesum? Yeoja kurang ajar!
“Mwo, mesum?! Ya! Denger, harusnya kamu bersyukur karena sudah kucium. Banyak yeoja di luar sana yg rela mati demi mendapat ciumanku!” bentakku kesal. Enak saja dia mengataiku namja mesum. Dia pikir tadi aku sengaja apa. Yeoja ini malah tertawa. Aishy..
“Memang kau pikir kau siapa? Artis terkenal?”
lagi-lagi aku dibuat terkejut. Dia tidak tahu siapa aku? Ya ampun, dia ini makhluk dari planet mana sih. Kyuhyun Super Junior, aku, dia tidak tahu?
“Heh.. Aku..” aku ingin mengaku tentang identitasku. Tapi tidak jadi karena suara ribut itu terdengar lagi.
“KYUHYUN OPPA..”
Walah.. Eotteohke.. Aku harus pergi!
“Ikut aku! Nanti kujelaskan!” aku langsung saja menarik tangannya dan membawanya lari bersamaku.
“Hei, apa-apaan ini?!” ia berontak ingin aku melepaskannya. Tapi maaf, ini situasi darurat dan aku tidak ada waktu untuk berhenti.

—-o0o—–
*Aira POV*
Gila! Namja ini gila! Setelah tadi menciumku dan bersikukuh ia tidak bersalah, sekarang ia menggaet tanganku dan mengajakku lari bersamanya?! Apa maksudnya!!
Lagipula, gerombolan apa tadi yang mengejarnya? Memang dia siapa sih? Aku terus bergelut dgn pikiranku sendiri sampai tidak sadar ia sudah membawaku ke tempat sepi. Tepatnya masuk ke tangga darurat. Benar2 sepi kan tempatnya.
“Hosh.. Hosh.. Akhirnya.. Selamat juga” ucapnya terengah-engah. Napasku juga hampir habis rasanya. Aku ingin marah. Tapi melihat wajahnya yang berkeringat dan kemerahan, aku mengurungkan niatku dan memilih mengatur napasku dulu.
Namja itu berjalan dan duduk di tangga. Ia mengibas2kan tangan’y untuk menghilangkan rasa gerahnya. Akh, aku jadi kasihan. Aku mendekatinya dan duduk di samping’y.
“Nih. Minumlah” aku menyodorkan sebotol air mineral yg tadi kubeli. Ia menatapnya sejenak lalu mengambil dan meminumnya sampai habis setengah’y.
“Gomawo..” ucapnya masih terengah-engah.
“Ne. Cheonma” jwbku seadanya. Akh, aku juga sebenarnya haus dan kepanasan. Tapi aku coba tahan. Aku tidak mau terlihat lemah.

 

—–o0o—-

 

*Kyuhyun POV*
Hmm, yeoja ini baik juga. Dia memberiku minum tanpa mengataiku dulu. Ah, mungkin dia sudah terpesona padaku. Siapa sih yang ga?
Setelah minum kulirik dia, hmm, yeoja ini cantik juga. Sangat cantik malah. Matanya yang bulat besar, bulu matanya panjang dan lentik, hidungnya mancung, dan bibirnya.. Ehm, sexy!       Rambutnya juga panjang, hitam dan lurus. Kalau kuperhatikan dia tidak terlihat seperti orang Korea. Eh, tunggu! Kenapa aku memperhatikan’y? Gak penting bgt!!
“Jadi.. Kamu sebenarnya siapa?” dia mengajakku berbicara lebih dulu.
“Aku penyanyi” jawabku asal. Kulihat dia agak bereaksi. Ho, baru sadar.
“Oh, pantes kamu tadi dikejar-kejar. Mereka fansmu?”
“Tentu saja! Kau benar-benar tidak tahu aku? Aku Cho Kyuhyun. Member Boyband Super Junior”
Matanya melebar. Aha, dia pasti terkejut karena terlambat menyadari siapa diriku.
“Super Junior!” serunya tak percaya. Tuh, telat sih ngeh’nya.
“Ne. Ne” aku ikut semangat juga. Entah kenapa.
“Aku tidak tahu” lanjutnya dengan wajah berkerut.

HEE??? Dia tidak tahu!! Keterlaluan sekali! Yeoja ini pasti hanya pura-pura dan ingin mempermainkanku! Hatiku mendadak kesal dan ingin sekali berteriak padanya ‘hoi! Kau orang Korea bukan sih! Super Junior saja tidak tahu! Kau tidak punya televisi di rumah!!’
Tapi kutahan emosiku melihat ekspresi polosnya. Aku yakin wajahku pasti sudah memerah geram.
“Ya! Kau keterlaluan sekali Super Junior saja tidak tahu! Kau sudah berapa lama tinggal di Korea!” ujarku berusaha menahan emosi
“1 tahun”
Eh, satu tahun? Jadi dia orang asing di sini? Hm, pantas wajahnya tidak seperti orang Korea.
“Oh, pantas kau tidak tahu” jawabku. Aish, kenapa aku jadi malu begini ya?
“Lagipula aku tidak terlalu suka Boyband. Aku lebih suka Band seperti CN Blue”
Aku tidak bisa membalas ucapannya, aishy, yeoja ini bikin aku jengkel. Ah, kenapa udara tiba-tiba jadi panas begini ya?

Drtt.. Drtt,

ponselku bergetar. Segera kuangkat tanpa melihat siapa yang menelpon
“Kyuhyunnie..” aishy! Umma menelfon lagi!
“Ne Umma, ada apa?” tanyaku malas. Nafasku jadi ngos-ngosan karena udara panas.
“Kyu, kenapa nafasmu tersengal-sengal begitu? Kau sedang apa?” Umma bertanya dengan nada tinggi. Aish, ibu-ibu kenapa selalu cepat curiga sih?
“Anu Umma.. Di sini udaranya panas..” jawabku sambil mengipasi diri dengan tangan
“OH.. Inget ya, besok kamu datang ke rumah. Calonmu besok akan datang ke rumah”
Uapa!! Aku syok tingkat Zeus mendengarnya. “Umma! Jangan bercanda! Jadwalku besok padat!”
“Pokoknya wajib datang!” omel Umma. Aishy! Aku mengacak-acak rambut yang sudah tertata rapi. Frustasi.
“Eemhh..” Eh, yeoja yang di sebelahku mendesah. Aku menoleh. Ya ampun, wajahnya memerah! dia terlihat pucat dan berkeringat..
“Kyu, kenapa ada suara Yeoja di sebelahmu!! Kau sedang apa sebenarnya!!” Umma membentakku! Sepertinya dia dengar suara yeoja ini.
“Anu, ini..”
“emmh..” lagi2-lagi yeoja ini mendesah. Ia kepanasan juga!
“CHO KYUHYUN!! Kau sedang apa!! Jangan katakan kau sedang bercinta dengan yeoja!!”
Mustahil! Umma sudah gila! Mana mungkin aku melakukannya sebelum menikah! Uaa..
“Umma, kau salah paham.. Aku..”
“Umma tidak mau tahu! Kau harus benar2 menikah secepatnya! Besok kau harus datang atau Umma bakar semua Game mu di rumah!!”
Shit! Andwae! Umma akan membakar semua kekasihku!!
“Umma.. Halo.. Halo.. Arrgh” aku berteriak depresi karena Umma memutus sambungan seenaknya lagi. Argh, bagaimana ini? Aku menoleh geram pada yeoja di sebelahku. Dia yang menyebabkan masalahku jadi runyam.
“Kau..” kalimatku terhenti karena kulihat yeoja ini sudah terlihat lemah. Ia mungkin dehidrasi!
“Eh, naneun gwaenchana?” cecarku agak panik. Ku tepuk2 pipi’y agar ia tidak kehilangan kesadaran.
“Panas..” gumamnya lemah. Apa? Ia kepanasan? Lagian, di musim panas begini dia pakai syal dan jaket panjang. Dia ini tidak waras ya?
“Ah, araseo.. Sebentar” aku melepas syalnya agar ia tidak kepanasan. Aku juga hendak melepas jaketnya. Tapi tanpa terduga tiba-tiba saja ia sadar, terbelalak kaget melihat tingkahku.
“Kyaaa.. Apa yg kau lakukan! Dasar mesum!!” tiba-tiba dia mendorongku sekuat tenaga sampai aku terbentur dinding di belakangku. Auch..
“Ya! Dasar yeoja barbar! Kenapa kau mendorongku!!” aku kan berniat menolongnya. Dasar yeoja aneh!
Aku memegangi kepala dan bahuku yang cenat cenut gara-gara terbentur tembok. Yeoja ini.. Ada yang salah dengan kepribadiannya! Pasti

—-o0o—-

*Aira POV*
Namja ini cari mati! Sesaat tadi pikiranku hampir saja kabur karena kehausan. Tapi saat sadar dia sedang mencoba membuka jaketku! Apa yg akan dilakukannya! Refleks aku mendorongnya jauh-jauh. Sungguh, aku tidak berniat melakukannya. Semuanya murni dari hasil mekanisme pertahanan diri yang sering kulatih di dojo Judo. Untung saja aku tidak meng-ippon seoi-kan dia.

Kulihat dia sedang memegangi kepala dan bahunya. Ah, dia pasti kesakitan.
“Mianhae.. Sakit ya.” sesalku sambil membantunya berdiri.
“Kamu ini tukang pukul apa! Heran, kamu yeoja tapi tenagamu besar sekali!” omelnya.
“Habis, siapa suruh kamu menyentuhku”
“Omo? Menyentuh? Ya! Aku hanya membantumu. Kudengar tadi kau kepanasan!”
jinjja? Aku bilang begitu? Tapi aku tidak ingat. Mungkin iya. Soalnya tadi aku sempat tak sadar diri sesaat.
“Oh, mianhae.. Aku tidak sadar. Aku hanya haus. Mungkin dehidrasi” ungkapku jujur. Tenggorokanku memang kering saat ini. Ia mendengus jengkel.
“Bilang dong yang jelas. Nih!” dia menyodorkan botol air yang kuberikan tadi. Aku agak ragu mau mengambilnya atau tidak.
“Ambil saja! Aku tidak menderita penyakit menular ko!” tegasnya melihat sikapku.
“oh, gomawo” aku ambil dan langsung meneguknya sampai habis. Ah.. Lega sekali rasanya.
“Kau benar2-benar kehausan?” tanyanya takjub. Aku mengangguk.
“Oke, sepertinya aku harus pergi. Tapi, bagaimana ini, aku takut dikejar fans lagi. Topi dan kacamataku jatuh tadi.” keluhnya. Aku tiba-tiba terlintas sebuah ide.
“Hehe, kalo soal nyamar menyamar aku jagonya” ucapku sambil tersenyum misterius.

—-o0o—-

*Kyuhyun POV*
Sebenarnya aku bergidik melihat senyumannya. Dia seperti merencanakan sesuatu yang jahat. Eh, tunggu, sepertinya aku tahu jenis senyuman itu. Lah, bukankah aku juga seperti itu ya jika sedang terlintas ide gila untuk menjahili Hyungdeulku.
“Sini..” ia menarikku mendekat, kemudian mngubah model rambut yang sudah ditata dengan susah payah oleh hairstylist. Aku pasrah saja.
Tangannya bergerak lihai mengubah tatanan rambutku. Sepertinya ia sudah terbiasa. Entahlah, rmbutku di acak-acak tanpa ampun olehnya.
“Ya! Kau ingin mengubahku jadi orang gila..kau..emph?” bentakanku tertahan karena yeoja gila ini menyumpel mulutku dengan boneka Mickey Mouse berukuran mini. Hei, darimana datangnya boneka ini!
“Diem! Lihat aja hasilnya. Aku yakin kau tidak akan mengenali dirimu sendiri” ujarnya semakin membuatku bergetar bingung.
Yeoja ini, aku yakin dia diimpor dari galaksi andromeda sana! Kelakuannya benar-benar tidak tampak seperti yeoja normal.

Dia juga melilitkan syalnya di leherku, jaketku di tukar dengan miliknya *semuanya baru loh* dan aku di suruh memakai topi dan kacamata dengan bingkai tebal dan besar. Yaaa! Apa ini!!
“Okeh.. Selesai!” teriaknya sambil melompat girang. Hyaa.. Tingkahnya benar-benar mirip Heechul Hyung! Aku yakin dia juga berkepribadian 4D.

“Aku ingin lihat diriku seperti apa! Mana cermin!”
yeoja itu memberikan cermin padaku. Aku segera merebutnya untuk melihat hasil kreasinya di tubuhku.
“WUA! Siapa namja jelek ini!” teriakku saat melihat pantulan diriku sendiri di cermin.
Asli bukan rekayasa! Aku terlihat sangat berbeda dengan sebelumnya. Hallo.. Aku namja yang sangat keren dan tampan! Tapi melihat diriku sendiri, yah, diriku yang sudah di make over oleh yeoja 4D di sebelahku ini, aku harus wajib mengakui kehebatannya. Aku tampak seperti Otaku!! Huee.. Damn!!

“Gimana? Aku hebat kan? Yakin deh, dgn ini gak ada satupun yg mengenalimu” ujarnya sambil cengengesan. Aku mendengus jengkel.
“Sebenarnya kau ingin menolongku atau balas dendam padaku?” tanyaku kesal. Ha! Aku yakin dia merasa sangat sangat puas sudah merubahku jadi buruk rupa seperti ini. Lihat saja wajahnya, ceria sekali seperti habis memenangkan jackpot!
“Nah, kajja kita keluar! Untuk memastikan hasil kerja kerasku tdk sia2!” dan sekarang dgn seenak’y dia menarikku keluar dari tempat persembunyian. Wua. Aku tidak sanggup melihat dunia dgn wujud seperti ini!
#kyu lebay

—-o0o—-

*Aira POV*
Aku tertawa dalam hati. Sungguh, namja ini sekarang jadi sangat berbeda.
Penampilannya lebih mirip Shotacom! Kau tahu kan, tuan muda kuper dengan penampilan kutu buku, culun, dan tidak menarik sedikitpun.
Haha, tidak sia-sia aku belajar make up effect pada Nicky, sahabatku. Ilmu yang kupelajari di kampus pun kuterapkan padanya. Mianhae, namja malang.. Kau kujadikan kelinci percobaan..

Sekarang kami brjalan berdampingan di mall. Dia tampak celingak celinguk tidak jelas. Wajahnya pun khawatir. Mungkin dia risih dengan penampilannya atau takut dikenali. Hmm, entahlah.

Namja ini menghela nafas. “Untung, gak ada yang sadar” ujarnya lega. Ia lalu tersenyum padaku. Eh, kok dia malah terlihat manis ya?
“Gomawo.. Em.. Siapa namamu?”
Aku tersentak. Ya ampun, aku lupa mengenalkan diri.
“Aira. Aira Andriani. Tapi di sini namaku Shin Na Ra” jawabku malu. Eh, kenapa aku jadi tersipu begini?
“Baik Ai-chan. Namaku kau tahu kan, Kyuhyun. Cho Kyuhyun. Senang berkenalan denganmu” ia mengulurkan tangan padaku. Aku segera menyambutnya. Tapi tunggu, dia tadi panggil aku apa?
“Ai-chan? Ya! Kenapa panggil aku begitu!” protesku
“Kau mirip sekali dengan tokoh dalam komik. Jadi kupanggil begitu tidak apa-apa kan?”
Aishy! Namja ini! Benar-benar menyebalkan! Seenaknya saja memanggil nama orang. Tidak tahu apa orangtuaku harus menyiapkan bubur merah bubur putih untuk meresmikan namaku!
“Shireo! Panggil aku Aira saja!”
“Shireo, Ai-chan lebih bagus. Kau juga panggil aku Oppa ya.. Kyuhyun oppa” Cih, percaya diri  sekali dia!
“Oppa? Kenapa harus?”
“Ya! Umurku 24 tahun! Dan aku yakin kau lebih muda dariku”
Eh, emang iya sih. Umurku kan baru 20 tahun.
“Geurae. Kyu Oppa. Puas!” ujarku dengan nada tinggi.
“Ya ya.. Anak baik!” ujarnya sambil mengelus kepalaku seperti mengelus anak anjing.
“Yak!” aku menyingkirkan tangannya dari kepalaku.

Aku mengantarnya sampai tempat dia dan ehm, apa ya nama Boybandnya.. Ah, Super Junior berkumpul. Namun tiba-tiba sebuah tangan menghalagi jalan kita.
“Yang tidak berkepentingan di larang masuk!” ucap security saat kami akan masuk ke tempat itu. dia menatapku dan Kyuhyun tajam. Baik aku dan Kyuhyun terbelalak.

“Hee?” teriakku dan Kyuhyun histeris bersamaan.
to be continued…

100 thoughts on “Would You Marry Me? (Part 1)

  1. Annyeong Eonni🙂

    salam kenal,,, aq reader lama di blognya eonni… hanya saja aq silent reader😦 mian *bukung 90 derajat* tp aq berniat baca dr awal dan memberi komen hehehe.. soalnya aq mau Eonni tau, klo aq jg ngefans ma Eonni🙂

    salam kenal my Name is Dyah Ayu Ningsih😉

  2. Hay eonni ak reader baru. Perjodohan, sepertinya yg bakal dijodohi sm aira itu kyuhyun ya? Kira-kira kyuhyun bakal nerima perjodohan itu gak ya?

  3. Annyeong…:)…

    Wah…penasaran bgt…kyu didandani kyak apa y bentuknya…kekekeke…pasti bikin gak kuku…kekekeke…

    Hmmm…yang dijodohin ke aira pasti kyuppa…gak sbar…

  4. wahh ceritanya seru and aku baru baca ff yg tokoh utama nya berasal dari indonesia, hehehe😀

    gak kbayang deh kyu oppa jdi cupu and kuper

  5. Cerita’a seruu tpi ini bahasa’a gaull😦
    Klo aq kurang suka ma bahasa gaul, tpi ini cerita’a enak gimana donkk??

    Next part aja deh,, kyu ma nara kyak’a yg dijodohin..

  6. ah kenapa aku kok kurang ama ffnya
    pada hal udah bgus semua dari bahaasa,alur dan lainya.. aku ngerasa kurang.. gitu maaf bgt ya thor…

  7. Hmm mau komen apa yah? ._. Aku kurang suka entah itu apa tapi kaya ada yg kurang… Mungkin gaya bahanya? atau apa yah hmm entahlan ‘~’)v
    Mian ._.v
    Tapi aku pengen liat kaya apa pas kyu di makeover kkkk
    suka jalan ceritanya🙂

  8. annyeong🙂 mungkin belum terlalu engeh sama reader yang id nya “Putri berliana f”😀 gpp deh hihi karna komentar sebelumnya nggak pake account gmail😀 #nggakpenting kata2 nya lucu eon😀 santai tapi mungkin karna ini ff udah lama posting jadinya masih belum rapih tulisannya😀 tapi aku suka sama kata2 santainya😀 jadi lucu ^^

  9. annyeong thor.. mau komen boleh?? hehehehe… aku suka ide ceritanya, tapi gaya bahasa nya emm kurang pas, menurutku ya..

    maap nih klo authornya agak ga suka ama komenan ku.. hehehe.. keep writing ya author fighting^^

  10. y ampun,,,emg ad org yg k korea tp gtw suju,,,tp mungkin2 z sih
    aira,,,nama oc ny bagus bgt khanza,,,
    pst trnyt mereka b2 itu yg mw djodohin itu y,,,kn mereka cast utama ny hehe
    lucu bgt deh baca part ini,,yg 1 cuek bebek tp yg 1 lg narsis tingkat dewa tp wajar sih soalny kn artis hehe

  11. ahahahahaha
    ketawaaa trssss
    ff ini ff pertama kah?
    penulisannya bener2 berbeda bgt ma ff mu yg trkhir saengi
    tp ttp aja q suka

  12. haha kyu aneh banget deh kayanya !! ngebayangin jadi culun kutu buku? huaaa hahaha yang di ucapin umma mereka sepertinya perjodohan mereka jugaa haha😀 daebaaakkk !!!

  13. Wkwkwk…ngakak sendiri bacany
    Aira sama kyuhyun sama2 lucu…mereka berdua mau dijodohin..tp kyuhyun sama siapa??aira sama siapa??
    Berharap mereka bersama….kkk😀 *ngomong apaan sih kamu tiikk-,-

  14. Kyak.nya ‘mereka’ berdua bkan di jodohin dehh… soal.nya waktu ‘mereka’ di telfon sama eomma masing* kompak banget! jadi wajar kan kalo gw sotoy… #plak

Your comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s